Home Blog Page 350

Tak Lupa dengan Rumah Sendiri di Lingkungan Koramil, Babinsa Selalu Jaga Kebersihan Koramil

0

Tak Lupa dengan Rumah Sendiri di Lingkungan Koramil, Babinsa Selalu Jaga Kebersihan Koramil

Guejabar.com, Kab.Bekasi – Basis atau markas untuk prajurit TNI tidak harus menunjukkan kesan seram, sebaliknya lebih elok kalau bersih dan terlihat ramah.

Meski semua anggota Koramil 01/Tambun disibukkan banyak kegiatan untuk masyarakat, mereka tidak melupakan rumah sendiri dan melakukan aksi bersih-bersih di seluruh lingkungan kantornya.
Sabtu (22/05/2021)

Kegiatan kerja bakti itu Pasal sehabis hujan Ranting dan Daun berjautuhan tak ingin terlihat kotor Serda Muzaeni bergegas ambil alat kebersihan

Serda Muzaeni adalah Personel Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, dari koramil 01/Tambun termasuk para Babinsa di tingkat Koramil. Semua gemar melakukan aksi bersih-bersih, penataan lingkungan lingkungan Koramil, sabtu(22/5/2021).

hal serupa juga di lakukan oleh Peltu Tarno beliau tidak ingin kantor tempat para anggota TNI di koramil 01/Tambun jangan saampai terlihat kotor tak tertata.

“kebersihan lingkungan koramil itu, di antaranya membersihkan dan menyapu daun yang berjatuhan, menyapu lantai dan mengepel lantai di tiap ruangan penataan ini adalah satu wujud pengabdian Tanpa Batas,” kata Peltu Tarno.

Selain itu dikatakan Peltu Tarno, kegiatan itu merupakan cerminan disiplin terhadap kesatriaan, kebersamaan dan rasa memiliki terhadap Makodim 0509 di lingkungan koramil 01/Tambun, Jadi pemeliharaan pangkalan tetap wajib dilaksanakan. tegas nya

Kegiatan pemeliharaan pangkalan, masih kata Peltu Tarno., dilaksanakan untuk kenyamanan anggota Koramil 01/Tambun dalam beraktifitas, khususnya di ruang staff.

Pada semua anggota, Peltu Tarno,mengajak untuk menanamkan kepedulian terhadap keberadaan Koramil, seperti rumah sendiri.

pesan nya kita harus bisa dan mau merawat Koramil 01 Tambun sebagaimana kita merawat rumah sendiri,” tutupnya.

(Wiro)

Sebanyak 622 Orang Balik Liburan Lebaran 2021 Harus Di Tes Swab Antigen

0

Sebanyak 622 Orang Balik Liburan Lebaran 2021 Harus Di Tes Swab Antigen


Guejabar.com, Kab.Bekasi – Petugas gabungan terus memperketat penyekatan arus balik libur lebaran 2021 di posko penyekatan jalur pantura, tepatnya di depot NCS Jalan Raya Rengas Bandung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Sebanyak 622 orang pemudik telah menjalani tes swab antigen yang dilakukan secara random oleh petugas gabungan di posko penyekatan, kebanyakan para pemudik tersebut akan kembali ke wilayah Kabupaten Bekasi serta sebagiannya hanya melintas untuk kembali ke wilayah DKI Jakarta, sejak Jumat (21/5/2021) pagi.

Kapolsek Cikarang Timur Kompol J Sitorus menuturkan, pihaknya bersama unsur TNI, Dishub, Tenaga Kesehatan, BNPB serta Satpol PP Kabupaten Bekasi terus melakukan pengetatan penyekatan arus balik selama 24 jam, dengan pembagian waktu sebanyak 3 shift.

“Kami terus pantau serta melakukan tes swab antigen secara random kendaraan para pemudik yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Bekasi, sejak pagi tercatat sudah 622 orang,” ujar Kapolsek dihadapan awak media.

