Home Blog Page 292

Peringati Hari Jadinya, AOB Berkomitmen Bantu dan Advokasi Masyarakat

0

GUEJABAR.COM || Kabupaten Bekasi – Aliansi Ormas Bekasi (AOB) berkomitmen agar Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, dan menjalankan fungsi sosial kontrol terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum (Ketum) AOB, Zainal Abidin, dalam peringatan hari jadi AOB yang kesembilan di kediaman Ketum AOB di Perumahan Dukuh Bima, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Senin (23/8).

Hadir dalam kegiatan tersebut Tokoh Masyarakat Bekasi yang juga Pembina AOB Haji Ata Suryadi, Aktivis Bekasi Haji Dedi, Sekretaris KONI Kabupaten Bekasi Abdul Halim, serta sejumlah pimpinan Organisasi Masyarakat (Ormas) di wilayah Bekasi.

Dalam rangka memperingati hari jadi yang kesembilan ini, AOB menggelar sejumlah rangkaian kegiatan-kegiatan sosial dalam seminggu terakhir seperti membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, dan santunan kepada seratus anak yatim dan dhuafa.

Dalam kesempatan tersebut, Zainal menyampaikan jika AOB tengah mencari figur pemimpin yang tepat untuk Kabupaten Bekasi kedepan. Sosok pemimpin yang amanah dan membantu masyarakat Kabupaten Bekasi, bukan hanya janji-janji politik. Dirinya menilai jika selama ini Pemda Kabupaten Bekasi melalui Kesbangpol kurang merangkul Ormas dan LSM di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Kita ingin Kesbangpol itu duduk bareng dengan teman-teman Ormas dan LSM. Kita berharap Kesbangpol tidak hanya retorika, mencatat dan mencatat, kita berharap Kesbangpol itu memberikan edukasi supaya Ormas dan LSM itu bisa bermanfaat di tengah masyarakat Kabupaten Bekasi,” tegas Zainal kepada para awak media.

Zainal menegaskan jika pihaknya selalu berupaya untuk mempersatukan Ormas dan LSM di wilayah Kabupaten Bekasi, dalam rangka menciptakan wilayah Kabupaten Bekasi yang kondusif. Karena menurutnya wilayah Kabupaten Bekasi mempunyai potensi dengan adanya kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

“Tetapi dengan potensi tersebut apa yang didapatkan oleh Ormas dan LSM di Kabupaten Bekasi, hal itulah yang seharusnya menjadi perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi agar ada keseimbangan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” paparnya.

Zainal meminta agar Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mempunyai kebijakan-kebijakan yang jelas untuk Ormas dan LSM. Duduk bersama dengan Ormas dan LSM. “Meski demikian kami mengerti jika kewenangan Pj itu terbatas, dan harus selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat,” tandasnya.

(Red)

2.000 Lebih Santri dan Warga Ikuti Vaksinasi di Ponpes Raudlatul Muta’allimin

0

GUE JABAR || Indramayu – Para Santri dan Warga yang bertempat tinggal di sekitar Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Falah, Raudlatul Muta’allimim Blok Kepolo, Desa Singaraja, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, mengikuti kegiatan vaksinasi massal yang diselenggrakan oleh Polda Jabar bekerjasama dengan Raudlatul Muta’allimin. Adapun jumlah sasaran atau target masyarakat yang akan dilakukan Vaksinasi sekitar 2000 Orang dengan jenis Vaksin Sinovac dan Astrazaneca.

Kegiatan tersebut dalam rangka mempercepat program vaksinasi PRESISI kepada masyarakat dan dapat memberikan percontohan kepada masyarakat lain yang belum melaksanakan Vaksinasi serta mencegah penyebaran Virus Covid 19, Hal ini disampaikan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs Ahmad Dofiri, M.Si.

Kegiatan Vaksinasi Massal ini juga turut dihadiri selain Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs Ahmad Dofiri, M.si, juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Indramayu, Para PJU Polda Jabar, Dr. H. Adib, M.Ag. (Kakanwil Kemenag), KH. Hasan Nuri Hidayatulloh (Ketua PWNU Jawa Barat), KH. Syairozi Bilal (Pimpinan Ponpes Raudlatul Muta’allimin).

