Home Blog Page 295

Lapas Cikarang ikuti Pengarahan Kakanwil Jabar Terkait Persiapan RU 2021 Dan POA

0

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Kepala Kantor Wilayah (Kemenkumham) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Barat, Sudjonggo, soroti dua hal krusial jajaran Kemenkumham, khususnya di wilayah Jawa Barat, yakni persiapan pemberian Remisi Umum (RU) 17 Agustus 2021dan penanganan pengawasan orang asing.

Hal ini disampaikan Kakanwil kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dan Imigrasi s-Jawa Barat di Kantor Imigrasi Cianjur, Kamis (12/8).

“Untuk pelaksanaan pemberian RU 17 Agustus 2021, harap berpegang pada Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-UM.06.01-53 tanggal 6 Agustus 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Penyerahan RU 2021,” pinta Sudjonggo.

Rencananya, penyerahan RU 2021 akan pusatkan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan diharapkan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan mengikuti rangkaian acara secara virtual.

“Silakan mengundang kepala daerah di tempat masing-masing untuk hadir dan juga media massa agar kegiatan ini terpublikasikan karena ini kinerja kita yang harus disebarluaskan. Lalu, publikasi di media sosial masing-masing satuan kerja agar masyarakat juga tahu kinerja kita. Petugas juga bisa ikut berpartisipasi, misalnya mengungah twibon di media sosial masing-masing,” tegas Kakanwil.

Meski begitu, Sudjonggo tetap mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Coronavirus disease (COVID-19). “Saat ini kita masih harus hidup berdampingan dengan COVID-19. Mau tidak mau kita harus batasi orang yang hadir dalam setiap kegiatan. Intinya, kegiatan harus tetap berjalan dengan protokol kesehatan ketat,” pintanya.

Terkait Keimigrasian, Kakanwil minta lakukan pengawasan, tak hanya bagi orang asing, tapi juga pengawasan kepada jajaran Imigrasi sendiri. “Disiplin harus ditegakkan bagi seluruh jajaran. Harus patuhi SOP yang berlaku. Bila ada kejadian, cepat laporkan,” pesannya.

Kegiatan tersebut diatas dilaksanakan dalam rangka memberikan penguatan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan dan imigrasi Jawa Barat terkait dengan pelaksanaan tugas dan fungsi khususnya menyikapi isu-isu aktual yang belakangan ini muncul. Selain dari pada itu juga dalam rangka mengingatkan kembali seluruh jajaran pemasyarakatan dan imigrasi wilayah Jawa Barat agar menjadi perhatian serius dalam kaitannya untuk mempersiapkan diri dalam menyambut penilaian dari Tim Penilai Nasional MenpanRB terkait WBK dan WBBM.

Tak lupa, ia mengajak seluruh jajaran, baik Pemasyarakatan dan Imigrasi, untuk tetap semangat bekerja kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas demi kemajuan Kemenkumham. “Selamat bertugas. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa melindungi kita semua,” harap Sudjonggo.

(ASP&Red)

NU Care Kabupaten Bekasi Terima Ambulans dari Program Kemaslahatan BPKH dan NU Care-LAZISNU

0


Guejabar.com || Jakarta – NU Care Melalui Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI bersama NU Care-LAZISNU dan juga merupakan bentuk penanganan pandemi, diserahkan 3 (tiga) unit ambulans ke tiga kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Bekasi, Cirebon dan Kabupaten Cilacap.


“Ini merupakan Program Kemaslahatan, kerjasama BPKH dengan NU Care-LAZISNU. Kami dari Pengurus Pusat (PP) NU Care-LAZISNU, alhamdulilah, hari ini menyerahkan tiga unit mobil ambulans melalui LAZISNU Kabupaten Bekasi, LAZISNU Cilacap, dan melalui Masjid Jami’ Al Muhtadin, Cirebon, sebagai armada pelayanan umat,” ungkap Ketua PP NU Care-LAZISNU, Muhammad Wahib Emha, usai serah terima mobil ambulans di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (12/08/2021).


