Home Blog Page 146

Sambut Tahun Baru Islam, Mahasiswa KKN UIN Bandung dan Warga Dusun Sukamandi, Desa Ciasem Girang Subang Lakukan Pawai Obor

0

Sambut Tahun Baru Islam, Mahasiswa KKN UIN Bandung dan Warga Dusun Sukamandi, Desa Ciasem Girang Subang Lakukan Pawai Obor

GUE JABAR | SUBANG – Ratusan Warga Dusun Sukamandi, Desa Ciasem Girang, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang melakukan pawai obor pada Selasa Malam, 18 Juli 2023 kemarin.  Pelaksanaan pawai obor tersebut dalam rangka menyambut serta memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam 1445 H.

Pelaksanaan Pawai obor tersebut diikuti oleh beragam kalangan, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Terlihat sekali antusias yang luar biasa dari Warga Dusun Sukamandi tersebut, tepatnya Warga RT 30 RW 08 dalam peringatan malam tahun baru Islam pada kali ini.

“Pawai obor dalam menyambut tahun baru Islam ini ialah hal rutin yang biasa warga sukamandi, tepatnya rt 30 ini lakukan dalam menyambut tahun baru Islam setiap tahunnya”, ucap Ibu Rosi selaku Penanggungjawab panitia pawai obor kali ini.

Terlihat pelaksanaan pawai obor di mulai pada Bada Isya atau sekitar pukul 19.30 pada Selasa malam. Start dimulai dari halaman Musholla Miftahul Jannah kemudian lanjut konvoi berjalan mengitari daerah Dusun Sukamandi dan kembali Finnish di Halaman Musholah Miftahul Jannah.

Pawai obor kali ini diiringi dengan alunan Sholawat dan pukulan bedug yang dipukul oleh remaja musholla Miftahul Jannah. Tercatat, lebih dari 100 obor juga disiapkan dalam perayaan malam tahun baru Islam pada kali ini. “Jumlah obor yang kita siapkan untuk pawai kali ini lebih dari 100, dan Alhamdulilah, dalam hal pendanaan kita mandiri, dimana kita mengajak masyarakat untuk membeli obor yang kita buat ketimbang kita keliling meminta sumbangan”, ucap Yudi, Kepala Dusun Sukamandi.

Pada pelaksanaan pawai obor Tahun ini, warga dan remaja Dusun Sukamandi juga di bantu oleh rombongan mahasiswa/i KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Terlihat, ada 14 mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang sedang melaksanakan KKN ikut serta dalam membantu persiapan hingga pelaksanaan peringatan Tahun baru Islam kali ini.

“Alhamdulilah, bersama-sama dengan Warga dan remaja musholah Miftahul Jannah Sukamandi ini kita dapat melaksanakan agenda tahunan pawai obor. Kami sendiri selaku mahasiswa KKN benar-benar antusias melihat semangat Warga kali ini. Kita yang berjumlah 14 orang ikut juga membantu persiapan serta pelaksanaan dalam memeriahkan Pawai obor kali ini”, ucap Suhail selaku anggota Kelompok 331 KKN UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

(Nov)

FK-DKM Ciantra Rayakan Malam Tahun Baru 1 Muharram 1445 dengan Meriah, Diisi Pawai Ta’aruf serta Pawai Obor

0

FK-DKM Ciantra Rayakan Malam Tahun Baru 1 Muharram 1445 dengan Meriah, Diisi Pawai Ta’aruf serta Pawai Obor

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Forum Komunikasi Dewan Kemakmuran Masjid (FK-DKM) Se-Desa Ciantra gelar perayaan malam pergantian tahun hijriah dengan meriah di Cifest, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Selasa 18/07/2023.

Dalam perayaan menyambut tahun baru 1 Muharram 1445 Hijriyah diisi dengan pawai ta’aruf dan pawai dari seluruh santri yang masing masing asuhan dari majelis ta’lim di Desa Ciantra.

Mulyadi Fernando selaku Kepala Desa Ciantra yang juga ketua DKM Masjid Mifhatul Istiqomah di Kampung Kukun mengatakan bahwa acara ini berjalan setiap tahun nya untuk menyambut tahun baru Hijriyah.

“Acara ini rutin dilaksanakan setiap malam tahun baru Hijriyah dan seluruh peserta adalah para jamaah dari seluruh masjid yang ada di Desa Ciantra baik perkampungan atau perumahan,” Terang Mulyadi Fernando.

