Home Blog Page 245

Jadi Inspektur Upacara Pembaretan, Dani Ramdan : Banser Harus Jadi Garda Terdepan Keutuhan NKRI

0

Jadi Inspektur Upacara Pembaretan, Dani Ramdan : Banser Harus Jadi Garda Terdepan Keutuhan NKRI

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Barisan Ansor Serbaguna atau yang lebih dikenal dengan sebutan Banser mengelar upacara pembaretan pasukan, Minggu (17/07/2022) lalu. Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan memimpin langsung upacara pembaretan Banser.

“Peran serta Banser dan Nahdlatul Ulama sudah tidak diragukan lagi dalam memperjuangkan kemerdekaan negara kita dari penjajahan,” kata Dani Ramdan dalam sambutannya ketika menjadi inspektur upacara ditengah-tengah ratusan kader Banser yang mengikuti upacara pembaretan tersebut.

Tak hanya itu, lkata Dani, dalam kurun waktu paska kemerdekaan, Banser bahkan menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI dari rongrongan kelompok komunis yang mencoba menghancurkan negara dari dalam.

“Banser berperan serta bersama-sama dengan TNI membasmi pemberontakan yang terjadi di beberapa titik di Indonesia, seperti di Jawa Tengah dan Jawa Timur,” Ucapnya.

Sementara itu Kepala Satuan Koordinator Cabang (Kasat Korcab) Banser Kabupaten Bekasi Marufudinsyah, mengatakan bahwa kehadiran Pj. Bupati Bekasi sangat memberikan motivasi kepada pasukannya.

“Hal seperti ini yang kami (Banser_red) harapkan dari seorang pemimpin. Pak Pj, sangat peduli dengan organisasi ataupun komunitas yang ada di Kabupaten Bekasi. Selama sehat dan ada waktu, beliau menyempatkan hadir ditengah-tengah masyarakat”, ujarnya.

Semoga beliau disehatkan selalu dan senantiasa dilancarkan dalam semua aktifitasnya sehari-hari dan menjadi pemimpin yang amanah untuk kita semua masyarakat Kabupaten Bekasi.

Di tempat yang sama, Sekretaris Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Bekasi Himawan Abror mengatakan, bahwa pembaretan Banser merupakan agenda program kerja Ansor yang dilakukan untuk menjaga giroh dan semangat kader.

“Banser adalah organisasi semi otonom yang dimiliki oleh Ansor. Peran Banser sudah tidak diragukan lagi. Mereka punya landasan aturan tersendiri dan mengatur rumah tangga sendiri berdasarkan Peraturan Organisasi No.15/KONBES/VI/2016 Tentang Barisan Ansor Serbaguna. Dalam hal ini Ansor sebagai organisasi induk, sifatnya hanya supporting saja demi kelancaran dan suksesi acara,” ucapnya.

Rangkaian kegiatan pembaretan dimulai dari hari Sabtu tanggal 16 Juli 2022 di Ponpes Halqoh El Istiqotsah dan diakhiri dengan upacara pembaretan yang dilaksanakan di halaman Mushala Al Ikhlas Perumahan BCL Lemah Abang Cikarang Utara, pada keesokan harinya.(Dayat)

DPP IWO Indonesia Serahkan Mandat Kepada Calon Pengurus DPD IWO Indonesia Kabupaten Sumedang

0

DPP IWO Indonesia Serahkan Mandat Kepada Calon Pengurus DPD IWO Indonesia Kabupaten Sumedang

GUE JABAR | SUMEDANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWO Indonesia resmi serahkan surat mandat pembentukan pengurus DPD IWO Indonesia Kabupaten Sumedang
Penyerahan surat mandat yang langsung diserahkan oleh Ketua Harian DPP IWO Indonesia Ryan S Kahman, S.Kom didampingi Sekjend DPP IWO Indonesia Epih Fauzi serta Wakil Bendahara DPP IWO Indonesia Nina Susanti dan unsur pengurus lainya.Senin 18/07/22

Usai menyerahkan mandat tersebut ketua Harian DPP IWO Indonesia Ryan S Kahman, S. Kom mengatakan bahwa dirinya mewakili Ketua Umum IWO Indonesia Bapak NR. Icang Rahardian menyerahkan mandat pembentukan pengurus DPD IWO Indonesia Kabupaten Sumedang.

