Home Blog Page 133

Pembinaan Kapasitas, Ketua F-BPD Bojong Mangu : Harus Melaksanakan Tupoksi Sesuai Regulasi

0

Pembinaan Kapasitas, Ketua F-BPD Bojong Mangu : Harus Melaksanakan Tupoksi Sesuai Regulasi

GUE JABAR | PANGANDARAN – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Se-Kecamatan Bojongmangu Kabupaten Bekasi, menggelar kegiatan Pembinaan kapasitas untuk meningkatkan kapasitas peran serta BPD dalam Pemerintah desa, di Hotel Horison Palma Pangandaran Jawa Barat,Jum’at, (13/10/2023).

Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan dua hari dari hari Jumat tanggal 13 sampai 14 Oktober 2023, di bantu oleh PT Eky Persada International, yang di ikuti oleh ketua dan anggota BPD se – kecamatan Bojongmangu dan dibuka secara resmi oleh Plt Camat Bojongmangu Sapto Noviantoro, dengan narasumber kepala DPMD kabupaten Bekasi Rahmat Atong.

Ketua F- BPD kecamatan Bojongmangu, Ondang Donal, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota BPD Se-Kecamatan Bojongmangu yang begitu kompak mengikuti kegiatan Pembinaan Kapasitas BPD Se Kecamatan Bojongmangu.

“BPD harus melaksanakan tupoksi sesuai regulasi dan semua anggota BPD semakin optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya agar rancangan peraturan desa dapat terselenggara secara maksimal”, Ungkap Ondang Donal

Sementara itu, Plt Camat Bojongmangu Sapto Noviantoro, kegiatan pembinaan tersebut untuk meningkatkan pemahaman tugas dan fungsi BPD terkait Penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa, agar BPD dapat menjalankan fungsi legislatif tingkat desa sebagai pengawas kinerja Kepala Desa.

Melalui kegiatan ini, anggota BPD diingatkan kembali akan tugas-tugasnya. Bagaimana bersama dengan kepala desa, Misalnya terkait penyerapan aspirasi masyarakat dan pengesahan RAPBDes, dan BPD harus menjalankan tugas pokok dan fungsi pengawasan di tingkat desa agar roda pemerintah desa dapat terkontrol.

Sapto, juga berharap, kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua anggota BPD di Kecamatan Bojongmangu sehingga terjalin sinergitas yang baik antara BPD dan pemerintah desa. 

“Ya, adanya BPD dan pemerintahan desa dengan berbagai fungsi dan kewenangannya diharapkan mampu mewujudkan sistem checks and balances dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dan juga sebagai mitra pemdes. Diharapkan dengan adanya pembinaan ini, BPD akan meningkatkan kinerjanya dan berperan aktif dalam pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan desa,”pungkasnya.

Kemudian, Kepala Dinas PMD Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong, dan juga sebagai narasumber dalam kegiatan pembinaan BPD, berpesan, agar BPD memiliki Gagasan,Inisiatif dan Kolaborasi yang mengedepankan kepentingan Masyarakat desa

“Ya, ada 4 (empat) strategi untuk BPD, pertama melaksanakan dan memaksimalkan kapasitas dalam membantu Pemerintah Desa dan elemen lain, kedua melakukan penguatan fungsi organisasi BPD, ketiga mengembangkan daya inisiatif, responsive , imajinati, kolaborasi dan inovatif, Terakhir keempat merencanakan program kerja yang jelas dan terarah Bersama pemerintah desa serta bermanfaat bagi Masyarakat”, Ungkapnya.

(Ahim)

Coffee Morning Wakapolda Metro Jaya di Polrestro Bekasi, Ajak Warga Jaga Kondusifitas Pemilu 2024

0

Coffee Morning Wakapolda Metro Jaya di Polrestro Bekasi, Ajak Warga Jaga Kondusifitas Pemilu 2024

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya, Brigjen Suyudi Ari Seto mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas seiring tahun politik di wilayah hukum Polda Metro Jaya, khususnya di Kabupaten Bekasi.

Hal itu diungkapkan Suyudi Ari Seto Jaya usai menghadiri kegiatan Coffe Morning dan Silaturahmi dengan Forkopimda, Tomas, Toga bersama Peserta Pemilu Tahun 2024 yang berlangsung di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi, Jumat (20/10).