Para pemudik tersebut diminta melengkapi perjalanannya dengan surat keterangan bebas covid 19, akibatnya sebagian besar para pemudik diwajibkan untuk mengikuti tes swab antigen karna tidak bisa menunjukan dokumen syarat perjalanan arus balik usai melakukan mudik ke kampung halamannya.

“Kita minta ke pada para pemudik untuk menunjukan surat hasil tes swab antigen, tapi rata-rata mereka ni belum disertai surat pengenal yang sehingga kami himbau untuk menjalani tes swab antigen ini” jelas AKP J Sitorus.

Dari hasil keseluruhan, sejak pagi hingga malam hari tercatat ada 1 orang pemudik dinyatakan positif, untuk pemudik asal Brebes Jawa Tengah tersebut dirujuk ke tempat isolasi terpusat yang sudah ditentukan, guna dilakukan tes PCR dan tracing kontak erat.

“Kita masih terus lakukan upaya ini guna mendeteksi paparan virus korona diwilayah Kabupaten Bekasi” Pungkas Kapolsek Cikarang Timur.

(ASP)

Lepas Libur Hari Raya Idul Fitri, Masyarakat Lakukan Swab Antigen Masal

0

Lepas Libur Hari Raya Idul Fitri, Masyarakat Lakukan Swab Antigen Masal

Guejabar.com, Kab.Bekasi – Lepas libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M, ratusan masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan dengan cara Swab Antigen untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (21/05/21).

Kegiatan bertempat di Depot NCS, tepatnya Jalan Raya Pantura Kp. Kosambi RT. 01/01 Desa Tanjung Baru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Disampaikan oleh salah seorang petugas gabungan yang bertugas, berlangsungnya kegiatan Swab Antigen ini berlaku untuk masyarakat Bekasi sebelum memulai aktifitasnya kembali.

Hadir dalam pengamanan di lokasi tersebut perwakilan dari TNI – POLRI, Dinas Kesehatan Kab. Bekasi, Dinas Perhubungan Kab. Bekasi, Satuan Polisi Pamong Praja, dan BNPB Kabupaten Bekasi. Sementara itu, untuk tenaga medis, ditangani oleh anggota Puskesmas Setu 1 sebanyak 6 orang dengan penanggung jawab Eva Muji Nursanti, S.Tr.Keb.

Sedangkan dari Puskesmas Babelan 2, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi sebanyak 6 orang. Penangung Jawab Indah, S.Kep., Nes. Hasil Swab Antigen sebanyak 256 orang dinyatakan negatif.

Dalam kegiatan tersebut Rapid Swab Antigen sebanyak 20 box berisi perbox 25 total semu 500 pcs, ketersediaan Stok Rapid Swab antigen dari Satuan Lalulintas Polres Metro Bekasi.

Kegiatan berlangsung selama 24 Jam dengan sistem pembagian tugas tenaga kesehatan menjadi 3 shift. Jika ditemukan pemudik atau masyarakat yang terkonfirmasi positif langsung dibawa di tempat isolasi yang ditentukan.

(ASP/Red)

Polsek Cikarang Timur Langsung Tes Swab Antigen Para Santri Dari Pondok Pesantren Gontor

0

Polsek Cikarang Timur Langsung Tes Swab Antigen Para Santri Dari Pondok Pesantren Gontor


Guejabar.com, Kab.Bekasi – Sebanyak 222 orang yang terdiri dari 184 orang calon santri dan 38 orang santri Pondok Pesantren Gontor asal Kabupaten Bekasi, menjalani tes swab antigen secara gratis sebelum berangkat menuju Jawa Timur, Jumat (21/5/2021).

Waka Polsek Cikarang Timur AKP Agus Suganda didampingi beberapa Kanit serta anggota lainnya meninjau dalam rangka pengamanan keberangkatan para santri dan calon santri Pondok Pesantren tersebut di Stadion Wibawa Mukti, Desa Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur.