“Didampingi sekjen dan wakil Bendum IWO Indonesia kami menyerahkan mandat pembentukan pengurus DPD IWO Indonesia Kabupaten Sumedang kepada sdr Galih Cahyadi” jelas Ketua Harian DPP IWO Indonesia.

Dikatakannya, DPD IWO Indonesia Kabupaten Sumedang kedepan harus dapat merealisasikan angggaran dasar dan rumah tangga IWO Indonesia khususnya dalam hal menganyomi dan memperjuangkan harkat martabat, masalah hukum, kesejahteraan, dan kualitas SDM insan Pers khususnya di kabupaten Sumedang.

“Sesuai visi dan misi IWO Indonesia, kita harus mendapatkan layanan dari organsiasi, perusahaan Pers dan para wartawan yang tergabung ke IWO Indonesia berhak mendapatkan perlindungan, pendampingan terhadap perusahaan dan wartawan dalam semua permasalahan profesinya, terutama soal urusan hukum karena pemberitaan, IWO IndonesiaI sebagai organsiasi Pers harus yang terdepan untuk memperjuangkannya,” urai Ryan S Kahman kepada awak media.

Ryan S Kahman berharap kepada seluruh jajarannya agar tetap satu komitmen dan kompak dalam menjalankan roda organisasi kedepan.

“Dengan adanya organisasi ini saya harapkan kita sebagai jurnalis di kabupaten Sumedang bisa makin bersatu dan kompak untuk menjalankan tugas kita yang penuh resiko, dan saling mendukung satu sama lain, jika ada masalah kita pecahkan secara kekeluargaan dan saling evaluasi diri menuju yang lebih baik,” katanya.

Dikatakannya, kita harus saling bahu membahu untuk mewujudkan tupoksi Organisasi Pers secara profesional, dan jangan menyimpang dari anggaran dasar, kita harus mampu membangun komunikasi dengan semua pihak.

“IWO Indonesia dan Pers yang ada bukan musuh pemerintah atau siapapun, tetapi kita adalah insan Pers harus menjadi pembawa informasi yang benar, mengedukasi, dan sekaligus menciptakan kehidupan ekonomi, baik bagi anggota maupun untuk masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu Calon Sekretaris IWO Indonesia DPD Kabupaten Sumedang Asep Ruhiyat didampingi Calon Bendahara Devi Koesnendar menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua Umum IWO Indonesia Bapak NR. Icang Rahadian, SH yang telah memberikan kepercayaannya dalam pembentukan pengurus DPD IWO Indonesia kabupaten Sumedang kepada dirinya.

“Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus kami jalankan dan dipertanggung jawabkan. Secepatnya kami akan membentuk struktur pengurus DPD IWO Indonesia Kabupaten Sumedang,” pungkas Calon Sekretaris DPD IWO Sumedang Asep Ruhiyat. (Red)

Satres Narkoba Polres Metro Bekasi Ungkap Peredaran Narkoba Lintas Kabupaten

0

Satres Narkoba Polres Metro Bekasi Ungkap Peredaran Narkoba Lintas Kabupaten

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Satres Narkoba Polres Metro Bekasi gelar beberapa kasus narkoba yang berhasil diungkap, Press Realease yang dipimpin oleh Kasat Narkoba Kompol Dedi Herdiana, SH., M.H, di Mapolres Metro Bekasi, Senin 18/07/2022.

Kompol Dedi mengatakan bahwa kasus yang diungkap ini terdiri dari 7 tersangka yang peredaranya bukan hanya di Kabupaten Bekasi yaitu Kota Bekasi hingga Kabupaten Karawang.