Kades yang biasa disapa Bang Bulle tersebut juga menjelaskan untuk memberikan semangat kepada para peserta dalam menyambut tahun baru Hijriyah kali ini panitia mengadakan perlombaan pawai ta’aruf yang nantinya mendapatkan penilaian dan mendapatkan hadiah dengan total hadiah sebesar 10jt.

“Kita juga menggelar pawai ta’aruf yang nantinya mendapatkan penilaian langsung oleh panitia dan para peserta nantinya akan mendapatkan hadiah total 10jt untuk seluruh kategori baik dari juara pertama hingga juara harapan 3 sebagai penyemangat bagi para peserta,” Tambahnya.

Masih kata Bang Bulle, ” Alhamdulillah acara hari ini berjalan lancar dan kondusif serta saya ucapkan terima kasih kepada seluruh yang terlibat baik dari kepolisian, TNI, dan juga dari Satpol PP yang sudah bertugas menjaga keamanan acara ini sehingga bisa terkondisikan serta bisa berjalan dengan baik dan meriah,” Pungkasnya.

(Erv)

Sambut Tahun Baru 1 Muharram 1445H, Jamaah Masjid At-Taqwa Rutin Lakukan Pawai Obor

0

Sambut Tahun Baru 1 Muharram 1445H, Jamaah Masjid At-Taqwa Rutin Lakukan Pawai Obor

Pawai Obor Oleh Dkm Masjid At – Taqwa dan Pengurus Ranting Nahdatul Ulama Pasirsari serta Warga Pasirkonci Dengan Tema Gebyar Muharram 1445 H

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Dalam Rangka memperingati Tahun Baru Hijriah 1445H DKM Masjid Jami At-Taqwa, Remaja Masjid At-Taqwa dan pengurus Ranting Nahdatul Ulama Desa Pasirsari serta Pemuda Pasirkonci kembali mengadakan pawai obor dengan peserta anak -anak pengajian dari majelis dan warga sekitar, Selasa 18/07/2023

Pemuda Pascho biasa disebut yang notabene adalah pemuda masjid At-Taqwa dan pengurus Nahdatul Ulama Pasirsari Kampung Pasirkonci, Desa Pasirsari, Kecamatam Cikarang Selatan  yang menjadi panitia acara Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445 H menggelar pawai obor ini yang dibantu oleh Team Relawan Pasirsari, Destana Pasirsari, Karang Taruna dan ormas Islam lainnya di bantu melalui sambungan Handy Talky (HT) untuk melakukan pengawalan pawai obor tersebut.

Pawai obor ini di lepas langsung DKM masjid At-Taqwa serta pengurus Nahdatul Ulama Ranting Pasirsari bersama para ulama dan guru guru masing-masing TPA majlis ta’lim.

Serta doa sebelum  melepas  di pimpin pengurus Nahdatul ulama ranting pasirsari Ustad Lili Rohili.

“Pawai Obor ini rutin di agendakan setiap tahun nya karena tahun baru islam ini adalah tahun barunya umat muslim, biasanya kami (Panitia) mengadakan acara lainya selain pawai obor, salah satu nya  perlombaan antar TPA  & majlis ta’lim Santunan anak yatim dan dhuafa. Ungkap salah satu panitia,” Terang Ustad Lili Rohili.

Pawai obor ini bisa dikatakan islam ini penerang dari kegelapan karena pada Saat islam diturunkan melalui Nabi Muhammad Saw menjadi penerang bagi seluruh umat manusia pada masa itu.

“Maka dari itu kami melakukan pawai obor ini sebagai simbol bahwa obor ini sebagai penerang didalam kegelapan malam seperti islam yang menyinari kehidupan peradaban umat manusia,” Pungkas Ustad Lili.

(Oman)

Gerinda DPC Kabupaten Bekasi Terus Lakukan Konsolidasi, Aria Dwi Nugraha : Untuk Menghangatkan Kembali Suhu Kemenangan

0

Gerinda DPC Kabupaten Bekasi Terus Lakukan Konsolidasi, Aria Dwi Nugraha : Untuk Menghangatkan Kembali Suhu Kemenangan

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – DPC Gerindra Kabupaten Bekasi kembali gelar Konsolidasi menjelang Pemilu 2024, hari ini giliran Daerah Pemilihan (Dapil) 2 dan 3 dengan peserta yang hadir sebanyak 4500 terdiri dari
Pengurus Anak Cabang (PAC), Koordinator Kecamatan (KORCAM), Koordinator Desa (KORDES), KORTER dan para saksi, acara tersebut digelar Stadion Mini Cikarang Barat, Kelurahan Telaga Asih, Minggu (16/7/2023).