Hal itu disampaikan Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, saat menyaksikan vaksinasi massal di ponpes tersebut.

‘’Kalau kyai dan santrinya divaksin, maka yang lainnya juga akan mengikuti. Seperti yang terlihat di sini, banyak warga yang juga ikut vaksinasi,’’ kata Dofiri.

Kapolda mengungkapkan, penyebaran Covid-19 di Jabar saat ini dalam kondisi landai. Salah satunya ditandai dengan tingkat bed occupancy rate (BOR) yang cukup rendah.

‘’Untuk itu, inilah saatnya kita memberikan serangan balik pada virus Corona melalui vaksinasi. Ini penting untuk mencapai herd imunity,’’ tegas Irjen Pol Dofiri.

Irjen Pol Dofiri juga menyatakan, selain vaksinasi, upaya lain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 adalah melalui penerapan protokol kesehatan, dengan menerapkan 5M memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan mencegah kerumunan.

Kapolda juga mengatakan bahwa stok vaksin saat ini memang agak sedikit mengalami kekurangan. Namun, pemerintah pusat sudah menjanjikan stok vaksin akan banyak dan mencukupi jumlahnya.

Kapolda juga menagaskan bahwa “Vaksinasi sangat penting disuntikan ke masyarakat, Jawa Barat sekitar 50 juta penduduk terbesar di Indonesia hampir 20 persen, untuk mencapai kekebalan kelompok 70 persen, berarti harus ada 37 juta yang harus divaksin, sedangakan sekarang 12 juta yang sudah divaksin sehingga masih jauh dari target. Untuk mencapai 25 juta pada akhir tahun, maka dalam sehari harus 400.000 masyarakat yang harus divaksin.” Tegasnya.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an Darul Falah, KH Syairoji Bilal, menyebutkan, jumlah santri dan warga yang divaksin hari ini mencapai 2.200 orang. Dia pun berterima kasih pada kapolda dan jajarannya yang mendukung kegiatan vaksinasi di ponpes yang dipimpinnya tersebut.

‘’Kami pun mendukung kegiatan vaksinasi di Jawa Barat,’’ tandas Syairoji.

LPBINU Kota Bekasi Rekomendasikan Anggota Sebagai Relawan Satgas Covid-19, BNPB Pada Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat

0

Guejabar.com || Kota Bekasi – Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 memasifkan pembagian masker kepada masyarakat melalui Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat.

Gerakan ini dimaksudkan agar program pemerintah sebagaimana disampaikan oleh Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan khususnya memakai masker bisa dilaksanakan oleh semua lapisan masyarakat.

Selama ini, untuk masyarakat khususnya golongan ekonomi lemah, memakai masker memiliki implikasi kewajiban untuk membeli masker yang mungkin menjadi hal yang memberatkan. Untuk menanggulangi hal ini, BNPB akan memasifkan pembagian masker gratis khususnya di titik-titik aktifitas masyarakat seperti pasar, tempat ibadah dan lain-lain. Untuk gelar pertama, kegiatan ini akan dilakukan di wilayah Penyangga Ibu Kota Jakarta yang dimulai dari hari senin hingga saat ini masih berjalan. Selanjutnya kegiatan ini akan diteruskan di provinsi-provinsi lain di Indonesia.

Agung Lesmana S.E Ketua LPBINU Kota Bekasi antusias menyongsong gerakan Mobil Masker yang diadakan oleh BNPB dengan rekomendasikan anggota terbaik sebagai Relawan Satgas Covid-19 BNPB pada program Gerakan Mobil Masker tersebut.

“Saya sangat antusias dengan Program Gerakan Mobil Masker yang direalisasikan oleh BNPB, sehingga kami dari LPBINU Kota Bekasi merekomendasikan anggota terbaik kami agar dapat ikut andil pada kegiatan Mobil Masker tersebut. Sehingga kita bisa bersama-sama membantu pemerintah dalam memutus penyebaran virus Covid-19 di beberapa Kota penyanggah bilkhusus di Kota bekasi,”Ucap Agung.