Polsek Cikarang Timur mewajibkan setiap santri sudah melengkapi surat hasil hasil tes swab antigen dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, sebelum diberangkatkan ke pondok pesantren.

“Kami dalam hal ini Polsek Cikarang Timur memberikan pengamanan keberangkatan para santri, serta memastikan semua persyaratan perjalanan berupa surat bebas covid 19 sudah dipenuhi” ujar AKP Agus Suganda.

Dalam kegiatan tersebut AKP Agus Suganda selaku Waka Polsek Cikarang Timur juga memberikan himbauan, agar selalu menerapkan protokol kesehatan baik dilokasi keberangkatan atau pun selama diperjalanan.

“Kami juga menghimbau serta berkoordinasi dengan ketua panitia keberangkatan, untuk memperketat protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penyebaran dari mulai keberangkatan hingga tiba di pondok pesantren” imbuhnya.

Para santri tersebut diberangkatkan menggunakan 7 unit bis, dengan pengaturan keberangkatan yang diberikan oleh Polsek Cikarang Timur.

(ASP/Red).

Garda Sakti Sekata Kabupaten Bekasi, Dampingi Kapolres dan Dandim Dalam Giat Swab Antigen Polsek Cibarusah

0

Garda Sakti Sekata Kabupaten Bekasi, Dampingi Kapolres dan Dandim Dalam Giat Swab Antigen Polsek Cibarusah

Satuan Bakti Serba Guna Karang Taruna (Garda Sakti Sekata) Kabupaten Bekasi turut serta mendampingi Kapolres Metro Bekasi bersama Dandim 0509/Kabupaten Bekasi dalam kegiatan swab antigen gratis yang digelar oleh Polsek Cibarusah di Posko Kampung Tangguh Jaya (KTJ), Kampung Cibeber, RT08 RW03, Desa Bojongmangu, Kecamatan Bojongmangu, Jum’at (21/5/2021).

“Sebagai karang taruna ini merupakan bentuk tanggung jawab kami turut membantu pemerintah menekan penularan penyakit dari virus covid apalagi Garda Sakti sekata sayap karang taruna yang siap menjalankan bakti dalam setiap permasalahan sosial apapun yang ada di masyarakat” ucap Ade guniwa salah satu pengurus Garda Sakti Sekata Kabupaten Bekasi.

Hal senada juga di katakan oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan dalam sambutannya, bahwa program swab antigen gratis itu merupakan program pemerintah, yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan untuk menyehatkan masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya.

“Kepada masyarakat Bojongmangu agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). Dan yang kemarin mudik atau berkunjung ketempat keramaian (Objek Wisata,red), agar melaksanakan swab antigen yang sudah disiapkan secara gratis ini,” kata Kombes Pol Hendra Gunawan.

Ia juga berpesan, agar masyarakat dapat membantu pemerintah dalam hal ini Tenaga Kesehatan Nakes), TNI dan Polri dalam mengakhiri masa pandemi.

“Dengan taat dan tetap mematuhi prokes, secara tidak langsung masyarakat sudah membantu dalam memutus mata rantai penyebaran covid, dan itu yang sangat saya harapkan,” ucapnya.

Sementara, Kapolsek Cibarusah , AKP Josman Harianja,SH mengatakan, bahwa kegiatan swab antigen secara gratis di KTJ Bojongmangu terhadap warga dilaksanakan secara rendom.

“Maksud dari kegiatan ini (Swab Antigen,red) untuk mencegah penyebaran Covid -19 diwilayah Kecamatan Bojong Mangu. Masalahnya, saat ini Kecamatan Bojongmangu masuk zona hijau atau zero covid – 19,” ujarnya.

Adapun warga yang mengikuti swab antigen tersebut sebanyak 102 orang, dari 6 desa yang ada di Kecamatan Bojongmangu dengan hasil swab semua dinyatakan negatif atau non reaktif.

