Polsek Cikarang Timur Lakukan Gebrak Vaksinasi dan Pemberian Bansos Dalam Memperingati 30 Tahun Mengabdi Bhara Daksa
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Dalam memperingati 30 Tahun Pengabdian anggota Polri lulusan Akpol angkatan 91, lakukan Gebrak Vaksin dan Pemberian Bansos kepada masyarakat, Sabtu (31/07/2021).
Pemberian bansos ini diberikan kepada masyarakat yang melakukan Vaksinasi tahap kedua di Desa Karangsari, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.
Sebanyak 200 paket sembako sudah disediakan untuk masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi menurut keterangan Kapolsek Cikarang Timur Kompol J.Sitorus SH.
Saat dikonfirmasi awak media Kapolsek Cikarang Timur Kompol J.Sitorus SH mengatakan kegiatan ini adalah dalam rangka memperingati 30 Tahun Mengabdi Akpol Alumni Angkatan 91.
“Kegiatan ini untuk memperingati alumni Akpol angkatan 91 dan arahan dari pimpinan Polri, dimana dalam kegiatan ini adalah memperingati 30 pengabdian sebagai anggota Polri, yang didalamnya ada gebrak vaksinasi dan pemberian swmbako,”Ucap Kapolsek.
“Dalam gebrak vaksinasi ini juga kami memberikan sembako kepada masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi tahap kedua ini,” Tambah Kapolsek.
Saat ditanya perkembangan Covid-19 di wilayah Cikarang Timur Kapolsek J.Sitorus mengungkapkan bahwa penurunan yang sangat signifikan hingga mencapai 80%.
“Untuk angka covid-19 sendiri karena antusiasnya warga untuk melakukan vaksinasi membuat penyebaran Covid-19 di Cikarang Timur menurun drastis hingga mencapai 80%, yang tadinya masyarakat yang melakukan isolasi mandiri 100 lebih kini sudah menurun hingga 30 warga yang lakukan isolasi mandiri,”Tutup Kapolsek Cikarang Timur Kompol.J.Sitorus SH.
Ditempat yang sama Kepala Desa Karangsari H.Umbara mengatakan “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan sangat berterima kasih kepada jajaran Polsek Cikarang Timur Polres Metro Bekasi yang sudah melakukan kegiatan ini, dan ini semua sangat bermanfaat untuk warga Karangsari Khususnya,”Pungkasnya.
Setelah Lolos Ikut ADWI 2021, Desa Hegarmukti Mendapat Pendampingan Desa Wisata Oleh Disparbud Jawa Barat
Guejabar.com – BANDUNG
Setelah dinyatakan lolos mengikuti ajang penganugerahan Desa Wisata Indonesia 2021 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) dan Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif (Barekraf) Republik Indonesia, Desa Wisata Hegarmukti Kabupaten Bekasi mulai Jumat ini (30/07/2021) mengikuti serangkaian kegiatan berupa bimbingan teknis Desa Wisata yang diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat (Jabar).
Selain Desa Hegarmukti, masih ada 127 Desa Wisata lainnnya yang berpartisipasi dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.
“Iya Alhamdulillah kita lolos dan berhak mengikuti serangkaian acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, tentu ini berkat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata,” kata Direktur Bumdesa Hegarmukti Lestari Doni Ardon usai mengikuti Bimbingan Teknis keikutsertaan ADWI 2021 melalui virtual conference, Jumat (30/7/21) siang.
Diakuinya, keberhasilan Desa Hegarmukti mengikuti ajang bergengsi tingkat nasional tersebut berbekal inventarisasi data potensi alam dan budaya yang ada di desanya.
“Ajang kepariwisataan tingkat nasional ini yang kedua kalinya, setelah 2 tahun sebelumnya berhasil masuk ke dalam 20 besar Lomba Desa Wisata Nusantara yang diselenggarakan Kementerian Desa dan PDT RI,” ungkap Doni Ardon.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik, Kamis, Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu provinsi penyumbang peserta terbanyak dalam ajang Anugrah Desa Wisata Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI sejak pendaftaran ditutup pada 16 Juli 2021.
Hal tersebut, tidak terlepas dari analisa pasar terbesar kunjungan wisata lokal berada di Jawa Barat dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.