“Kami bersilaturahmi duduk bersama bertukar pikiran, berdiskusi untuk sama-sama sepakat menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Bekasi terlebih sudah memasuki tahun politik,” tutur Suyudi.

Ia mengatakan, saat ini jadwal untuk proses tahapan pendaftaran bagi para calon presiden dan wakil presiden sudah berlangsung seiring proses masa kampanye pada pesta demokrasi lima tahunan itu berjalan.
“Saat ini kita sudah masuk di kegiatan pendaftaran capres dan cawapres tentunya ini akan terus bergulir sampai dengan masa kampanye,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya bersama Forkopimda menghimbau elemen masyarakat untuk menjaga sinergitas guna pelaksanaan pemilu berjalan dengan kondusif.

“Saya mewakili bapak Kapolda, bersama Forkopimda menghimbau element masyarakat untuk menjaga sinergitas agar pelaksanaan pemilu berjalan dengan baik dan lancar agar kondusif sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Menurutnya, dalam menjaga Harkamtibmas terlebih menghadapi pesta demokrasi pada pelaksanaan Pemilu 2024 nanti, bukan hanya dari jajaran kepolisian saja yang harus menjaga kondusivitas tersebut.
Meski begitu, kata Suyudi, skema cooling system dengan melibatkan segenap elemen masyarakat para tokoh masyarakat, tokoh agama, partai politik dan kader-kadernya juga harus turut mendukung dan terlibat dalam menjaga Harkamtibmas guna berjalan kondusif.

“Bukan hanya dari jajaran kepolisian saja, kita semua segenap elemen masyarakat, tokoh-tokoh, partai politik dan kadernya harus mengedepankan skema Cooling system atau pendinginan untuk menjaga situasi kamtibnas yang kondusif,” terangnya.

Sekadar informasi, cooling system yang dimaksud adalah upaya menjaga dan mencegah potensi gangguan kamtibmas dengan melibatkan seluruh komponen bangsa sehingga kamtibmas terjaga dan terkendali.

Suyudi mengaku saat in jajaran kepolisian di wilayah hukumnya itu telah menyiapkan cara-cara dalam menyikapi dinamika di tahun politik, dengan melakukan tindakan secara profesional dan proporsional.
Termasuk apabila akan menghadapi terjadinya pelanggaran-pelanggaran pada pelaksanaan pemilu nanti.

“Tentunya dari jajaran Polres Metro Bekasi sudah menyiapkan cara-cara bertindak dan juga pelatihan yang dilaksanakan di wilayah Polda Metro Jaya sendiri terutama dalam menyikapi dinamika di tahun politik termasuk juga apabila akan terjadi pelanggaran-pelanggaran,” tegasnya.

Ke depan, siapapun yang akan terpilih dan memimpin negeri ini seluruh masyarakat harus menghargai dan mendukung orang tersebut.

Ia berharap semua partai politik yang hadir disini turut ikut mendukung untuk menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Bekasi aman kondusif.

“Siapa pun hasilnya yang akan memimpin negeri ini kita harus hargai, kita harus mendukung,” katanya.

“Dan tentunya semua partai politik yang juga hadir pada hari ini beserta para kadernya untuk turut bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bekasi sebelum menghadapi pelaksanaan Pemilu 2024,” tandasnya.

(Wat)

Jurpala Indonesia Lakukan Penanaman Sejuta Pohon, Ini Kata Pembina Jurpala Indonesia BN Holik

0

Jurpala Indonesia Lakukan Penanaman Sejuta Pohon, Ini Kata Pembina Jurpala Indonesia BN Holik

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Melihat fenomena cuaca ekstrim yang berkepanjangan, Jurpala Indonesia bekerjasama dengan Bank BJB serta PT. Coca-Cola mencanangkan dan melaksanakan penanaman sejuta pohon buah di wilayah Jabodetabek

Penanaman sejuta pohon buah (Lengkeng) kali ini dilaksanakan di Kp. Bugelsalam, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi. Kamis 19/10/2023

Acara penanaman pohon ini turut dihadiri 2 Orang Pembina Jurpala Indonesia BN. Holik Qodratullah dan H. Moris, Lurah Sertajaya Mohamad Toha S.Pd., M.M beserta perangkat Kelurahan, Bimaspol, Babinsa, Perwakilan Bank BJB, Perwakilan PT. Coca-Cola, Tokoh Masyarakat serta warga masyarakat Kelurahan Sertajaya. 

