Sijago Merah Mengamuk, Gudang Kain Lap Majun Di Cikarang Barat Ludes Terbakar
Guejabar.com, Kabupaten Bekasi – Sebuah gudang pembuatan kain lap majun di Kampung Bojong Koneng RT 02 RW 07, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (29/6/2021) malam ludes terbakar.
Api mulai terlihat pada pukul 21.00 WIB, saat beberapa pekerja tengah menyiapkan pengiriman kain lap majun yang siap dikirim untuk esok hari.
“Tiba-tiba udah ada api aja tadi, terus warga karna panik disini juga kan banyak rumah, jadi seadanya kita semua padamin pakai air kali dekat sini” ujar Madi.
Sebanyak 3 unit mobil Damkar berukuran 3.500 liter dan 1 unit dengan kapasitas 5.000 dari Mako Damkar Cikarang Barat dan Pos Metland Tambun dikerahkan guna memadamkan api.
“Tadi mau masuk ke lokasi memang jalannya sempit terus juga karna bahan kain banyak didalam jadi kesulitan juga kita menjinakan api” lanjutnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, butuh waktu 2,5 jam lamanya petugas baru bisa memadamkan api, sedangkan untuk penyebab pasti dan kerugian akibat kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Polsek Cikarang Barat yang datang ke lokasi.
Guejabar.com, Kabupaten Bekasi – Guna menekan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Polsek Cikarang Polres Metro Bekasi dirikan Gerai Vaksin Presisi gratis bagi masyarakat umum, Vaksinasi ini dalam rangka BHAKTI KESEHATAN BHAYANGKARA UNTUK NEGERI, dan menyambut Hut Bhayangkara ke 75.
Vaksinasi ini dilaksanakan di halaman Mapolsek Cikarang Utara, Jln.Gatot Subroto Desa Karangasih Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (29/06/2021).
Bagi warga Kabupaten Bekasi khususnya Cikarang Utara yang ingin di Vaksin bisa langsung datang ke Polsek Cikarang Utara dengan membawa Photo Copy e-ktp saja, sebelum di Vaksin warga harus menjalani proses Screening terlebih dahulu guna diperiksa kesehatanya.
Kapolsek Cikarang Utara Kompol Mustakim SH.MH, mengatakan “Gerai Vaksin Presisi ini diperuntukan bagi warga Kabupaten Bekasi khususnya Cikarang Utara, namun bagi warga yang ber-KTP luar Kabupaten Bekasi pun bisa dengan syarat harus ada surat ijin domisili dari desa setempat” Ucapnya.
Lanjut Kapolsek “Gerai Vaksin Presisi terus di gelar selama satu bulan, untuk jumlah warga yang di vaksin perharinya 150 orang,” Tambahnya.
Kegiatan Vaksinasi Presisi yang dilakukan di Mapolsek Cikarang ini ditinjau langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, S.I.K.,M.Si, yang didampingi oleh Kabag Ops Polres Metro Bekasi AKBP Yuli Haryudho, SE, dan Kapolsek Cikarang Utara.
Kapolres saat diwawancara awak media menjelaskan bahwa giat ini adalah sesuai dengan anjuran Pimpinan.
“Adapun jumlah vaksin yang dilakukan untuk setiap harinya adalah 150 vaksin, dan diutamakan di daerah yang terkonfirmasi zona merah, untuk saat ini masih ada 18 titik yang kita lakukan lock down yang sebelumnya 25 titik,” Ucap Kapolres.
Lanjut Kapolres, “giat ini akan kita lakukan kurang lebih satu bulan, dan bila masih dianggap kurang akan kita perpanjang waktunya sampai tuntas, Dan garda paling utama dalam memutus penyebaran virus ini adalah warga masyarakat itu sendiri, mulai dari tingkat RT, RW dan relawan gugus Covid ditiap-tiap Desa,” Tambahnya.