“Disini ada 7 tersangka, seluruhnya adalah pengedar narkoba, mereka bukan hanya mengedarkan di wilayah kabupaten Bekasi tetapi Kota Bekasi juga kabupaten Karawang,” Terangnya.

Dedi juga menjelaskan ke 7 tersangka tersebut merupakan pengedar ganja, shabu hingga obat obatan golongan G seperti Eximer, Tramadol dan lainya.

“Semua ini adalah pengedar Shabu, Ganja dan juga obat obatan golongan G seperti Eximer, Tramadol dan lainya, yang berhasil kita amankan,” Jelasnya.

Kasat Narkoba juga mengatakan bahwa para pelaku berbeda beda cara dalam mengedarkan narkoba, ada yang sistem Cash On Delivery (COD), Sistem Tempel hingga melalui Media Sosial.

“Seluruh pelaku dalam mengedarkan narkoba ini bermacam macam, ada yang COD, Sistem tempel hingga Melalui Medsos,” Terangnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti Shabu sebanyak 84,11 gram, ganja sebanyak 333, 58 gram, Obat Eximer/Trihexpenedil sebanyak 9.132 butir dan Tramadol sebanyak 3.328 butir.

Para pelaku pengedar narkoba tersebut dikenai ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

Satres narkoba sendiri berhasil mengungkap 28 kasus narkoba dan 15 diantaranya dilakukan retorative justice (sebuah proses dimana semua pihak yang berkepentingan dalam pelanggaran tertentu bertemu bersama untuk menyelesaikan secara bersama-sama untuk menyelesaikan secara bersama-sama begaimana menyelesaikan akibat dari pelanggaran tersebut demi kepentingan masa depan).

(Redaksi)

Ini Dia Drama Korea Yang Tidak Lulus Sensor Karena Banyak Adegan Kekerasan hingga Adegan Ranjang

0

Ini Dia Drama Korea Yang Tidak Lulus Sensor Karena Banyak Adegan Kekerasan hingga Adegan Ranjang

JAKARTA – Drama Korea yang tidak lulus sensor sering diakibatkan karena beberapa hal. Salah satunya menampilkan adegan kekerasan yang dianggap sadis hingga adegan ranjang yang terlalu vulgar. Muatan dewasa tersebut dinilai tidak pantas untuk ditayangkan lantaran melanggar norma sosial yang ada.

Selain itu, adegan-adegan pada drama Korea ini juga dianggap bisa memberikan pengaruh buruk. Tak heran jika sejumlah drama Korea harus berurusan dengan lembaga sensor hingga menuai kecaman akibat hal tersebut. Meski demikian, drama Korea masih menjadi tontonan favorit, termasuk bagi masyarakat Indonesia.

Berikut daftar drama Korea yang tidak lulus sensor seperti dirangkum dari kanal YouTube Nonton Bareng, Minggu (17/7/2022).

1.Our Gab Soon

Foto/Asianwiki

Drama Korea yang tidak lulus sensor pertama adalah Our Gab Soon. Drama ini diperankan oleh Kim So Eun dan Song Jae Rim. Diceritakan Gab Soon ingin mengakhiri hubungan dengan kekasihnya Gab Dol. Namun Gab Dol tak ingin dan justru memaksa untuk mencium Gab Soon. Adegan ini menuai kontroversi karena dianggap mengandung kekerasan terhadap wanita.

2. Cruel Palace War of Flowers

Foto/Asianwiki

Selanjutnya ada Cruel Palace War of Flowers. Drama ini menuai sejarah karena tayang sebanyak 50 episode. Kendati demikian, drama ini juga sempat menuai kontrovesi karena menampilkan adegan pemainnya yang sedang menyusui. Adegan tersebut dianggap tidak cocok karena drama tersebut mengangkat tema sejarah.

3. Cruel Temptation

Foto/Asianwiki

Drama Korea yang tidak lulus sensor yang terakhir ada Cruel Temptation. Populer pada 2008, drama ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris terkenal Korea seperti Jang Seo Hee, Kim Seo Hyung, Lee Jae Hwang, Byeon Woo Min dan masih banyak lagi. Crue; Temptation mengusung genre melodrama bertema keluarga. Namun banyak adegan ranjang vulgar yang ditayangkan di drama ini.