Wahib menjelaskan, pengadaan ambulans tersebut merupakan penyaluran bantuan tahap kedua dari Program Kemaslahatan BPKH RI.


“(Jumlahnya) sudah puluhan (ambulans). Ini tahap kedua. Tahap ketiga, nanti ke beberapa rumah sakit,” lanjutnya.


Dirinya juga menerangkan, selain bantuan ambulans, hasil kerjasama dengan BPKH RI juga diimplementasikan dalam bentuk kategori kegiatan sosial keagamaan, seperti bantuan untuk penanganan Covid-19 dan bantuan renovasi tempat ibadah.


“Bantuan kebencanaan. Juga bantuan di kategori pendidikan seperti bantuan bangunan pesantren. Dan ini (bantuan), yang diserah-terimakan yaitu ambulans, masuk kategori kesehatan,” jelas Wahib.
Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang (PC) NU Care-LAZISNU Kabupaten Bekasi, Salman Alhakimi, merencanakan pemanfaatan bantuan ambulans tersebut untuk pasien umum.


“Ambulans ini untuk pasien umum. Ini (ambulans) akan menjadi manfaat yang berarti bagi masyarakat di Kabupaten Bekasi, melihat letak geografis yang luas dan lokasi rumah sakit yang jauh,” kata Salman.


Dirinya menambahkan, permohonan layanan ambulans nantinya dapat diakses oleh masyarakat di Bekasi melalui nomor call center yang akan segera disediakan.
“Dengan adanya layanan ambulans, bahwa hari ini kita sudah hadir untuk melayani masyarakat di Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.


Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, Kiai Komarudin, juga menegaskan bahwa ambulans tersebut akan digunakan untuk kepentingan masyarakat.


“Alhamdulilah, PCNU Kabupaten Bekasi mendapat kepercayaan untuk mengelola ambulans ini. Mobil ini untuk kepentingan umat. Terima kasih kepada BPKH dan NU Care-LAZISNU Pusat. Semoga bermanfaat untuk masyarakat di Kabupaten Bekasi,” ucap Kiai Komarudin.

(Zal)

Puskesmas Lemah Abang Bersama Pemdes Karangsari Lakukan Vaksinasi Kepada Penyandang Disabilitas Secara Door To Door

0

Puskesmas Lemah Abang Bersama Pemdes Karangsari Lakukan Vaksinasi Kepada Penyandang Disabilitas Secara Door To Door

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Pemdes Karangsari bekerja sama dengan Puskesmas Lemah Abang lakukan vaksinasi untuk warga yang menderita Disabilitas di Kampung Kalenderwak RT 01 RW 02 Desa Karangsari Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, Kamis (12/08/2021).

Kepala Puskesmas Lemah Abang dr.Erni herdiyani Bersama Kades Karangsari Bao Umbara dan Tim Kesehatan Kecamatan Cikarang Timur turun langsung mendatangi rumah para penyandang Disabilitas untuk melakuakan penyuntikan vaksin.

Dalam keteranganya Kades Karangsari Bao Umbara mengatakan bahwa ada keterkhususan bagi para penyandang Dusabilitas tersebut, karena mereka tidak bisa mendatangi gerai vaksin karena keterbatasan maka dari itu harus didatangi kerumahnya agar tetap bisa lakukan vaksin dan tetap bisa menjaga imun nya, bagaimana juga mereka adalah warga Desa Karangsari.

“Ya mereka dikhususkan karena keterbatasan sehingga tidak bisa datang ke gerai vaksin yang beberapa kali dilaksanakan di kantor desa, demi menjaga imun mereka kita harus datangi rumahnya agar tetap bisa vaksin, bagaiamana pun mereka adalah warga kami (Desa Karangsari),”Ujarnya.