“Disparbud Jabar akan terus mendorong Desa wisata dengan keunikan serta keaslian atraksi wisata alam, budaya, kuliner dan produk ekonomi kreatifnya terus ditingkatkan dari sisi kualitasnya,” kata Dedi Taufik.
Pendampingan yang dilakukan Disparbud Jabar bersama dinas pariwisata di tingkat kabupaten dalam rangka ADWI 2021 menyangkut banyak hal, diantaranya pemanfaatan pemasaran digital atau promosi melalui media sosial.
Atau dalam hal yang berkaitan dengan penilaian ADWI, yakni pembuatan foto atau video untuk video profil desa wisata, pengelolaan homestay, toilet, standar CHSE, penguatan produk lokal, pengemasan produk dan mereknya.
“Tentunya Jawa Barat optimis bisa meraih juara dari berbagai kategori dan kelas rintisan, berkembang dan majut. Anugerah Desa Wisata ini juga sebagai ajang untuk mempromosikan desanya dan memperkuat jejaring desa wisata baik di Jawa Barat dan di tingkat Nasional. Desa yang ikut ADWI juga ada yang berbasis budaya,” kata Dedi.
Seperti diketahui, dari ratusan desa wisata yang menjadi peserta, di antaranya Desa Hegarmukti Kabupaten Bekasi. Lalu Desa Batulayang dan Desa Tugu Selatan, di Cisarua Bogor, kemudian Desa Cibuntu di Kabupaten Kuningan dan Desa Saung Ciburial di Garut.
4 Pelaku Begal Sepeda Motor Berhasil Diringkus Jajaran Polsek Tambelang
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Kepolisian Sektor (Polsek) Tambelang, Kabupaten Bekasi, meringkus empat orang tersangka pelaku pencurian sepeda motor di Jalan Raya Desa Sukaraja, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi Jumat (30/7/2021).
Dalam kasus pencurian dengan kekerasan ini, Polsek Tambelang mengamankan empat orang tersangka dengan masing-masing berinisial AR, RP, MF dan MR. Sementara, satu orang lainnya berinisial G masih dalam proses pencarian polisi
Menurut Kapolsek Tambelang AKP Miken fendriyati, kejadian itu bermula saat korban bernama Darusman Ferdiansyah sedang melintas menggunakan sepeda motor di lokasi kejadian, seketika pelaku datang dan berusaha merebut motor korban
“Pelaku mengayunkan celurit tersebut dan mengenai lengan korban. Pelaku langsung mengambil sepeda motor milik korban Yamaha N-Max dengan nopol B 4982 FSW dan langsung dibawa kabur,” ucap Miken
Pada saat korban bertemu dengan para tersangka, korban sempat berteriak meminta tolong
“Ketika korban melihat pelaku, ia sempat berteriak ‘begal, begal, begal’, namun pelaku langsung mengayunkan celurit tersebut dan mengenai lengan korban,”tambah Miken
Setelah melukai para pelaku langsung kabur meninggalkan korban dengan membawa sepeda motor milik korban, Kemudian para pelaku langsung kabur
Akibat perbuatannya, para tersangkan di ancam dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.
Mendapatkan Bantuan Sosial Berupa Paket Sembako Dari Seluruh Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN)
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Sebanyak dua ratus warga terdampak penerapan PPKM level 4 di Kelurahan Telaga Asih, dan Desa Sukadanau. Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, mendapatkan bantuan sosial berupa paket sembako dari seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bekasi.
Bantuan sosial tersebut diberikan kepada warga yang berprofesi sebagai pedagang, ojek pangkalan hingga korban PHK yang terdampak adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan dimasa pandemi covid 19.
Muchlis, Kadis Perdagangan sekaligus PLT Kadis Disperkimtan Kabupaten Bekasi yang hadir menyalurkan langsung bantuan tersebut mengatakan, program ASN berbagi ini sesuai dengan instruksi dari Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan.
“Ini sesuai arahan dari Pak Bupati, bahwa ASN di Kabupaten Bekasi harus bisa menjadi relawan membantu masyarakat di masa pandemi, salah satunya ini kita bisa bantu ringankan beban masyarakat” jelas Muchlis kepada awak media saat ditemui dilokasi penyaluran bansos tersebut.