Pembina Jurpala Indonesia BN Holik Qodratullah menyampaikan dalam sambutannya kegiatan seperti ini sangat kita apresiasi, karena masih ada sekelompok komunitas Jurnalis yang masih peduli dengan alam lingkungannya. 

Jurpala Indonesia hari bukan sekedar hanya mencari berita, namun kali ini berbeda dengan komunitas lainnya, karena yang kita lihat hari ini Jurpala langsung berbuat dan peduli terhadap alam dengan menanam pohon, kiranya apa yang diperbuat Jurpala hari ini bisa menjadi contoh kepada organisasi yang lainnya, terkhusus kepada komunitas-komunitas pencinta lingkungan juga kaum milenial dilingkungan masing-masing. 

Untuk Jurpala, Holik berpesan agar terus berbuat baik dan jadilah pelopor peduli lingkungan juga yang berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, “pesannya

Sementara Lurah Sertajaya M. Toha menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh Jurpala Indonesia dan telah memilih Kelurahan Sertajaya yang menjadi lokasi pertama penanaman pohon buah ini. Kami mengucapkan banyak terimakasih atas semuanya ini. 

Melihat pesatnya pembangunan di Kabupaten bekasi menjadi salah satu penyebab kurangnya lahan hijau dan secara otomatis mengakibatkan kekeringan di musim kemarau dan kebanjiran dikala musim hujan. 

Dengan adanya program dari Jurpala Indonesia menanam sejuta pohon ini, kiranya dapat memulihkan kembali alam Bekasi yang hijau dan asri, untuk warga yang menerima pohon hari ini agar merawatnya dengan baik, “Ujar M. Toha

“Kiranya apa yang kita perbuat hari ini menjadi bekal amal ibadah kita nantinya. Atas nama Pemerintah Kelurahan Sertajaya, Saya tidak henti-hentinya mengucapkan terimakasih, kiranya perbuatan baik ini perlu ditingkatkan dan menjadi tugas dan tanggungjawab kita bersama menjaga lingkungan kita. “Tutur Toha

Ditempat yang sama Ketua Pelaksana Kegiatan Sugiharto mengatakan, hari ini kita Jurpala Indonesia melaksanakan penanaman pohon buah lengkeng di pekarangan warga, dengan harapan warga dapat merawatnya dan merasakan manfaat dari penanaman pohon ini, disamping penghijauan juga menghasilkan buah yang dapat meningkatkan perekonomian warga itu sendiri. 

Program Jurpala Indonesia adalah penanaman sejuta pohon buah di bekasi, kali ini kita akan menanam pohon Lengkeng sebanyak 150 pohon, kita menargetkan sampai tahun 2025 akan tercapai sejuta pohon dengan rincian tiap bulan akan kita laksanakan penanaman disetiap Kelurahan juga Desa di Kabupaten Bekasi.

(Tim)

Seorang Wanita Muda Tewas Bersimbah Darah Usai Ditusuk Berkali-Kali Oleh Kakak Kandungnya

0

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Saat ingin melaksanakan ibadah sholat Sunnah, seorang wanita Dewi (25) tewas bersimbah darah usai dianiaya Firman (36) yang merupakan kakak kandung sendiri di Kampung Pilar Timur, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Ironisnya, Dewi dihujami belasan tusukan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau oleh pelaku dan sempat dilarikan ke rumah sakit (RS), nahas nyawa Dewi tak bisa diselamatkan dan meninggal dunia akibat pendarahan hebat.

“Korban usai mengambil air wudhu hendak sholat Dhuha, tiba-tiba pelaku (kakak kandung) menganiaya korban adiknya dan sempat dirujuk ke RS namun nyawanya tidak terselamatkan dan meninggal dunia,” kata Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Samsono, kepada wartawan, Kamis (19/10/2023) pagi.

