Home Blog Page 125

Konsep Sosialisme Ala Islam Menurut Tjokroaminoto

0

Konsep Sosialisme Ala Islam Menurut Tjokroaminoto

Oleh : Muhammad Anugrah Noor Fadhilsyah

Kolonialisme merupakan praktik yang menyebabkan para masyarakat menjadi tersiksa, tidak adanya keadilan tiap individu, kesenjangan sosial, ketidaksetaraan, dan sebagainya. Dan H.O.S Tjokroaminoto muncul sebagai manusia yang peduli dengan permasalahan yang terjadi pada zaman itu dan menentang kapital-imperialisme yang dilakukan oleh Belanda pada saat itu.

Biografi Tjokroaminoto

Raden Mas Hadji Oemar Said Tjokroaminoto, seorang guru bagi tokoh-tokoh terkenal seperti Soekarno, Kartosoewiryo, dan Muso, adalah tokoh pergerakan nasional yang berpengaruh di Indonesia. Lahir pada 16 Agustus 1882 di Desa Bakur, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Tjokroaminoto berasal dari keluarga ningrat dan keturunan ulama. Setelah menyelesaikan studi di OSVIA Magelang pada 1902, ia awalnya memilih karier pegawai pemerintah.

Setelah menikah dengan R.A. Soeharsikin, Tjokroaminoto bekerja sebagai juru tulis di Ngawi, namun meninggalkan pekerjaannya karena ketidakpuasan dan ketidaksepahaman dengan mertuanya. Setelah melakukan perjalanan spiritual dengan mengunjungi Pondok Pesantren dan masjid, ia pindah ke Semarang, menjalani kehidupan sederhana dengan pekerjaan serabutan. Melanjutkan pendidikan di BAS Surabaya, ia lulus pada 1910, aktif berorganisasi, dan menulis di media massa.

Kemasyhuran Tjokroaminoto sebagai pemikir ulung menarik tokoh-tokoh untuk berdiskusi di rumahnya di Peneleh Surabaya. Pada 1912, ia bergabung dengan SDI yang berkembang menjadi Sarekat Islam dan kemudian PSII pada 1930. Meski dihadapkan pada dinamika internal dan perseteruan dengan kelompok kiri seperti Syarikat Islam Merah yang kemudian bergabung dengan PKI, Tjokroaminoto tetap mempertahankan kepemimpinannya. Sebagai respons terhadap dinamika tersebut, ia menulis buku tentang Sosialisme dalam Agama Islam.

Definisi Sosialisme

Sosialisme adalah sistem di mana semua sumber daya alam dan alat produksi dibagi dan perekonomian dijalankan secara kolektif. Dalam konsep sosialisme, prinsip utamanya adalah setiap orang mempunyai hak yang sama atas upah atau hasil bisnis yang sama. Oleh karena itu, pemerintah juga mengontrol berfungsinya perekonomian. Dengan kata lain, definisi tersebut menunjukkan bahwa sosialisme melibatkan pengawasan pemerintah yang terpusat terhadap transaksi dan pasar.

Konsep Sosialisme Islam H.O.S Tjokroaminoto

HOS. Tjokroaminoto, dalam menjelaskan arti sosialisme, tidak menyampaikan pendapat pribadinya, melainkan merujuk pada bahasa Yunani atau bahasa Latin. Baginya, sosialisme berasal dari akar kata “socius,” yang diterjemahkan ke beberapa bahasa dengan makna yang sama seperti “teman.” Meskipun variasi definisi sosialisme ada, tujuannya selalu konsisten: melindungi kepentingan masyarakat dan mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.

Tjokroaminoto mengecam kurangnya sosialisme yang berakar dari nilai-nilai agama, khususnya di Barat, yang cenderung menafikan spiritualitas dan lebih condong pada materialisme. Meskipun menyatakan kekecewaan terhadap hal tersebut, ia tidak menolaknya secara langsung.

Tjokroaminoto melihat materialisme Marx sebagai kelemahan, namun tidak menolaknya. Sebaliknya, ia melihat peluang bagi sosialisme berbasis spiritualisme Islam untuk bersinergi dengan konteks keilmuan modern. Dengan demikian, ia mencoba menggabungkan nilai-nilai sosialisme dengan ajaran Islam untuk menciptakan konsep sosialisme yang sesuai dengan budaya dan konteks Indonesia.

Dasar Sosialisme Islam H.O.S Tjokroaminoto

H.O.S Tjokroaminoto menyatakan bukti bahwa Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW pun memiliki dasar-dasar sosialisme. Tjokroaminoto menyatakan dasar sosialisme berdasarkan Islam. Dasar yang bersumber dari Islam tersebut ditemukan di beberapa ayat-ayat kitab suci al-Qur’an, yang yang didalam praktik keagamaannya, tidak disadari mencerminkan prilaku sosialis. Beberapa ayat yang dikutip oleh Tjokroaminoto sebagai dasar dari sosialisme, seperti bagian awal ayat 213 dari al-Baqarah yang memiliki arti: ”Manusia itu adalah umat yang satu”. Potongan ayat tersebut menunjukkan persaudaraan atau persatuan antar sesama manusia, namun perlu dicatat bahwa dalam konteks tafsirnya, persatuan ini terkait dengan iman dan hanya berlaku untuk umat Islam. Meskipun demikian, HOS. Cokroaminoto berpendapat bahwa dengan landasan agama Islam, sosialisme yang mengedepankan nilai-nilai persatuan dapat terwujud di antara umat manusia.