Bahkan pada 2012, drama ini sempat tayang di Indonesia dan mendapat kecaman dari KPI. Adapun jenis pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran adegan seksual, norma kesopanan dan kesusilaan, serta ketentuan sensor.

Artikel : Sindonews

FajarPaper Serahkan Bantuan Sebanyak 93 Ekor Kambing dan 3 Ekor Sapi Untuk Qurban Hari Raya Idul Adha

0

FajarPaper Serahkan Bantuan Sebanyak 93 Ekor Kambing dan 3 Ekor Sapi Untuk Qurban Hari Raya Idul Adha

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka di Indonesia, turut ikut serta merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 H dengan memberikan hewan kurban, berupa 93 ekor Kambing dan 3 ekor Sapi kepada masjid, musholla, panti asuhan dan instansi pemerintahan di sekitar FajarPaper pada hari Kamis (07/07) dan jum’at (08/07). Penyerahan ini dilakukan dengan adanya bantuan dari karyawan FajarPaper yang tergabung sebagai tim ESG (Environment Social and Governance).

Jefri D. Tambunan selaku General Manager HR FajarPaper menyampaikan pada Kamis (07/07), “Hari ini FajarPaper turut merayakan Hari raya Idul Adha dengan menyerahkan 93 ekor kambing dan 3 ekor sapi yang sudah memiliki surat sehat dari dokter hewan Dinas Pertanian. semoga hewan kurban yang kami berikan dapat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan.”

Ibu Effi dr Yayasan Al Muthmainnah mengutarakan, “Terimakasih kami ucapkan kepada FajarPaper karena telah ikut berpartisipasi kembali memberikan hewan kurban dalam merayakan Idul Adha tahun ini. Semoga FajarPaper selalu sukses dan tambah banyak rezekinya.”

Bapak Haji Agus selaku DKM Masjid Agung Nurut Taqwa menyampaikan, “Alhamdulillah, Bantuan hewan qurban dari FajarPaper berupa 6 kambing telah diserahterimakan pada hari ini (07/07) dan untuk pemotongan hewan qurban akan dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha pada tanggal 10 Juli 2022. Terima kasih dan mudah-mudahan amal FajarPaper bisa di terima Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

Bapak AKP Rusbrata SH sebagai Kasubsi Bidbin Siwas dan Seksi Penerimaan Hewan Qurban dari Polrestro Bekasi menyampaikan pada Jumat (08/07), “Kami atas nama Panitia qurban Polrestro Bekasi berterima kasih kepada FajarPaper yang selalu turut berpartisipasi dalam kegiatan Hari Raya Idul Adha setiap tahunnya. Semoga hewan qurban yang diberikan bermanfaat bagi masyarakat yg menerimanya.”

Salah seorang karyawan dan merupakan bagian dari tim ESG dari FajarPaper, Aidil Azhari mengutarakan, “kami sebagai perwakilan keluarga besar karyawan FajarPaper senang bisa ikut terjun langsung membantu pendistribusian hewan qurban tahun ini, dan kami juga bangga terhadap program sosial FajarPaper yang peduli untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami harap program yang ada tetap berjalan dan semakin berkembang, baik untuk masyarakat maupun keluarga besar karyawan FajarPaper.”

FajarPaper yang saat ini mempekerjakan hampir 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke manca negara, senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, maupun lingkungan. Beberapa kegiatan CSR yang telah dilakukan FajarPaper dalam membantu penanganan wabah Covid-19 yang lalu diantaranya adalah mendonasikan 1 unit kendaraan mobile lab PCR kit kepada BNPB, berkolaborasi dengan KBRI Singapura dan Diaspora Indonesia di Singapura dengan mendonasikan 12 Unit Oxygen Generator yang tersebar di RSUD di perkotaan sampai ke pelosok daerah dan mendonasikan hampir 35.000 paket sembako kepada masyarakat melalui berbagai instansi serta berbagai kegiatan donasi lainnya.