Ia menjelaskan, kejadian berawal dari adanya laporan masyarakat terkait penganiayaan di lokasi, hasil dari pemeriksaan, polisi mendapati sejumlah barang bukti senjata tajam dan saksi, serta terdapat luka dibagian tubuh korban.

“Menurut keterangan para saksi tidak ada permalasahan apapun, kronologi berawal semalam pelaku datang kerumah minta maaf ke orang tuanya, dan tiba-tiba pagi harinya sudah terjadi seperti ini,” jelasnya.

Diakui Samsono, keduanya memang jarang sekali bertemu lantaran pekerjaan meskipun pelaku dan korban satu rumah.

“Keseharian pelaku bekerja serabutan dan korban keseharian melakukan pengajian, pelaku memang jarang pulang kerumah kadang kadang seminggu dua kali,” ujarnya.

Samsono menyebut, adapun korban tewas dan mengalami luka serius dibagian perut serta dekat payudara akibat luka tusuk yang bersarang sebanyak 13 kali dengan menggunakan pisau dapur.

“Proses pembunuhan masih kami dalami dan kami lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, karena memang saksi di lokasi hanya ada orang tua dan pelaku. Masih dalam proses penyidikan,” sambungnya.

Pelaku sempat melarikan diri usai melakukan penganiayaan dan berhasil ditangkap oleh warga sekitar. Kini kasus pembunuhan tersebut sudah ditangani pihak Polsek Cikarang Utara Polres Metro Bekasi.

“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Cikarang Utara, kasus pembunuhan ini masih dalam penyidikan,” tandasnya.

(Dul)

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Terungkap, Satu dari Lima Pelaku Menyerahkan Diri

0

GUE JABAR | BANDUNG – Polisi menetapkan total lima orang tersangka dalam kasus pembunuhan Ibu dan anak gadisnya di Kabupaten Subang, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (22).

Kabar tersebut diungkapkan oleh Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosep yang juga suami korban Tuti. Yosep sendiri telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus tersebut.

Rohman menyatakan, total 5 orang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan sadis ibu dan anak gadisnya itu. Kelimanya yakni, M Ramdanu (keponakan Tuti), Yosep, Mimin (istri kedua Yosep), Arighi Reksa Pratama (anak dari Mimin), dan Abi (anak dari Mimin).

“Yang jelas betul Pak Yosep, Bu Mimin, Arighi dan Abi ditetapkan jadi tersangka berdasarkan pengakuan sepihak yang dilakukan oleh Saudara Danu,” kata Rohman, Selasa (17/10/2023).   

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, namun Rohman menyatakan bahwa Yosep bersama istri muda dan anak-anaknya bersikukuh tak terlibat dalam aksi pembunuhan sadis itu.

“Sampai barusan Pak Yosep, Bu Mimin, Arighi dan Abi masih dalam tetap keterangannya tidak melakukan, bahkan beberapa saksi seperti Bu Mimin, Arighi dan Abi tidak pernah mengenal Danu sebelum kejadian,” ungkapnya.

Rohman pun belum mengetahui perihal keterlibatan kliennya dalam kasus itu. Menurutnya, informasi lebih lanjut mengenai keterlibatan para tersangka akan segera disampaikan oleh polisi.

“Nanti silahkan aja temen-temen tanya ke penyidik ketika ada keputusan penetapan tersangka,”.

Sebelumnya diberitakan, polisi akhirnya menetapkan M Ramdanu alias Danu sebagai tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak gadisnya di Kabupaten Subang, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (22).

Penetapan Danu sebagai tersangka dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan selama lebih dari dua tahun. Penetapan Danu sebagai tersangka dibenarkan oleh Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Surawan.

“Ya, benar (ada penetapan tersangka)” kata Surawan melalui pesan singkat, Selasa (17/10/2023).

Surawan menyatakan, pelaku pembunuhan sadis tersebut adalah M Ramdanu atau yang akrab dikenal Danu. Pelaku sendiri merupakan keponakan korban Tuti.

“(Pelaku) M Randanu atau MR,” tegas Surawan.

Meski begitu, Surawan mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan keterangan terkait motif Danu membunuh Tuti dan anak gadisnya itu.