Menurutnya, kegiatan tersebut serentak dilaksanakan oleh seluruh Dinas yang ada di Kabupaten Bekasi, dengan anggaran bansos yang diambil dari swadaya seluruh ASN yang ada di dalam Dinas yang Ia pimpin saat ini.
“Iya ini kami seluruh jajaran menyisihkan, dan kami berikan kepada masyarakat dalam bentuk paket sembako, ada beras, minyak goreng, mie instan, gula, dan juga ikan sarden” tutup Muchlis.
Sedangkan bagi warga yang terdampak, salah satu Samih (60) warga RT 005 RW 007, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, bansos tersebut sangat dinantikan. Pasalnya, Selama diberlakukan PPKM, penghasilannya berjualan bubur ayam turun drastis tidak lag mampu meraup keuntungan.
“Iya, kalau biasanya sih bisa dapat dua ratus ribu sampai tiga ratus ribu, tapi sekarang seratus ribu itu susah banget, kadang modal aja minta tambahin sama anak” keluh Samih.
Mewakili sebagian besar warga penerima bansos kali ini, Samih berharap, bantuan sosial tersebut bisa meringankan beban mereka selama pandemi covid 19, yang selama ini berdampak pada ekoniminya, dan sama sekali belum tersentuh program bantuan sosial dari Pemerintah pusat dan daerah.
Anggota DPRD Jabar Dampingi Wakil Ketua DPR RI Sidak PT Kimia Farma
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mendampingi Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam lawatannya ke PT. Kimia Farma Plant di kawasan Banjaran, Kabupaten Bandung, Kamis (29/7/2021).
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi PT. Kimia Farma sebagai langkah antisipatif penyediaan produksi obat terapi untuk mengatasi Covid 19. Dengan kapasitas produksi sebanyak dua juta perhari jenis obat Favifirafir dapat diproduksi. Artinya, potensi ketersediaan obat untuk Covid 19 tersebut bisa dikatakan aman, tentunya dengan bahan baku yang cukup. Di tambah dengan produksi dari pabrik lainnya.
“Ini kabar yang menggembirakan khususnya untuk rakyat Indonesia, pabrik ini dapat meningkatkan kapasitas produksinya secara signifikan,” ujar Sufmi.
Selain itu, lanjutnya, saat ini sedang dilakukan uji klinis tahap tiga jenis obat yang sama sebagai antivirus yang diberi nama Monufirovir. Rencananya akan diproduksi masal pada Oktober mendatang.
“Ini sebuah terobosan yang bagus, dengan hadirnya Monufirovir diharapkan obat antivirus dapat terpenuhi,” katanya
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Syahrir SE., M.Ipol mengatakan, pihaknya mendorong industri obat untuk meningkatkan kapasitas produksi obat antivirus tersebut. Pasalnya, wilayah Jawa Barat termasuk salah satu peningkatan Covid 19 yang tinggi. Sehingga kebutuhan obat tersebut sangat tinggi.
“Kami sangat mendukung sekaligus mendorong untuk ketersediaan obat antivirus yang di produksi Kimia Farma. Khususnya untuk pemenuhan kebutuhan obat di Jawa Barat,” katanya saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.
Dia menambahkan, dengan oeningkatan kapasitas produksi tersebut, dirinya berharap pandemi Covid 19 di wilayah Jawa Barat dapat tertangani dengan baik.
Di tanya soal kelangkaan obat jenis tersebut dipasaran, Direktur PT Kimia Farma Verdi Budi Dramo menyebutkan, kapasitas produksi sebelumnya hanya 250 ribu tablet perhari. Kapasitas produkasi itulah yang menyebabkan kelangkaan obat tersebut dipasaran. Di tambah dari industri swasta lainnya yang juga turut serta meningkatkan produksi sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pasar di Indonesia.
“Peningkatan kapasitas produksi ini sebagai bentuk upaya pemenuhan kebutuhan obat antivirus di Indonesia. Dibantu juga dengan industri swasta lainnya yang juga memproduksi obat yang sama,” tandasnya.