“Seharusnya Pemerintah Kota Bekasi dan LPBINU Kota Bekasi segera mungkin bersama-sama saling membangun sinergitas dalam memperhatikan dan menghimbau kepada Masyarakat Kota Bekasi untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan, guna meminimalisir terpaparnya masyarakat dari virus Covid-19 yang kini tengah kita hadapi di kota Bekasi,”Tegasnya.

Sebanyak 20 armada Mobil Masker BNPB dan kurang lebih 60 anggota Duta Perubahan Perilaku termasuk anggota dari Lembaga Penanggulangan Bencana Dan Perubahan Iklim NU Kota Bekasi, kemudian menuju ke sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Sesuai rencana, tim-tim yang bertugas bersama Mobil Masker BNPB tersebut akan menyisir ke beberapa titik lokasi yang tersebar di wilayah Tangerang, Depok, dan Bekasi.

Sasaran pembagian masker ini mengarah ke beberapa tempat aktivitas masyarakat seperti pasar tradisional, pedagang kaki lima, terminal dan stasiun.

Melalui kegiatan Mobil Masker BNPB tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih patuh dan disiplin protokol kesehatan, meliputi kesadaran untuk selalu meningkatkan disiplin memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

(Red)

Satreskrim Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Curas, Diantaranya Sempat Viral

0

Satreskrim Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Curas, Diantaranya Sempat Viral

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Polres Metro Bekasi gelar perkara kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) di beberapa wilayah yang berhasil diungkap oleh Jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Bekasi, Senin (23/08/2021).

Satreskrim Polres Metro Bekasi berhasil menangkap dan mengungkap kasus Curas dan beberapa diantaranya sempat viral di media sosial.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, S.I.K.,M.Si menjelaskan satu per satu perkara dari beberapa kasus yang berhasil diungkap jajaran Reskrim Polres Metro Bekasi, diantaranya dari Polsek Babelan, Polsek Pebayuran dan Polsek Sukatani.

Seperti halnya kejadian yang sempat viral di medsos dan tersebar luas melalui video, bahwa telah terjadi pembegalan di Jalan Jagawana, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi, pelaku mengincar calon korban yang lengah dan selalu melakukanya ditempat yang sepi.

“Dalam beberapa kejadian selalu pada waktu dini hari dan para pelaku selalu mengincar calon korban yang lengah dan selalu mengikuti hingga tempat yang sepi dan jarang para pengendara yang melintas,” Ucap Kapolres.

Seperti kejadian di babelan pelaku melancarkan aksinya sekira pukul 03.30 Wib, di Pebayuran sekira pukul 04.00 Wib dan di Sukatani sekira pukul 04.30 Wib.

“Jajaran Reskrim Polres Metro Bekasi berhasil mengamankan beberapa pelaku curas (Modus Begal) di beberapa kecamatan dan beberapa diantaranya masih dibawah umur,”Tambahnya.

“Dengan adanya kejadian ini saya menghimbau kepada seluruh orang tua agar menjaga anak remajanya agar selalu berada dirumah dan mengawasi pergaulan anaknya jangan sampai salah dalam bergaul,”Tutupnya.

Petugas berhasil mengamankan beberapa senjata tajam dalam berbagai bentuk, beberapa kendaraan pelaku dan korban serta handphone milik pelaku dan korban.

Para pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat 2 tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 Tahun penjara.

(Redaksi)

Gebyar Tahun Baru Islam 1443 H, Pegiat Sosial Lakukan Santunan dan Bedah Rumah Untuk 2 Anak Yatim

0

Gebyar Tahun Baru Islam 1443 H, Pegiat Sosial Lakukan Santunan dan Bedah Rumah Untuk 2 Anak Yatim

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Momen Tahun Baru Islam 1443 Hijriah dimanfaatkan oleh sejumlah orang untuk bisa berbagi pada sesama. Terutama berbagi pada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19.

