Home Blog Page 150

Partai Gerindra DPC Kabupaten Bekasi Lakukan Konsolidasi di Dapil VII Untuk Penguatan Kader Hingga Anak Ranting

0

Partai Gerindra DPC Kabupaten Bekasi Lakukan Konsolidasi Untuk Penguatan Kader Hingga Anak Ranting

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Bekasi, bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra mengadakan acara Konsolidasi 2500 orang kader Partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) VII Kecamatan Cikarang Utara, Cikarang Selatan dan Cikarang Timur.

Acara ini bertujuan untuk memperkuat suara Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia dari Partai Gerindra di Kabupaten Bekasi. Acara ini dihadiri oleh seluruh kader pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten, pengurus DPD, pengurus DPP Partai Gerindra. Acara ini digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Cikarang Selatan yang terletak di JL.Serang – Setu, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Pada Minggu (25/06/23).

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha mengatakan, kegiatan hari ini adalah konsolidasi kader Partai Gerindra Dapil VII yang mencangkup tiga kecamatan yaitu, Kecamatan Cikarang Utara, Kecamatan Cikarang Timur, Kecamatan Cikarang Selatan. Tentu saja acara ini juga sebelumnya sudah dilakukan di Dapil VI beberapa waktu lalu.

“Konsolidasi ini sudah kita lakukan di dua Dapil yaitu Dapil VI dan sekarang di Dapil VII. Dan rencananya kita akan melakukan konsolidasi ini di VII Dapil di Kabupaten Bekasi,” ujar Aria seusai acara dilaksanakan kepada para wartawan, pada Minggu (25/06/23).

Aria mengungkapkan, konsolidasi ini tentunya bertujuan untuk memperkuat suara pak Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2024 dan menguatkan ikatan kader Partai Gerindra Kabupaten Bekasi serta menghangatkan suhu semangat kader Partai Gerindra Kabupaten Bekasi menuju Pilpres dan Pileg 2024.

“Kami mengapresiasi kepada seluruh kader serta pengurus dari tingkat DPC, DPD sampai DPP dan para seluruh Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Bekasi, Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat dan Caleg DPR RI yang telah mensukseskan konsolidasi ini,” kata pria yang akrab disapa Ketua Ari ini.

Ari menjelaskan, konsolidasi kader ini dihadiri sebanyak 2.500 kader Partai Gerindra se-Dapil 7 dan para Pimpinan DPC, DPD dan DPP Partai Gerindra.

“Kami berharap dalam konsolidasi ini semoga seluruh kader Partai Gerindra langsung terjun ke masyarakat, membawa suara Pak Pravowo Subianto menjadi Presiden Republik Indonesia 2024 dan memenangkan Partai Gerindra di Kabupaten Bekasi maupun Skala Nasional. Adapun target yang handak di capai adalah Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, DPRD Kabupaten Bekasi 14 Kursi, DPRD Provinsi 3 Kursi dan DPR RI 4 Kursi,” pungkasnya.

(Tim)

FajarPaper, Produsen Kertas Kemasan Daur Ulang Mendapat Kunjungan Menteri KLHK di Festival Peduli Sampah Nasional 2023

0

FajarPaper, Produsen Kertas Kemasan Daur Ulang Mendapat Kunjungan Menteri KLHK di Festival Peduli Sampah Nasional 2023

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI, 22 Juni 2023 – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka yang merupakan anggota dari SCGP di Indonesia, ikut memeriahkan Festival Peduli Sampah Nasional (FSPN) 2023 dengan menggelar booth pameran yang berlangsung di selama 4 hari (13 – 16 Juni 2023) di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Jakarta.

Festival Peduli Sampah Nasional 2023 merupakan rangkaian dari kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Pelaksanaan festival pada tahun ini menjadi istimewa karena sebagaimana tema hari Lingkungan Hidup Sedunia yakni ‘Solusi untuk Polusi Plastik/Solution to Plastic Polution’ dengan mengusung kampanye #beatplasticsolution.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar turut hadir dan membuka Festival Peduli Sampah 2023 secara langsung. Dalam sambutannya, Menteri Siti mengungkapkan “Kita, Indonesia, terus mengikuti perkembangan tentang semakin pentingnya masalah kesampahan secara nasional dan internasional dengan berbagai langkah dan kebijakan yang diambil pemerintah, serta langkah kerja-kerja lapangan yang digerakan oleh masyarakat, para tokoh, aktivis, dan dunia usaha dan pelaku kerja persampahan di lapangan. Usaha yang sejak tahun 2015 hingga saat ini, yang tidak mudah kita lakukan.”