Lilis warga Cikarang Utara saat di konfirmasi awak media setelah divaksin mengatakan “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Muspika Cikarang Utara terutama Polsek Cikarang Utara yang sudah memfasilitasi vaksin gratis ini, dan saya mengajak kepada seluruh warga Cikarang Utara bagi yang belum di vaksin untuk melakukan vaksin, karena vaksin ini sangat aman untuk melindungi kita dari bahaya virus Covid-19,” Ungkapnya.
Vaksinasi yang digelar di Mapolsek Cikarang Utara ini juga bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Cikarang yang membantu proses Vaksinasi.
Guejabar, Kabupaten Bekasi – Guna menekan angka penyebaran Covid-19 dan untuk meningkatkan imunitas masyarakat, Pemdes Pasirsari bersama Puskesmas Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi gelar Vaksinasi untuk warga, Selasa (29/06/2021).
Sebanyak 300 warga yang sudah mendaftar vaksinasi dan ini di khususkan untuk warga Pasirsari usia mulai dari 18 hingga 60 tahun dan sudah didata di setiap RT nya menurut keterangan Kepala Desa Pasirsari H.Suparta.
H.Suparta juga menjelaskan bahwa di Cikarang Selatan sendiri masuk Zona Merah menurut Forkopimda dan Pasirsari sendiri sudah ada beberapa warga yang terpapar terutama para pekerja di kawasan industri.
“Vaksinasi ini dikhususkan untuk warga Pasirsari dan kecamatan Cikarang Selatan kan sudah di kategorikan Zona Merah menurut Forkopimda dan Satgas Kabupaten, Maka dari itu pemdes Pasirsari mengajukan untuk secepatnya di wilayah Pasirsari untuk menjaga dan menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Desa Pasirsari,” Ucapnya.
“Di lingkungan sendiri sudah ada yang terpapar dan sudah di evakuasi ke tempat isolasi terpusat oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi,” Terangnya.
“Alhamdulillah antusias warga kini sudah meningkat dengan vaksinasi, karena banyak warga yang mendaftarkan diri untuk di vaksin beda dengan sebelumnya warga banyak yang tidak mau di vaksin dengan berbagai alasan karena hoax yang beredar,” Tambahnya.
“Saya juga menghimbau kepada masyarakat jangan pernah takut untuk divaksin dan persiapkan diri untuk vaksinasi, dan pastikan kondisi kesehatanya sebelum divaksin agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutup H.Suparta.
Dalam acara vaksinasi ini juga turut hadir Ketua Karang Taruna Desa Pasirsari dan sekaligus Ketua Relawan Pasirsari Siaga H.Rifa Yusrizal SE, yang turut serta membantu untuk penanganan giat vaksinasi.
Saat di konfirmasi awak media guejabar.com H.Rifa mengatakan “Dengan adanya vaksinasi ini semoga masyatakat pasirsari bisa terbebas dari wabah Covid-19 dan meningkat imunitasnya sehingga sangat kecil resikonya untuk terpapar virus Covid-19, dan kami dari Karang Taruna dan Relawan Pasirsari Siaga selalu siap bersinergi dengan Pemdes Pasirsari dalam penanganan wabah Covid-19,” Ucapnya.
Dalam giat vaksinasi ini juga berkat kerja sama seluruh lembaga yang ada di Desa Pasirsari baik dari Pemdes, BPD, LPM, Karang Taruna dan Relawan Pasirsari Siaga serta Satlinmas Desa Pasirsari.
Giat vaksinasi ini juga dengan menerapkan protokol kesehatan ketat berkat kerja sama yang baik seluruh pihak yang terlibat.
Guejabar.com, Jakarta – Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak tahun 2020 tidak menyurutkan komitmen jajaran pemasyarakatan untuk perang melawan peredaran gelap narkotika. Terbukti sepanjang tahun 2020 hingga 2021, hampr 300 upaya penyelundupan barang haram tersebut ke dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan) berhasil digagalkan oleh petugas. Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga, usai mengikuti acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2021 secara virtual yang dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, Senin (28/6).