Acara tersebut dihadiri Ketua OKK DPP Gerindra Prasetyo Hadi, Ketua Bidang Ideologi Ibnu Haribowo, 11 anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra, 16 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Gerindra DPRD Kabupaten Bekasi, 3 Bacaleg DPRD Provinsi dan 3 Bacaleg DPR RI.

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha mengatakan, konsolidasi ini merupakan bagian dari upaya Partai Gerindra untuk menghangatkan kembali suhu kemenangan Partai Gerindra untuk di Dapil 2 dan 3, sebelumnya konsolidasi yang sama dilakukan di Dapil 4 dan 7.

“Konsolidasi hari ini diikuti sebanyak 4500 peserta yang terdiri dari PAC, KORCAM, KORDES, KORTER serta saksi yang ada di Dapil 2 dan 3 tujuannya untuk menghangatkan kembali suhu kemenangan Partai Gerindra pada Pemilu 2024 mendatang,” kata Aria.

Aria berharap, konsulidasi kader di Dapil 2  dan 3 berdampak baik untuk Partai Gerindra dimana target bisa tercapai terhadap bertambah kursi untuk dapil 2 menjadi dua kursi dan dapil 3 menjadi tiga kursi.

“Harapanya target-target kemenangan di Dapil 2 yang hari ini memiliki satu kursi menjadi dua kursi dan untuk Dapil 3 dari dua kursi menjadi tiga kursi, mudah-mudahan ini menjadi langkah baik untuk Partai Gerindra,” harap Aria.

(Tim)

Polemik Gelar Akademik  dalam Surat Kuasa Anggota DPRD Menjadi Sorotan

0

Polemik Gelar Akademik  dalam Surat Kuasa Anggota DPRD Menjadi Sorotan

GUE JABAR | KARAWANG – Menanggapi yang sedang ramai terjadi, yaitu pencantuman gelar akademik dalam surat kuasa pengelolaan lahan yang awalnya diramaikan oleh Topik Noviandi (Mahasiswa) dan tertuju kepada salah seorang yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Karawang berinisial SA.

“Saya ikut menanggapi kejadian ini, dimana ada seseorang yang pada 2014 lalu dalam salah satu surat kuasa namanya ditambahi gelar akademik, padahal pada tahun tersebut SA belum secara sah mendapatkan gelar akademik tersebut. Informasi ini saya dapat setelah berbincang dengan Topik Noviandi.” Pungkas Edwin Gunawan

Edwin Gunawan juga sepakat dengan apa yang dilakukan oleh Topik Noviandi yang sama-sama sebagai mahasiswa, karena telah berani membuka fakta mengenai marwah akademik tentang gelar.

“Saya sepakat dengan Topik, gelar akademik ini tidak boleh sembarang dipakai ataupun dicatut dalam nama seseorang sebelum seseorang tersebut menyelesaikan pendidikannya sampai akhir. Hal ini juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, dan bagi siapa saja yang melanggar hal tersebut, konsekuensinya terdapat pada Pasal 69 dalam Undang-Undang yang telah disebutkan.” Lanjut Edwin Gunawan

Dia menganggap bahwa pencatutan gelar akademik tersebut sangat mencoreng marwah akademik, dimana seseorang harus berjuang terlebih dahulu sebelum akhirnya dapat menggunakan gelar tersebut.

“Jelas, saya yang hari ini masih berstatus mahasiswa akan merasa tersinggung ketika ada orang yang dengan seenaknya mencatut gelar akademik, terlebih pencatutan gelar akademik tersebut terdapat dalam sebuah surat kuasa, yang mana surat tersebut sangat bersifat penting. Saya pikir banyak orang akan tertawa. Seorang mahasiswa harus menyelesaikan banyak SKS dan menciptakan suatu karya ilmiah terlebih dahulu untuk mendapatkan gelar akademik, kok yang ini bisa dengan gampang banget.” Jelas Edwin Gunawan

Dia juga merasa kecewa dengan konferensi pers yang dilakukan oleh SA dan di upload dalam Youtube Carita Kang Opik pada tanggal 11 Juli 2023.