Reporter : RG

Guna Memutus Mata Rantai Covid 19, Polsek Babelan Terus Gencar Swab Antigen Gratis Pada warga yang kembali Dari Mudik

0

Guna Memutus Mata Rantai Covid 19, Polsek Babelan Terus Gencar Swab Antigen Gratis Pada warga yang kembali Dari Mudik

Guejabar.com, kabupaten Bekasi – Pihak kepolisian Sektor Babelan – Polres Metro Bekasi bersama unsur muspika kecamatan Babelan terus laksanakan kegiatan Swab Antigen Gratis Pada warga yang pulang dari mudik dan yang kembali bekerja , di wilayah hukum Babelan tepat nya di KTJ RW 018 Perum Vila Kebalen kecamatan Babelan kabupaten Bekasi. Jum’at (21/05/2021)

Kegiatan tersebut melakukan pemberian Swab Antigen Gratis yang di berikan oleh Puskesmas Babelan 1 dan unsur Muspika Babelan kepada warga masyarakat sebanyak 42 orang dengan hasil pemeriksaan Negatif, ” ujar Kapolsek Babelan Kompol Suroto.SH

Dalam kegiatan peserta atau warga masyarakat yang dilakukan pemberian Swab Antigen Gratis oleh pihak puskesmas babelan 1 tetap menerapkan protokol kesehatan .”ujar Kapolsek

Masih hal yang sama , Kapolsek pun meminta pada warga agar selalu menjaga 5M (menggunakan masker , mencuci tangan , menjaga jarak , membatasi kerumunan dan membatasi mobilisasi ) guna Memutus Mata Rantai Covid 19 yang masih ada ,” tegas Kompol Suroto .

Di tempat yang sama Lurah Kebalen Firman Arif Sembada mengatakan,” Pemudik yang tidak bisa hadir di posko kantor Kelurahan Kebalen, kami datangi dan kami lakukan tes swab diposko yang di sediakan di KTJ RW18, “ujar Firman

Menurutnya, sejak Minggu 16 Mei 2021 petugas gabungan atau tiga pilar gencar melakukan tes swab antigen, khususnya kepada warga yang sempat mudik Lebaran. Upaya ini dilakukan untuk membantu pemerintah dalam menekan penularan penyakit dari virus Covid-19.

“Adapun warga yang menjalani tes swab antigen merupakan pemudik yang tidak menunjukkan keterangan negatif Covid-19 berdasarkan tes swab antigen, “terangnya.

(Redaksi)

Lakukan Tes Swab Antigen Untuk Masyarakat, Kapolsek Cikarang Utara Turun Langsung

0

Lakukan Tes Swab Antigen Untuk Masyarakat, Kapolsek Cikarang Utara Turun Langsung

Kabupaten Bekasi – Polsek Cikarang Utara polres metro Bekasi melakukan penyisiran pada warga yang baru balik mudik di kampung halamannya, di dua kecamatan yang masuk wilayah hukum Polsek Cikarang Utara,.

Di pimpin langsung Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim.SH MH. kegiatan penyisiran juga termasuk melakukan pemantauan Swab Antigen terhadap warga masyarakat yang kembali dari mudik di Posko PPKM, kampung tangguh jaya dan Puskesmas di wilayah hukum polsek Cikarang

Dalam giat tersebut Kapolsek juga di dampingi wakapolsek AKP Suwardi SH serta beberapa anggota lainnya dan juga Babinsa Koramil Cikarang serta .Kepala Puskesmas wilayah hukum Polsek Cikarang Utara

“ada beberapa lokasi Swab Antigen terhadap warga masyarakat yang kembali dari mudik diantaranya di .PT.Patria Jababeka 1 Jln Jababeka XI no 30 – 40 Cikarang Utara Kabupaten .Bekasi.136 di lakukan Swab Antigent dengan hasil seluruhnya negatif “ujar Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim

Kompol mustakm juga menjelaskan ada beberapa tempat dan lokasi yang di jadikan tempat sweb pada warga yang baru balik mudik di kampung halamannya, salah satunya Perum Claster Setia Blok KAmpung.Blok Asem Rt 01 Rw 03 desa Mekar Mukti Kec.Cikarang Utara
16 di lakukan Swab Antigen 2 orang Reaktif, dan kedua warga tersebut langsung di kordinasikan kepada petugas gugus covid kabupaten Bekasi.