Kades juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah lakukan vaksinasi secara dari pintu ke pintu rumah para penyandang disabilitas.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh yang bertugas lakukan vaksinasi kepada warga kami yang menyandang disabilitas, apalagi ini dilakukan secara door to door,”Tambahnya Kades Karangsari Bao Umbara.

Selain lakukan vaksin Kades Karangsari juga lakukan santunan kepada para penyandang disabilitas tersebut, karena memang dalam setiap kegiatan Kades Karangsari selalu menyempatkan untuk berbagi kepada warganya.

“Ya itu hanya berbagi sedikit rejeki saja, karena memang saya pasti menyempatkan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan dalam setiap kegiatan, karena saya juga pernah merasakan ada di posisi mereka dulu sebelum saya menjadi seperti sekarang ini,”Tutupnya.

Dokumentasi vaksin ini juga langsung dikirim ke Kemenkes untuk jadi bahan percontohan agar bisa dilakukan di seluruh Indonesia.

(Redaksi)

Sambut HUT RI Ke – 76, Pemdes Sukadaya Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

0

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Pemdes Sukadaya bekerja bakti membersihkan lingkungan mereka. Kegiatan ini adalah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-76 yang sebentar lagi tiba.Kamis ( 12/08/2021).

Terlihat para aparatur Desa dan masyarakat Sukadaya bersatu padu, gotong royong bersihkan jalan, selokan di sekitar wilayah Desa Sukadaya Mereka menggunakan sapu, serokan, karung untuk mengumpulkan sampah yang ada di jalan dan selokan. Rasa panas tidak membuat semangat mereka luntur untuk bersama-sama membersihkan lingkungan mereka.

Kades Sukadaya Sartija Arizona mengatakan, Peringatan Hari Besar Nasional Republik Indonesia Ke-76 2021 Desa Sukadaya juga mengadakan kegiatan kebersihan lingkungan, untuk menyambut Hari Ulang Tahun Indonesia yang sebentar lagi, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan jalan lingkungan protokol yang selalu bersih indah dan sehat, menjaga tradisi gotong royong dan silaturrohim selalu terjaga. Dengan lingkungan yang bersih juga akan memberikan dampak yang baik terhadap kesehatan masyarakat.

Dengan semangat 45, rasa guyub rukun, gotong royong, dan cinta kepada tanah air semoga selalu ada bukan saat moment tertentu saja, tapi terus terjaga sehingga kerukunan dan kedamaian tercipta di Desa Sukadaya” ujar Kades Sukadaya Sartija Arizona

Lanjutnya Kades Sukadaya Sartija Arizona juga mengajak dan memberi semangat kepada para warga masyarakat Desa Sukadaya untuk sambut HUT RI dengan gembira, penuh suka cita, ciptakan lingkungan yang rapih dan meriah, pasang bendera, umbul-umbul sampai akhir Agustus.

Saya Juga tidak luput memberi himbauan kepada masyarakat untuk selalu mentaati Prokes Covid – 19 dan selalu disiplin dalam menjalankan 5 M (Menggunakan Masker dengan benar, Mencuci Tangan dengan sabun, Membatasi mobilitas di tempat umum, Menjaga jarak 1,5 M dan Mejauhi kerumunan atau keramaian,”Pungkasnya Kades Sukadaya Sartija Arizona.

( Misnan )

Jalan Rusak Tak Dapat Perhatian Bupati Cellica, Kades Mengeluh

0

Jalan Rusak Tak Dapat Perhatian Bupati Cellica, Kades Mengeluh

Guejabar.com || Karawang – Endang Macan Kumbang selaku Kepala Desa Mulya Jaya Kecamatan Kuta Waluya Kabupaten Karawang, kembali mengkritik kinerja Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana yang diduga melalaikan pembangunan infrastruktur di wilayah kekuasaannya. Endang mengaku sangat mengeluhkan kondisi jalan di Desanya yang sudah seperti kubangan kerbau, pada Rabu (11/8).