SMSI Bekasi Raya Bagikan 100 Paket Sembako dan Uang Tunai Untuk Warga Terdampak Covid-19
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) perwakilan Bekasi Raya membagikan 100 paket sembako dan uang tunai kepada masyarakat di wilayah perbatasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi bagian utara (Bekasi Utara), Kamis (29/07/2021).
Paket sembako yang dibagikan merupakan hasil patungan dari pemilik perusahaan media siber yang tergabung dalam SMSI Bekasi Raya.
“Iya Alhamdulillah, 100 paket sembako ini hasil patungan dari rekan rekan pengusaha media siber yang peduli dan tergabung dalam SMSI Bekasi Raya,” ucap Ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon kepada wartawan di sela-sela kegiatan pembagian paket sembako.
Menurutnya bantuan tersebut diberikan pada masyarakat yang terdampak atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).
“Walaupun kita ikut terdampak, tapi masih banyak masyarakat yang kondisinya tidak lebih baik, dan ini yang dapat SMSI Bekasi Raya lakukan, saling berbagi rasa,” ucapnya.
Di tempat yang sama, sekretaris SMSI Bekasi Raya, Leksono Budiarto mengatakan paket sembako yang dibagikan berisi beras, gula, minyak goreng, susu, teh dan mie instan.
“Ada juga uang tunai, tapi itu terpisah dan sifatnya pribadi atau tambahan dari ketua SMSI Bekasi, Doni Ardon,”.
Dia menjelaskan, paket sembako dan uang tunai diberikan kepada warga kurang mampu. “Tadi kita bagikan di Kelurahan Kebalen, kemudian kita berikan juga kepada warga di Kelurahan Bahagia, khususnya yang terpapar virus Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri,” ucap Budi Uban.
Lalu, pengemis tua di pinggir jalan, anak yatim dan duafa juga ikut menerima paket sembako SMSI Bekasi Raya.
Ditambahkan Budi Uban, SMSI Bekasi Raya juga memberikan bantuan paket sembako dan uang tunai kepada keluarga mantan ketua PWI Bekasi Raya, almarhum Kusnadi.
“Khusus untuk pemberian disini (keluarga alm Kusnadi_red), bantuan yang kami serahkan bareng bareng dengan penyerahan bantuan paket sembako dari Camat Babelan Khoirudin yang diperoleh dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Bekasi melalui Gerakan ASN Kabupaten Bekasi Berbagi,” ungkap Budi.
“Bersama itu indah, semoga kepedulian kita mengundang datangnya kepedulian-kepedulian dari pihak lain dan dan masyarakat kita optimis dapat melewati masa-masa selama pandemi Covid-19 ini dengan penuh tawakal,” tambah Doni Ardon.
Terpisah, Lurah Kebalen Firman Arief Sembada menyampaikan terimakasih atas kepedulian SMSI Bekasi Raya dalam meringankan beban warganya yang terkena dampak pandemi Covid-19.
“Seiring perpanjangan PPKM darurat, warga kurang mampu mengalami dampak terbesar. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan masyarakat dapat kembali beraktivitas,” harap Lurah Bahagia Khoirul Anwar.
Dirinya sangat mengpresiasi aksi sosial SMSI Bekasi Raya. “Ini adalah bentuk kolaborasi antara SMSI Bekasi Raya dengan kami Pemerintah Kelurahan Bahagia dalam membantu masyarakat,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Camat Babelan H. Khoirudin. “Saya beberapa kali melakukan kegiatan baksos bersama SMSI Bekasi Raya. Terimakasih sudah peduli dan ikut berbagi meskipun situasi pandemi ini kita semua merasakan dampaknya,” ungkap Camat Babelan.
Dalam pantauan wartawan, pembagian sembako tersebut didampingi aparatur setempat, ternasuk diantaranya Kapolsek, Lurah, Kepala Desa, Ketua RW, RT dan para pemilik media siber yang berdomisili di wilayah Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.
Polri Bekerjasama Dengan Serikat Pekerja FSPMI Gelar Vaksinasi di Omah Buruh
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Terus lakukan vaksinasi guna meningkatkan imun (Herd Imunity) masyarakat, Polri gandeng serikat Pekerja FSPMI gelar Vaksinasi di Omah Buruh Kawasan Ejiep Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (29/07/2021).
