Babinsa Koramil 13/Kedung Waringin Terus Sosialisasikan PPKM dan Prokes di Wilayah Binaan
Kab.Bekasi – Dengan maraknya kasus Covid-19 yang sudah satu tahun lebih ini dan adanya pandemi jilid 2 di beberapa negara, guna menjaga masyarakat Koramil 13/Kedung Waringin lakukan giat Penegakan PPKM bersama Polri dan Pol PP, Rabu (05/05).
Giat penegakan PPKM ini dilakukan di Kp. Pacing Plawad RT 05 RW 06 Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.
Giat yang dilakukan adalah -Petugas mengawasi kepatuhan masyarakat terhadap Prokes dan PPKM
-Selalu Menghimbau untuk menggunakan masker bagi warga wilayah RT / RW sekitar dan pemberian masker
-Sosialisasikan 3M yaitu Menjaga jarak aman, hindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun anti seftik
-Himbauan Humanis kpd masyarakat yang tidak mematuhi aturan PPKM
Penegakan ini dilakukan untuk memberi efek jera kepada masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.
Sosialisasi kali ini juga hingga di depan perusahaan dimana petugas memantau langsung proses protokoler di perusahaan tersebut.
Sudah Melakukan Perdamaian Perkara Di Naikan ini Kata Taufik SH,MH
Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Sidang lanjutan perkara pemalsuan yang menyeret Kepala Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu AW dan tiga pejabat Pemerintahan desa lainnya kembali digelar, Selasa (4/5/2021)
Sidang ketiga itu, menghadirkan dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga mantan Camat Setu yakni Surya Wijaya dan Iman Santoso, Kepala Desa Tamansari Jahi Hidayat dan Kepala KUA Kecamatan Setu, Zainal Arifin.
Dalam sidang itu disorot keberadaan buku letter c Desa Tamansari yang tidak berada di arsip Pemerintahan Desa Tamansari.
Desa Taman Rahayu merupakan pemekaran dari Desa Tamansari sekitar tahun 1984.
Jahi Hidayat mengatakan sejak awal dirinya menjabat sebagai Kepala Desa pada tahun 2012 buku letter C tidak diserahkan oleh Mantan Kepala Desa Tamansari Alm. Gedoy dalam serah terima jabatan dan semasa hidupnya pada saat ditanyakan olehnya Alm. Gedoy selalu beralasan buku C Tamansari tersebut hilang namun tidak pernah dibuat Surat Keterangan Hilang di Kantor Polisi dan tidak ada acara serah terima dari Alm. Gedoy kepada Kepala Desa Tamansari Jahi Hidayat.
“Sejak saya menjabat memang tidak diserahkan. Saya sudah tanyakan katanya hilang,”kata Jahi dalam persidangan.
Namun Faktanya, letter c itu ada ditangan Alm. Gedoy dan disita oleh Kepolisian saat Alm. Gedoy masih hidup. Diketahui Gedoy meninggal dunia pada 2018 lalu saat kasus itu berlangsung.
Kuasa Hukum AW, Taufik Hidayat Nasution SH MH dalam pres realesenya menegaskan sidang ini membuka fakta, yakni buku letter c tidak berada di Pemdes Tamansari dan sesungguhnya telah ada perdamaian antara AW dkk dengan Pelapor Gunawan als, Kiwil pada tanggal 31 Mei 2019 dikuatkan dengan bukti kwitansi penerimaan uang sebesar Rp600 juta yang tanda tangani dan diakui dihadapan Majelis Hakim oleh Pelapor Gunawan als. Kiwil dan Sdr. Nanta Johan serta telah Ada pencabutan oleh Pelapor pada tanggal 29 Mei 2019 akan tetapi mirisnya perkara tetap naik ke persidangan.