HOS. Cokroaminoto juga mengutip potongan ayat ke-13 Surat al-Hujurat yang artinya: ”Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa”. Potongan ayat tersebut menurutnya menunjukkan kesetaraan antar umat manusia. Bagi HOS. Tjokroaminoto, keturunan, suku, atau bangsa seseorang tidak memiliki arti di hadapan Allah SWT. Menurut pandangan Allah, kemuliaan seorang manusia ditentukan oleh sembah baktinya kepada Allah. Kesetaraan ini dianggap sebagai landasan untuk memudahkan terwujudnya persatuan antar umat, yang menjadi cita-cita sosialisme.

Selain dua ayat sebelumnya, ada satu praktik keagamaan dalam Islam yang mencerminkan corak sosialisme, yaitu ibadah haji. Dalam pelaksanaan ibadah haji, semua umat Islam, tanpa memandang latar belakang keluarga, status sosial, atau asal bangsa, mengenakan pakaian yang seragam. Hal ini menciptakan kesetaraan di antara mereka, sehingga tidak terlihat perbedaan antara majikan dan bawahan saat melaksanakan ibadah haji.

Keruntuhan 3 kerajaan Islam terbesar seperti safawiyah, Mughol, dan yang terakhir Turki Utsmanni, menyebabkan praktek kolonialisme di dunia semakin besar dan kemunduran bagi Islam. Cukup untuk membuat drajat umat Islam turun di mata dunia. Bangsa yang telah dijajah dengan hilangnya hak-hak Politik-Ekonomi secara independen dalam mengurusi negaranya sendiri. Karena perbudakan, adu domba, pembodohan dan tekanan militer. Wajar saja jika tercipta bangsa yang pesimis dan lambat laun akan semakin lemah dan tidak berdaya. Sehingga menyebabkan umat islam dan bangsa nusantara untuk melawan penjajahan, hanya bisa pasra dengan nasib, untuk bisa memenuhi kebutuhan saja sudah bersyukur.

Kesimpulannya, H.O.S Tjokroaminoto mengembangkan konsep Sosialisme Islam dengan merujuk pada nilai-nilai agama Islam, terutama ayat-ayat Al-Qur’an yang menunjukkan persaudaraan, kesetaraan, dan praktik keagamaan yang mencerminkan corak sosialisme. Dalam konteks Indonesia yang tengah dijajah dan mengalami kemunduran, Tjokroaminoto melihat Sosialisme Islam sebagai solusi untuk melawan penjajahan dan mengatasi ketidaksetaraan ekonomi serta kemunduran sosial. Konsep ini tidak menolak nilai-nilai sosialisme secara umum, tetapi mencoba menggabungkannya dengan ajaran Islam agar sesuai dengan budaya dan nilai-nilai lokal. Sosialisme Islam Tjokroaminoto menjunjung tinggi keadilan sosial, persatuan, dan kesejahteraan umat manusia dengan landasan nilai agama.

Daftar Pustaka :

Mahardi, Didin Putra. (2020). ”Pemikiran Ekonomi Sosialis Haji Oemar Said Cokroaminoto”. (Tesis Magister, Program Studi Ekonomi Syariah, IAIN Ponorogo)

Abidin, Jaenal. (2019). “Konsep sosialisme islam h.o.s tjokroaminoto”. (Skripsi Sarjana, Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Manan, Firman. (2016). ”Sosialisme Islam: Perspektif Pemikiran Politik H.O.S. Tjokroaminoto”. Jurnal Wacana Politik – Jurnal Ilmiah Departemen Ilmu Politik, Vol. 1, No. 1.

Bahtiyar, E., & M. Mu’inudinillah Basri, dan S. H. (2015). ”Kritik Islam Terhadap Konsep Marxisme tentang Pengentasan Kemiskinan”. Profetika, Jurnal Studi Islam, Vol. 16, No. 2.

Muhammad Iqbal : Pemikir Muslim Penggagas Kebebasan dan Humanisme Ala Islam

0

Muhammad Iqbal : Pemikir Muslim Penggagas Kebebasan dan Humanisme Ala Islam

Oleh : Muhammad Hamzah At-Thoriq, NIM (1225010121), UIN SGD Bandung

Bangsa dan peradaban besar selalu mencatat pemikir dan pemikiran besar didalamnya. Bangsa Eropa terkenal sebagai bangsa dengan segudang tokoh yang selalu menghadirkan pemikiran-pemikiran baru untuk transformasi peradaban yang lebih baik. Mulai dari pemikiran tentang politik kenegaraan, sampai hakikat kehidupan. Mulai dari cara hidup ideal sebagai individu sampai dengan cara hidup ideal bernegara dan bermasyarakat.

Islam sebagai bangsa yang perna mengalami puncak kejayaan dan menjadi yang terdepan sebagai barometer peradaban manusia juga pernah melahirkan pemikir dan pemikiran besar. Mulai dari tokoh klasik seperti Ibnu Rusd dan Ibnu Taymiyah, sampai pemikir kontemporer seperti Jamaludin Al Afghani, Muhammad Iqbal, sampai Sayyid Qutbh.  Tokoh-tokoh tersebut ialah sebagian kecil pemikir muslim yang memberikan ide dan gagasan nya, termasuk Muhammad Iqbal, seorang pemikir muslim dari Pakistan yang memberikan konsep kebebasan dan Humanisme dengan nilai-nilai islam didalamnya.