Salah satunya yang dilakukan scoocy melalui program Gebyar tahun baru Islam, dengan berikan santunan kepada 250 anak yatim yang bertempat di kampung Ceger RT 002 RW 003 Desa Sukadarma Kecamatan Sukatani.

Selain santunan anak yatim, pegiat sosial juga lakukan bedah rumah dua anak yatim yaitu Selamet dan Misda.

Kegiatan bedah rumah jilid satu ini kami laksanakan untuk memacu para dermawan, juga pemerintah untuk saling bahu membahu bagi masyarakat yang kurang mampu, Alhamdulillah tahap pertama untuk anak yatim Selamet dan misda berjalan lancar.

Sapi’i dari IPSM yang biasa di sapa Bang Ben mengatakan, “kegiatan ini bentuk kerjasama antara scoocy ,IPSM dan Naga Hitam untuk masyarakat yang sangat membutuhkan,mungkin tidak sampai disini saja akan ada kegiatan bedah rumah jilid dua atau tiga juga bantuan-bantuan lainnya,”Ucap Sapi’i.

Masih kata bang Ben, “Kami selaku penggiat sosial ,mengajak untuk para donatur juga relawan lainya untuk bersama berbuat kebaikan, semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat buat masyarakat khususnya Sukatani umumnya kabupaten Bekasi,”terangnya.

(Way)

Adanya Oknum Pegawai Desa Karang Rahayu Hina Wartawan, Ketua PWI ; Semua Wartawan Tercederai

0

Adanya Oknum Pegawai Desa Karang Rahayu Hina Wartawan, Ketua PWI ; Semua Wartawan Tercederai

Guejabar.com Kabupaten Bekasi – Menyikapi terkait kutipan “Wartawan Gembel” yang dilontarkan oleh salahsatu oknum pegawai Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia dipesan Whatsapp grup desa itu diduga bermkasud melecehkan profesi Jurnalis.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Melody Sinaga mengatakan hal itu sudah jelas salah dan mencederai semua wartawan.

“Soalnya wartawan itu bukan orang gembel, wartawan itu orang-orang intelektual bahkan salah satu pilar keempat demokrasi,” ucapnya melalui via Whatsapp.

Namun yang jelas, kata dia, terlepas apapun itu kronologinya kalau dia menyebutkan ‘Wartawan Gembel’ itu sudah mencederai seluruh wartawan.

“Terkecuali dia bilang oknum wartawan, itu lain lagi halnya,” kata dia.

Sementara, Pimpinan Redaksi Jurnalindonesiabaru.com, Asep Saepullah menjelaskan salahsatu wartawan JIB mewawancarai Kepala Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia terkait program proyek Provinsi Jawabarat.

“Tanpa diketahui wartawan, oknum tersebut memidiokan wawancara itu secara diam-diam lalu menyebarkan vidio itu ke pesan Whatsapp group Aparat Desa Karang Rahayu,” jelas Asep.

Menanggapi unggahan vidio itu Kepala Desa Karang Rahayu, Ino Hermawati meminta tanggapan dengan menulis pesan.

“Bagai mana rekan-rekan menurut penilaian anda semua,” ucapnya dalam pesan Whatsapp.

Kata Asep, pertanyaan Kades Karang Rahayu menjadi pemicu terjadinya perkataan yang tidak pantas terhadap profesi wartawan.

“Wartawan gembel ora ada etikanya pisan lagi wawancara ama bu lurah ora pantes pisan jadi wartawan,” balasan pesan salah satu anggota grup Whatsapp Aparat Desa Karang Rahayu.

“Itu orang ngomong kakinya iket aja aph ga mau diem,” sambung anggota grup lainnya.

Tentunya, kata Asep, obrolan via pesan Whatsapp grup itu mencederai profesi seluruh wartawan.

“Redaksi media Jurnalindonesiabaru.com bakal melaporkan hal ini kepada penegak hukum, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal UU ITE,” tandasnya.