“Ini sangat-sangat mengejutkan, buku jantung desa ditangan kekuasaan mantan kades Letter C itu buku jantung desa,”ucap Penasehat Hukum Taufik Hidayat Nasution SH, MH usai sidang kepada awak media,
Di katakan Taufik, Diketahui, buku letter c disita oleh Kepolisian sebagai alat bukti ditangan Alm Gedoy,” Ada hubungan apa Saudara Gunawan dan Almarhum Gedoy?,”???
Seharusnya buku letter C gugur sebagai alat bukti, karena bukan diambil dari pemerintahan resmi menjabat saat itu jelas nya.
Ia juga menegaskan bahwa opini pembebasan tanah seharga 16 milyar tidak benar opini tersebut mengarah kepada penyebaran berita bohong atau HOAX,”Tidak ada uang ganti rugi, yang ada tanah diganti dengan tanah sesuai dengan UU No. 41 tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah RI No. 25 Tahun 2018 tentang Ruislag (tukar guling) tanah wakaf”
Taufik melanjutkan, AW , berinisiatif mewakafkan tanah itu ke desa untuk kepentingan umum pemakaman Dan masyarakat di 2 desa yg keluarganya dimakamkan di TPU Mbah Wardi tersebut,”Kalau kades itu dapat uang ganti rugi itu tidak benar, itu ditegaskan oleh Mantan Kepala KUA,” terangnya.
Koramil 13/Kedung Waringin Terus Sosialisasikan PPKM dan Prokes Kepada Masyarakat
Guejabar.com || Kab.Bekasi – Dengan maraknya kasus Covid-19 yang sudah satu tahun lebih ini dan adanya pandemi jilid 2 di beberapa negara, guna menjaga masyarakat Koramil 13/Kedung Waringin lakukan giat Penegakan PPKM bersama Polri dan Pol PP, Selasa (04/05).
Giat penegakan PPKM ini dilakukan di Kp.Mareleng RT 02 RW 04 Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi.
Giat yang dilakukan adalah -Petugas mengawasi kepatuhan masyarakat terhadap Prokes dan PPKM
-Selalu Menghimbau untuk menggunakan masker bagi warga wilayah RT / RW sekitar dan pemberian masker
-Sosialisasikan 3M yaitu Menjaga jarak aman, hindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun anti seftik
-Himbauan Humanis kpd masyarakat yang tidak mematuhi aturan PPKM
Penegakan ini dilakukan untuk memberi efek jera kepada masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan
Menjelang Lebaran Stok Pangan Kabupaten Bekasi Aman, Ini Kata KASIKOP Dinas Ketahanan Pangan Aris Sadikin
Guejabar.com || KABUPATEN BEKASI – Kepala Seksi Konsumsi pangan (Kasikop) Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bekasi, Aris Sadikin Asnawi mengakui bahan pangan di 23 kecamatan masih terpantau aman menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
Hal tersebut ia katakan saat kunjungan kerja disejumlah pasar, beberapa hari lalu (3/5). Stock pangan terbilang aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat pada bulan puasa ini.
“Hasil survai yang kami lakukan di seluruh pasar tradisonal ketahanan pangan masih aman,” kata dia.
Selain stock, Aris menyebutkan, kita juga melakuakan pengujian keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) diseluruh titik.
“Pengujian kandungan pestisida, formalin pada sayur mayur segar, klorain pada beras,” sebutnya.
“Ada pun jikalau ada penemuan makanan yang mengandung formalin, Pestisida dan Klorain akan kita laporkan ke Otoritas kewenangan keamanan pangan daerah (Okkpd).
“Untuk pemasok sayur mayur dan buah buahan yang sebagian besar berasal dari luar daerah kami Dinas Ketahanan pangan menghimbau agar para pemasok lebih mengutamakan mutu, kesegaran segaran dan jauh dari pestisida yang membahayakan bagi konsumen nya.