Biografi Muhammad Iqbal

Muhammad Iqbal lahir pada 09 November 1877 di Sialkot, Punjab yang saat ini merupakan bagian dari Pakistan. Iqbal lahir dari keluarga yang sangat taat beragama. Keluarganya berasasal dari Kashmir yang kemudian pindah ke Punjab. Syekh Noor Muhammad adalah ayahnya yang merupakan seorang sufi dan bejerja sebagai pedagang. Sementara ibunya ialah Imam Bibi, seorang Perempuan taat dan selalu memperhhatikan Pendidikan agama pada anaknya. Kakeknya sendiri ialah Muhammad Rafiq, seorang ulama dan Sufi besar di Kashmir sebelum hijrah ke Punjab. Dengan lingkungan keluarga yang taat, sangat berpengaruh kepada Iqbal kecil untuk semangat dalam menggali pemahaman agama (Ihsan Fauzi & Nurul Agustina, 1992).  

Iqbal memperoleh Pendidikan formal pertamanya di madrasah setempat untuk belajar Al Quran. Setelah tamatr, ia melanjutkan Pendidikan di Scottish Mission School di Sailkot, Punjab. Disana ia mulai mengembangkan potensi intelektual yang dia miliki. Ia juga mulai mengembagkan potensi nya dalam hal sastra, terlebih Ketika ia mendapatkan seorang guru seorang sastrawan terkemuka Bernama Mir Hassan. Dibawah bimbingannya, ia mulai banyak membuat puisi-puisi hebat yang juga menaikan Namanya (Republika, 2017).

Setelah tamat dari Scottish, ia melanjutkan Pendidikan di Government College Lahore pada 1895. Disana, ia dibimbing secara intensif oleh Sir Thomas Arnold, seorang orientalis Inggris yang mengajarkan pemahaman lebih dalam kepada Iqbal tentang Filsafat barat maupun Eropa. Perpaduan guru dari timur dan barat inilah yang juga memengaruhi pemikiran Muhammad Iqbal nantinya.

Muhammad Iqbal kemudian melanjutkan Pendidikan tingginya di Trinity College Universitas Cambride, London dan memperdalam filsafat moral. Kemudian ia melanjutkan Pendidikan di Universitas Munich, Jerman dan memperoleh geral Ph..D. Selama tiga tahun di Eropa, ia banyak membaca buku di perpustakaan Cambride maupun Munich. Ia juga sering mendidkusikan berbagi persoalan-persoalan serta terus giat menulissajak dan syair-syairnya.

Pemikiran  Filsafat Moral Muhammad Iqbal

Unsur penting yang membangun teori filsafat moral Muhammad Iqbal ialah Khudi. Khudi secara etimologi berarti pribadi, ego, atau keinginan. Khudi adalah pusat dan merupakan suatu Iradah kreatif yang terarah secara rasional menjelaskan bahwa hidup bukanlah suatu arus tak terbentuk melainkan suatu prinsip kesatuan yang bersifat mengatur. Iqbal menerangkan bahwa Khudi ialah pusat dan landasan dari keseluruhan kehidupan. Khudi tidak hanya ada pada manusia, Iqbal menjelaskan bahwa khudi ada pada setiap wujud dan bertempat pada alam ini, yang membedakan hanyalah pada tingkatannya. Khudi akan terus bergerak baik dalam proses asosiasi dan interaksinya dan menaiki tangga keberadaan ke titik perkembangan manusia yang tertinggi Ketika menjadi pribadi. (Muhammad Iqbal, 1976).

Dalam memudahkan menjelaskan konsep Khudi, Iqbal mebaginya menjadi dua arti, yakni arti Metafisis dan arti etis.  Arti Khudi secara metafisis ialah perasaan tentang Aku yang tidak dapat dilukiskan dan merupakan dasar keunikan tiap Individu (CA, Qadir, 1998). Sementara secara etis, Khudi ialah mengandalkan diri sendiri, harga  diri, percaya diri sendiri, mempertahankan diri, bahkan menonjolkan diri, apabila itu diperlukan demi kepentingan hidup serta kekuatan untuk tetap membela kebenaran, keadilan, kewajiban, bahkan dalam menghadapi maut sekalipun.

Secara praktis, ego metafisis ialah pendukung dua hak utama, yakni hak hidup dan hak untuk bebas, seperti ditetapkan oleh Hukum Tuhan. Muhammad Iqbal menolak paham Jabariyah yang megasumsikan bahwa manusia tak memiliki kehendak bebas. Manusia hanyalah sebuah wayang yang setiap Keputusan dan tindsakannya ialah kehendakn dan takdir yang diinginkan Tuhan. 

Menurut Iqbal, manusia dengan Khudi-nya, selalu memilki Khudi yang melekat. Khudi ini yang mendorong kehendak bebas manusia. Kesempurnaan Khudi akan mendorong konvergensi kehendak manusia dengan  kehendak mutlak (Kehendak Tuhan). Kehendak Tuhan disini dimaksud sebagai bagian internalisasi mengenai apa yang sebenarnya diinginkan Tuhan yang akan memengaruhi individu dalam mengambil keputusannya sebagai bentuk dari kehendak bebas.

Muhammad Iqbal juga merupakan seorang Humanis. Dalam ejawantahnya terhadap nilai humanisme, ia berpendapat bahwa dengan Khudi yang melekat pada manusia, manusia selalu memiliki sisi kreatif dan inovatif didalamnya. Selanjutnya, Iqbal berpendapat bahwa ruang dalam eksplorasi potensi dir manusia tidaklah boleh dan dibatasi. Dengan Khudi yang sempurna, yang telah diinternalisasi dengan kehendak Tuhan, Ego manusia yang selalu kreatif akan memuncilkan karya positif untuk kemajuan peradaban.