Pada kesempatan ini, Menteri Siti juga mengungkapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mengatasi permasalah sampah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk bisnis leaders. Terima kasih atas kerja keras semua sehingga kita sampai pada fase yang sekarang ini, Indonesia tidak tertinggal dibandingkan dengan kegiatan di negara-negara lain. Kita berjalan dan terus bekerja.”

Menteri Siti juga mengatakan bahwa tingkat polusi plastik meningkat cepat, hal ini merupakan masalah lingkungan global yang serius. Pada sektor limbah sampah, Indonesia menargetkan penurunan tingkat emisi gas rumah kaca dengan mendalami dan memperluas strategi reduce, reuse, recycle mengunakan skema pengelolaan sampah, mengoptimalkan rantai nilai pengolaan sampah di sumber dengan penerapan ekonomi sirkular, dan membangun industrialisasi penanganan sampah melalui pemanfaatan teknologi dan peningkatan pengelolaan sampah yang dikelola secara professional dan terintegrasi, diorientasikan untuk sampah plastik menjadi pendekatan reuse, recycle, reorient, dan diversity.

“Ekonomi sirkular tidak hanya sekedar daur ulang sampah, tetapi merupakan konsep memaksimalkan penggunaan suatu produk dan komponennya secara berulang, sehingga tidak ada sumber daya yang terbuang (resource efficient)” ungkap Menteri Siti.

Rosa Vivien Ratnawati selaku Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (B3) mengungkapkan “Festival Peduli Sampah Nasional diharapkan dapat menjadi platform dan forum bersama dalam memberikan solusi dalam rangka pelaksanaan aksi untuk mencapai target nasional penurunan emisi gas rumah kaca dan menuntaskan persoalan sampah di Indonesia yang tentunya polusi plastik. Memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia, serta manifestasi dan salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan yaitu waste to resource melalui cara kerja ekonomi sirkular dan sampah menjadi sumber energi, menjadi babak baru zero waste, zero emission.”

FajarPaper mengambil bagian dalam Festival Peduli Sampah Nasional 2023 untuk menampilkan sampel hasil produksi kertas kemasan dari bahan baku daur ulang, pellet plastic, serta menampilkan profil perusahaan dan kegiatan CSR yang dilakukan oleh FajarPaper. Menteri KLHK Siti Nurbaya berkesempatan mengunjungi booth FajarPaper dan mendapatkan penjelasan mengenai produk serta pellet plastic oleh tim FajarPaper. Seperti diketahui, FajarPaper merupakan salah satu produsen kertas kemasan dengan proses daur ulang sebagai proses produksinya, serta menggunakan 100% kertas daur ulang sebagai bahan baku produksi. Sebagai upaya untuk mengoptimalkan pengolaan sampah, FajarPaper mengolah limbah plastik yang berasal dari sisa bahan baku produksi dan menghasilkan pellet plastic.

Sebagai industri yang menggunakan kertas bekas sebagai bahan baku utamanya, FajarPaper telah menggunaan teknologi Drum Pulper untuk memisahkan serat kertas yang diperlukan dengan bahan lain yang terbawa dibahan baku, namun  barang tersebut tidak dikehendaki, seperti plastik dan kaleng. Untuk serat kertas yang dipisahkan dari ini langsung diolah dijadikan kertas di Paper Machine, sedangkan untuk barang yang tidak dikehendaki, khususnya plastik-plastik yang terbawa, dikelola dengan baik dengan beberapa cara. Sebagian dibakar di insinerator dengan panas hasil pembakaran dimanfaatkan sebagai penghasil uap untuk keperluan mesin produksi. Sedangkan sebagian lain dikelola menjadi pellet plastic yang dapat dijadikan berbagai bahan baku produk plastik daur ulang di industri plastik dan sebagian dijadikan granular sebagai subtitusi bahan bakar di boiler batu bara. Tahapan yang cukup rumit ini merupakan upaya Fajar Paper untuk tetap menerapkan proses produksi yang berwawasan lingkungan.