“Selama pandemi berlangsung, upaya penyelundupan narkotika ke dalam lapas/rutan justru semakin banyak, bahkan modusnya semakin beragam. Paling banyak tentu melalui barang titipan karena selama pandemic kunjungan langusng memang ditiadakan dan diganti dengan kunjungan on line. Untuk itu penjagaan dan pengamanan makin menguat,” ungkap Reynhard.
Semakin beragamnya modus untuk menyelundupkan barang haram tersebut, menjadi tantangan bagi Pemasyarakakatan untuk selalu dideteksi dini dan diketangani. Seperti yang baru-baru saja terjadi di Lapas Semarang, penggagalan masuknya sabu yang diselundupkan melalui bungkusan kacang tanah dan di Lapas Porong Surabaya yang menggagalkan masuknya paket ganja dengan media bungkusan plastik yang dilempar dari luar tembok lapas.
Beberapa modus lainnya seperti Sabu dalam cabe rawit di Lapas Jombang, sabu dalam paket sabun mandi di Lapas Meulaboh, sabu dalam deodorant di Lapas Singkawang, sabu dalam kemasan sampo di Lapas Kediri, Sabu dalam sambal ikan di Laps Bangko, dan bermacam modus lainnya .
Lebih lanjut Reynhard juga menyatakan bahwa jajaran pemasyarakatan juga terus meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum (APH) lainnya seperti Kepolisian Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional. Menurutnya hal tersebut merupakan wujud keterbukaan pemasyarakatan untuk bekerja sama “membersihkan” peredaran narkotika. Pemasyarakatan akan terus berkontribusi dalam segala upaya mencegah, mengungkap dan memberantas narkoba , khususnya di lingkungan lapas dan rutan.
“Kami saling menyadari bahwa pemberantasan peredaran gelap narkotika perlu kerja sama dengan semua pihak. Peredaran gelap narkotika bukan hanya tanggung jawab salah satu APH, ini adalah tanggung jawab kita semua. Termasuk seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat dapat berkontribusi langsung dalam melawan peredaran gelap narkotika minimal dengan tidak turut serta mengedarkan. Reynhard bahkan mengajak masyarakat untuk melapor langsung apabila mengetahui adanya keterlibatan warga binaan pemasyarakatan atau petugas dalam peredaran narkotika melalui laman lapornarkoba.ditjenpas.go.id.
“Kami benar-benar sangat terbuka untuk bekerja sama dalam menggagalkan upaya-upaya peredaran gelap narkotika. Sinergi dengan APH maupun masyarakat sangat diperlukan untuk menjangkau wilayah yang lebih luas sehingga pencegahan dan penanganan lebih optimal,” tegas Reynhard.
Pemindahan Bandar Narkotika ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan merupakan upaya nyata memutus mata rantai dan peredaran narkotika di lapas dan rutan. Sejak tahun 2020 hingga kini sudah 669 bandar narkotika dipindah ke Nusakambangan.Tidak hanya itu, 6 orang oknum petugas pemasyarakatan yang terbukti terlibat dalam peredaran narkotika juga dipindahkan ke Nusakambangan.
“Komitmen kami jelas, mulai jajaran pimpinan tertinggi hingga pelaksana di lapangan, perang terhadap narkoba. Serta bagi petugas maupun warga binaan yang terbukti terlibat akan diganjar hukuman sesuai dengan tindakannya, baik sanksi secara kedinasan, peraturan tindakan disiplin maupun sanksi pidana,” tegas Reynhard.
“Kami jajaran Pemasyarakatan mengucapkan Selamat Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2021. Bersama kita perang melawan narkoba di era pandemi Covid-19 menuju Indonesia bersih dari narkoba,” tutup Reynhard.
Guejabar.com, Kabupaten Bekasi – Banyaknya warga yang masih belum menerima vaksin Covid-19 di Kabupaten Bekasi, membuat Kedes Kalijaya bersama Puskesmas Telaga Murni gencar melakukan Vaksinasi.