 

Referensi :

Fauzi, Ihsan Ali, dan Nurul Agustina, Sisi Manusiawi Iqbal, Bandung, Mizan, 1992

Iqbal, Muhammad, Asrar Al Khudi, diterjemahkan oleh Bahrum Rangkuti Rahasia-Rahasia Pribadi, Jakarta, Bulan Bintang, 1971.

C.A. Qadir, Filsafat dan Ilmu Pengetahuan dalam Islam, Jakarta : Yayasan Obor Indonesia, 1998)

Danusiri, Epistimologi dalam Tassawuf Iqbal, Yogyakarta :Pustaka Pelajar, 1996)

Aktivis dan Mahasiswa Se-Bandung Raya Deklarasi Prabowo-Gibran di Pilpres 2024

0

Aktivis dan Mahasiswa Se-Bandung Raya Deklarasi Prabowo-Gibran di Pilpres 2024

GUE JABAR | BANDUNG – Kelompok pemuda dan mahasiswa di Bandung yang nomenklaturnya merupakan Relawan PERAN02 (Pemuda Prabowo-Gibran) menyatakan dukungannya terhadap kemenangan Prabowo-Gibran untuk pesta demokrasi di PEMILU 2024. (19/12/2023)

Deklarasi dukungan terhadap Prabowo-Gibran berlangsung dari berbagai unsur kepemudaan dan mahasiswa. Diantaranya Mahasiswa Al-Musdariyah Cimahi, Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Mahasiswa Universitas Pasundan (UNPAS), Pegiat Forum Demokrasi Rakyat, aktivis Satria Sunda Sakti dan Pegiat Lingkar Studi Hukum.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kafe Qino, Jl. Cipadung Kota Bandung. Partisipan yang ikut dalam acara Deklarasi Dukungan Kemenangan Prabowo-Gibran berkisar seratus orang.

Mahasiswa dan pemuda yang mengikuti dukungan tersebut termasuk dalam kategori Gen Z. Rata-rata usia mereka sekitar 19-25 tahun berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Koordinator Wilayah Jawa Barat PERAN 02 , Aji menyampaikan “Prabowo telah teruji dalam kontek kepemimpinan nasional, dia mampu mendirikan partai serta ikut terlibat dalam pergaulan internasional. Sementara itu, Gibran hari ini menjadi representatif kelompok muda, bahwa kaum muda sudah saatnya untuk mengambil peran”.

Selain deklarasi mengatakan dukungan, kegiatan tersebut diisi juga oleh doa bersama serta melakukan dialog dalam menggaet aspiarasi masyarakat akar rumput menyoal kemajuan Indonesia di berbagai sektor.

Abdul Aziz, mahasiswa UIN Bandung memberikan rekomendasi supaya ke depannya pemerintah dapat menyelesaikan kebijakan pembangunan Ibu Kota Nasional (IKN). Menurut Abdul Aziz, keberadaan IKN harus menjadi sentrum pemerataan terhadap bidang pendidikan dan ekonomi masyarakat, dengan demikian tidak lagi ada pandangan Jakarta sentris atau bahkan Jawa sentris.

Ragam pendapat mahasiswa dan pemuda yang hadir menuai apresiasi dari Koordinator PERAN 02 JABAR, Aji “sudah seharusnya pesta demokrasi menghasilkan buah pikiran dan ide-ide yang dapat mendongkrak kemajuan republik ini”.

Salah satu kelompok muda yang hadir, Azmi dari Forum Demokrasi Rakyat menitipkan supaya pemerintah ke depannya dapat memperkuat penegakan supremasi hukum dan hak asasi manusia. Menurut Azmi, supremasi hukum itu penting untuk memberikan kebahagiaan bagi seulurh masyarakat supaya tidak ada kecemburuan sosial.

Di akhir sesi, acara tersebut diisi dengan pembacaan deklarasi Prabowo-Gibran diiringi komitmen bersama untuk bergerak lebih masif dalam mendorong kemenangan Prabowo-Gibran serta memberikan pemahaman terhadap masyarakat atas visi,misi dan rekam jejak paslon tersebut.

Listrik Sering Padam Secara Mendadak, Perwakilan Masyarakat Kecamatan Bojongmangu Lakukan Audiensi dengan Unit PLN

0

Listrik Sering Padam Secara Mendadak, Perwakilan Masyarakat Kecamatan Bojongmangu Lakukan Audiensi dengan Unit PLN

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Perrwakilan masyarakat Kecamatan Bojongmangu melaksanakan audiensi dengan Unit PLN mengenai keluhan pemadaman, Senin 18/12/2023.

“Ya, hari ini kami dari berbagai unsur masyarakat Bojongmangu bertamu ke kantor Unit. Turut hadir inisiator gerakan disini Ketua Forum BPD se-Kecamatan Bojongmangu, Ketua Karang Taruna, Ketua LPM, KNPI, unsur Pemerintahan Desa, dan berbagai unsur masyarakat lainnya.” Edwin Gunawan, SH (Pengurus DPC LPM Kec. Bojongamangu)

Giat audiensi yang dilaksanakan pada pagi hari tersebut, ditemui langsung oleh Kepala Unit PLN setempat.
“Kedatangan kami disambut langsung oleh Kepala Unit, kurang lebih 20 orang dari kami menyampaikan secara langsung keluhan bahkan menyodorkan solusi kepada pihak PLN untuk kendala-kendala yang terjadi di Kecamatan Bojongmangu.” Ujarnya.