(Erv)

Ratusan Kasus TPPO Diungkap Polri, Modus Terbanyak Jadi PMI Ilegal hingga PSK

0

Ratusan Kasus TPPO Diungkap Polri, Modus Terbanyak Jadi PMI Ilegal hingga PSK


GUE JABAR | JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri dan Polda jajaran yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus melakukan penindakan terhadap para pelaku TPPO.

Hingga per tanggal 22 Juni, Satgas telah menangani sebanyak 494 Laporan Polisi (LP). Dari ratusan LP tersebut, sebanyak 580 tersangka telah dibekuk.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, berbagai macam modus para tersangka menjerat para korban TPPO.

“Terbanyak yakni mengiming-imingi korban bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Pekerja Rumah Tangga (PRT). Modus ini tercatat ada 375 kasus,” kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/6/2023).

Salah satunya kasus yang diungkap oleh Polda Kepri. Dua orang korban yang akan dijadikan PMI diamankan oleh Polsek Batu Ampar, Polresta Barelang, Polda Kepri. Dalam pengakuannya, korban yang masih di bawah umur diimingi kerja di tempat biliard di Malaysia dengan gaji Rp 10 juta per 10 hari.

Lalu ada lagi kasus yang diungkap Polsek Kualuh Hili, Polres Labuhanbatu, Polda Sumatera Utara. Dalam kasus ini, aparat mengamankan beberapa TKI yang pulang dari Malaysia tidak sesuai prosedur.

Bahkan, untuk kepulangan ke Indonesia, para TKI ini harus dengan cara masuk ke dalam air laut untuk menuju perahu motor. Tak hanya di situ, para korban setelah berangkat naik perahu motor ditempatkan ke pinggir pantai yang banyak semak-semak, sebelum dijemput menggunakan motor.

Modus lainnya yang terbanyak yakni para korban dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK). Angka dalam kasus ini yakni sebanyak 132. Modus ini mempekerjakan korban wanita bahkan ada yang di bawah umur sebagai PSK melalui telepon atau aplikasi Online.

Salah satu kasus yang diungkap terjadi Bengkulu. Satgas TPPO Polda Bengkulu mengamankan pelaku yang sedang mengeksploitasi seksual terhadap anak yang masih berumur 14 tahun.

Ada juga kasus yang diungkap Polres Kutai Timur, Polda Kalimantan Timur yang menangkap seorang pria yang mempekerjakan wanita dengan modus open BO di salah satu tempat hiburan malam (THM) dengan tarit mencapai jutaan rupiah.

Dua modus lainnya TPPO ini yakni mempekerjakan korban sebagai Anak Buah Kapal (ABK) dengan 6 kasus dan eksploitasi anak sebanyak 32 kasus.

“Dari ratusan kasus yang ditangani Satgas TPPO Bareskrim Polri dan Polda jajaran, telah menyelamatkan korban sebanyak 1.671,” kata Ramadhan.

Dari ribuan korban tersebut, Ramadhan merinci ada 762 korban perempuan dewasa dan 96 perempuan anak. Kemudian untuk korban laki-laki dewasa ada 764 dan laki-laki anak ada 49 orang.

Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan, dari ratusan kasus yang diungkap, saat ini perkembangannya 92 kasus masuk tahap penyelidikan. Kemudian 375 di tahap penyidikan dan berkas sudah lengkap atau P21 ada satu kasus.

Dalam kesempatan ini, Ramadhan mengimbau kepada masyarakat untuk tak mudah tergiur dengan tawaran bekerja dengan gaji tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. Ia meminta masyarakat memastikan apakah perusahaan penyalur tenaga kerja ini resmi. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan hak-hak perlindungan sosial, kesejahteraan dan hukum.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di acara ASEAN Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) Leaders di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa, 20 Juni 2023.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pada pertemuan SOMTC salah satu yang akan dibahas yakni Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurutnya, pembahasan TPPO ini sejalan dengan kesepakatan antara Presiden Jokowi dengan beberapa pemimpin negara, yang akan memberantas segala bentuk TPPO. Ia pun berjanji akan melindungi dan menjaga WNI dari korban TPPO.