Kali ini Vaksinasi dilakukana di halaman Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Senin (28/06/2021).
Kepala Desa Kalijaya, Dede Sulaiman, menegaskan “Vaksinasi sengaja diadakan di halaman Desa Kalijaya supaya mudah dijangkau, terutama untuk warga lanjut usia, Mari kita manfaatkan kemudahan fasilitas ini demi kebaikan bersama”, tuturnya Kades
Untuk bisa mendapatkan vaksin covid-19 warga harus melewati beberapa tahapan, diantaranya cek data kependudukan, cek suhu badan, cek berat dan tinggi badan, cek tekanan darah, cek gula darah (bila ada indikasi), screening kesehatan, vaksin dan yang terakhir adalah observasi pasca vaksin “tandasnya kades
Petugas Puskesmas dr.Neni mengatakan “vaksinasi Covid-19 untuk warga lanjut usia mendapat prioritas karena lansia dinilai rentan terkena penularan penyakit, Vaksinasi untuk para lansia dilakukan agar mereka memiliki imun yang kuat sehingga terhindar dari penularan virus Covid-19, target vaksin kali ini untuk 250 orang dengan Jenis Vaksin Sinovac,” Ucap dr.Neni.
Dalam pelaksanaan Vaksinasi ini juga dilakukan pengamanan oleh Babinsa Koramil 05/Cibitung Sertu Rojin dan menjelaskan bagi warga yang akan mengikuti Vaksin agar tidak terjadi kerumunan masa yang melaksanakan vaksin dan kepada warga tetap memakai masker serta menjalankan protokol kesehatan.
Semoga dengan 250 orang yang sudah di berikan Vaksin kita bisa menekan angka penyebaran Virus Covid 19 ini,” Harapan Babinsa.
guejabar.com, Kabupaten Majalengka – Setelah kejadian di Simalungun Sumatera Utara, Wartawan di Tembak Mati, dan di Gorontalo Wartawan di Bacok OTK, kini intimidasi dan penganiayaan menimpa wartawan di Majalengka Jawa Barat, yang menurut Video yang beredar, Persekusi, Intimidasi dan penganiayaan menimpa (Sulaeman – Red) Wartawan dari Media Tabloid “Cetak dan Online” Fokus Berita Indonesia (FBI) dan Wartawan Metro Jabar.
Peristiwa tersebut terjadi di Kantor Desa Mekarwangi, Kecamatan Lemah Sugih Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ketika Wartawan akan melakukan Klarifikasi terkait tentang pemberitaan, namun hal yang terjadi malah di intimidasi oleh beberapa Oknum Ormas, bahkan terlihat di video terjadi pemukulan kepada wartawan, hingga menyebabkan luka di bagian wajah, dan keluar kata kata Binatang yang di ucapkan oleh oknum Ormas kepada wartawan.
Menanggapi kejadian tersebut, N. Mujianto selaku Pimpinan Media Tabloid FBI ” cetak & online ” ketika dikonfirmasi awak media menyampaikan, kalau dirinya baru tahu kejadian tersebut setelah korban atas nama suleman anggota wartawan FBI via telephone menyampaikan kalau dirinya dapat persekusi , intimidasi , penganiayaan sampai pemukulan oleh orang tak dikenal, yang datang ke desa tersebut, saat dirinya ingin melakukan konfirmasi sambil silaturahmi ke desa tersebut, dan akibat kejadian tersebut korban langsung mendatangi Polres Majalengka melaporkan penganiayaan ke pihak penegak hukum .dan sudah dalam penanganan pihak Kepolisian Polres Majalengka, dan informasi dari korban pihaknya lagi menjalani visum, kami juga menghormati proses hukum dan biarkan para penegak hukum bekerja sesuai hukum yang berlaku terkait Undang – Undang Pers NO.40 Tahun 1999 tentang tugas pokok pers.