“Lengkapnya sabar ya,” imbuh Surawan.

Surawan menambahkan bahwa Danu sendiri diamankan setelah menyerahkan diri kepada polisi.

“Ya betul (menyerahkan diri)” katanya.

Sebelum menetapkan Danu sebagai tersangka, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 124 saksi. Selain itu, penyidik juga melakukan tes DNA terhadap 49 orang di Laboratorium Forensik.

Bahkan, polisi juga membuka hotline untuk masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus pembunuhan tersebut.

Diketahui, warga Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang digegerkan penemuan dua mayat di dalam bagasi mobil Alphard, Rabu (18/8/2021) silam.

Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan langsung datang ke lokasi kejadian. Polisi yang datang ke TKP langsung menuju mobil Alphard tempat ditemukannya korban.

Saat bagasi mobil dibuka, ternyata di dalamnya terdapat dua korban yang tak lain ibu dan anak gadisnya dengan kondisi tak berbusana dan luka parah di bagian kepala.

Keluarga korban yang datang ke lokasi kejadian pun histeris saat polisi mengevakuasi kedua korban. Kedua korban tersebut, yaitu Tuti Suhartini dan anak gadisnya, Amelia Mustika Ratu.

Sumber dab artikel asli okezone.com

Polisi Tangkap Waria Yang Bunuh Korban Laka Lantas, Begini Kronologinya

0

Polisi Tangkap Waria Yang Bunuh Korban Laka Lantas, Begini Kronologinya

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – satuan Reskrim Polsek tambun berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penganiayaan korban kecelakaan hingga meninggal dunia, korban yang sempat tiga hari di sekap pelaku akhirnya meninggal karena mengalami luka di bagian kepala akibat pendarahan.

Terungkapnya kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban kecelakaan meninggal dunia di mana pelakunya merupakan seorang waria bernama ayu lestari alias Kennedi pergaulan(34) terjadi saat pelaku mencoba menyelamatkan korban Alfi Kusbian(20) Warga dusun IV desa rt 16 Rw 04 desa  sukarahayu kecamatan kaduhan maringgai dari kecelakaan sepeda motor di jalan raya teuku umar tepatnya di jalan raya indoporlen tambun selatan kabupaten Bekasi.

Korban yang saat itu dalam kondisi terluka di bawa pelaku dengan menggunakan angkutan umum dan di turunkan di sebuah warung kosong yang tepatnya berada di depan PT. Suzuki Tambun, Sedangkan sepeda motor korban di biarkan di lokasi kecelakaan dan saat ini Masih dalam penyelidikan satuan Reskrim Polsek tambun.

Setelah di bawa ke sebuah warung kosong, pelaku sempat mengamankan barang berharga milik korban berupa, dompet dan lainnya, bukannya korban di bawa kerumah sakit untuk mendapat perobatan di warung kosong tersebut korban malah di aniaya dengan di hujami pukulan di bagian wajah hingga korban langsung tidak sadarkan diri.

“di tempat tersebut atau di warung kosong, korban sempat tiga hari di biarkan oleh pelaku yang akhirnya korban meninggal dunia” ucap Kanit Reskrim Polsek Tambun IPTU Putu Agum Guntara A.P., S.Tr.K.

Agum menjelaskan awalnya kami menduga korban meninggal akibat kecelakaan, namun kami sempat curiga dengan kondisi lebam korban di bagian wajah, yang akhirnya kami langsung membawa korban ke rumah sakit polri Kramat jati untuk di lakukan otopsi.

“dari hasil otopsi sementara menerangkan bahwa korban meninggal akibat pendarahan di kepala bagian belakang yang di sebabkan karena benda tumpul” ucap Agum.

Dari hasil otopsi tersebut satuan Reskrim Polsek Tambun langsung melarikan penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa saksi termasuk warga yang semuanya mengarah ke pelaku karena sempat membawa pelaku saat terjadinya kecelakaan sepeda motor yang menimpa korban.

“Pelaku dapat di amankan setelah sempat di mintai keterangan dan mengaku melakukan perbuatannya termasuk dengan melukai korban dengan sempat memukul bagian kepala korban hingga terjadi pendarahan hingga korban meninggal dunia” tutur Kapolsek Tambun Kompol Stanlly Soselisa, S.I.K., M.H.