“Saya merasa kecewa aja gitu, dalam konferensi pers yang dilakukan oleh SA, disana beliau malah seolah-olah tidak merasa bahwa kejadian itu adalah suatu hal yang tidak dibenarkan. Harusnya SA merasa bahwa kejadian yang ia lakukan di 2014 adalah sebuah kesalahan. Saya merasa tergerak karena secara esensial marwah akademik kita sangat-sangat tercoreng dengan kejadian ini, hal serupa sebetulnya banyak terjadi di negeri ini, dan harus menjadi perhatian kita bersama bahwa gelar akademik bukan hanya sebuah huruf yang dengan mudah bisa dicatut dalam nama seseorang.”

Sumber : Edwin Gunawan

Persembahan dari Anak Desa untuk Bangsa : Karya Inspiratif dari Kelompok Anak MTs Miftahurrahmah, Kabupaten Bandung

0

Persembahan dari Anak Desa untuk Bangsa : Karya Inspiratif dari Kelompok Anak MTs Miftahurrahmah, Kabupaten Bandung

GUE JABAR | BANDUNG – Di balik gemerlapnya kota besar dengan segala kemajuan dan modernitasnya, terdapat sekelompok anak-anak yang berasal dari desa kecil di Kabupaten Bandung. Mereka adalah siswa-siswa MTs Miftahurrahmah, sebuah sekolah menengah tingkat pertama yang terletak di tengah-tengah perbukitan hijau dan pesona alam pedesaan. Namun, meskipun berasal dari latar belakang yang sederhana, semangat mereka untuk memberikan kontribusi bagi bangsa tidak pernah pudar.

Dalam sebuah upaya untuk menginspirasi dan berbagi kehidupan mereka, kelompok anak-anak ini telah membuat sebuah karya yang luar biasa dalam bentuk buku. Buku ini berisi kisah-kisah, puisi, dan tulisan-tulisan yang menggambarkan perjalanan mereka, serta kehidupan di desa yang mereka cintai. Dengan bangga, mereka menamai buku ini “Sebuah Catatan Akhir sekolah”.

Buku ini bukan hanya sekadar kumpulan kata-kata yang dihimpun secara acak. Setiap halaman mengandung makna mendalam dan refleksi dari pengalaman hidup para penulisnya. Mereka berbagi cerita tentang kegembiraan dan kesedihan, harapan dan tantangan yang mereka hadapi dalam menggapai impian mereka. Dalam setiap kata yang ditulis, terpancar semangat yang membara untuk mewujudkan perubahan positif dalam hidup mereka dan masyarakat sekitar.

Karya-karya yang ada dalam buku ini mengungkapkan rasa cinta dan rasa bangga mereka terhadap desa mereka. Mereka menuliskan tentang keindahan alam yang masih terjaga, tentang tawa riang anak-anak yang bermain di sawah, dan tentang keramahan warga desa yang saling menyayangi. Mereka juga menceritakan tentang harapan dan cita-cita mereka untuk masa depan, tentang bagaimana mereka ingin membangun desa mereka menjadi lebih maju dan sejahtera.

Tidak hanya itu, buku ini juga menjadi suara bagi anak-anak desa yang terkadang merasa terpinggirkan dalam pembangunan bangsa. Melalui karya-karya mereka, mereka ingin memberikan inspirasi kepada semua anak-anak Indonesia bahwa tidak ada batasan bagi mereka untuk meraih mimpi dan menggapai kesuksesan. Mereka ingin membuktikan bahwa meskipun berasal dari desa, mereka memiliki potensi dan bakat yang tak kalah dengan anak-anak dari perkotaan.

Buku ini berawal dari materi pelajaran di sekolah dengan sub materi pengalaman pribadi. Saat itu, siswa tersebut diminta oleh guru untuk menulis sebuah esai tentang pengalaman terpenting yang dialami selama masa sekolah. Dengan antusiasme, siswa tersebut merenungkan setiap momen berharga yang telah dilaluinya dan memutuskan untuk mengabadikan pengalaman-pengalaman tersebut dalam bentuk sebuah buku yang akan menginspirasi orang lain.
Latar belakang pembuatan buku ini adalah untuk berbagi kisah dan pelajaran yang tak ternilai dari pengalaman pribadi siswa tersebut selama bersekolah. Buku ini mencakup perjalanan panjang siswa, mengungkapkan rasa nostalgia akan masa lalu, dan juga memberikan wawasan yang berharga bagi pembaca yang mungkin mengalami perjalanan yang sama.