“Informasinya sudah melakukan Visum dan pelaporan ke Polres Majalengka, Kami dari Redaksi menunggu langkah – langkah yang akan di lakukan oleh Polres Majalengka dalam menangani kejadian yang menimpa wartawan kami, dan kami juga menghormati proses hukum dan biarkan para penegak hukum bekerja sesuai hukum yang berlaku terkait Undang – Undang Pers NO.40 Tahun 1999 tentang tugas pokok pers,” Jelas Mujianto, Senin (28/06/2021)
Dan dirinya berharap kepada Jajaran Polres Majalengka untuk sigap dan menindaklanjuti kejadian ini, menindak oknum ormas dan siapa aktor intelektual yang mengundang oknum ormas tersebut, dan tetap mengacu kepada undang – undang Pers No 40 Tahun 1999, yang menghalang – halangi tugas Wartawan dalam melaksanakan kejurnalistikan sesuai Tugas Pokok dan Fungsi Pers. Tambah Mujianto
Terkait adanya penganiayaan dan intimidasi oleh Oknum Ormas tersebut Pimrpinan Redaksi Guejabar.com (Erpin) pun angkat bicara dan sangat menyayangkan karena Ormas dan Media seharusnya berdampingan mengawal jalanya pemerintahan seperti yang terjadi di beberapa kabupaten dan kota di Jawa Barat.
“Saya sangat menyayangkan dengan tindakan beberapa Oknum Ormas yang melakukan penganiayaan dan intimidasi terhadap insan pers (Wartawan), dan kejadian ini sangat menyayat hati saya karena saya adalah salah satu insan pers juga, apalagi terdengar dari oknum ormas menyebut nama hewan kepada insan pers, dan saya berharap ini semua dapat diusut dengan tuntas oleh jajaran kepolsian Polres Majalengka, saya yakin pihak kepolisian akan berlaku adil,” Ucap Erpin.
“Seharusnya Ormas dan Media itu seiring sejalan bersama karena sama-sama pelaku yang menjadi pengawasan dalam berjalanya roda pemerintahan, sebagai kontrol sosial sesuai dengan tupoksinya dan tidak ada kejadian seperti yang beredar tersebut,” Tutupnya.
Video kejadian tersebut kini sedang Viral di berbagai Group WhatsApp Insan Pers di Nusantara, dan sangat mengecam atas tindakan oknum ormas tersebut, dan meminta Aparat Penegak Hukum, khususnya Polres Majalengka agar segera menindaklanjuti kejadian tersebut, agar tidak terulang kembali dan menyakiti hati Insan Pers di Indonesia.
Katar Cikarang Selatan Bersama BPBD Kab.Bekasi dan Pemdes Cibatu Lakukan Giat Penyemprotan Disinfektan
Guejabar.com, Kabupaten Bekasi – Sigap dalam pencegahan penyebaran covid-19 Karang Taruna diwilayah Kecamatan Cikarang Selatan, melakukan penyemprotan disinfektan di Desa Cibatu bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.
Bersama dengan seluruh unsur Pemerintah, BPD, Karang Taruna, serta Linmas Desa Cibatu. Karang taruna kecamatan Cikarang Selatan dan BPBD melakukan penyemprotan Disinfektan ke pelosok kampung Desa Cibatu. Senin, (28/06/2021).
Sigap dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19, Karang Taruna dan Pemerintah Desa Cibatu melaksanakan upaya pencegahan, salah satunya dengan cara melakukan penyemprotan Disinfektan terutama tempat-tempat umum dan rumah masyarakat.
Penyemprotan disinfektan dilakukan di tempat-tempat umum seperti pos keamanan, Masjid, Perkantoran Desa dan Sekolah.
H. Ranta, Spd selaku PJ Kepala Desa Cibatu menyampaikan bahwa “Pelaksanaan penyemprotan Disinfektan ini bertujuan agar dengan salah satu cara tersebut kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona di Desa Cibatu Kecamatan Cikarang Selatan”
“Penyemprotan Disinfektan adalah salah satu pencegahan penyebaran virus, namun sebagai masyarakat kita juga bisa melakukan pencegahan dengan banyak cara seperti, tetap menjaga Kesehatan selalu menjaga Kebersihan, sering-sering cuci tangan dan masih banyak cara-cara yang sudah dihimbaukan Pemerintah”, jelas Ranta.
