Sosialisasi Program Citarum Harun Sektor 3,Babinsa Koramil13/ Kedungwaringin antisipasi bencana banjir

Sosialisasi Program Citarum Harun Sektor 3,Babinsa Koramil13/ Kedungwaringin antisipasi bencana banjir

Babinsa Koramil 13/Kedungwaringin, Serda Mulyo, mengajak masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan daerah aliran sungai Irigasi Sekunder di Kp.Blok Empang Rt. 011/04 Dusun I Desa Kedungwaringin Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.
Pada Hari Sabtu 02/12/2021

Hal itu dilakukannya Serda Mulyo guna mengantisipasi tingginya intensitas hujan yang terjadi beberapa hari ini. Selain mengajak gotong royong, ia juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Danramil Kapten chb Agus Trijoko, Koramil 13/Kedung waringin Kodim 0509 mengatakan, sosialisasi bahaya banjir dan dampaknya yang dilakukan Babinsa Serda Mulyo untuk pencegahan sejak dini akan terjadinya bencana banjir.

“Agar masyarakat menata lingkungan dengan melibatkan pihak-pihak terkait, guna mewujudkan lingkungan yang strategis dan terhindar dari gangguan bencana banjir,” Babinsa Serda Mulyo Menghimbau dan mengajak warga agar tidak buang sampah sembarangan di sekitar sungai irigasi sekunder,” kata Danramil.

Selanjutkannya, masyarakat, yg tinggal di bantaran sungai agar mewaspadai terhadap aliran sungai yang tidak teratur , banyak sampah bila mengalami gangguan longsor, seperti pada bagian dinding sungai.

Untuk itu perlu kiranya masyarakat pada saat musim penghujan nanti seperti ini Sosialisasi melakukan pengawasan yang ada di Bantaran sungai.

Agar dapat mengambil langkah-langkah penanganan bila mengalami kerusakan atau longsor.

Selain itu, bila ancaman bencana dimungkinkan akan terjadi, maka langkah antisipasi yang harus disiapkan seperti, bahan makanan siap saji, makanan dan susu untuk anak balita serta persediaan air bersih.

Selanjutnya Danramil 13/Kedungwaringin menuturkan, Demi Melanjutkan Program Citarum Harum, Pesan saya Bila Terjadi Banjir masyarakat agar mengamankan dokumen penting seperti, ijazah, akte kelahiran, kartu keluarga (KK), sertifikat, buku tabungan dan barang berharga lainnya. Juga menyediakan obat-obatan untuk pertolongan pertama.

“Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, diharapkan mampu mengurangi resiko dari dampak bencana yang dihadapi,”
ucap Danramil

Sementara itu, UKI”, salah satu Masyarakat, mengatakan, daerah merupakan dataran rendah, dan bila musim penghujan tiba dengan intensitas tinggi sangat, sering terjadinya banjir.

“Meski demikian, pencegahan dan antisipasi, kiranya tetap perlu dilakukan,” ungkap Uki.

(Vin/Wiro)