(Obet)

Maraknya Aksi Kejahatan Di malam Hari, Polsek Sukatani Terus Gencar Lakukan Patroli Malam Rutin

0

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Maraknya aksi kejahatan di malam hari, Kepolisian Sektor Sukatani Polres Metro Bekasi terus gencar lakukan Patroli malam rutin.

Kegiatan patroli malam yang terus dilakukan untuk mengantisipasi kejahatan malam yang marak di Wilayah Hukum Polsek Sukatani di Sepanjang jalan raya Sukatani dan Sukakarya.

IPTU WITRIONALDI, SH, MH Kanit Reskrim Polsek Sukatani mengatakan, kegiatan patroli malam berdasarkan aduan masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktifitas pada malam hari.

“Kita kerahkan semua anggota yang piket malam, untuk berpatroli tiap malam. Kita sisir sepanjang jalan yang rawan.” Kata Witri Jumat (20/08/21)

Ia menegaskan minimnya penerangan jalan dan tidak ada ronda malam di Wilayah Sukatani dan Sukakarya menjadi penyebab utama maraknya aksi kejahatan malam.

“Setiap malam Kita sisir jalan Sukatani dan Sukakarya, Gelap dan Sepi, Tidak ada yang Ronda dan sangat rawan tindak kejahatan.” Ujarnya

Menurutnya, tugas memberikan rasa aman masyarakat di malam hari tidak hanya tugas Aparat kepolisian, akan tetapi penerangan jalan Umum (PJU) minimal tingkat Desa juga diperlukan, dan tidak ada ronda malam menjadikan pelaku kejahatan leluasa.

Aparat Kepolisian Sektor Sukatani juga menghimbau Untuk aparat Pemerintah Setempat diharapkan memasang lampu penerangan di jalan dan adakan ronda mala untuk Menimimalisir tindak kejahatan pada malam hari di wilayah Sukatani dan Sukakarya,”Pungkasnya.

(Misnan)

Antusias Warga Sangat Tinggi Ikuti Vaksin, Keterbatasan Vaksin Jangan Sampai Menyurutkanya

0

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Antusias warga mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap I di 6 (enam) titik dan Tahap II di 2 (dua) titik secara massal yang digelar Polsek Cikarang di Gerai vaksin TNI-Polri Kecamatan Cikarang Utara, Jum’at, cukup tinggi.

Ini kolaborasi yang luar biasa. Mudah-mudahan akan terus terjaga semangat yang luar biasa ini, semangat warga Cikarang Utara dan Karang Bahagia yang sudah bergerak mengikuti vaksinasi secara masif,” kata Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim,SH, MH saat dikonfirmasi di temui Mapolsek Cikarang, Jum’at (20/08/2021).

Untuk itu, menurut Kompol Mustakim, pihaknya mengapresiasi secara serius pelaksanaan vaksinasi massal di delapan titik kali ini. Ia berharap juga semangat masyarakat Cikarang Utara dan Karang Bahagia dalam memerangi Covid-19 tidak akan padam.

“Meski antusias warga cukup tinggi saat mengikuti vaksinasi massal itu, mereka diatur oleh Bhabinkamtibmas seta Bhabinsa dan aparatur Desa dengan tetap menjaga disiplin protokol kesehatan yang ketat, “ujar Kompol Mustakim.

Kompol Mustakim menambahkan, pelaksanaan vaksinasi massal tersebut walaupun dengan stok vaksin yang terbatas merupakan bukti bahwa semua elemen masyarakat bahu membahu dalam melawan Covid-19.

“Kami berada di sini dalam rangka bahu membahu jangan ada yang terpisahkan antara kita semua untuk melawan Covid-19. Semoga ini menjadi awal langkah untuk mencapai herd immunity di Kecamatan Cikarang Utara dan Kecamata Karang Bahagia, “kata dia.

Seperti diketahui, Polsek Cikarang menyelengarakan Gerai vaksin TNI-Polri di lima titik, vaksinasi tahap ke II dengan kuota 250 dosis sinovak dan jumlah warga yang hadir 380 dan masih ada warga yang tudak mendapatkan vaksin.