Endang Macan Kumbang dalam keterangannya lewat pesan Voice mail kepada redaksi mengatakan bahwa sudah beberapa kali membuat Proposal pengajuan kepada Bupati Karawang melalui Dinas PUPR Karawang dan Dewan Dapil II, tapi sampai saat ini masih belum mendapatkan respon atau tindak lanjut.

“Jadi Seolah-olah, saya sebagai Kepala Desa tidak bisa mengajukan, padahal saya sudah capek bikin Proposal ya Allah,” keluhnya.

Masih kata Endang Macan Kumbang dalam keterangannya bahwa lokasi Desa Mulyajaya sebanarnya tidak terlalu jauh dari kota Rengasdengklok, hanya berjarak 1,5 Km saja, tapi Pemerintah Daerah cq Dinas PUPR dan Dewan Dapil II seakan tidak ada perhatiannya sama sekali. Padahal diketahui bahwa di Dapil II tersebut diwakili oleh 6 Dewan.

“Bupati kamana yeuh (Bupati kemana nih), Dewan Dapil II mana ini ya, tidak melihat apa Jalan Poros Desa kayak gini, harusnya malu kita mah jadi Bupati, jadi anggota Dewan Dapil II punya jalan seperti kubangan kerbau di wilayahnya kekuasaannya,” ungkapnya.

“Jalan dari dulu begini-begini aja dari sebelum zamannya Orde Baru sampai hari ini, gak ada pengajuan yang ditindaklanjuti”, pungkas Endang Macan Kumbang menyesalkan kinerja Bupati dan Dewan Dapil II diakhir keterangannya.

(SS)

Upload Video Di Medsos Cemarkan Nama Baik Wartawan, Pj Desa Pasir Mujul Dilaporkan ke Polres Purwakarta

0

Upload Video Di Medsos Cemarkan Nama Baik Wartawan, Pj Desa Pasir Mujul Dilaporkan ke Polres Purwakarta

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Berawal dari pemberitaan media rajawalisriwijaya, terkait temuan tentang pemotongan bansos (BPT) berupa sembako, yang diduga disunat oleh perangkat desa, kini jadi perbincangan hangat di media sosial atau medsos.

Setelah seorang Sekdes ditemani babinsa menemui seorang kakek (70) yang di Upload Vidio Vlog di Media sosial atau medsos Fb Group INPASMUJUL beredar, bahwa PLT Dadan S dan perangkat Desa membantah bahwa pemberitaan itu tidak benar dan menyangkal bahwa itu berita Hoax.

Bahkan di vidio tersebut Dadan malah sebaliknya, menuduh bahwa wartawan yang bernama Davit Sanjaya menelpon dan meminta uang sebesar Rp 25 juta jika tidak mau diberitakan Media Rajawali News, “Itu tindakan pemerasan,” pungkas Dadan, di vidio tersebut.

Setelah beberapa awak media yang tergabung di ikatan wartawan online Indonesia (IWOI) meminta keterangan Davit Sanjaya, Selasa (10/08) Davit tidak Terima diriya dituduh memeras, jangan kan Rp 25 juta, 1.000 Perak pun saya tidak terima,” ucapnya.

“Dan hari ini saya akan melaporkan atas pencemaran nama baik saya juga nama baik Media Rajawali news Group,” pungkasnya. 

(Red)

Dampak PPKM Darurat Diperpanjang, Puluhan Pedagang Mall SGC Lakukan Aksi Damai Kibarkan Bendera Putih

0

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Keputusan diperpanjangnya PPKM Darurat level 4 oleh Pemerintah, membuat geram bagi para pedagang yang berada di Sentra Grosir Cikarang (SGC), Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Rabu (11/08/2021).

Pasalnya, sejak diberlakukannya PPKM darurat yang sudah satu bulan lebih SGC tutup total tidak adanya aktivitas berjualan didalam mall.