“Kami selaku Pemerintah Desa dan mewakili seluruh masyarakat Desa Cibatu berterimakasih kepada Karang Taruna Kecamatan Cikarang Selatan dengan segala kerja kerasnya semoga penyebaran virus tesebut akan segera berlalu dan Negara ini bisa pulih kembali”, harap H. Ranta.
Omin Susanto Sekjen Karang Taruna Cikarang Selatan mengungkapkan hal yang sama bahwasanya pencegahan Covid 19 ini adalah bagian dari tanggung jawab karang taruna, karena karang taruna adalah lembaga pembantu pemerintah yang harus mendukung apa yang menjadi program pemerintah dari mulai pemerintah desa bahkan pusat.
“Kita mengikuti atau mewakili ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Selatan Gunawan Saputra yang kebetulan sedang sakit, beliau mengarahkan kami untuk selalu aktif dalam kegiatan sosial guna mencegah permasalahan sosial yang ada di masyarakat khususnya Kecamatan Cikarang Selatan.”terangnya
Omin mengungkapkan bahwa kegiatan penyemprotan disinfektan bersama BPBD kali ini menyisir 4 kampung sekaligus yang berada di Desa Cibatu.
“Ada 4 kampung sedesa cibatu yang kami semprot bersama BPBD, terimakasih juga atas kerjasama BPBD dan seluruh perangkat Desa dan karang taruna desa Cibatu, atas partisipasi nya dalam giat upaya pencegahan penyebaran Covid 19 hari ini.” ungkap Omin.
Guejabar.com, Kabupaten Bekasi – DPC Pejuang Siliwangi Indonesia (PS) Kabupaten Bekasi beserta jajaran pengurusnya terus melakukan agenda konsolidasi internal setelah diterbitkannya Surat Keterangan Terdaftar (SKT) oleh Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi sejak 10 Mei 2021 dengan nomor 220/865/Bakesbangpol/V/2021 dibawah Ketua DPC PS Kabupaten Bekasi Saudara Budiawan.
Sabtu (26/6) DPC PS Kabupaten Bekasi menghadiri undangan Rapat Konsolidasi DPAC Kecamatan Muara Gembong. Acara Rapat Konsolidasi DPAC PS Muara Gembong dihadiri kurang lebih 50 orang termasuk 4 orang unsur dari Pengurus DPC PS Kabupaten Bekasi dan beberapa DPAC dari Kecamatan lainnya ikut hadir dalam pertemuan tersebut.
Agenda Rapat Konsolidasi DPAC di Muara Gembong membahas sejumlah program-program internal dan eksternal organisasi. Program internal organisasi meliputi pendataan dan rekrutmen keanggotaan melalui Kartu Tanda Anggota (KTA), pembentukan pengurus tinggkat ranting di desa-desa, dan pengadaan atribut atau seragam bagi anggota. Adapun program eksternal diantaranya menjalin hubungan kerjasama melibatkan masyarakat dengan program Pemerintah untuk mendorong potensi SDM dan SDA di Kecamatan Muara Gembong agar ikut terlibat dalam pengembangan potensi yang ada dapat memberikan manfaat secara luas khususnya bagi warga Kecamatan Muara Gembong.
Budiawan Ketua DPC PS Kabupaten Bekasi saat hadir di Pantai Bahagia Muara Bendera, berpesan agar angoota DPAC PS Muara Gembong terus mendorong budaya hidup bersih kepada setiap masyarakat agar ditengah situasi Pandemik covid-19 terus menerapkan protokol Kesehatan sekalipun Kecamatan Muara Gembong termasuk zona hijau. Budaya hidup bersih penting untuk menjaga kesehatan masyarakat agar terhindar dari segala macam penyakit apapun.