Diketahui, permasalahan padamnya listrik yang sering mendadak di Kecamatan Bojongmangu sudah terlalu sering terjadi, sehingga menimbulkan gejolak keresahan dari masyarakat.

“Atas dasar keresahan masyarakat, kami menginisiasi pertemuan dengan PLN. Seluruh aktivitas masyarakat itu sekarang bergantung pada listrik, jika situasinya terus-terusan seperti ini ya mau tidak mau harus didiskusikan secara langsung kepada PLN, karena hak kami sebagai konsumen tidak terpenuhi dengan baik.” Lanjutnya (Edwin Gunawan, SH)

Pada pertemuan tersebut, beberapa tuntutan disampaikan, sehingga pada akhirnya sama-sama menyimpulkan solusi.


“Dalam audiensi kali ini, kami dari pihak masyarakat menyampaikan keluhan-keluhan yang terjadi. Banyak banget variabelnya, kami hitung dan kami simpulkan jadi suatu solusi. Kami juga menyampaikan kerugian materil dan imateril dari dampak ini, tapi bukan untuk meminta ganti rugi juga sebenarnya.” Ujar Edwin Gunawan, SH.


Di ujung pertemuan, perwakilan masyarakat Kecamatan Bojongmangu dan PLN sama-sama menyepakati hasil audiensi.

“Di akhir kami berpesan kepada Kepala Unit PLN, bahwa hasil diskusi pada audiensi ini dirangkum dalam sebuah notulensi ataupun berita acara, sebagai satu garansi bagi kami bahwa PLN akan benar-benar serius menanggapi keluhan masayarakat. Kami memberi waktu kurang lebih satu minggu ke depan, untuk PLN menindak lanjuti solusi yang telah disepakati, dengan konsekuensi jika PLN tidak menepati kesepakatan tersebut, inshaallah kami akan bertamu lagi dengan jumlah massa yang lebih banyak.” Edwin Gunawan, SH.

(E-G)

Resmi Berkiprah BAPORA PP Kabupaten Bekasi, Usai Dilantik MPC PP Kabupaten Bekasi

0

Resmi Berkiprah BAPORA PP Kabupaten Bekasi, Usai Dilantik MPC PP Kabupaten Bekasi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi mengukuhkan atau melantik Pengurus Badan Pemuda dan Olahraga (BAPORA) Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi. Pengukuhan dikukuhkan oleh Sekertaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi, Iwan Setiawan di Gedung Pariwisata Kabupaten Bekasi, acara ini dihadiri jajaran Pengurus MPC, 23 PAC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi, Sapma Kabupaten Bekasi, Srikandi Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi, Ketua BAPORA Jawa Barat, Kabid Olahraga Disbudpora Kabupaten Bekasi, Kapolsek Cikarang Timur, Danramil Cikarang Timur, Camat dan Sekcam Cikarang Timur, Ketua Bapopsi Kabupaten Bekasi. Acara pengukuhan ini digelar di Komplek Stadion Wibawa Mukti Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (17/12/23).

Ketua BAPORA Kabupaten Bekasi, H. Hendra menggungkapkan, dalam kesempatan ini dirinya beserta jajaran pengurus BAPORA Kabupaten Bekasi bersyukur kepada kepada Allah SWT atas terlaksana dan suksesnya acara pengukuhan BAPORA Kabupaten Bekasi.

“Puji syukur kehadirat Allah SWT, sebuah anugerah terindah yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita semua yang sudah hadir di acara kami, yaitu, acara pelantikan pengurus BAPORA Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi. Sholawat serta salam kita sanjungkan kepada baginda Rasulullah SAW semoga kita semua mendapatkan syafaat dari beliau diakhir jaman nanti,” ujarnya kepada jaringanpublik.com.

H.Hendra mengatakan, acara pengukuhan atau pelantikan BAPORA Kabupaten Bekasi ini bertemakan Menembus Batas Kepemudaan Dengan Inspirasi Tanpa Batas. Hal ini tentunya merupakan sebuah konsep untuk merangkul para pemuda yang tak terbatas dan dijadikan inspirasi untuk menggapai potensi penuh para pemuda.

“Kami adalah badan kepemudaan yang didirikan oleh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Pancasila yang berkedudukan di wilayah NKRI, dangan tujuan untuk membentuk karakter kepemudaan yang berpendidikan, berprestasi, kepribadian energic, kreatif, inovatif dan intelek yang dilandasi semangat kebangkitan nasional berdasarkan cita – cita proklamasi kemerdekaan NKRI tanpa mempermasalahkan perbedaan RAS, Suku, Agama, Golongan dan Status Sosial,” ungkapnya.

Lanjut H.Hendra, BAPORA Kabupaten Bekasi memiliki moto eklusif, energic, kreatif dan inovatif. Eklusif yaitu, karena sebagai pemuda harus memiliki ide, cara berfikir untuk menguasai fikiran dan mengubahnya menjadi suatu energi positif baik fisik maupun mental, Energic yaitu, karena sebagai pemuda harus dinamis, cekatan dan kuat serta memiliki rasa ingin tau yang tinggi untuk mencari kebenaran atas ilmu pengetahuan dan keyakinan, Kreatif yaitu, pemuda harus mengasah kreatifitas dan memacu produktivitas.