Gerai Vaksinasi Presisi Keliling ini adalah sebagai bentuk Bhakti Kesehatan Bhayangkara Untuk Negeri yang dilakukan Polri guna mempercepat penanganan penyebaran Covid-19.
Pada gerai Vaksinasi Presisi di Omah Buruh ini petugas menyediakan sebanyak 1.500 dosis, dan para peserta sendiri adalah para buruh dari beberapa kawasan industri yang ada di Kabupaten Bekasi.
Terlihat dalam vaksinasi di Omah Buruh anggota DPR RI yang juga terlahir dari buruh yaitu Obon Tabroni yang hadir untuk memberi semangat kepada para buruh yang sedang melakukan vaksinasi.
Saat diwawancarai awak media Obon Tabroni memgatakan bahwa saat ini vaksinasi adalah menjadi suatu kebutuhan, dan menjadi suatu prioritas guna meningkatkan imun dan menjaga kesehatan.
“Ini guna meningkatkan imun (herd imunity) masyarakat khususnya pekerja dan menjaga kesehatan juga,” Ucapnya.
“Sebelumnya juga Serikat buruh sudah melakukan hal lainya guna membantu teman teman yang sedang melakukan isolasi mandiri dengan mencari stok tabung dan memberikan bantuan sembako kepada sesama rekan pekerja yang isolasi mandiri”Tambahnya.
Saat ditanya karena banyaknya klaster penyebaran Covid-19 sendiri dari dunia industri, anggota DPR RI F-Gerindra ini menjawab bahwa sudah melakukan kontroling dan berusaha menjalin komunikasi dengan beberapa perusahaan terkait penyebaran di industri untuk melakukan kontrol kesehatan kepada karyawanya, karena untuk menghentikan produksi belum bisa dilakukan.
“Kita sudah jalin komunikasi dengan beberapa perusahaan dan lakukan kontroling terkait kesehatan para pekerja, karena untuk menghentikan industri sendiri kita belum bisa, tetapi kita memibta agar perusahaan agar lebih ketat menjalankan prokesnya,”Ujar Obon.
“Banyak juga perusahaan yang belum melaporkan terkait perkembangan Covid-19 di perusahaanya dan apabila ada perusahaan yang membandel kita dari DPR RI bersama Permerintah Daerah nantinya akan ambil tindakan,” Tutup Anggota DPR RI tersebut.
Nasib apes di alami WAM warga asli Kampung Pembelokan RT.01/Rw 06 Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Tersangka WAM di ringkus Unit Reserse Kriminal Polsek Tambelang setelah berhasil menggodol hasil curiannya di Mushola Ar Ridho di Kp.Wates Rt.002/03 Desa Sukamaju, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (25/07/2021) lalu sekitar pukul 02.15 WIB
Kapolsek Tambelang AKP AKP. Miken Fendriyati, SH,MH menuturkan, kronologis bermula saat petugas menerima laporan adanya tindak pidana pencurian oleh korban berinisial BS, warga kampung Wates Rt.02/ Rw 03 Desa Sukamaju, Kecamatan Tambelang.
“Kemudian tim opsnal Polsek Tambelang yang di pimpin langsung Kanit Reskrim Ipda Hartoyo, SH melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa pelaku dengan ciri ciri sama berinisial WAM berada kediamannya,”kata AKP AKP. Miken Fendriyati saat dikonfirmasi di Mapolsek Tambelang, Kamis (29/07).
Menurutnya, tanpa buang waktu petugas langsung meringkus tersangka berikut barang bukti hasil kejahatan di kediamannya.
“Selain tersangka, petugas juga mengamankan tiga unit Amplifier merk Toa Bismarck, Proland, satu unit motor Honda Scoppy dengan No. Pol B-6641-RX dan satu buah telephone seluler merk Oppo, “jelasnya.
Dia menambahkan, saat ini tersangka telah diamankan di Mapolsek Tambelang guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.
“Akibat perbuatannya, tersangkan bisa dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara.”tutupnya.