Puluhan pedagang yang tergabung di Peguyuban Pedagang (PP) SGC bersama sama mengibarkan bendera putih dan memegang sepanduk di depan Jl. Re Martadinata, sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Hal itu juga dituangkan oleh H. Febri selaku Sekjen PP SGC, setelah diberlakukannya PPKM darurat kami menyerah, kami meminta kepastian dari Pemerintah.

“Jelas kami meminta kepastian kepada Pemerintah, karena nasib perekonomian kami bergantung pada dibukanya SGC untuk bisa beraktifitas kembali.” Terangnya.

Dirinya juga menjelaskan, kami mendukung PPKM darurat yang diberlakukan oleh Pemerintah, tapi lihat nasib kami para pedagang yang sampai saat ini tidak bisa beraktifitas karena ditutupnya SGC.

“Kita sudah lakukan audensi dengan Dinas Perdagangan, oleh ketua ketua DPRD Kabupaten Bekasi, tapi sampai saat ini masih ditutup SGC, bukan hanya nasib para pedagang, tapi ribuan karyawan yang ada di SGC terkena dampaknya sedangkan perhatian dari pemerintah pun kami tidak pernah dapat.” Ujarnya.

PP SGC juga mengatakan sudah melakukan ajuran dari pemerintah, yaitu dengan mengikuti program vaksinasi, bukankah kami juga tergolong pelaku UMKM, bahkan kami tergolong ekonomi kebawah tapi kenapa SGC sampai saat ini belum bisa buka, bagaiamana bisa para pedagang memulihkan ekonomi.

“Kami menekan kepada Pemerintah Daerah maupun pusat, agar SGC segera dibuka untuk kami berdagang kembali .” Singkatnya Febri.

Hal senada juga disampaikan oleh Erwin Tanjung Ketua PP SGC, dengan aksi ini kami berharap pemerintah bisa melihat aspirasi kami.

“Hasil audensi kami saat itu, DPRD akan membawanya ke Forkopimda, dengan menunggu itu kami akan terus berjuang agar di bukanya SGC ini.” Pungkasnya.

(Redaksi)

Tokoh Pemuda Bekasi Soroti Adanya Tumpang Tindih Kepengurusan KOK

0

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi telah membentuk Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK), Hal itu untuk memantau dan meluaskan pembinaan atlet hingga level kecamatan. KOK sendiri berpungsi sebagai perpanjangan tangan untuk membina atlet di seluruh desa yang ada di Kabupaten Bekasi.

Namun Soerjana Koesnadie Tokoh Pemuda Kabupaten Bekasi ini menilai, carut marutnya kepengurusan organisasi KOK sehingga belum bisa efektif menjalankan fungsinya.

“Pembentukan Komite Olahraga Kecamatan (KOK) adalah bagian dari kerangka membangun prestasi olahraga, jika dilihat dari arah dan fungsi KOK sebagai “spion” dalam “talent scout” bibit-bibit atlet potensial dari berbagai cabang olahraga di pelosok desa maupun kampung yang tidak terdeteksi.”Ucapnya Kepada Media Selasa (10/08/2021).

Dirinya menilai adanya tumpang tindih dalam kepengurusan organisasi KOK situ sendiri, sehingga sangat kecil kemungkinan mampu untuk fokus di organisasi KOK.

“Lalu kita dapati tumpang tindih kepengurusan di tubuh KOK, yang sebelumnya telah menjadi pengurus dari cabang olahraga (Cabor), secara aturan dan regulasi memang belum ditemukan penyimpangan maupun pelanggaran, namun jika dilihat dari kefokusan, konsentrasi dan etika hal ini berdampak serius pada integritas yang tidak kapabel.”

Tokoh pemuda ini juga khawatir, untuk kedepannya akan menjadi polemik dan tarik ulur kepentingan maupun kewenangan serta komando garis hirarki.