Masih kata H.Hendra, Kreativitas dalam seniseni, budaya, olahraga dan kewirausahaan, generasi muda yang memiliki daya kreasi dan inovasi yang dapat menghasilkan berbagai karya yang kompetitif dan punya nilai jual, Inovatif yaitu, sebagai ogent or repair pemuda dituntut untuk berinovasi dan berprestasi agar dapat bersaing di era globalisasi. Pemuda harus mampu ambil bagian dan menjadi pembaharu dalam menghadapi setiap perkembangan dan kemajuan zaman yang terjadi.

“Kami berharap kedepannya kami dapat menjalankan tugas dan fungsi kami di BAPORA Kabupaten Bekasi yang menjalankan amanah dan peraturan organisasi yang ada, semoga BAPORA sukses menjalankan moto kami,” pungkasnya.

Penulis : Tiar

3 Caleg PKS, Teti Lestari, Faizal Hafan Farid dan Jalal Abdul Nasir Kembali Bangkitkan Seni Silat Ujungan Khas Bekasi

0

3 Caleg PKS, Teti Lestari, Faizal Hafan Farid dan Jalal Abdul Nasir Kembali Bangkitkan Seni Silat Ujungan Khas Bekasi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Menjaga tradisi seni dan budaya di tengah kemajuan zaman merupakan hal yang perlu dilakukan. Salah satunya dengan membangun komunitas-komunitas seni di tengah masyarakat dan menampilkan beragam pentas seni tradisional di setiap event maupun pagelaran.

“Kita ingin mengangkat kembali seni Pencak Silat Ujungan khas Kabupaten Bekasi yang menjadi bagian dari perjalanan panjang peradaban di Bekasi,” kata Teti Lestari, calon anggota DPRD Kabupaten Bekasi dapil 2, Cibitung dan Kecamatan Cikarang Barat dalam sambutannya pada Kirab Budaya dan Launching Padepokan Pencak Silat Ki Sayan di Kampung Jayaraga Desa Sukadanau Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, Sabtu (16/12/2023) siang. 

Silat Ujungan, kata dia, merupakan hasil perkawinan antara budaya Bekasi dan Sunda berupa seni ketangkasan beladiri yang sering dipertandingkan para Jawara Bekasi dahulu kala. 

“Alhamdulillah hari ini kita bisa melihat kembali Seni Ibing Silat Ujungan dalam momentum launching Padepokan Pencak Silat Ki Rayan cabang Desa Sukadanau,” kata caleg PKS nomor urut 5 dapil Cibitung, Cikarang Barat itu. 

Teti Lestari berjanji, bersama 2 caleg tandemnya dari PKS untuk DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Faizal Hafan Farid dan caleg PKS untuk DPR RI, H. Jalal Abdul Nasir akan melestarikan seni Pencak Silat Ujungan dengan konsep clustering strategy, yakni membangun komunitas-komunitas dalam cakupan kewilayahan. 

“Seperti Sukadanau yang identik dengan “kampung seniman”, memiliki tradisi seni dan kebudayaan yang terawat dan masih dipertahankan masyarakat”.  

“Dari jaipong, gamelan degung, pencak silat, sampai wayang, tari topeng hingga Ujungan dan seni pukul bedug juga ada”.

“Disini, jika dibentuk komunitas-komunitas seni tradisional, pasti efektif berjalan, apalagi jika seni yang diajarkan termasuk dalam kurikulum pendidikan, Insya Allah akan saya perjuangkan menjadi bagian ekstra kurikuler,” ungkap Teti Lestari.

Dalam kesempatan tersebut, caleg DPR RI, H. Jalal Abdul Nasir menambahkan banyaknya pedopokan pencak silat di Kabupaten Bekasi menunjukan keseriusan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya leluhur. 

“Namun jangan sekedar menjaga, tetapi harus menghasilkan atlet-atlet yang berprestasi, khususnya di bidang seni beladiri atau pencak silat,” harap caleg DPR RI nomor urut 7 itu. 

Usai sambutan, guru besar Padepokan Pencak Silat Ki Rayan, Baba Rais menyematkan Pin PPS Ki Rayan kepada H. Jalal Abdul Nasir dan Pin Emas untuk Teti Lestari didampingi ketua PPS Ki Rayan cabang Desa Sukadanau, Dzul Sahroni.

Selain menghadirkan Seni Silat Ujungan, acara yang dibalut Kirab Budaya tersebut juga menampilkan tari topeng khas bekasi, seni golok Bekasi dan tari Jaipong oleh Aira, juara 2 tingkat nasional asal Sukadanau yang mewakili Provinsi Jawa Barat di festival TMII.

Terpisah, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Faizal Hafan Farid mengatakan bahwa selama ini dirinya kerap mendukung dan mendorong seluruh cabang olahraga di Kabupaten Bekasi agar semakin maju dan berprestasi, termasuk diantaranya pencak silat. 

“Saya selalu suka dengan seni tradisional dan selalu hadir untuk memberikan support kepada rekan-rekan seniman dan budayawan yang ada di Kabupaten Bekasi apapun ragam seninya agar semakin maju dan berkembang,” ungkapnya. (***)

Seluruh Jajaran Pengurus DPK KNPI Kecamatan Cikarang Timur Resmi Dilantik

0

Seluruh Jajaran Pengurus DPK KNPI Kecamatan Cikarang Timur Resmi Dilantik

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Jajaran pengurus DPK KNPI Kecamatan Cikarang Timur resmi dikukuhkan dan dilantik langsung oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Bekasi M.Nawawi Al-Aksi di gedung Graha Pariwisata Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Sabtu 16/12/2023.

