Kelas Prebunking Unisba Fikom Membentuk Mahasiswa Berpikir Kritis di Era Misinformasi

Kelas Prebunking Unisba Fikom Membentuk Mahasiswa Berpikir Kritis di Era Misinformasi

GUE JABAR | Bandung – Sebagai agen perubahan, mahasiswa memiliki tantangan untuk tidak percaya pada berita bohong, termasuk mengetahui berbagai cara pencegahannya, salah satunya dengan mengikuti Kelas Prebunking.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Program Cek Fakta Masyarakat AntiFitnah Indonesia (MAFINDO) bekerja sama dengan AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia) serta didukung oleh cekfakta.com dan Google News Initiatives, bermitra dengan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Fikom Unisba).

Bertempat di Aula Pascasarjana Unisba, kegiatan Prebunking ini diikuti oleh 32 orang peserta yang merupakan mahasiswa Fikom Unisba dari berbagai angkatan. Mereka antusias mengikuti acara ini dari pagi hingga sore hari, baik berupa materi yang sifatnya teori maupun praktik prebunking, Selasa (03/10/23).

Project Officer Koalis Cek Fakta Mafindo Muh. Ansari menyampaikan tujuan dari kegiatan ini untuk mengajak peserta mahasiswa Fikom Unisba agar dapat memprediksi dan mencegah hoaks sebelum muncul dan beredar. Melalui pelatihan ini juga diharapkan nantinya peserta bisa menjadi agen untuk menularkan kemampuannya dalam prebunking dan cek fakta di lingkungan dan komunitasnya.

Hal ini selaras dengan penyampaian Kaprodi Ilmu Komunikasi Fikom Unisba, Dr. Ani Yuningsih, Dra., M.Si bahwa Kelas Prebunking ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa generasi muda anak bangsa. “Prebunking merupakan bentuk atisipasi kita, menjadi pemadam kabakaran juga merupakan hal baik (debunking) akan tetapi melakukan pencegahan itu lebih baik. jadi kelas prebunking ini sangat diperlukan terutama bagi mahasiswa.”

Di era di mana informasi palsu menyebar dengan cepat melalui media sosial, outlet berita, dan saluran komunikasi lainnya, pemikiran kritis dan literasi media menjadi semakin penting. Istilah “prebunking” mengacu pada pendekatan proaktif untuk menghilangkan prasangka informasi palsu sebelum informasi tersebut menjadi populer, dan Kelas Prebunking dirancang untuk memberdayakan individu agar menjadi pencari kebenaran yang proaktif. Mendukung hal tersebut, maka Mafindo dan Fikom Unisba berkomitmen untuk mempromosikan kebenaran, akurasi, dan pemikiran kritis di masyarakat. Kami percaya bahwa dengan memberdayakan individu untuk menjadi konsumen informasi yang cerdas, kita dapat secara kolektif memerangi penyebaran informasi yang salah dan berkontribusi terhadap dunia yang lebih terinformasi dan terhubung.