” Untuk makanan dan bahan pangan yang tidak sesuai atau melanggar, kita dinas Ketahanan pangan akan bekerja sama dengan otoritas kewenangan keamanan pangan daerah (Okkpd) untuk memberikan tindakan demi memberi rasa aman pada konsumen dan tentu nya demi menjaga kesehatan masyarakat kabupaten Bekasi khusus nya,. Tandas nya.
Penegakan PPKM Mikro Di Wilayah Binaan Koramil 13/Kedung Waringin
Guejabar.com || Kab.Bekasi – Dengan maraknya kasus Covid-19 yang sudah satu tahun lebih ini dan adanya pandemi jilid 2 di beberapa negara, guna menjaga masyarakat Koramil 13/Kedung Waringin lakukan giat Penegakan PPKM bersama Polri dan Pol PP, Senin (03/05).
Giat penegakan PPKM ini dilakukan di Jl. Raya Kp. Kedung Gede – Pebayuran Rt 02/02 Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi dengan jumlah personil sebanyak 7 anggota.
Giat yang dilakukan adalah -Tiga Pilar mengawasi kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan utk memutus mata rantai penyebaran Covid 19,
-Menghimbau masyarakat agar memakai masker dan cuci tangan pakai sabun anti seftik dgn air mengalir,
-Pemeriksaan warga dan pejalan kaki agar menggunakan masker sesuai ketentuan protokol kesehatan, Menekankan untuk jaga jarak dalam berinteraksi hindari kerumunan,
-Menindak tegas bagi masyarakat yang tidak mematuhi aturan PPKM.
Penegakan ini dilakukan untuk memberi efek jera kepada masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan.
Babinsa Koramil 13/Kedung Waringin Lakukan Komsos dan Sosialisasi Prokes Kepada Warga
Guejabar.com || Kab.Bekasi – Masa pandemi masih berjalan terlebih banyaknya kasus yang terjadi di beberapa daerah dan beberapa negara yang mengalami pandemi jilid 2.
Dengan bertambahnya dan terjadinya pandemi jilid 2, Babinsa Koramil 13/Kedung Waringin lakukan komsos kepada masyarakat sekaligus sosialisasikan agar masyarakat tetap mentaati prokes dengan baik.
Babinsa Koramil 13/Kedung Waringin kali ini mensosialisasikan prokes di Kp. Kedungkole RT.06/03, Desa Karang Mekar, Kec Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Senin (03/05).
Demi menjaga keselamatan masyarakat ini maka Babinsa Koramil 13/Kedung Waringin terus sosialisasikan prokes karena keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi dan TNI wajib menjaga masyarakat agar tidak ada yang terpapar Covid-19.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon Danramil 13/Kedung Waringin Kapten Chb Agus Trijoko mengatakan, “Ini semua demi menjaga masyarakat agar tidak ada yang terpapar dengan meningkatnya kasus covid dan sampai saat ini di Indonesia masih pandemi, Karena keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi dalam bernegara,” Tandasnya.
Membludaknya Pengunjung di Mall SGC Mendapat Perhatian Dari Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi
Guejabar.com || Kab.Bekasi – Menjaga dan juga antisipasi terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 akibat membludaknya masyarakat yang menyerang pasar – pasar tradisional serta beberapa pusat perbelanjaan di Kabupaten Bekasi.
Salah satunya Mall terbesar di Kabupaten Bekasi (SGC) yang tak luput dari perhatian Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 akibat membludaknya masyarakat di pasar dan pusat perbelanjaan, Satgas Covid-19 melakukan antisipasi dan pemantauan di setiap pasar dan pusat perbelanjaan.
Diantaranya yang dilakukan oleh satgas adalah melakukan Rapid Tes Antigen, dan pembatasan jumlah pengunjung di Mall SGC.
Ini demi menjaga masyarakat agar tetap agar tidak terpapar dari virus corona dan tidak terjadinya klaster terbaru menjelang lebaran di Kabupaten Bekasi.