Dalam acara pelantikan tersebut dihadiri oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Bekasi M.Nawawi Al-Aksi beserta jajaran, ketua Dewan Pembina DPK KNPI Kecamatan Cikarang Timur Camat Ropi ST, Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur yang juga sebagai MPI DPK KNPI Kecamatan Cikarang Timur H.Aris Sadikin Asnawi dan seluruh pengurus DPK KNPI Kecamatan Cikarang Timur.

Ketua DPK KNPI Kacamatan Cikarang Timur M.Padli Fauzi mengatakan bahwa sebelumnya sudah ada pelantikan yang diwakilkan oleh KSB di aula KH.Noer Ali di gedung Bupati Bekasi dan pelantikan ini agar pengurus bisa memiliki rasa yang sama.

“Pelantikan ini agar seluruh pengurus mempunyai rasa yang sama ,maka kita lakukan pelantikan jajaran pengurus DPK KNPI Cikarang Timur walaupun sebelumnya sudah ada pelantikan di aula KH.Noer Ali yang di wakilkan oleh KSB,” Terangnya.

Padli juga mengatakan bahwa setelah adanya pelantikan ini dirinya sudah mempersiapkan beberapa agenda yang akan dijalankan bersama seluruh pengurus DPK KNPI Kecamatan Cikarang Timur

“Kita sudah persiapkan beberapa agenda dalam program kerja mari kita buktikan sebagai pemuda Cikarang Timur itu ada dan akan memberikan warna yang baru sesuai dengan apa yang menjadi slogan kita yaitu *Arah Baru Transportasi Pemuda Dalam Menjawab Tantangan di Era Digital*,” Ungkapnya.

Dirinya juga mengatakan akan ada rapat kerja bersama jajaran pengurus untuk melakukan langkah awal.

” Intinya sebagai langkah awal nanti kita akan adakan Rapat Kerja dan dari setiap bidang dipersilahkan untuk memberikan program kerja nya dan nanti akan kita lakukan musyawarah agar seluruh pengurus bisa kompak dan solid dalam menjalankan setiap program yang kita buat bersama,” Tutupnya.

(Erv)

Junaedi S.Sos Terus Lakukan Konsolidasi Sapa Warga dan Pemantapan Saksi

0

Junaedi S.Sos Terus Lakukan Konsolidasi Sapa Warga dan Pemantapan Saksi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Bekasi dari partai Gerindra Dapil 7 Junaedi, S.Sos terus lakukan konsolidasi untuk mendapatkan hasil suara yang maksimal pada Pileg 2024 mendatang.

Junaedi lakukan konsolidasi kepada seluruh struktur Satria PAC Cikarang Timur dan lakukan pemantapan kepada calon saksi di Kampung Cijambe, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Jumat Malam, 15/12/2023.

Junaedi yang diketahui sebagai ketua Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi dan juga sebagai Pimpinan Cabang Satuan Relawan indonesia Raya  mengatakan bahwa untuk menang di 2024 harus turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat agar masyarakat nantinya bisa menentukan pilihannya.

“Untuk memberikan dan agar masyarakat bisa memahami tentang siapa yang nanti nya akan di pilih atau di coblos sebagai perwakilan nya di DPRD Kabupaten Bekasi, kita harus turun langsung sehingga masyarakat nantinya bisa menentukan pilihan nya,” Terangnya.

Junaedi juga mengatakan bahwa dirinya memberikan pemantapan kepada para saksi yang sudah bersedia bergabung untuk nantinya ditempatkan di setiap TPS.

“Tadi kita juga sudah melakukan pemantauan kepada para saksi yang nanti nya akan bertugas di TPS yang nanti nya juga akan melaporkan hasil dari setiap TPS,” Tambahnya.

Untuk pemenangan pasangan Prabowo Gibran, Junaedi juga sudah melakukan langkah – langkah dengan cara turun langsung ke masyarakat serta mengajak para milenial agar bisa menjadi para pelaku sejarah untuk Indonesia Emas di tahun 2045.

“Untuk capai Indonesia Emas di tahun 2045, kita turun langsung dan mengajak para kaum Milenial untuk bergabung dalam tim pemenangan pasangan calon presiden Prabowo Gibran, dan terus mengkampanyekan sehingga pasangan Prabowo Gibran menang di Pilpres 2024 mendatang,” Tutupnya.

(Erv)

Warga Apresiasi Pembangunan Jalan Bojong – Lapas

0

Warga Apresiasi Pembangunan Jalan Bojong – Lapas

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Sejumlah warga yang tinggal di Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur mengaku bersuka cita dan bersyukur karena ruas Jalan Bojong – Lapas Cikarang telah selesai diaspal dan direkonstruksi beton. Tidak hanya berdampak terhadap aktifitas warga dan arus lalu lintas, kondisi jalan yang sudah baik ini juga berdampak positif bagi perekonomian warga.

Pengaspalan dan rekonstruksi jalan kabupaten yang dilakukan Pemkab Bekasi melalui Dinas SDABMBK di wilayah cikarang timur dan cikarangg pusat ini adalah upaya dalam mewujudkan penuntasan pembangunan Jalan Kabupaten secara bertahap dengan kemampuan keuangan daerah. Karena kabupaten bekasi memiliki ruas jalan kabupaten sangat panjang hampir 1.000 km.