Sumber Humas Polri

Satu Pelajar Tewas Dalam Aksi Tawuran, 3 Pelajar Ditetapkan Sebagai Anak Yang Berhadapan dengan Hukum

0

Satu Pelajar Tewas Dalam Aksi Tawuran, 3 Pelajar Ditetapkan Sebagai Anak Yang Berhadapan dengan Hukum

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Satu orang pelajar SMK Tewas dalam aksi tawuran yang terjadi di Jalan Kodam Jaya Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Senin 13/06/23.

Kapolres Metro Bekasi dalam konferensi pers nya mengatakan bahwa korban merupakan salah satu pelaku tawuran yang tertinggal dan menjadi bulan bulanan lawan nya.

“Korban tertinggal oleh kawan kawan nya dalam aksi tawuran tersebut dan menjadi bulan bulanan lawan nya sehingga terkena pukulan hingga sabetan sajam,” Terangnya.

“Para pelaku tawuran tersebut merupakan pelajar dari 2 Sekolahan di Cikarang Pusat dan Cikarang Selatan yang melakukan janjian di media sosial dan akhirnya bertemu di jalan namun bukan di tempat yang di janjikan,” Tambahnya.

“Dari hasil keterangan yang dikumpulkan oleh kepolisian ada 3 pelajar atau anak yang berhadapan dengan hukum yang merupakan melakukan kekerasan terhadap korban,” Ungkap Kapolres.

“Karena kejadian ini diluar sekolah dan diluar jam pelajaran kita tidak bisa menyalahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah, namun kita sudah melakukan himbauan ke sekolah sekolah oleh para Kapolsek bahkan sebelum kejadian ini terjadi,”.

“Kami juga meminta kepada masyarakat agar bisa lebih memberikan pengawasan kepada anaknya agar tidak menjadi korban ataupun pelaku tawuran terlebih yang memiliki anak remaja,” Himbau nya.

“Dari kepolisian sendiri sudah melakukan penjagaan serta pengawasan di jam dan termpat rawan terjadi nya tawuran,” Pungkasnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti beberapa senjata tajam dengan berbagai ukuran, stik golf dan alat pemukul atau tongkat baseball yang dipakai para pelajar tersebut untuk melakukan tawuran.

Ketiga anak yang berhadapan dengan hukum diancam dengan pasal 170 ayat 3 KUHPidana dan atau 351 ayat 2 ke 3 KUHPidana Jo pasal 55 Jo pasal 56 KUHpidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

(Erv)

Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Karang Taruna, Bung Leo Diminta Tingkatkan Jiwa Entrepreneur Anggota

0

Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Karang Taruna, Bung Leo Diminta Tingkatkan Jiwa Entrepreneur Anggota

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Acep Juandi terpilih secara aklamasi dalam kegiatan Temu Karya  sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi periode 2023-2028 yang dilaksanakan di Hotel Sahid Lippo Cikarang, Kamis (15/6).

Ketua Steering Committee (SC) Pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi, Arif Rahman Hakim menjelaskan Acep terpilih secara aklamasi usai satu calon bernama Ahmad Hasan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan khusus.

“Pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten berjalan dengan lancar. Seperti diketahui kita juga melakukan penjaringan temen-temen panitia pengarah, kurang lebih 29 hari. Mulai dari pengumuman, penjaringan, masa pendaftaran, verifikasi berkas sampai terakhir verifikasi berkas khusus,”kata Arif.

Arif yang juga Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bekasi ini berpesan agar Acep sebagai ketua terpilih dapat membuat terobosan baru didalam kepengurusan baru.

“Yang pertama kita belum sosialisasi, itu menjadi pr kita, dimana kepengurusan desa ketika peralihan kepengurusan belum sesuai aturan-aturan organisasi di Karang Taruna,”paparnya.

Acep juga diminta untuk meningkatkan jiwa entrepreneur anggota Karang Taruna. Pemuda harus bisa merubah pola pikir tidak hanya bekerja di dunia industri namun menjadi pelaku bisnis.

“Mendorong mereka (anggota Karang Taruna) menjadi wirausahawan baru di Kabupaten Bekasi, karena cita-cita kita yang  sampai saat belum tuntas. Bagaimana merubah mindset, tidak selalu berpikir disektor industri menjadi pekerja, kita harapkan mereka mau merubah diri menjadi wirausahawan,”tuturnya.