Untuk di Desa Pasir Gombong vaksinasi tahap II sebanyak 250 dosis sinovak, namun warga yang hadir sebanyak 325 warga masih terdapat warga yang antusias belum tervaksin.

Sedangkan Gerai vaksinasi merdeka berani menyelenggarakan vaksinasi tahap 1 dosis moderna di SMAN 1 dengan jumlah dosis 200 vaksin dan warga yang hadir 242 orang masih tedapat warga yang belum tervaksin.

Puri Nirwana Residen Rw 08 sebanyak 200 dosis vaksin tahap 1 moderna, dengan jumlah yang hadir 260 orang masih terdapat warga yang antusias belum tervaksin.

Kemudian Grand Cikarang City Rw 13 sebanyak dosis 200 dosis vaksin tahap 1 moderna, dengan jumlah warga yang hadir 230 orang masih terdapat warga yang antusias belum tervaksin.

Desa Wangun Harja sebanyak 200 dosis vaksin moderna, dengan warga yang hadir mencapai 205 orang.

Desa Karang Mukti 200 dosis vaksin tahap 1 moderna, dengan jumlah warga yang hadir mencapai 204 orang masih terdapat warga yang antusias belum tervaksin.

Desa Simpangan 420 dosis vaksin tahap 1 moderna, dengan jumlah warga yang hadir mencapai 424 orang masih terdapat warga yang antusias belum tervaksin.

Antusias Kapolsek Cikarang dalam rangka mendukung program percepatan dan pemerataan vaksinasi guna herd imunity membentuk kekebalan, dengan di imbangi animo minat masyarakat dalam mengikuti kegiatan vaksinasi mencegah serta menekan penularan covid-19 di Cikarang, dukungan pemerintah dengan pengadaan stock vaksin yang di perkirakan baru mencapai 53% saja warga yang baru tervaksin berdasarkan data yang direkap oleh Binmas Polsek Cikarang, terbagi dari gerai vaksinasi TNI-POLRI, vaksinasi merdeka berani dan sebagian vaksin dari tempat bekerja (persahaan) ungkap Kapolsek Cikarang (kompol Mustakim,SH,MH,/Tutup).

(A.riri)

SGC Dibuka Kembali, Warga Yang Sudah Divaksin Yang Bisa Masuk

0

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Salah satu Mall Terbesar di Cikarang yang tutup selama PPKM Darurat kini sudah dibuka kembali, Kamis 19 Agustus 2021 dengan persyaratan yang sudah divaksin yang dapat memasuki untuk berniaga dan berbelanja itupun dengan kapasitas 50%.

Para pekerja wajib melakukan registrasi terlebih dahulu dengan melakukan scaning barcode untuk membuktikan bahwa sudah divaksin melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Dengan dibukanya kembali SGC disambut genbira para pekerja toko yang selama hampir 2 bulan dirumahkan salah satunya Yati yang bekerja di toko pakaian wanita, yang mengatakan bagaimana sulitnya selama tidak bekerja semenjak dimulainya PPKM Darurat Level 4 dan ditutupnya SGC.

“Saya kan pendatang dan hidup sendiri jadi terasa sekali sulitnya semenjak tempat saya bekerja ditutup, saya coba usaha jualan online lewat sosmed dan itu juga tidak mencukupi kebutuhan dan saya harus bayar uang kontrakan selama 2 bulan sedangkan saya tidak bekerja,”Ucap Yati.

Saat ditanya sulit atau tidak terkait peraturan yang dilakukan management SGC dengan harus mengakses melalui scan barcode dan harus mendownload aplikasi Peduli Lindungi, Yati menjawab “Ya ga sulit juga si mas, kan sebelumnya sudah diumumkan harus download aplikasi Peduli Lindungi, dan kalau kita sudah divaksin pasti gampang kok buat masuknya,”Jawabnya.

Saat dikonfirmasi awak media Manager Building SGC Pak Deny mengatakan “SGC melakukan Ops perdana pada masa PPKM Darurat Level 4, dengan uji coba, mudah mudahan ini menjadi kabar baik bagi para pedagang di SGC dan masyarakat sekitar supaya bisa melakukan transaksi dan memenuhi kebutuhan,”Ucapnya.