“Dalam kasus ini pelaku di jerat pasal 338 tentang pembunuhan dan 351 ayat (3) tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia serta 359 tentang kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia” tandes Stanlly.

(Red)

Antisipasi Gangguan Pemilu 2024, Polres Metro Bekasi Gelar Sispamkota

0

Antisipasi Gangguan Pemilu 2024, Polres Metro Bekasi Gelar Sispamkota

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kurang dari lima bulan Pemilihan Umum baik dari Pilpres, Pileg, dan juga Pilkada pada tahun 2024 akan segera digelar di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Bekasi.

Keamanan akan menjadi aspek penting untuk mengawal berlangsungnya pesta demokrasi yang aman dan nyaman bagi seluruh kalangan.

Untuk itu Polres Metro Bekasi menggelar Pelatihan Kepolisian Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota). Ini sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan penanganan konflik sosial dan menjaga keamanan selama pelaksanaan Pemilu tahun 2024 mendatang.

Pelatihan ini dipimpin langsung Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi dengan didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Bekasi. Senin (16/10/2023) kemarin.

“Pelatihan ini kami gelar untuk mempersiapkan aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi selama proses pemilu,” ujar Twedi.

Adapun kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Plaza Pemda Kabupaten Bekasi depan dengan diikuti peserta dari berbagai instansi, termasuk perwakilan dari TNI, personel Polres Metro Bekasi, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

“Keamanan masyarakat dan kelancaran pelaksanaan pemilu adalah prioritas utama kami,” sambung dia.

Pelatihan ini mencakup berbagai aspek, termasuk manajemen kerumunan, penanganan konflik, pengetahuan tentang hukum pemilu, serta koordinasi antara berbagai lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah. 

Dengan Sispamkota, Yolanda berharap dapat meningkatkan profesionalisme aparat kepolisian dan instansi terkait dalam menjaga keamanan serta mendukung pelaksanaan pemilu yang aman dan damai di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Selain itu, hal ini juga akan memperkuat sinergi antara berbagai lembaga yang terlibat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Semoga pelatihan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas keamanan selama Pemilu 2024 dan memelihara kamtibmas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi,” tandas dia.

(Tim)

DPC Gerindra Kabupaten Bekasi bersama Sayap Partai Usulkan Gibran Dampingi Prabowo di Pilpres

0

DPC Gerindra Kabupaten Bekasi bersama Sayap Partai Usulkan Gibran Dampingi Prabowo di Pilpres

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Gibran Rakabuming Raka digadang gadang akan dampingi ketua umum Partai Gerindra dalam Pilpres 2024 sebagai Cawapres dan masuk dalam 4 nama sebagai calon terkuat menjadi cawapres selain Erik Tohir, Airlangga Hartanto dan Khofifah.

Dewan Pimpinan Cabang Gerindra Kabupaten Bekasi lakukan rapat pimpinan di kantornya di Ruko Icon City Kota Deltamas Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi bersama Sayap partai untuk mengusulkan Gibran Rakabuming menjadi Cawapres, Jumat 13/10/23.

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapat bersama Sayap Partai bahwa sudah sepakat untuk mengusulkan Gibran Rakabuming dan akan langsung mengirimkan hasil nya ke DPP Gerindra di Jakarta.

“Tadi kita sudah melakukan rapat para pimpinan di kantor DPC dimana kita sepakat mengusulkan sdr.Gibran Rakabuming untuk mendampingi ketua Umum kita yaitu H.Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang,” Terangnya.

Dirinya (Aria-red) mengatakan bahwa DPC Gerindra Kabupaten Bekasi sendiri dalam mengambil keputusan mengundang sayap partai dan pengurus Gerindra dari setiap PAC (pengurus kecamatan) serta para anggota legislatif DPRD Kabupaten Bekasi F-Gerindra dalam memutuskan untuk pengusulan nama cawapres.

“Tentunya kita juga melibatkan seluruh elemen partai baik dari pengurus DPC, PAC dan juga sayap partai seperti, PC Satria, PPIR, PIRA dan GMD serta para anggota legislatif DPRD Kabupaten Bekasi F-Gerindra dalam mengambil keputusan untuk mengusulkan salah satu nama untuk mendampingi ketua umum kita di Pilpres,” Tambahnya.