Dalam pemaparannya, Acep Juandi mengatakan Karang Taruna merupakan organisasi sosial yang menjadi kemitraan strategis pemerintah dalam permasalahan sosial.

Terkait upaya mendorong anggota menjadi entrepreneur, hal itu sudah menjadi visi-misi pria yang akrab disapa Leo ini. Ia ingin menumbuhkan kewirausahaan pemuda agar dapat berdiri dikaki sendiri.

“Ini bukan persaingan, ini bukan kontestasi. Cukup kita memperkuat kemampuan. Apa yang sudah ditinggalkan Ketua Karang Taruna Kabupaten terdahulu (Ahmad Taufik),”papar Leo.

(Tif)

Pemdes Pasirsari Gelar Sidang Itsbat Nikah, Kades : Ada 27 Pasang yang Mendaftar

0

Pemdes Pasirsari Gelar Sidang Itsbat Nikah, Kades : Ada 27 Pasang yang Mendaftar

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pemerintahan Desa Pasirsari Bekerja sama dengan Pengadilan Agama Kabupaten Bekasi mengadakan kegiatan Sidang Itsbat Nikah Terpadu Pengadilan Agama Cikarang secara gratis kepada warganya yang belum menikah syah dan belum tercatat di Pengadilan Agama di kantor Desa Pasirsari, Kamis 15/06/23.

Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Cikarang Selatan H.Mohammad Said, Kepala Desa Pasirsari H.Suparta beserta jajaran.

H.Suparta Kepala Desa Pasirsari mengatakan,ini yang kedua kali Sidang Isbat Nikah Terpadu Pengadilan Agama Cikarang di adakan di Desa Pasirsari, sebanyak Dua Puluh Tujuh pasang peserta yang akan melakukan sidang itsbat dan sidang isbats ini tidak di pungut biaya.

“Total ada 27 Pasang yang mendaftarkan diri untuk mengikuti sidang isbats dan Kami tidak pungut biaya sepeser pun (gratis), kami peduli kepada saudara-saudari kami terkhusus yang berada di Desa Pasirsari yang tidak memiliki biaya untuk menikah resmi secara Pengadilan,”Ujarnya.

”Kami bekerjasama dengan Pengadilan Agama Cikarang,yang angaranya dari alokasi Dana Desa Tahap Satu tahun 2020, agar semua berjalan tertib dan lancar,kami terapkan Protokol Kesehatan yang dibantu oleh Relawan Pasirsari siaga, Semoga para pengantin langgeng dan bahagia,saya berharap kami bisa membuat acara seperti ini lagi di tahun-tahun yang akan datang.” Terang Kades Pasirsari.

Ditempat yang sama Camat Cikarang Selatan H.Mohammad Said mengatakan bahwa ini adalah tugas pemerintah untuk memberikan legal kepada warga salah satu nya memberikan legal dalam bentuk pernikahan.

“Sidang isbats ini merupakan tugas kami selaku pemerintahan untuk memberikan legal dalam hal ini legal dalam pernikahan yaitu surat nikah, karena tadi saya lihat sendiri banyak juga yang sudah usia lanjut bahkan sudah memiliki anak dan cucu,” Ungkap Camat Cikarang Selatan.

Camat juga mengatakan bahwa dalam pelaksanaan isbats nikah yang dilaksanakan di Desa Pasirsari ini bekerja sama langsung dengan Pengadilan Agama Kabupaten Bekasi

“Kita bekerja sama dengan Yang Pengadilan Agama Kabupaten Bekasi dan hari ini ada 27 Pasang yang mengikuti atau mendaftar dari target sebanyak 50,” Pungkasnya.

(Erv)

Perusahaan Pembuang Limbah Sembarangan Resmi Dilaporkan Jurpala Indonesia ke DLH Kabupaten Bekasi

0

Perusahaan Pembuang Limbah Sembarangan Resmi Dilaporkan Jurpala Indonesia ke DLH Kabupaten Bekasi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Aktivis Pencinta lingkungan hidup yang tergabung di Jurnalis Pencinta Alam Indonesia dan Peduli Bencana Alam ( Jurpala Indonesia ) resmi melaporkan perusahaan yang diduga kuat membuang limbah cair B3 ke Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kab Bakasi. Selasa 13/06/2023.