(Redaksi)

Dua Kubu Ormas Yang Sempat Bentrok di SGC Cikarang Sepakat Berdamai

0

Dua Kubu Ormas Yang Sempat Bentrok di SGC Cikarang Sepakat Berdamai

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Sebelumnya bentrokan antar kedua Ormas terjadi di wilayah Jalan RE Martadinata ( SGC) hingga jalan layang Cikarang Utara Kabupaten Bekasi terjadi pada Rabu kemarin pada (13/07/22) yang diduga karena kesalahpahaman antar dua kubu Ormas tersebut.

Terkait bentrokan tersebut, Dua Sekertaris dari LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi dan GMPI DPD Kabupaten Bekasi mendatangi Polres Metro Bekasi guna meredam kekisruhan yang terjadi di anggota anggota nya yang berselisih tegang karena kesalahpahaman. Kamis Malam (14/07/22)

Samsudin Sekdis GMBI Kabupaten Bekasi datang ke Polres Metro Bekasi bertindak untuk atas nama diri sendiri dan organisasi menjelaskan bahwa kedua pihak yang hadiri juga Sekjend GMPI DPD Kabupaten Bekasi Agus Karna Mubaidilah, telah sepakat membuat perjanjian damai.

“Berkaitan dengan kesalah pahaman antara kelompok LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi dan LSM DPD GMPI Kabupaten Bekasi yang terjadi pada hari Rabu tanggal 13 Juli 2022 pukul 18.10 WIB di wilayah Cikarang Utara, bahwa kejadian tersebut hanya kesalahpahaman,” Kata Samsudin Sekdis LSM GMBi

Menurutnya kesalahpahaman tersebut dilakukan oleh oknum masing masing LSM dan dalam perjanjian tertulis tersebut keduanya sanggup menahan diri untuk tidak melakukan aksi balas dendam.

“Pihak LSM DPD GMPI Kab. Bekasi bersedia mencabut Laporan Polisi dengan nomor :
LP/B/1583/VII/2022/SPKT/Polres Metro Bekasi, itu juga tertuang di perjanjiannya,” Tambahnya

Kedua belah pihak tetap akan menjaga situasi kuantibmas guna menciptakan kondusifitas di
wilayah Kab.Bekasi dan Apabila salah satu pihak mengingkari surat kesepakatan bersama ini maka bersedia diproses secara hukum sebagaimana peraturan perundang undangan yang berlaku.

(Ron)

Peran Perempuan Indonesia Semakin Meningkat Dongkrak PDB Nasional

0

Peran Perempuan Indonesia Semakin Meningkat Dongkrak PDB Nasional

GUE JABAR | Jakarta, FMB9 – Ketua Umum Panitia Nasional MCWE G20 2022 Lenny N. Rosalin mengatakan, peran perempuan di Indonesia semakin meningkat dari waktu ke waktu. Menurutnya, banyak sektor pembangunan yang melibatkan peran perempuan.

“Banyak bidang yang dulu belum bisa dimasuki oleh perempuan, sekarang perempuan sudah bisa masuk ke dalamnya,” kata Lenny dalam diskusi daring yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema “Perempuan Berdaya untuk Pulih Bersama” pada Kamis (14/7/22).

Namun, Deputi Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA ini juga tak menampik kuatnya budaya patriarki di Tanah Air. Budaya patriarki ini, jelas Lenny, masih “menghambat” perempuan untuk berperan. Lebih utamanya dalam mendukung berbagai pembangunan nasional.

“Tetapi tentunya, ada juga yang masih “menghambat” perempuan untuk lebih berperan di bidang-bidang pembangunan. Jadi seperti kita semua tahu ya, salah satunya adalah budaya di masyarakat kita yang masih sebagian besar menerapkan budaya patriarki,” paparnya.

Lenny menambahkan, terdapat gap yang cukup besar antara partisipasi angkatan kerja perempuan jika dibandingkan dengan laki-laki. Hingga saat ini, kata Lenny, angkatan kerja perempuan baru menyentuh angka 54,3% pada 2021, sementara laki-laki sudah mencapai 82%.