Mall SGC adalah salah satu tempat yang selalu dituju oleh masyarakat Cikarang dan pasti akan dituju pada hari – hari seperti sekarang ini menjelang lebaran.
Sebelum dibukanya mall, pengelola Swalayan bekerjasama dengan satgas Covid 19 Kabupaten Bekasi bersama Polres Metro Bekasi perketat Protokol Kesehatan terhadap karyawan dan pengunjung dengan melakukan swab antigen gratis dan jaga jarak bagi para pengunjung yang akan memasuki pusat perbelanjaan SGC Cikarang.
Ridwan Arifin atau yang biasa dipanggil bang iwang selaku pengelola mall mengatakan,Pembatasan pengunjung sebanyak 2.345 Pengunjung secara bertahap dan kontroling.
“Kita akan mematikan lampu mall jika ada pelanggaran dan kontroling,tidak ada yang nongkrong-nongkrong di dalam mall.Pengunjung produktif kita utamakan ” Tutur Ridwan.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan Menuturkan terkait ramainya pengunjung mall di SGC Cikarang,Satgas Covid 19 dan Polres Metro Bekasi bersama pengelola mall melakukan peneriban dan memperketat Prokes untuk mengantisipasi klaster baru penyebaran Covid 19 yang ada di Kabupaten Bekasi.
” Ini agenda rutin menjelang idulfitri, pasti akan ada ledakan pengunjung di pusat perbelanjaan dan Kami akan terus memperketat Protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19.” Ungkap kapolres.
KOTI Mahatidana MPC PP Kabupaten Bekasi Peduli Yatim Piatu, Santuni 300 Yatim Piatu dan Buka Puasa Bersama Yatim Piatu Dan Dhuafa
Guejabar.com || Kab.Bekasi – Mengangkat tema jadikan Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah Penuh kebaikan dan ajang berbagi kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa, Komando Inti (KOTI) Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Bekasi gelar santunan dan buka puasa bersama di Rumah Makan Saung Abah Cianjur di Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia
“Hadir dalam acara tersebut Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi H. Apuk Idris, Sekertaris Iwan Setiawan (Iwan Lentik), Para Ketua Bidang diantaranya Ketua Bidang Hukum dan Ham Rendra, ketua Bidang kaderisasi Abdul Rojak (Bang Jack), Bidang Media Massa dan Humas, Ketua DPC Srikandi Miftahul Jannah, Para pengurus PAC, Pengurus Rating dan tidak luput pula menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Cegah Penularan Corona virus (COVID-19)
Dankoti Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi, Hasan Basri atau akrab disapa Ketua Agil (45) di dampingi oleh sekertaris nya Moral Arziko (42) mengatakan, kegiatan tersebut biasa dilaksankan oleh pihaknya di setiap bulan ramadhan tiba
“Bukan hanya bulan suci ramadhan taun ini saja, kegiatan santunan untuk anak yatim piatu dan buka puasa bersama kaum dhuafa kami adakan, kegiatan sosial seperti ini rutin kami lakukan di setiap tahun nya,” Kata Agil Minggu (02/05/2021)
“Alhmadulillah, hari ini kami berbagi kebaikan kepada 300 anak yatim piatu dan buka puasa ramadhan bersama kaum dhuafa, sengaja kita undang agar di tengah pandemi covid-19 secara ekonomi sedang kesulitan bisa terbantu dan merasakan kebahagian bersama kita di bulan suci ramadhan ini,” ungkapnya
“Agil Berharap, Semoga atas apa yang di lakukannya hari ini menjadi kebaikan untuk semua, khusunya untuk Komando Inti Mahatidana umumnya untuk seluruh Kader Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang kabupaten Bekasi
“Masih Kata Agil,” Inilah cara Kader Pemuda Pancasila dibawah Komando Ketua MPC Kabupaten Bekasi, Bapak H. Apuk Idris yang selalu meningkatkan kepedulian kepada masyarakat. Indahnya, berbagi kebaikan di bulan Suci Ramadhan kepada adik-adik kita ini dan terasa nikmatnya buka puasa bersama dengan kaum dhuafa,”Ucapnya
“Ditempat yang sama”, Ketua MPC PP Kabupaten Bekasi, H. Apuk Idris, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Komando Inti Mahatidana beserta jajarannya.