Penjabat Bupati Bekasi & Walikota Membuka Webinar Dialog Media KADIN – SMSI
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Penjabat Bupati Bekasi Dr. H. Dani Ramdan membuka Webinar Dialog Media bertemakan “Penguatan Peran KADIN dan SMSI Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Teknologi, Informasi dan Komunikasi” secara virtual di Kabupaten Bekasi, Rabu (28/07/2021) jam 13.20 wib. Sepuluh menit sebelumnya, Walikota Bekasi Dr. H. Rahmat Effendi melalui Humas Kota Bekasi melakukan hal sama memberikan sambutan dan sekaligus membuka Webinar Dialog Media secara virtual di Kota Bekasi.
Webinar Dialog Media menghadirkan narasumber Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry CH Bangun, CEO AYO Media, Roberto AM Purba, Kepala Bappeda Bekasi, Dedi Supriyadi, Ketua KADIN Kab. Bekasi, Heri Noviar, S.E dan Kanit 3 Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Khairuddin, S.E., S.H.
Turut hadir melalui video conference, anggota KADIN Indonesia Komite Malaysia Ny. Arie Rahmadani, Kepala BJB Cabang Kabupaten Bekasi Adi Arif Wibawa, Kepala BPBD Kabupaten Bekasi dan Kepala BPBD Kota Bekasi, Dinas Kominfo, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, pengelola Kawasan Industri Kota Delta Mas, Hyundai, Jababeka, perwakilan perusahaan industri, pengusaha media, ketua PWI Bekasi Raya, Melodi Sinaga dan manajer kerjasama Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Hegarmukti, Reyhan selaku moderator dalam Webinar Dialog Media.
“Alhamdulillah saya diundang Doni Ardon ketua SMSI Bekasi Raya dan diminta membuka Webinar Dialog Media, semoga melalui dialog media ini kita semua dapat berperan dalam percepatan penanganan Covid-19 dan mendorong pemulihan ekonomi menjadi lebih baik,” harap Pj Bupati Bekasi, Dr. H. Dani Ramdan, M.T.
Sebagai pembicara pertama, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Chairuddin Bangun menyampaikan bahwa lahirnya Undang Undang nomor 40 tahun 1999 memberi peluang bagi siapapun untuk membuat perusahaan pers.
“Banyak wartawan membuat media sendiri karena melihat peluang usaha yang menguntungkan,” ujarnya. Begitupun banyak pemodal masuk ke bisnis pers ini karena terbuai rayuan maut wartawan yang memberi gambaran manis.
“Padahal bisnis pers bukan bisnis biasa, di dalamnya ada landasan etika, kewajiban moral, SDM jurnalistik, perencanaan bisnis dan utamanya modal,” kata Hendry
SMSI Bekasi Raya disarankan agar sering menggelar pelatihan-pelatihan jurnalistik bagi wartawan yang bekerja dalam perusahaan pers anggota SMSI dan memberikan bimbingan teknis pengelolaan media.
Nara sumber kedua, CEO AYO Media, Roberto AM Purba menyampaikan langkah-langkah bisnis media siber agar menyentuh minat pembaca. “Koneksikan juga melalui media sosial agar berita yang diposting dibaca banyak orang,” ungkapnya.
Nara sumber ketiga, Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi Dedi Supriyadi menyampaikan besarnya peran pers dalam mendorong upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.
“Peran pers harus dioptimalkan dalam upaya pemulihan ekonomi ini, membawa informasi kesehatan dan pendidikan sampai ke desa terpencil, memfasilitasi perdagangan, mentransmisikan ide dan inovasi lintas batas, menyampaikan informasi strategi yang teruji kepada masyarakat dalam menanggapi isu-isu kritis, mempromosikan bisnis, mendorong kinerja komersial dan industri yang lebih baik,” harapnya.
Kepala Bappeda mengingatkan peran pers dapat membantu penggagasan dan penyelenggaraan acara untuk menginspirasi, yang memungkinkan wirausahawan dapat berkumpul dan saling belajar satu sama lain.
Narasumber ke empat, Ketua KADIN Kabupaten Bekasi Heri Noviar, S.E mengingatkan peran Kadin sebagai wadah bagi sektor pelaku-pelaku usaha.
” Sebagai wadah dan wahana pembinaan, wahana komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia, KADIN hadir untuk mewujudkan dunia usaha Indonesia yang kuat dan berdaya saing tinggi,” ungkapnya.