Ketua DPAC PS Muara Gembong Saudara Naseh mengucapkan terima kasih atas kehadirannya pengurus DPC PS KABUPATEN berserta jajaran karena telah hadir dalam rapat konsolidasi di wilayah Utara Kabupaten Bekasi. Perjalanan jauh hingga melewati sungai dengan menggunakan perahu tidak menyurutkan langkah Pengurus DPC PS Kabupaten Bekasi datang kesini, kami berharap beberapa program penting untuk kita sinergikan dapat terealisasi seperti kebutuhan sarana ibadah yang layak, air bersih, bantuan peralatan bagi Nelayan, Ambulance, dan pemberdayaan usaha mikro atau pedagang.
DPAC PS Muara Gembong kompak dan sejauh ini tetap loyal kepada DPC PS Kabupaten Bekasi apalagi setelah terbitnya SKT Bakesbangpol dari Pemda Bekasi, ini akan memudahkan kami didalam membangun komunikasi dan kerjasama dengan instansi pemerintahan setempat.
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo Saat Meninjau PPKM Mikro di Medan Satria Kota Bekasi
Guejabar.com, Kota Bekasi – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terus bergerilya mengunjungi posko PPKM Mikro.
Setelah Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, rombongan bergerak menuju posko PPKM Mikro di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Dalam arahannya, Kapolri meminta kegiatan tracing testing diperkuat. Jajaran polsek dan polres juga harus menambah penyuntikan dosis vaksin dari 50 dosis perhari menjadi lebih dari itu. “Tes PCR juga dipercepat dengan hasil minimal 1 hari,” kata jenderal bintang empat itu.
Menurut Kapolri, APD dan obat-obatan sudah cukup yany bersumber dari dinas kesehatan dan wali kota. “TNI-Polri siap membantu melaksanakan serbuan vaksinasi di Bekasi,” ungkap mantan Kabareskrim Polri ini.
Sementara Panglima TNI berharap jika kekurangan tenaga kesehatan segera berkoordinasi. Fasilitas kesehatan kata dia terpenuhi dengan baik. “Jangan sampai ada lagi kejadian viral, pasien dibawa dengan gerobak, padahal fasilitas kendaraan/ ambulance untuk pasien masih ada,” kata Hadi.
Menkes juga berharap jika terdapat kekurangan vaksin segera laporkan ke puskesmas. “Kami siap memberikan vaksin jika ada kekurangan,” ujarnya.
Sebagai catatan, Pemkot Bekasi menyediakan RS darurat di GOR. Pemkot juga memiliki 8 titik tes RT-PCR yang bisa mengetes sampai dengan 2.000 sampel perhari, dengan kecepatan 1 sampai 2 hari. Kemudian ada petugas puskesmas yang monitoring sampai tingkat RT.
Kapolres Bersama Muspika dan Satgas Covid-19 Jatireja Saat Meninjau Ruangan Yang Akan Digunakan Sebagai Tempat Isolasi
Guejabar.com, Kabupaten Bekasi – Banyaknya kasus Covid-19 di Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, membuat Muspika bersama Satgas Covid-19 Desa Jatireja mengambil keputusan untuk melakukan isolasi mandiri secara terpusat tingkat desa, yang sebelumnya akan dilakukan peninjauan terlebih dahulu di sekolah yang akan dijadikan tempat karantina atau isolasi mandiri tingkat desa tersebut oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi.
Isolasi Mandiri Terpusat tingkat desa jatireja ini akan dipusatkan di sekolah “Rabbani Islamic School” di Perum Graha Asri, Jln Cimandiri VI, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, karena dinilai laiak dan dari pihak pemilik sekolah pun menyambutnya dengan baik.
Dengan adanya isolasi mandiri terpusat tingkat desa Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, S.I.K.,M.Si, yang juga sebagai Wakil Satgas Kabupaten Bekasi 1, meninjau langsung tempat yang akan dijadikan tempat isolasi mandiri tersebut, Sabtu (26/06/2021).