Padahal, kata Lenny, jika perempuan diberikan akses lebih agar bisa berpartisipasi dan ikut serta dalam pengambilan keputusan, maka produk domestik bruto (PDB) akan naik. Bahkan, menurut studi McKinsey, dengan menaikan 3 persen saja angkatan kerja perempuan, maka PDB akan naik mencapai US$135 milliar.

“Kita harus mengejar ketertinggalan ini, memberikan kesempatan kepada perempuan. Karena studi McKinsey menyebutkan kalau kita bisa menaikan partisipasi perempuan, maka sebetulnya produk domestik bruto kita bisa naik. Studi itu menyebutkan kalau kita bisa menaikkan partisipasi angkatan kerja perempuan 3% saja ya, itu PDB Indonesia tuh bisa naik US$ 135 miliar,” paparnya.

Lenny berharap, melalui aliansi G20 EMPOWER dan Engagement Group Women20 atau W20, seluruh pihak dapat meningkatkan kualitas hidup para perempuan Indonesia dengan bersinergai, bekerjasama memberikan ruang bagi perempuan untuk mengaktualisasikan dirinya.

“Karena pepatah juga membuktikan bahwa memberdayakan perempuan, itu akan memberikan dampak multiplier. Jadi tidak hanya pada perempuan, tetapi juga pada keluarga, masyarakat dan bangsa,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu, Tim Juru Bicara G20 Maudy Ayunda mengatakan hingga saat ini, jumlah perempuan Indonesia mencapai 49,5 persen dari total populasi. Mayoritas dari mereka, kata Maudy, adalah kategori usia produktif.

Mengutip Michele Obama (istri mantan Presiden Ameriak serikat Barack Obama) yang mengatakan, tidak ada negara yang bisa benar-benar berkembang jika menghambat potensi perempuannya dan menghilangkan kontribusi dari separuh warganya.

Menurut Maudy, negera harus peduli pada perempuan dan memberikan jalur-jalur yang dapat mendukung terciptanya kesetaraan gender. Dengan memberikan ruang bagi perempuan untuk berkarya, maka negara dapat mencapai kemajuan.

“Jadi kalau kita ingin negara kita maju maka kita juga perlu menaruh perhatian pada isu pemberdayaan perempuan. Kita harus peduli dan memberikan jalur-
jalur yang betul-betul mendukung kesetaraan karena perempuan memiliki kemanusiaan yang sama dan berhak,” ungkapnya.

(Redaksi)

Berbagi Kebahagiaan, Owner Wisata Kawung 3 Sembelih Hewan Qurban

0

Berbagi Kebahagiaan, Owner Wisata Kawung 3 Sembelih Hewan Qurban

GUE JABAR | Kabupaten Bekasi – Dalam Rangka Merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 H, Ketua Umum LSM Sniper Inonesia yang juga Owner Wisata Kawung 3 Bojong Rangkas menyerahkan 3 Ekor Sapi Qurban.

Penyembelihan hewan qurban bertempat di Kp Ciranggon Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Senin (11/07/2022).

Dalam kesempatan hari raya idul adha ini, Owner Wisata Kawung 3 Bojong Rangkas yang juga Ketua Umum LSM Sniper Indonesia yang kerap disapa Mbah Goen menyerkah 3 Ekor Sapi kepada panitian untuk disembelih dan dibagikan kepada warga sekitar.

Dikatakan Ketua Panitia, Ustad Abdul Hamid, Ini bentuk rasa syukur dari Pak Gunawan beserta keluarga untuk membagi kebahagiaan kepada masyarakat sekitar.

“Artinya pengorbanan kita memberikan apa yang kita cintai dari harta benda kepada orang lain dengan maksud ibadah kepada Allah SWT”, tuturnya.