Seperti Jalan Kabupaten, Ruas Bojong – Cipayung, Ruas Penghubung Desa Cipayung – Pasir Tanjung, Ruas Jalan Cipayung – Lapas Cikarang, kondisi jalan yang sebelumnya berlubang dan tidak tersentuh perbaikan kini sudah diaspal mulus dan direkonstruksi beton. Pengaspalan dilakukan Dinas SDABMBK sepanjang 1.035 meter dengan lebar 5 meter dan direkonstruksi beton sepanjang 2 500 meter dengan lebar 5 meter.

Ali, warga yang tinggal di Cipayung mengaku senang dan sangat bersyukur karena jalan tempat tinggalnya sudah selesai dibangun, bahkan jalan tersebut ada yang di aspal dan direkonstruksi beton Sabtu 16/12/2023. Karena jalan sudah bagus, diakuinya arus lalu lintas juga menjadi lancar dan tidak khawatir lagi karena sebelumnya jalan banyak yang rusak dan berlubang, apalagi menghadapi musim penghujan yang bisa membahayakan pengguna jalan.

“Alhamdulillah sudah 1 bulan yang lalu jalan ini selesai diaspal dan dicor, yang awalnya jalan berlubang dan rusak berat kini menjadi mulus. Lalu lintas pun menjadi lancar dan tidak tersendat seperti dulu,” Jelasnya.

Hal senada juga di sampaikan Ali,”sebelum diperbaiki sudah bertahun tahun kondisi jalan Bojong – Lapas Cikarang ini berlubang dan rusak parah apalagi di titik jalan merupakan sepanjang irigasi meskipun diperbaiki seringkali belah dan hancur jalannya. Kini sudah tidak terjadi lagi karena sudah di rekonstruksi.

Ditambahkan Ali, Jalan Bojong – Cipayung ini merupakan jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam beraktifitas. Tidak hanya warga Kabupaten bekasi tetapi warga Kabupaten Karawang juga menggunakan jalan ini untuk berangkat ke tempat bekerja di Pabrik, karena letaknya yang berada di perbatasan daerah. Oleh karenanya meskipun jalan ini berada di pinggiran kota, namun tetap diperhatikan oleh Pemkab Bekasi dengan memperbaiki dan merekonstruksi jalan.

“Keuntungan dari jalan bagus ini juga berdampak bagi warga dalam membuka usaha. Artinya jalan ini berdampak juga bagi perekonomian,” Sebut Ali sembari mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Bekasi yang telah memperhatikan jalan Bojong – Lapas Cikarang.

Sementara itu apresiasi yang sama dari Riky, warga kampung Ciranggon Desa Cipayung, mengaku perbaikan jalan di Wilayah Kecamatan Cikarang Timur ini adalah bentuk komitmennya Pj. Bupati Bekasi Dani Ramdan dalam menutaskan percepatan pembangunan jalan di kabupaten bekasi.Diapun berharap agar semua pihak mendukung program Pj. Bupati dalam percepatan pembangunan yang ada di Kabupaten Bekasi,”harapnya.

(Dayat)

Polisi Tutup Kasus Penemuan Mayat di Jakarta Utara, Kapolres : Tidak Ditemukan Peristiwa Hukum

0

Polisi Tutup Kasus Penemuan Mayat di Jakarta Utara, Kapolres : Tidak Ditemukan Peristiwa Hukum

GUE JABAR | JAKARTA – Polres Metro Jakarta Utara resmi menutup penyelidikan kasus penemuan mayat ayah dan anak di Koja pada Jumat (27/10/2023) lalu.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengungkapkan, penyidik bersama para tim ahli telah melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.

“Dilakukan olah TKP penyelidikan secara komprehensif guna mencari tindak pidana di lokasi tersebut. Melibatkan para tim ahli,” kata Gidion di Koja, Jumat (15/12/2023).

Dari olah TKP dan pembuktian berdasarkan sampel atau barang bukti yang disita maka dapat disimpulkan bawah tidak adanya peristiwa pidana dalam kasus tersebut.

“Tidak ditemukan peristiwa pidana dalam kasus penemuan mayat di koja, berikutnya dinyatakan penyelidikan ditutup. Ini perlu sehingga masyarakat dapat memahami kondisi psikis korban istri (R) korban,” kata Gidion.

Kasus ini berawal dari laporan polisi dari Sabtu 28 Oktober 2023. Yang mana sebelumnya tanggal 27 Oktober 2023 masyarakat mencium aroma tak sedap kemudian melaporkan kepada Babinsa dan diteruskan ke Polsek.

“Menindak laporan tersebut anggota Satreskrim Polres memberikan langkah langkah penyelidikan, yang pertama melakukan olah TKP. Ditemukan dua jenazah yaitu H (50) dan AKA (10 bulan),” beber Gidion.

Para ahli pun dilibatkan dalam guna mengungkap penemuan mayat tersebut.

“Dilakukan olah TKP penyelidikan guna mencari tindak pidana di lokasi tersebut. Melibatkan para tim ahli. Baik dari Puslabfor Mabes Polri, Rumah Sakit Polri, RSCM, dan UI,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga telah memberikan trauma healing kepada ibu (R) dan anaknya yang masih hidup.

“Trauma healing pun kami berikan kepada istri dan anaknya, guna memperbaiki kondisi kejiwaannya,” terangnya.

Penulis: Yorie