Kapolres menerangkan saat press confference bersama awak media bahwa tempat ini sudah laiak dan baru pertama kali ada tempat isolasi mandiri secara terpusat dengan mengunakan fasilitas sekolah, dan baru pertama kali juga isolasi mandiri terpusat tingkat desa dan diperkirakan kapasitasnya bisa menampung 25 sampai 50 orang.
“Setelah ditinjau tempat ini laiak karena bersih dan luas juga untuk dijadikan tempat isolasi mandiri terpusat tingkat desa, dan kapasitasnya bisa mencapai antara 25 sampai 50 orang, disini juga sudah menyiapkan dapur umum, tempat berjemur dan olahraga,” Ujar Kapolres.
“Ditempat isolasi mandiri terpusat tingkat desa ini nantinya akan dipantau oleh satgas covid desa jatireja, tenaga kesehatan sendiri nanti akan ada dokter yang dipersiapkan untuk mengecek kondisi kesehatan pasien yang diisolasi,” Tambahnya.
“Tempat ini juga hanya diperuntukan pasien yang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan,” tutupnya.
Kapolres juga menjelaskan status kondisi zona Cikarang Timur yang tadinya zona merah menjadi zona orange, serta 2 titik yang setadinya dilakukan Mikro Lockdown kini sudah dibuka dan menjadi zona hijau, serta menjelaskan bahwa tempat ini juga akan dijadikan Posko Taktis yang nantinya akan memonitoring seluruh wilayah Desa Jatireja tentang penyebaran Covid-19.
Ditempat yang sama H.Hari Prasetyo selaku pemilik sekolahan “Rabbanii Islamic School” menegaskan bahwa merasa siap sedia untuk membuka kesempatan yang baik untuk membantu penanganan Covid-19 di wilayah Desa Jatireja, dan menjelaskan fasilitas yang ada di ruangan yang akan digunakan untuk isolasi tersebut.
“Kami dari Yayasan Rabbanii membuka kesempatan yang baik ini untuk membantu penanganan Covid-19, bukan hanya pemerintah dan pihak terkait tapi kita semua lapisan masyarakat, dan kami merasa terhormat karena bisa membantu pananganan Covid-19, dan sekolah kami dijadikan tempat isolasi mandiri terpusat Desa Jatireja, dan kami tidak takut tempat kami dijadikan tempat isolasi karena kami yakin pasti dilakukan dengan prokes yang baik,” Ucapnya.
Kapolsek Cikarang Timur Kompol J.Sitorus SH mengatakan, “Karena di Jatireja ini lumayan banyak dan begitu ada Vaksinasi saya melihat ada sekolah maka saya memberanikan diri untuk meminta kepada pemilik sekolah untuk dijadikan tempat isolasi mengingat beberapa tempat isolasi sudah hampir penuh dan rumah sakit (RS) juga rata-rata hampir penuh,” Ucapnya.
“Pihak sekolah sendiri bersedia dan menyambut dengan baik permintaan kami dengan dijadikanya tempat isolasi terpusat tingkat desa jatireja, di dalam ruangan sekolah sendiri sudah ada fasilitas yang bisa digunakan seperti pendingin ruangan (AC), Bad (Kasur), dan yang lainya, sehingga bisa memberi kenyamanan kepada pasien yang akan diisolasi nantinya,” Ucap Kapolsek.
Ketua Satgas Covid-19 Desa Jatireja Danny Ramdany juga menjelaskan, “Perlu diketahui sebelumnya kami juga sudah melakukan beberpa penanganan mulai dari penyemprotan disinfektan hingga woro-woro kepada masyarakat agar terus menjaga protokol kesehatan dengan baik,” Tandasnya.
Dalam peninjauan ini juga dihadiri selain Kapolres Metro Bekasi dan Kapolsek Cikarang Timur turut hadir, Camat Cikarang Timur, Danramil 08/Lemah Abang yang diwakili Babinsa Jatireja, Kepala Desa Jatireja dan Kepala Puskesmas Lemah Abang serta Satgas Covid-19 Desa Jatireja.