Berdasarkan dari hasil temuan di lapangan dan juga keluhan masyarakat terkait adanya perusahaan pengelola limbah cair B3 dengan sengaja membuang limbahnya ke drainase, kejadian ini terjadi pada hari selasa tanggal 06/06/2023 sore sewaktu hujan turun. Berdasarkan temuan itu, hari ini, selasa 13/06/2023 resmi Jurpala Indonesia membuat laporan ke DLH Kab Bekasi.

Sekjen Jurpala Indonesia Sofyan mengatan, benar Bang, hari ini kami resmi melaporkan salah satu perusahaan yang kuat diduga membuang limbah cair B3 tidak pada tempatnya.

Adapun laporan ini, Jurpala Indonesia mengharapkan agar DLH Kab Bekasi segera mengambil tindakan juga langkah-langkah sesuai dengan isi laporan tadi, yaitu ; Pencegahan, Pemulihan dan Pidana, Jurpala Indonesia juga menyerahkan barang bukti berupa rekaman Video dan cairan limbah.” Ujarnya

Kami juga sangat mengapresiasi dan juga mendukung penuh tindakan yang akan dilakukan oleh DLH, terhadap para pengusaha yang dengan sengaja mencemari lingkungan, kami juga sangat mengharapkan DLH agar benar-benar bekerja independent, terbuka sesuai tupoksinya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Doni Sirait menyambut baik dan sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh Jurpala Indonesia untuk melaporkan para pengusaha yang nakal, dan pihaknya akan segera menindak lanjuti laporan tersebut.

Laporan Juroala Indonesia tentunya sebuah langkah yang tepat, dan berdasarkan bukti-bukti yang diserahkan tadi. Kami juga merasa terbantu untuk melakukan penyelidikan dan penegakan hukum terhadap para pelaku usaha yang melanggar dan dengan sengaja mencemari lingkungan. Tuturnya

( Ruben )

Satu Pelajar Tewas Dalam Aksi Tawuran, Ini Penjelasan Kapolsek Cikarang Selatan

0

Satu Pelajar Tewas Dalam Aksi Tawuran, Ini Penjelasan Kapolsek Cikarang Selatan

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Satu orang pelajar SMK Tewas dalam aksi tawuran yang terjadi di Jalan Kodam Jaya Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Senin 13/06/23.

Mendapatkan informasi kejadian tersebut Polsek Cikarang Selatan turun langsung ke lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan olah TKP dan melakukan pengejaran kepada para pelaku tawuran tersebut.

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Chalid Tayib menjelaskan kronologi tawuran tersebut dan mengatakan para pelaku merupakan pelajar dari Cikarang Selatan dan Cikarang Pusat.

“Para pelaku tawuran ini merupakan pelajar dari dua sekolahan dari Cikarang Selatan dan Cikarang Pusat, dan korban yang meninggal tersebut diduga karena kehabisan darah setelah terkena bacokan di bagian paha,” Terangnya.

Chalid juga mengatakan bahwa para pelaku tawuran sebelumnya melakukan janjian terlebih dahulu melalui media sosial (Instagram).

“Mereka lakukan janjian terlebih dahulu melalui media sosial dan setelah itu lakukan tawuran di TKP,” Ungkapnya.

Kapolsek Cikarang Selatan tersebut juga mengatakan bahwa kepolisian sudah mengamankan 8 orang pelajar yang melakukan tawuran dan masih mengejar 6 pelaku lainya yang buron.

“Kita sudah mengamankan 8 orang pelajar yang diduga melakukan aksi tawuran tersebut dan masih mengejar 6 pelaku lainya yang masih buron,” Pungkasnya.

(Erv)

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Pantau Langsung Latihan Mobilitas Udara

0

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Pantau Langsung Latihan Mobilitas Udara

GUE JABAR | JAKARTA – Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., S.I.K didampingi Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya AKBP Dr (C)Bhakti Suhendarwan, S.I.K., M.T.C.P., C.F.E., C.Fr.A., C.H.F.I. Dan Pju Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan pengecekan Latihan Mobilitas Udara (MOBUD).