Masih kata Aria, “Kita berharap yang terbaik dan Gerindra menang serta ketua umum kita menjadi Presiden Republik Indonesia pada 2024 mendatang,” Pungkasnya.

(Erv)

Fikom Unisba Adakan Seminar Nasional Bersama OJK dalam Miladnya yang Ke-65

0

Fikom Unisba Adakan Seminar Nasional Bersama OJK dalam Miladnya yang Ke-65

GUE JABAR | Bandung – Kemajuan teknologi membawa dampak yang beragam bagi peradaban manusia, sisi positif dan negatif dari kemunculannya menjadi persoalan baru bagi pemanfaat teknologi tersebut terutama teknologi digital.

Salah satu dampak negatif  dari kemajuan dan pemanfaatan teknologi digital adalah maraknya penipuan digital yang menyasar anak-anak muda termasuk didalamnya para mahasiswa, mengantisipasi masifnya tindak kejahatan ini,  maka panitia Milad Unisba yang ke 65 mengadakan acara  Seminar Nasional kolaborasi antara UNISBA dengan OJK dalam kegiatan OJK Mengajar.

Acara ini bertujuan untuk dapat memberikan informasi dan edukasi terkait finansial ke masyarakat terutama mahasiswa dengan tema “Digital Financial Literacy”.
Acara yang dilaksanakan pada Jumat 13 Oktober 2023 berlangsung secara hybrid sehingga dapat diikuti secara langsung di aula maupun melalu link zoom meeting.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan kuliah umum oleh Hasan Fawzi Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital Dan Asset Kripto. Sedangkan yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah  Dr. Ferry Darmawan, M.Ds dosen Fikom Unisba,  Ronald Yusuf Wijaya Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), Chrisma Albandjar Wakil Bendahara II Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), moderator Firmansyah, S.Ikom.Dosen Fikom Unisba.

Dalam sambutannya, Rektor Unisba Prof. Dr. H. Edi Setiadi, SH., MH mengatakan “Acara ini penting bagi mahasiswa sebagai generasi Z yang akrab dengan teknologi, dan harus berhati-hati terhadap kejahatan finansial yang disebabkan oleh perkembangan teknologi. Sementara dalam paparannya,

Hasan Fawzi menegaskan bahwa dibalik tawaran menggiurkan tentang layanan digital juga memuat resiko yang cukup tinggi,”Tips memilih produk layan digital yang baik dengan 2 L , yakni legal yakni memastikan yang menawarkan produk layanan jasa tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan dan usaha yang dijelaskan,”.

Selanjutnya juga harus logis yakni memastikan benefit dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan masuk akal atau tidak. Dihadapan para mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas ini, Fawzi juga membagikan tips ringan agar terhindar dari kejahatan finansial di dunia digital,” jangan membagikan data pribadi, pastikan kartu debit/kredit tidak digesek pada sembarang alat, jangan pernah mengunduh link dari pihak yang tidak dipercaya, hindari internet (wifi) publik terutama apabila membuka data pribadi dan perketat lapisan password, OTP dan sebagainya. Sejalan dengan paparan tersebut, Ronald Yusuf Wijaya Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) menjelaskan bahwa etika marketplace peer to peer syariah adalah mempertemukan yang punya project dengan yang punya uang sehingga aman, namun masalahnya   lembaga keuangan yang ilegal jauh lebih banyak dari yang legal, sehingga muncul banyak kejahatan finansial di dunia digital,”.

Sementara Chrisma Albandjar mengingatkan peserta seminar terutama para mahasiswa “dompet digital adalah  dompet transaksi melalui smartphone. Maka sangat perlu untuk menjaga keamanan fintech (Financial Technology) dengan mengunduh aplikasi yang  bisa dipercaya, termasuk berhati-hati dalam memberikan foto dan KTP ke orang lain,”

Di akhir sesi, dosen Fikom Unisba Ferry Darmawan menegaskan “Menjaga keamanan data pribadi perlu dilakukan oleh siapa saja yang terhubung ke dunia digital karena kriminalitas di dunia digital sangat marak saat ini, sejalan dengan meningkatnya pengguna internet saat ini,” Pungkas nya.