”Kami sangat apresiasi kegiatan berbagi di bulan Suci Ramdhan yang dilakukan oleh Komando Inti Mahatidana Kabupaten Bekasi ini. Dengan berbagi, menunjukkan kita peduli sesama dan rasa kepedulian itu harus dipupuk dikalangan kader PP,” ujar H. Apuk.
Pemuda Pancasila lanjut H. Apuk, selalu hadir untuk kepetingan masyarakat, bangsa dan negara. Disaat masyarakat butuh bantuan, PP senantiasa hadir dan selalu tanggap ditengah masyarakat untuk mengabdi.
H. Apuk menyebut, bukan hanya di bulan suci ramadhan saja PP Kabupaten Bekasi melakukan kegiatan bakti sosial kepada masyarakat, baik membantu warga masyarakat yang nasibnya masih kurang beruntung maupun yang terdampak banjir dan kegiatan sosial ditengah masyarakat lainnya.
“Kegiatan bhakti sosial peduli sesama di bulan Suci Ramadhan dan membantu warga masyarakat yang terdampak bencana banjir dan kegiatan sosial lainya sudah menjadi agenda kerja tahunan MPC PP Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.
“Semoga atas apa yang telah dilakukan organisasi kami, baik dari Pengurus MPC, Komando Inti Mahatidana, PAC, DPC Srikandi dan Pengurus Ranting, dapat diterima dan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan juga bisa menjadi magnet untuk semua.
“Kita berharap dalam nuansa bulan penuh rahmat dan ampunan ini, semua warga khususnya ummat muslim, merasakan kebahagiaan yang sama seperti yang lainnya,” harap H. Apuk.
H. Apuk Idris kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) untuk mencegah Covid-19.
“Kami harap masyarakat selalu menjaga Prokes juga kebaikan dan silahturahmi dalam menunaikan ibadah puasa Ramadhan di masa pandemi ini, agar bisa menjadi momentum untuk kita lebih peduli kepada sesama dan saling membantu,” pungkasnya.
“Sementara itu, KH Nawawi Al Aksi usai membawakan tausiyahnya, dengan penuh haru mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya atas kepedulian Komando Inti Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi yang telah membantu dengan menyantuni anak yatim piatu dan menggelar buka puasa ramadhan bersama kaum dhuafa ditengah- tengah Pandemi Covid-19.
“Kami berdoa semoga Bapak Hasan Basri Agil Dankoti Mahatidana beserta jajaran, Bapak H. Apuk Idris Selaku Ketua MPC Kabupaten Bekasi dan juga seluruh keluarga besar Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi selalu diberikan kesehatan dan keselamatan serta rejeki yang melimpah dan kita semua berharap semoga situasi akan segera normal seperti semula,”Ucapnya
GMBI Cabut Dukungan Terhadap Bupati Bekasi, Ini Kata Sekdis Samsudin
Guejabar.com || Kab.Bekasi – LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Kabupaten Bekasi dengan tegas menyatakan sikap mencabut dukungan terhadap Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja yang dinilai tidak memberikan kemajuan untuk daerah justru sebaliknya menuai banyak permasalahan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sekretaris LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Samsudin mengatakan, mewakili Ketua Distrik LSM GMBI, Kabupaten Bekasi, H. Rahmat Gunasin atau biasa disapa H. Boksu menyatakan, mencabut dukungan terhadap Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja yang dinilai telah banyak melakukan penindasan dan tidak pro rakyat.
