Anggaran 2,8 Milyar Jembatan Gantung Yang Terletak Di Hutan Bambu Terkesan Asal Asalan.

Anggaran 2,8 Milyar Jembatan Gantung Yang Terletak Di Hutan Bambu Terkesan Asal Asalan.

GUE JABAR || Bekasi Kota – Jembatan gantung di Wisata Hutan bambu yang baru di buat dengan anggaran dana APBN Tahun 2019 yang bernilai 2,8 milyar sudah mengalami kerusakan dan retak, jembatan yang berdimensi lebar sekitar 1,8 meter, panjang 60 meter, tinggi 3 meter serta angkur 7 meter, itu menghubungi RW 01 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi selatan maupun di RW 26 Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur Sabtu (07/11/2020)

Jembatan yang di peruntukan untuk dilintasi orang dan motor roda dua para pengunjung wisata Hutan bambu sudah mengalami keretakan, dan jalan yang menuju hutan bambu juga berbelok tidak di ambil lurus sehingga mempersulit bila membawa motor akan menikung tidak sesuai spek,

Pembangunan  jembatan gantung dengan ukuran panjang sekitar 60 meter itu menghabiskan anggaran dana APBN lebih dari Rp 2,8 miliar, proyek jembatan gantung tersebut merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bekasi Abdul. Muin. Hafiedz, menjelaskan melalui via WhatsApp, dan telpon “masih kita proses, baru nanti akan kita komplain kalau memang itu gak sesuai dengan aturannya, itukan yang memperkerjakan dari kementerian dan saya nggak tahu nama PT-nya, tapi kita bisa lewat aspirasi untuk komplain bila tidak sesuai “.

Saya coba kordinasi dulu, kalau kerusakan itukan ranah Kementrian PUPR, mungkin nanti bisa mempertanyakan langsung ke Kementrian PUPR, kalau saya secara pribadi sangat menyayangkan dengan kerusakan ini yg belum lama, kita bisa mempertanyakan Kementrian PUPR dan mengusut kepada pemborong yang melaksanakan proyek ini.

Saat awak media meminta komentar kepada pak Sanam (ketua RW. 026), via telpon dan WhatsApp beliau tidak bisa memberi komentarnya dan hanya mengucap, “sudah di survei “, dan saya tidak paham teknis nya pembangunan jembatan gantung seperti apa. Ternyata diproyek tersebut juga tidak memiliki papan proyek. (Lman)