Selain di dua tempat petuga juga melakukan hal yang sama di .Kampung Tangguh Jaya Rt 02 Rw 01 kp.plaukan Desa Karang Rahayu.Kec.Karang Bahagia di lakukan Swab Antigen 21 hasil Negatif termasuk di kampung Glonggong Rt 02 Rw 06 desa Karang Rahayu di lakukan swab Antigen 16 hasil Negatif.

Posko sweb juga di lakukan di Puskesmas Karang Bahagia, 3 orang yang di Swab Antigen dengan hasil negatif dan juga puskesmas Sukaraya dengan melakukan Swab Antigen terhadap 16 warga dengan hasil Negatif.

“dalam giat hari ini Jumlah seluruh warga masyarakat yang di swab antigen. 206 dengan 2 orang Reaktif”beber Kompol Mustakim.

“Sementara Langkah yang di lalukan selanjutnya terhadap warga masyarakat Yang reaktif di lakukan isolasi mandiri di rumah masing masing.”terang kapolsek Cikarang Utara.

Sedangkan Kegiatan Swab Antigen untuk Masyarakat yang kembali dari Mudik di lakukan petugas untuk memutus penyebaran covid 19 di wilayah hukum Polsek Cikarang Utara.


(ASP)

Sidang Lanjutan Kasus Penipuan, Kuasa Hukum Terdakwa Membawa Tiga Orang Saksi

0

Sidang Lanjutan Kasus Penipuan, Kuasa Hukum Terdakwa Membawa Tiga Orang Saksi

Guejabar.com, Kab.Bekasi – Sidang perkara pemalsuan surat kembali berlanjut di Pengadilan Negeri Cikarang, Kamis (20/5/2021). Agenda pada sidang kali ini adalah mendengarkan saksi yang meringankan para terdakwa.

Roy Komarudin, mantan menantu Terdakwa Abdul Wahid, mengungkapkan transaksi Rp600 juta sebagai upaya perdamaian dan pencabutan berkas perkara itu.

Kepada Hakim, Roy menyebut Gunawan alias Kiwil meminta angka Rp600 juta itu untuk kompensasi dengan iming-iming pencabutan berkas di Polres Metro Bekasi.

Roy juga menceritakan tentang penyerahan uang itu dalam 2 tahap di rumah Kusnadi yang masih merupakan famili terdakwa Abdul Wahid.

“Saya bertemu Pak Nanta Johan dan Pak Kiwil di rumah Haji Kusnadi untuk menyerahkan Rp410 juta tanggal 1 Juni 2019,” ucap Roy.

Dia menyebut pada saat itu hadir Cucum Suryani, yang tak lain adalah anak Abdul Wahid, kemudian Kusnadi, Nanta Johan, dan Gunawan.

Roy juga menyebut uang itu didapatkan dengan mengutang sana-sini.

Lalu, dia mengungkapkan bahwa sisa Rp190 juta diberikan dalam tempo beberapa hari setelah Rp410 juta itu.

Dia mengatakan pada penyerahan Rp190 juta itu yang hadir hanya Nanta Johan.

“Nanta ada. Gunawan tidak ada. Katanya (Nanta, Red) berhalangan. Pak Nanta mewakili,” kata dia.

Roy mengatakan bahwa setelah Rp190 juta diserahkan kepada Nanta, maka perkara selesai. Itu diucapkan oleh Nanta.

“Pak Nanta dan Gunawan sepupu. Tinggal di Tamansari, tidak berjauhan,” ucap dia.