Menurut Heri, transformasi usaha saat ini berdasar pada kolaborasi, salah satunya melalui kerjasama media siber selaku profesi yng menguasai teknologi informasi dan komunikasi.
“Tentunya media siber yang berpedoman pada Undang-Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Dalam hal ini, Serikat Media Siber Indonesia selaku asosiasi para pengusaha media siber konstituen Dewan Pers perlu disertakan disertakan dalam mewujudkan program-program KADIN Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.
Nara sumber terakhir, Kanit 3 Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Khairuddin, S.E., S.H menyampaikan penanggulangan kejahatan teknologi informasi, komunikasi dan media siber.
“Tindak pidana siber yaitu segala bentuk kejahatan yang terjadi dengan melibatkan pengetahuan dan kemampuan tentang teknologi komputer, mulai dari cara melakukan kejahatan, penyidikan, penuntutan dan peradilannya,” terang Khoiruddin.
Beberapa kasus pidana siber yang sering terjadi diantaranya penipuan kartu kredit, hack, phising mendapatkan informasi pribadi via email, fitnah, pornografi, malware dan skimming.
“Ujaran kebencian atau hate speech dan termasuk diantaranya hoax atau berita bohong, diatur dalam Undang Undang RI nomor 19 tahun 2016 dan ada akibat hukum yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Secara apik, Webinar Dialog Media yang disponsori PT Mecayya Pharmaceutical, Bank BJB, Kota Deltamas dan Asosiasi Pengusaha Limbah Industri Indonesia (Aspelindo) membuat antusias peserta.
Selain menyampaikan pertanyaan secara tertulis melalui form pertanyaan yang disiapkan panitia, peserta juga menyampaikan pertanyaan melalui zoom dan datang langsung ke lokasi pelaksanaan webinar di lapangan tembak Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya).
Diakhir diskusi, ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon menyampaikan notulensi Webinar Dialog Media, sebagai berikut :
Dewan Pers meminta SMSI Bekasi Raya agar secara rutin mengadakan pelatihan-pelatihan Jurnalistik dan Bimbingan Teknik Pengelolaan Perusahaan Media.
Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi akan melibatkan KADIN Kabupaten Bekasi dalam pengelolaan dana CSR, mengajak dan mengundang unsur-unsur dari KADIN Kabupaten Bekasi.
KADIN Kabupaten Bekasi akan merumuskan bentuk kerjasama terhadap Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya terkait publikasi dan transparansi pemanfaatan dana CSR.
KADIN Kabupaten Bekasi berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi mengeluarkan Perbup dengan berpatokan pada Pergub Jabar tentang kewajiban perusahaan bergabung dalam keanggotaa KADIN Kabupaten Bekasi.
Pembagian Sembako Dan Vaksinasi Muspika Kedungwaringin Didampingi Ormas Pejuang Siliwangi
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Ketua DPAC Pejuang Siliwangi Kedungwaringin, Yusup dampingi Polisi Sektor Kedungwaringin dan Camat daerah setempat bagikan sejumlah sembako kepada warga terdampak wabah Covid 19.
Selain itu, kata Kong Mpe sapaan akrabnya hal ini menjadi bukti bahwa Ormas Pejuang Siliwangi berperan aktip dalam membantu pemerintahan serta pengamanan demi mewujudkan sinergitas antara abdi negara dengan masyarakat.
“Sembako yang disalurkan langsung oleh Polsek Kedungwaringin ini semoga menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat ditengah-tengah PPKM Darurat ini,” ucap Kong Mpe.
Selain kegitan bantuan sembako, pihaknya juga ikut berpatisipasi dalam upaya pencegahan penularan coronavirus disease 2019 di Kabupaten Bekasi dengan menghimbau agar masyarakat mengikuti vaksinasi masal sebagai upaya pencegahan.
“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Ketua Forum BPD Kedungwaringin yang sudah mensuport upaya kami untuk kegiatan sosial,” ungkapnya.
Dia berharap hubungan baik Ormas Pejuang Siliwangi dengan pemerintah dan pihak kepolisian berjalan sesuai harapan.
“Kami akan terus berupaya melakukan sineegitas dengan baik sehingga menciptakan selogan kami Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Siliwangi,” pungkasnya.