“Kami menempatkan diri sebagai oposisi, karena kami menilai Bupati Bekasi sudah banyak melakukan penindasan dan kezholiman terhadap masyarakat. Salah satunya, terkait nasib para Guru Honorer atau GTK Non ASN yang belakangan ini ramai,” tegas Samsudin, Minggu (2/5/2021).
Selain itu, berbagai kasus lainya yakni, kasus proyek Toilet Sultan yang menelan anggaran yang pantastis puluhan miliar yang tidak masuk akal yang sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hingga kini belum ada kejelasan meski semua elemen di Kabupaten Bekasi mendesak, termasuk proyek infrasetruktur dengan system e-Katalog
“Masih banyak persoalan lain di Kabupaten Bekasi selama dibawah kepemimpinan Bupati, Eka Supria Atmaja. Setelah, kami LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi menyatakan sikap cabut dukungan maka kami LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, mulai bergerak untuk Kabupaten Bekasi Bersih, Kabupaten Bekasi Maju,” ungkapnya.
Ditambahkan, Samsudin, keputusan sikap LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejalan dengan hasil keputusan musyawarah dengan Ketua Umum Pusat DPP LSM GMBI, Fauzan Rahman, SE yang mendukung langkah atau sikap LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
“Sikap kami LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejalan dengan hasil musyawarah dengan Ketua Umum Pusat DPP LSM GMBI yang menempatkan diri masuk kedalam bagian dari oposisi, karena sikap Bupati Bekasi tidak membawa perubahan yang lebih baik untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,” pungkasnya.
Ebong Hermawan Apresiasi Langkah GMBI Cabut Dukungan Terhadap Bupati Bekasi
Guejabar.com || Kab.Bekasi – Masyarakat Bekasi dan tokoh serta beberapa Ormas juga LSM di Kabupaten Bekasi di kejutkan dengan adanya statment LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Kabupaten Bekasi dengan tegas menyatakan sikap mencabut dukungan terhadap Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja yang dinilai tidak pro Rakyat Bekasi bahkan banyaknya permasalahan yang ada di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
“Salah satu Ormas Putra Pejuang Singa Bekasi,Wakil ketua DPP PPSB Ebong Hermawan, yang akrab di sapa Ebong, Orang yang pertama memberikan Apresiasi kepada Sekretaris Distrik GMBI Kabupaten Bekasi (LSM GMBI), Terkait statment nya yang menarik dukungan kepada Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja yang di nilai kurang kepedulian untuk membangun Bekasi.Minggu (02/05/2021).
“Dikatakan nya ebong,melalui pesan singkat kepada Samsudin, Saya salut dengan statment Sekjen LSM GMBI Kabupaten Bekasi, memang sudah seharusnya kita melepaskan diri dari kekuasaan dalam hal ini Bupati Bekasi,Ucapnya ebong.
“Lanjutnya ebong, LSM GMBI sama dengan Singa KPMP Pejuang Siliwangi dan GMB Koalisi Ormas yang dulu pernah mendukung Neneng-Eka, Tapi malah di abaikan.
“Mencabut dukungan terhadap Bupati Bekasi dalam posisi hari ini menurut saya sangat tepat, LSM GMBI harus kebali kepada rakyat, Karena fungsi LSM itu adalah sosial kontrol, dan saya apresiasi langkah Sekjen (LSM GMBI) untuk menyikapi persoalan-persoalan dan kebobrokan juga penyimpangan, Terkait E-Katalog,Wc dan Guru Honor juga yang lainnya,Kata dia.
“Kepemimpinan Eka hari ini menurut saya pantas di kritisi dalam membangun Bekasi ke arah yang lebih baik, Kita sebagai masyarakat dan juga sebagai sosial kontrol dalam hal ini harus ikut bertanggung jawab soal Bekasi yang sudah sangat memprihatinkan, Kita ingin kedepan ada pemimpin yang memang peduli terhadap Bekasi.Pungkasnya dia.