(Tim)

DPP GMI Akan Laporkan Kontraktor Nakal di Karawang ke APH

0

DPP GMI Akan Laporkan Kontraktor Nakal di Karawang ke APH

GUE JABAR | KABUPATEN KARAWANG – Prilaku nakal oknum kontraktor Karawang sepertinya belum ada efek jera, Sehingga Sekum GMI Asep Saefullah S.Pd.I mengecam dan dalam waktu dekat akan membuat laporan ke Aparat Penegak Hukum, baik Kejaksaan, Kepolisian dan KPK.

Kepada media, Asep sapaan akrab mengatakan bahwa satu rupiahpun uang rakyat yang di pergunakan oleh kontraktor harus di pertanggungjawabkan, karena mereka bekerja menggunakan APBD yang berasal dari pajak rakyat, dan jika mencoba curang dengan menurunkan kualitas dan tidak sesuai spek, juklak dan juknis, maka akan berhadapan dengan hukum.

” Kami dari GMI akan secara serius akan mengawal uang rakyat, dan jika ada yang mencoba curang atau korupsi, maka kami pasrikan akan berhadapan dengan hukum lewat laporan kami, ” Ujar Asep tegas.

Lebih lanjut, Asep menduga proyek peningkatan sarana infrastruktur pembangunan yang bersumber APBD Karawang melalui Dinas PUPR – SDA Tahun 2023, diduga pihak pelaksana berlaku curang, dan mengurangi kualitas yang ada, Kamis (12/10/23).

Maka itu GMI akan melaporkan pihak pelaksana beserta yang berkompeten adanya perilaku nakal dalam melaksanakan pekerjaan proyek pembangunan yang bersumber APBD Karawang.

” Semua harus transfaran, karena Rencana Anggaran Belanja (RAB), karena ini memakai uang Negara khususnya di Kabupaten Karawang salah satunya dinas Terkait, Ujar Asep tegas.

“Kita akan melaporkan bagi kontraktor dan yang berkompeten yang telah curang dalam melaksanakan pekerjaan ke pihak APH, karena dari prilakunya telah merugikan masyarakat luas,” ucapnya sembari menunjukan berkas, ” Ujar Asep serius.

Dengan adanya temuan tersebut, pihaknya pun telah menduga bahwa pihak terkait telah kong kaling kong, sehingga pihak pelaksana dengan leluasa dalam melaksanakan tugasnya untuk pekerjaan pembangunan bersumber APBD Karawang tidak sesuai spesifikasi.

“Pihak kontraktor atau pelaksana bisa leluasa dalam melaksanakan pekerjaan untuk pembangunan tidak sesuai spesifikasi, diduga kuat juga akibat tidak tegasnya pihak pengawas dari dinas terkait, atau adanya kong kaling kong,” terangnya.

Sebelum lanjut melaporkan kepada pihak penegak hukum, GMI akan melayangkan surat kepada Dinas PUPR Karawang, untuk klarifikasi adanya dugaan kuat pihak pelaksana dan yang berkompeten tidak mengacu SOP yang sudah di tentukan.

“Akan melakukan klarifikasi terlebih dahulu, karena hal ini sangat penting, dan ini merupakan tupoksi untuk maju keranah selanjutnya, karena dari hasil klarifikasi yang nantinya akan mendapatkan tambahan penguat untuk laporan kepada pihak penegak hukum,” ujarnya.

Lanjutnya, realisasi pembangunan tahap reguler yang bersumber APBD Karawang, diduga dalam pelaksanaannya banyak penyimpangan diperkuat hasil dari tim investigasi untuk kontruksi menggunakan sebagian bahan material tidak berkualitas.

“Berkas kita sudah siapkan yang nantinya akan dibawa ke pihak APH, dalam berkas ini ada keterangan bahwa ada beberapa hasil pekerjaan pembangunan dan lokasi lainnya yang mengandung bahan material tidak berkualitas, dengan perusahan atau CV yang sama dan saya juga menduga ada KKN antara Pemborong dan pihak Dinas” pungkasnya.

(Tim)