Korban Lakalantas Dijenguk Polisi, Kapolres Metro Bekasi Berikan Santunan

Korban Lakalantas Dijenguk Polisi, Kapolres Metro Bekasi Berikan Santunan

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kombespol Gidion Arif Setyawan S.I.K., SH., M.Hum didampingi Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim meninjau dan memberikan santunan kepada korban lakalantas di RSUD Kab Bekasi, Selasa, (22/11/2022)

“Korban lakalantas Rio(23), mengalami luka yang cukup berat dan dalam perawatan intensif di rumah sakit umum daerah Kabupaten Bekasi,” ujar Mustakim

Bentuk kepedulian terhadap sesama Polri hadir ditengah masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kapolres berikan motifasi semangat kepada keluarga korban lakalantas, dan sebagai kepedulian beliau juga memberikan santuan kepada ibu dari korban lakalantas,” Kata Mustakim

Pihak Kepolisian beberkan kronologi peristiwa yang terjadi, sehingga menyebabkan lakalantas.

“Peristiwa yang terjadi berawal dari korban Rio saat pulang kerja, pada dini hari sekitar pukul 04.00 Wib atau menjelang subuh melintas di jalan raya Pilar-Sukatani ada pengendara yang berboncengan bertiga dan salah satu ada yang mengacungkan sajam berjenis clurit, sontak membuat korban terkaget dan mencoba menghindar namun motor yang dikendarai saling bertabrakan, spontan membuat korban terkapar, dan masyarakat mengamankan tiga anak muda yang kemudian diamankan oleh Bhabinkamtibmas, korban langsung di larikan ke rumah sakit, sedangkan ketiga pemuda diamankan di Polsek Cikarang Utara,” terang Mustakim

Kepolisian langsung melakukan pendalaman, pemeriksaan terhadap pemuda yang diamankan.

“Unit Reskrim melakukan pemeriksaan terhadap ketiga anak muda ZA (17), NC (16) dan FA yang berstatus masih pelajar, dari hasil pemeriksaan, didapat keterangan dari ketiga tersebut hendak melakukan janjian tawuran dan musuhnya dikira ada disekitar lokasi jalan tersebut,” kata Mustakim

Proses hukum tetap berjalan dikarenakan kedapatan membawa senjata tajam berbahaya.

“Kami pastikan proses hukum tetap berjalan meskipun terjadi peristiwa lakalantas, namun kedapatan membawa senjata tajam berbentuk clurit,” tegas Mustakim.

(Erv/Redaksi)