Saat hakim bertanya apakah ada komplain dari Gunawan perihal Rp190 juta tersebut, Roy menyebut tidak ada.

Hakim Ketua Candra Ramadhani pun kembali bertanya, karena Gunawan tidak mencabut berkas dan tetap melanjutkan perkara itu, apakah Rp410 juta dan Rp190 juta itu dikembalikan, Roy menjawab sepengetahuan dia uang itu tidak dikembalikan.

“Masih di Pak Gunawan (yang Rp410 juta, Red),” demikian dia.

Kuasa Hukum Terdakwa Taufik Hidayat Nasution membawa tiga orang saksi, tetapi hakim hanya menerima seorang saja. Agenda sidang berikutnya adalah kembali mendengarkan keterangan saksi yang meringankan.

Pada sidang kali itu keempat terdakwa hadir, yaitu Abdul Wahid, Ahmad Repa’i, Irfan Firmansyah, dan Sukri Andriana Permana.

(Den)

Sidang Kelima Kades Tamanrahayu, Ungkap Sejumlah Fakta Baru

0

Sidang Kelima Kades Tamanrahayu, Ungkap Sejumlah Fakta Baru

Guejabar.com, Kab.Bekasi – Sidang kelima perkara pemalsuan yang mendera Kepala Desa Tamanrahayu Abdul Wahid beserta ketiga terdakwa mengungkap sejumlah fakta baru pada persidangan ini, Kamis (20/5/2021).

Pihak Gunawan alias Kiwil disebut-sebut telah menerima total Rp600 juta dalam 2 tahap pembayaran, pertama Rp410 juta pada 1 Juni 2019, dan Rp190 juta sepekan setelahnya.

Hal itu diungkap oleh Roy Komarudin yang menjadi saksi tunggal pada persidangan kelima. Roy bahkan menyebut angka Rp600 juta itu datang dari pihak Gunawan.

“Secara meyakinkan tadi Saudara Roy menyampaikan permintaan Rp600 dari mulut Gunawan selaku pelapor dengan iming-iming perkara dihentikan. Fakta perkara naik. Tadi hakim juga menanyakan uang kembali atau belum,” kata Kuasa Hukum Terdakwa, Taufik Hidayat Nasution.

Roy pun menjawab sesuai pengetahuannya bahwa uang sebesar total Rp600 juta itu tak kembali sepeser pun.

“Patut diduga saudara Kiwil melakukan upaya pembohongan dan pemerasan terhadap terdakwa dan kawan-kawan. Tentunya pihak terdakwa dan keluarga merasa dibohongi,” kata dia.

Soal klausul yang belum terpenuhi dalam upaya perdamaian itu, Taufik mengatakan kliennya sudah berusaha memenuhi tetapi secara administrasi tanah yang diklaim Kiwil itu memang tak terdata.

“Pak Abdul Wahid selaku kepala desa sudah berupaya maksimal dengan mengecek Letter C Taman Rahayu, tapi nama Ontel bin Teran tidak terdaftar,” tegas dia.

“Kemudian dicek lagi SPOP dilampirkan sebagai alat bukti pendukung permohonan SPPT PBB, Bapenda sendiri mengatakan SPOP itu tidak terdaftar,” sambung dia.

Dia pun menegaskan tak bahwa surat pengantar SPPT tak bisa terbit kalau objek yang diklaim oleh Gunawan alias Kiwil tidak terdaftar di Buku Letter C Desa Tamanrahayu dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi.

“Ini kan persoalan yang nantinya ditindaklanjuti akan jadi bumerang bagi kepala desa dan kawan-kawan. Jadi secara garis besar sudah dilaksanakan, Rp600 juta sudah, dan upaya membantu Gunawan mengurus tanahnya sudah, tapi karena terbentur aturan maka tidak bisa,” katanya.