“Sebuah Catatan Akhir Sekolah” menghadirkan berbagai cerita yang memikat, mulai dari persahabatan yang erat, pencapaian akademik yang mengesankan, hingga kekalahan dan kegagalan yang mengajarkan pelajaran berharga. Setiap cerita yang ditulis dalam buku ini adalah potret hidup yang jujur dan autentik, yang menggambarkan perasaan, pertumbuhan, dan transformasi yang dialami oleh penulis.
Buku ini juga memberikan inspirasi dan motivasi kepada pembaca untuk menghadapi tantangan dan rintangan dalam hidup. Siswa penulis mengungkapkan perjuangannya mengatasi ketakutan dan keraguan, serta bagaimana ia memperoleh kekuatan dan keberanian untuk menghadapi masa depan yang tidak pasti. Pesan utama yang ingin disampaikan melalui buku ini adalah bahwa setiap pengalaman, baik yang baik maupun buruk, dapat menjadi pelajaran berharga yang membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Selain itu, buku ini juga menawarkan pandangan yang unik dan cerdas tentang pentingnya nilai-nilai pendidikan di luar ruang kelas. Penulis menggambarkan bagaimana melalui ekstrakurikuler, kegiatan sosial, dan interaksi dengan teman-teman sekelas, mereka belajar tentang keberagaman, kerjasama, kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Buku ini memotivasi para pembaca untuk terlibat aktif dalam kegiatan di luar pembelajaran akademik, karena di situlah mereka dapat mengasah keterampilan sosial dan mengembangkan potensi diri yang terpendam.

“Sebuah Catatan Akhir Sekolah” adalah sebuah buku yang menggugah hati dan memperkuat rasa saling mengerti dan berempati di antara siswa-siswa yang sedang menjalani masa sekolah. Buku ini juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang lebih dalam, seperti rasa syukur, rasa tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah.

Karya ini menjadi bukti bahwa setiap pengalaman pribadi memiliki kekuatan untuk menginspirasi orang lain. Dalam kasus ini, siswa tersebut mengubah pengalaman sekolahnya menjadi sebuah karya tulis yang mencerahkan dan memotivasi. Buku “Sebuah Catatan Akhir Sekolah” menjadi saksi bahwa pengalaman individu yang unik dan pribadi dapat menyatu menjadi satu, menciptakan cerita yang menggerakkan dan menghubungkan banyak orang.

Melalui karya ini, siswa penulis juga menunjukkan bahwa setiap individu memiliki suara yang berharga dan perlu didengarkan. Buku ini mendorong pembaca untuk menghargai dan menghormati pengalaman serta pandangan dunia setiap orang. Pesan ini penting, terutama di dunia yang semakin kompleks dan penuh dengan perbedaan.

“Sebuah Catatan Akhir Sekolah” bukan hanya sebuah buku, tetapi juga adalah persembahan dari seorang siswa yang ingin berbagi pengalamannya kepada dunia. Dengan keberanian dan ketulusan hati, penulis mengumpulkan momen-momen berharga dari masa sekolahnya dan menginspirasi kita semua untuk menjalani hidup dengan semangat, keberanian, dan rasa syukur.

Buku ini tidak hanya akan menjadi pengingat bagi siswa yang mengalami pengalaman sekolah yang serupa, tetapi juga akan membangkitkan kenangan dan emosi di hati setiap pembaca. “Sebuah Catatan Akhir Sekolah” adalah bukti nyata bahwa pengalaman pribadi yang diolah dengan baik dapat menjadi karya yang tak terlupakan, membawa perubahan positif, dan memberikan pengaruh yang mendalam pada kehidupan orang lain.

Penulis : Didi Supriadi, S.PD.I

Ramai Diberita Kades Ribut di Acara Hajat dan Hiburan, Ini Klarifikasi dan Penjelasan Bao Umbara

0

Ramai Diberita Kades Ribut di Acara Hajat dan Hiburan, Ini Klarifikasi dan Penjelasan Bao Umbara

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Ramai di pemberitaan tentang keributan yang membawa nama Kepala Desa Karangsari kecamatan Cikarang Timur (Bao Umbara) baru-baru ini, Kepala Desa Karangsari angkat bicara. (10/7).

Saat dijumpai di kediamannya, Bao Umbara Kepala Desa Karangsari mengatakan, sebelumnya saya mendapatkan undangan resepsi pernikahan anaknya Kmd dari Midun, pada tanggal 1 Juli 2023.