Ia juga menilai hal ini menjadi contoh untuk kita semua . Apalagi menurutnya, Pak Gunawan Tokoh Kabupaten Bekasi, Yang artinya ketika mempunyai harta lebih, mampu memberikan kebahagian untuk orang lain. Jadikan hal itu contoh positif untuk kita semua.

Ustad Abdul Hamid juga menyampaikan bahwa, 3 ekor sapi qurban yang disembelih dibagikan kepada 245 penerima atau KK yang memiliki kupon penukaran.

“Alhamdulillah, tahun ini 250 penerima yang menerima daging qurban dari Pak Gunawan yang kita salurkan sebagai Panitia”, Ucapnya.

Ustad Abdul Hamid mengatakan, penyerahan daging qurban ini juga sebagai salah satu bentuk ibadah dan kepedulian maupun berbagi kebahagian terhadap masyarakat sekitar.

Dikatakan Ketua panitia qurban Ustd Abdul Hamid, Setelah pelaksanaan kegiatan qurban ini, Akan ditutup dengan acara santunan anak yatim piatu.

“Acara qurban ini akan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak kita (yatim-piatu)”. Tuturnya.

(Ah)

Masyarakat Yang Menyambut Jemaah Haji Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

0

Masyarakat Yang Menyambut Jemaah Haji Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

GUE JABAR | Jakarta, FMB9 – Plh. Dir. Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU Kementerian Agama, Susari mengimbau masyarakat penjemput jemaah haji yang pulang dari Arab Saudi agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini dikatakan Susari dalam diskusi daring yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema “Prokes Kepulangan Jemaah Haji” pada Senin, (11/7/22).

Menurut Susari, penyambutan kepulangan jemaah haji merupakan sebuah tradisi dalam budaya di Tanah Air. Tradisi ini sudah mengakar dalam masyarakat Indonesia.

“Ini sudah menjadi tradisi kalau satu jemaah pulang ya, itu biasanya yang jemput lebih dari satu. Bahkan bisa 2, 3 hingga 4 mobil yang akan menjemput ke asrama embarkasi,” tutur Susari.

Dalam perhitungan, Susari menjelaskan, andaikata satu orang jemaah haji dijemput 3 atau 4 mobil dan satu mobil memuat 4 atau 5 orang, artinya bisa diprediksi berapa jumlah orang yang akan berkumpul di satu titik, dalam hal ini asrama embarkasi.

“Ini baru di asrama haji. Bahkan nanti ketika pulang ke rumah masing-masing, ada juga tradisi kita di mana saudara, handaitaulan itu datang berkunjung. Bahasa agamanya mencari berkah,” ujarnya.

Titik Rawan Kajian Asrama haji dan rumah di kampung halaman, menurut Susari, adalah titik-titik rawan yang harus menjadi bahan kajian dan evaluasi bagi pengambil kebijakanuntuk melakukan treatment yang tepat kepada masyarakat terkait penanganan
covid-19.

Maka dari itu, Susari mendorong pemerintah terus melakukan edukasi dan sosialisasi. Dengan edukasi dan sosialisasi yang terus menerus, kata Susari, masyarakat diharapkan tidak lalai terhadap protokol covid-19, terutama selama menyambut kepulangan anggota keluarga yang menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

“Terus melakukan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat agar tidak lalai terhadap protokol kesehatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Susari menambahkan, jemaah haji yang akan pulang ke Tanah Air dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan berangkat mulai tanggal 15 sampai 30 Juli mendatang.

“Jemaah haji yang pulang akan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama, mereka mendarat Madinah kemudian pulang ke Tanah Air lewat Jeddah, mulai dari tanggal 15 sampai dengan 30 Juli,” paparnya.

“Kemudian untuk yang gelombang kedua, itu sebaliknya yaitu mereka mendarat di Jeddah kemudian pulang ke Indonesia melalui bandara di Madinah, mulai dari 31 Juli hingga 14 Agustus 2022,” imbuhnya.

Ketika ditanya soal jemaah haji yang dinyatakan positif beberapa hari jelang keberangkatan ke Tanah Air, Susari mengatakan tim media yang akan mengatur dan mengurus semuanya.