Kemudian Taufik menyoroti pengakuan Gunawan yang mengakui tidak menerima Rp190 juta tersebut pada persidangan sebelumnya karena merasa tidak hadir pada penyerahan itu.

Roy, kata Taufik, menyebut bahwa ketika Nanta Johan hadir dia menyebut mewakili Gunawan yang berhalangan hadir. Nanta Johan pun merupakan sepupu Gunawan yang tinggal tak jauh di Desa Tamansari.

“Saya juga tanya, sejak 2019 tanggal kwitansi penerimaan uang apakah saudara Gunawan pernah komplain atau tidak tentang kekurangan, dia (Roy) menjawab secara tegas tidak. Artinya, kecil kemungkinan uang itu tidak dia terima. Kalau ada hak terpenuhi pasti dia akan tuntut (sisa kekurangan uang kompensasi 190 juta), apalagi pada surat perjanjian damai saudara Nanta Johan alias Pea’ juga ikut tanda tangan sebagai Saksi” demikian Taufik.

Tim kuasa hukum Abdul Wahid Cs dipimpin Taufik Hidayat Nasution dengan anggota Akbar Mulia, Fanny Elke Matindas, dan Eka.

(Den)

Hendak Nyebrang Gunakan Jalan Tikus Pemudik Di Halangi Pocong Dan Di Swab Petugas

0

Hendak Nyebrang Gunakan Jalan Tikus Pemudik Di Halangi Pocong Dan Di Swab Petugas

Guejabar.com, Kabupaten Bekasi – Keseriusan Dalam memutus mata rantai di lakukan petugas Polsek Cabangbungin kabupaten Bekasi,salah satunya menjaga perbatasan jalan antara kabupaten Bekasi dengan kabupaten kerawang, tidak hanya di jalan utama di jalan tikus petugas menempatkan pocong untuk menghalau pemudik yang masuk ke kabupaten Bekasi untuk selanjutnya di lakukan tes sweb antigen secara gratis kepada warga yang melintas di masuk ke wilayah kabupaten Bekasi.

Dengan berpakaian ala Pocong petugas polsek Cabangbungin menyetop warga yang melintas di jalan tikus yang berada di Desa Lenggah Jaya, kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi,di lokasi yang di ketahui jalan tikus tersebut, petugas satu persatu memberhentikan warga untuk selanjutnya di lakukan tes swab antigen.

Tidak hanya di jalan utama dan jalan tikus yang di lakukan petugas untuk melakukan tes sweb gratis kepada warga yang baru mudik, petugas Polsek cabangbungin juga mendirikan posko swab antigen Polsek Cabangbungin dengan di bantu petugas kesehatan di tempat tersebut.

“meski wilayah Polsek cabang Bungin berada di pedalaman, namun wilayah kami berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten karawang yang terbus langsung ke jalur Pantura, makanya kami berkordinasi dengan tim gugus tinggal RT/ RW memantau langsung jalan utama dan jalan tikus , untuk menghentikan warga yang hendak masuk ke wilayah kabupaten Bekasi, untuk kami minta di lakukan tes sweb antigen” papar Kapolsek Cabangbungin AKP Sukarman.

“dalam beberapa hari ini kami telah melakukan tes sweb antigen kepada warga yang baru pulang mudik dengan melewati jalan tikus maupun jalan utama dan Alhamdulillah seluruh warga mendapatkan hasil Negatif”ujar Sukarman.

Recanannya penjagaan akan terus di lakukan petugas polsek Cabangbungin termasuk terus berkordinasi dengan petugas gugus covid 19, agar warga yang baru pulang mudik akan segera di jemput dan di datangi ke tempat tinggalnya untuk di lakukan tes swab antigen secara gratis.

“Kami petugas tidak akan lelah dan tidak ingin kecolongan dengan warga yang baru pulang mudik, akan kami pinta mereka untuk melakukan tes swab antigen, karena dengan cara ini kita dapat memutus mata rantai covid 19″tandas Sukarman.

(ASP)