” Maka demi memajukan prestasi olahraga di Kabupaten Bekasi, kami meminta kepada para pengurus KOK yang telah menjadi pengurus cabor agar memilih salah satu dari organ tersebut, hal ini kami samapaikan atas dasar kepentingan membangun prestasi olahraga tanpa ada kepentingan lainnya.”Tegasnya Soejana.

Semangat membangun prestasi olahraga di Kabupaten Bekasi adalah mutlak dan patut didukung penuh.

“Kami bangga dengan olahraga Kabupaten Bekasi.” Pungkasnya.

(TF)

Prakiraan Cuaca Jawa Barat, Sejumlah Kabupaten Kota Harap Wasapa Adanya Hujan Yang Disertai Angin Kencang

0

Guejabar.com || Dilansir dari pusat BMKG Beberapa wilayah di Jawa Barat diminta untuk waspada akan terjadinya hujan yang disertai angin kencang kilat/petir (Rabu 11/08/2021) pada waktu pagi hari di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi, Kab Karawang, Kan dan Kota Bogor, Kab dan Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran

Berikut Prakiraan Cuaca Untuk Wilayah Jawa Barat

1.Bandung – Pagi Cerah Berawan , Siang Berawan, Malam Berawan, Dini hari Berawan, 19 – 30 55 – 95

2.Banjar – Pagi Cerah Berawan, Siang Cerah Berawan, Malam Berawan, Dini hari Cerah Berawan 21 – 32 55 – 90

3.Bekasi Cerah -Pagi Berawan, Siang Cerah, Malam Cerah Berawan, Dini hari Berawan 22 – 33 55 – 95

4.Ciamis-Pagi Cerah Berawan , Siang Cerah Berawan, Malam Berawan, Dini hari Cerah Berawan 21 – 32 55 – 90

5.Cianjur – Pagi Cerah Berawan, Siang Cerah Berawan, Malam Berawan, Dini hari Berawan 20 – 31 60 – 95

6.Cibinong-Pagi Cerah Berawan, Siang Cerah Berawan, Malam Cerah Berawan, Dini hari Berawan 22 – 32 55 – 95

7.Cikarang – Pagi Cerah, Siang Berawan, Malam Cerah Berawan, Dini hari Berawan 22 – 33 55 – 95

8.Cimahi -Pagi Cerah Berawan, Siang Berawan, Malam Berawan, Dini hari Berawan 19 – 30 55 – 95

09.Cipanas Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan 19 – 28 70 – 95

10.Cirebon Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Cerah Berawan 23 – 34 45 – 90

11.Cisarua Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Berawan 18 – 28 70 – 95

12.Depok Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan 22 – 32 55 – 95

13.Gadog Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan 19 – 29 65 – 95

14.Garut Cerah Berawan Berawan Berawan Berawan 19 – 30 60 – 95

15.Indramayu Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan 23 – 34 50 – 90

16.Karawang Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan 23 – 33 55 – 95

17.Kota Bogor Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Berawan 20 – 32 60 – 95

18.Kuningan Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Cerah Berawan 21 – 31 55 – 95

19.Lembang Cerah Berawan Berawan Berawan Berawan 19 – 30 55 – 95

20.Majalengka Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Cerah Berawan 22 – 33 50 – 95

21.Parigi Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Cerah Berawan 22 – 33 55 – 90

22.Pelabuhan Ratu Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Cerah Berawan 22 – 33 55 – 95

23.Purwakarta Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan 21 – 32 55 – 95

24.Singaparna Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Berawan 21 – 32 55 – 95

25.Soreang Cerah Berawan Berawan Berawan Berawan 19 – 30 55 – 95

26.Subang Cerah Berawan Cerah Cerah Berawan Cerah Berawan 22 – 33 55 – 95

27.Sukabumi Cerah Berawan Berawan Berawan Berawan 20 – 32 60 – 95

28.Sumber Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Cerah Berawan 23 – 34 45 – 90