“Andai mereka bergejala dan diperiksa itu positif, mereka akan diatur oleh tim medis yang ada di sana. Jadi kerjasama ini sudah sangat bagus. Jemaah haji itu mendapat pendampingan kesehatan mulai dari asrama haji sampai pulang ke rumah, bahkan pemantauan kesehatan juga,” ucapnya.

Terkait biaya bila terjadi penundaan pemulangan bagi jemaah haji yang dinyatakan terpapar covid-19, Susari mengatakan biaya tidak dibebankan kepada jemaah haji. Sebab, mekanisme sudah mengatur terkait asuransi dan lain-lain.

“Sudah diatur mekanisme pembiyaan. Jadi tim yang akan mengurus semuanya itu, ditanggung oleh BPIH. Itu kan ada asuransi dan segala macam,” tutup Susari.

(Redaksi)

Akhir Dari Pelarian Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi, Dapatkan Hadiah Timah Panas dari Polisi

0

Akhir Dari Pelarian Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi, Dapatkan Hadiah Timah Panas dari Polisi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Satuan Unit Reskrim Polsek Sukatani bersama Unit Jatanras Polres Metro Bekasi akhirnya berhasil menangkap pelaku penyiraman air keras kepada Anak, Istri dan Mertua di Kp.Jagawana, Desa Sukarukun Kecamatan Sukatani Bekasi.

Pelaku Kenzi tak berhasil ditangkap setelah timah panas menembus kakinya karena disaat akan ditangkap pelaku hendak melarikan diri.

“Hendak melarikan diri saat penangkapan akhirnya diberikan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku,” Terang Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan di Mapolres Metro Bekasi, Senin 11/07/2022.

Kapolres juga menjelaskan bahwa pelaku dalam persembunyianya masih berada di wilayah Bekasi sehingga polisi dapat melacak keberadaan pelaku.

“selama 3 minggu kabur pelaku masih di Bekasi sehingga dapat dilacak oleh polisi, namun pelaku selalu berpindah tempat, dan sempat juga di makam kramat,”Jelasnya.

Kapolres juga mendapatkan fakta baru bahwa pelaku melakukan aksinya tidak sendiri, melainkan bersama salah satu rekanya yang mengendarai motor dan kini statusnya menjadi DPO polisi.

“Tersangka tidak sendiri kini polisi sedang memburu rekan pelaku yaitu A, kini statusnya DPO,” Terang Kapolres.

Saat awak media bertanya kepada pelaku motif dari penyiraman air keras ini karena sakit hati kepada korban (istri pelaku) karena menolak untuk hidup bersama kembali dan pelaku cemburu karena istrinya sudah memiliki pria idaman lain dan pelaku sudah mempersiapkan dengan sudah membeli air keras 7 hari sebelum kejadian.

“Ya sakit hati bang, ditambah sering jalan sama cowok, pada malam itu juga baru habis pulang sama cowok jam 12 malam, dan sekira jam 3 pagi saya datang mendobrak rumah lalu menyiram air keras, saya sudah menyiapkan air keras selama 7 hari,” Terang Pelaku.

Saat ditanya mengapa tega menyiram air keras jepada anak kandungnya Kenzi menjawab bahwa dirinya tidak melihat anak kandungnya saat melakukan penyiraman, karena yang terlihat hanya ibu mertua dan istrinya saja.

“Saya ngga liat bang, yang saya liat cuma ada 2 orang istri sama mertua saya ajah,” Tegasnya.

Sebelumnya sempat viral kejadian penyiraman air keras kepada 1 keluarga di Kp.Jagawana Desa Sukarukun, Sukatani Bekasi, pada 20/06/2022, yang dilakukan oleh suami korban, korban diantranya istri anak dan ibu mertua dari pelaku, dan setelah menyiram air keras pelaku melarikan diri.

Pelaku diancam dengan pasal berlapis yaitu pasal undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang perlindungan anak kemudian pasal 353 dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman 12 hingga 15 tahun penjara.

(Redaksi)