Pengecekan Latihan MOBUD yang dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Gatot Mangkurat Putra ini dilaksanakan pada hari Selasa 13 Juni 2023 di Helipad Dit Sabhara Polda Metro Jaya, Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Latihan Mobilitas Udara ini diikuti oleh POLKI Bripda Farhan, Bripda Sergy Suan, Bripda Alif Irsyad Auliya, Bripda Ihsan Fisabilillah, Bripda Aditya Tri Laksono, Bripda Danang, Bripda Rico, Bripda Anom, Bripda Iqbal, Bripda Sergy Suan dan POLWAN Bripda Deva Ramadani, Bripda Sheren Candra Wanodya, Bripda Zahra Aliyyah.

Menurut Kombes Pol. Gatot Mangkurat Putra, sebelumnya, para peserta latihan digembleng selama 10 hari mulai dari tanggal 20 Juni sampai 29 Juni 2023 dalam Latihan Peningkatan Kemampuan Mobilitas Udara di Tower Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya.

“Para peserta pelatihan peningkatan kemampuan telah mengantongi sertifikat yang kita berikan pada upacara penutupan latihan peningkatan kemampuan Mobilitas Udara pada Selasa 6 Juli 2023 lalu,” terang Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., S.I.K., saat dikonfirmasi usai melaksanakan pengecekan.

(Titik)

Polisi Bubarkan Aksi Demo di Pertigaan Kampus yang Blokir Jalan, Kapolresta : Adanya Penyusup Dalam Demo Tersebut

0

Polisi Bubarkan Aksi Demo di Pertigaan Kampus yang Blokir Jalan, Kapolresta : Adanya Penyusup Dalam Demo Tersebut

GUE JABAR | KENDARI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari terpaksa membubarkan aksi unjuk rasa yang memblokir jalan di pertigaan Kampus Universitas Halu Oleo (UHO).

Aksi massa tersebut terpaksa dibubarkan, karena dianggap telah mengganggu ketertiban umum dan menyebabkan terjadinya kemacetan lalu lintas yang panjang.

Menurut, Kaporlesta Kendari, Kombes Pol M Eka Faturrahman mengatakan, keputusan untuk membubarkan massa pengunjuk rasa tersebut sudah sesuai dengan ketentuan. Sebab, aksi tersebut mengganggu ketertiban umum dan aktivitas masyarakat.

“Kami terpaksa membubarkan massa karena sudah menimbulkan kemacetan panjang akibat memblokade jalan. Tindakan kami ini sudah sesuai dengan ketentuan,” ucap Faturrahman.

Faturrahman menyebut, awalnya pihaknya memberikan pengawalan dan pengamanan terkait aksi tersebut. Namun karena sudah melanggar aturan, sehingga pihaknya terpaksa meminta massa untuk membubarkan diri.

“Kami sudah imbau, silahkan menyampaikan aspirasi dan mengemukakan pendapat dengan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Namun imbauan kami tidak diindahkan,” ungkapnya.

Eks Dir Narkoba Polda Sultra itu menambahkan, terkait adanya tudingan aparat Kepolisian melakukan tindakan represif dan menyerang lingkungan Kampus UHO, dia membantahnya.

“Kami tegaskan tidak ada penyerangan lingkungan kampus. Yang ada justru personel Kepolisian yang melakukan pengamanan mendapat serangan dari dalam kampus oleh sekelompok orang memakai topeng,” katanya.

Dia juga menduga, aksi unjuk rasa yang digelar oleh massa pada siang tadi di pertigaan Kampus UHO telah disusupi oleh oknum tidak bertanggung jawab. Sebab, awalnya hanya aksi damai namun adanya orang yang jadi provokator sehingga terjadinya keributan.

“Kami identifikasi pecahnya aksi demo ini karena adanya penyusup di dalamnya yang sengaja ingin membenturkan massa dengan aparat Kepolisian,” kata Faturrahman.

Terkait hal itu, Faturrahman mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dengan adanya isu hoaks yang dapat memicu terjadinya gangguan keamanan di Kota Kendari.

“Kami harap masyarakat tidak terpancing terhadap isu yang ingin mencoba menggiring aksi Unras siang tadi ke arah negatif. Kita minta seluruh masyarakat menahan diri,” pungkasnya.

(Tim)