29.Sumedang Cerah Berawan Berawan Berawan Berawan 21 – 31 55 – 95

30.Tasikmalaya Cerah Berawan Cerah Berawan Berawan Berawan 21 – 32 55 – 95

Sumber BMKG

Dir. Eksekutif Kadin Kabupaten Bekasi Jon Soni : “Upaya Pemulihan Ekonomi, Semua Stakeholder Perlu Dirangkul”

0

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 sangat membutuhkan energi ekstra dan kerja keras. Selain melibatkan semua unsur stakeholder, pelaku usaha menengah dan kecil, dan insan media selaku stakeholder pendukung yang memberikan peran cukup penting.

Karena, untuk memulihkan ekonomi kembali berjalan normal tidak hanya dilihat secara parsial, tapi secara komprehensif dengan melihat semua aspek dan resource yang ada di Kabupaten Bekasi.

Lalu, bersama-sama merumuskan solusinya secara kolektif dengan pelibatan industri melalui peran Kamar Dagang dan Industri (KADIN).

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif KADIN Kabupaten Bekasi, Jon Soni kepada media di sela-sela kegiatan vaksinasi secara onsite KADIN Kabupaten Bekasi bersama Polres Metro Bekasi di PT Pantos Logistics Indonesia, Selasa (10/08/2021) pagi.

“Konsentrasi Kadin Kabupaten Bekasi saat ini masih di seputar pemulihan ekonomi komunal di tengah situasi Covid-19, melalui program vaksinasi lintas sektor, termasuk sektor industri, UMKM dan pelaku usaha lainnya,” ungkapnya. 

Menurut Jon Soni, index angka kasus terpapar Covid-19 mulai menunjukan angka penurunan. Hal ini berkat keberhasilan Forkopimda Kabupaten Bekasi yang juga tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bekasi.

Tahap selanjutnya untuk disiapkan adalah pemulihan ekonomi. Mengenai hal ini, Kadin Kabupaten Bekasi membuka ruang untuk itu.

“Terkait pelaku usaha terdampak, mari kita tanyakan, sampai di mana Penegakan Peraturan Bupati (Perbup)  Nomor 37 tahun 2020 tentang PSBB, di mana dalam pasal 22, pelaku usaha kecil sektor terdampak, berhak mendapatkan kompensasi dari pemerintah daerah,” kata Jon Soni.

Adapun KADIN sebagai lembaga yang turut serta dalam pemulihan Ekonomi daerah sesuai Keputusan Gubernur (Kepgub) Jawa Barat Nomor 475.5 tahun 2020 tentang Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa barat, sudah dipertegas melalui Surat Perintah Sekda Jabar nomor 2978/KPG.03.04/HUKHAM tentang Leasion Officer.

Artinya, KADIN berhak untuk dilibatkan dalam penyelesaian persoalan kendala UMKM yang merupakan ranah kebijakan Pemkab Bekasi.

“Semua rangkaian harus audiensi bersama SKPD dan terlibat dalam program Pemulihan ekonomi Nasional (PEN), melalui kerangka stimulus yang digulirkan oleh Pemkab Bekasi,” ungkapnya.

Terpisah, ketua Dewan Pembina KADIN Kabupaten Bekasi menambahkan bahwa KADIN memiliki peran yang terbatas, dan tidak memiliki anggaran bantuan dari Pemerintah.

“Peran KADIN hanya sebatas mediator antara Pemerintah dengan pengusaha,” ucapnya.

Meski begitu, peran KADIN dalam rangka pemulihan ekonomi di tengah tsunami pandemi sudah sangat luar biasa. “Perlu dipahami bahwa dampak tsunami pandemi terhadap ekonomi sangat terasa berat, sehingga bukan hanya tugas KADIN tetapi juga tugas kita semua, ‘ pungkasnya.

(Redaksi)