Deny juga menjelaskan terkait salah satu peraturan bahwa baik para pedagang dan pengunjung wajib menunjukan bahwa dirinya sudah divaksin yang diakses melalui aplikasi Peduli Lindungi dan melakukan scan barcode yang sudah disediakan oleh pihak Management SGC di pintu masuk dan usia yang dapat masuk yaitu mulai dari Usia 12 tahun hingga Usia 70 tahun.

“Para pedagang dan pengunjung wajib menunjukan bahwa sudah melakukan vaksinasi melalui aplikasi Peduli Lindungi, Selain harus menunjukan bahwa sudah divaksin usia pun kami batasi yaitu mulai dari usia 12 tahun hingga 70 tahun,”Tambahnya.

“Untuk bagi para pengunjung yang belum melakukan vaksinasi tetap bisa masuk namun harus menunjukan hasil antigen 1×24 jam dan PCR 2×24 jam menurut peraturan pemerintah karena aplikasi ini juga bisa mengakses Antigen dan PCR,”Tambah Deny.

“Untuk toko sendiri yang sudah bisa dibuka ialah handphone, aksesoris, fashion dan resto, sedangkan bioskop dan arena bermain belum bisa beroperasi, dan perlu diketahui untuk resto kita batasi hanya 30 menit untuk makan ditempat, karena kapasitas kita sendiri hanya 50% dari kapasitas 30.000 sekitar 15.000 total dari pedagang dan pengunjung, dan jam operasi mulai dari pukul 08.00 wib sampai pukul 20.00 wib, melihat animo masyarakat semoga semua bisa tercapai,”Tambahnya.

Saay ditanya terkait vaksin ditempat yang sudah dilaksanakan sebelumnya, karena kendala kekosongan vaksin pada saat pembukaan tidak ada vaksin di SGC.

“Ya untuk untuk saat ini tidak karena kekosongan stok vaksin namun kita sudah kordinasi besok atau lusa akan diadakan kembali itu pun melihat kesediaan stok vaksin, kita mendapat sebanyak 200 vaksin untuk setiap harinya, itu juga kita kan demi membantu program pemerintah untuk percepatan vaksinasi kepada masyarakat,”Tutupnya Deny Manager Building SGC.

(Redaksi)

Sambut Hari Kemerdekaan “Serdik Sespimmen” Angkatan 61, Gelar Baksos Donor Darah

0

Sambut Hari Kemerdekaan “Serdik Sespimmen” Angkatan 61, Gelar Baksos Donor Darah

Guejabar.com || Kota Bandung – Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Serdik Sespimmen) Polri angkatan 61 tahun 2021 menggelar aksi kemanusiaan di tengah Pandemi Covid-19, aksi tersebut berupa kegiatan donor darah.

Aksi kemanusiaan donor darah tersebut dilaksanakan di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung, di jalan Aceh, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Rabu (18/8/2021).

Salah satu Serdik Sespimen Polri Kompol Telly Alvin yang juga sebagai inisiator kegiatan tersebut mengatakan, aksi tersebut guna membantu masyarakat dengan memberikan stok darah yang sekarang ini sangat dibutuhkan masyarakat di masa pandemi.

“Kami merasa terpanggil untuk melakukan aksi kemanusian, kita tahu kebutuhan stok darah yang sangat tinggi permintaannya pada beberapa waktu lalu, jadi kami inisiatif melakukan kegiatan ini” jelas Telly kepada awak media.

Telly berharap dengan adanya kegiatan yang diinisiasi olehnya mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta bisa menjadi motivasi masyarakat lainnya untuk bisa melaksanakan hal yang sama.

“Saya berharap bisa berdampak positif bagi masyarakat, dan juga bisa memotivasi kita semua untuk bisa melaksanakan aksi-aksi kemanusian seperti ini kedepannya” ungkapnya.

“Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76,”Tutupnya.

(Redaksi)