“Tanggal 1 Juli 2023 saya mendapat undangan dari Midun, untuk menghormati undangan tersebut saya (Bao Umbara) menghadiri undangan tersebut pada tanggal  8 Juli 2023”. Ujarnya.

Lebih lanjut ia juga menerangkan, adanya dugaan pengeroyokan itu bohong, justru saya dan rekan saya yang bernama Maryamin (Bento) yang menjadi korban pengeroyokan pada acara persepsi pernikahan tersebut. Terangnya.

Sementara Midun saat di konfirmasi melalui telpon aplikasi WhatsApp nya membenarkan, bahwa dirinya di titipkan 25 surat undangan oleh Kmd, dalam rangka resepsi pernikahan anaknya di kampung Pamahan desa Jatireja kecamatan Cikarang Timur kabupaten Bekasi.

“Betul bang saya di titipkan 25 surat undangan kosong untuk mengundang para Pelestari sSni Budaya, namun sebelumnya saya tidak di arahkan oleh Kmd untuk tidak mengundang Kades Karangsari (Bao Umbara)” berarti undangan tersebut untuk umum saya sebarkan. Terangnya.

Disisi lain, David yang kebetulan juga tamu undangan, ikut menyaksikan adanya keributan terebut, dan  membenarkan bahwa Kades Karangsari beserta rekannya justru menjadi korban pengeroyokan.

“Betul bang, justru kades dan rekannya yang menjadi korban pengeroyokan, saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, Kades beserta reka-rekannya di kejar-kejar, sambil ada yang berteriak “gua matiin luh”. Tutupnya.

(Tim_R3d)

Kades Karangsari Sambut Kepulangan SSB Karangsari U-10 Juara 2 Event JFC Seri Nasional dengan Meriah

0

Kades Karangsari Sambut Kepulangan SSB Karangsari U-10 Juara 2 Event JFC Seri Nasional dengan Meriah

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Sebagai bentuk bangga dengan hasil yang dicapai oleh SSB Karangsari U-10 dengan menjadi juara 2 pada Event Java Football Championship (JFC) Kepala Desa Karangsari Umbara sambut kepulagan dengan meriah di kediaman nya, minggu 09/07/2023.

Umbara merasa bangga dengan walaupun dengan menjadi juara 2 namun bisa mengharumkan nama Karangsari di kanca olahraga dan telah menjadi salah satu perwakilan dari Kabupaten Bekasi.

“Walaupun mendapatkan juara 2 namun saya tetap merasa bangga kepada SSB Karangsari yang sudah mengharumkan nama Karangsari dari kanca olahraga dan menjadi salah satu perwakilan Kabupaten Bekasi di tingkat nasional,” Ungkapnya.

Kades Karangsari (Umbara) mengatakan bahwa akan mengajak para pemain dan pelatih untuk berwisata sebagai bentuk hadiah dan penghargaan dan penyemangat agar para pemain kedepanya bisa lebih giat berlatih.

“Sebagai hadian saya akan mengajak seluruh pemain dan tim pelatih berlibur, dan bisa juga menjadi motivasi agar para pemain bisa lebih giat berlatih dan lebih bersemagat kedepanya,” Tambahnya.

Dalam penyambutan tersebut berjalan meriah dengan diawali dengan penyambutan menggunakan petasan dan ramah tamah di kediaman kepala desa Karangsari.

(Erv)

Polres Metro Bekasi Gelar Apel Ganbungan Untuk Antisipasi 3C dan Berikan Rasa Aman Masyarakat

0

Polres Metro Bekasi Gelar Apel Ganbungan Untuk Antisipasi 3C dan Berikan Rasa Aman Masyarakat

GUE JABAR | KABUPATEN BEKAEI – Guna berikan rasa aman di malam wekend Polres Metro Bekasi gelar apel gabungan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) di Polsek Cikarang Utara, Sabtu malam 08/07/23.

Apel gabungan yang dipimpin Kabag Ops AKBP Ashanul Muqafgi tersebut diantaranya Polri, TNI, Security Jababeka, Pol PP dan Pokdar Kamtibmas.

“Akhir akhir ini keadaan di kabupaten Bekasi kondisi Curat, Curas dan Curanmor (3C),” Ungkapnya

Dalam pengarahan nya Kabag Ops Polres Metro Bekasi mengatakan bahwa OKJ akan dilaksanakan secara intensif di seluruh area rawan kejahatan.

“Malam ini OKJ secara intensif dengan mengarah kepada tempat rawan dan terindikasi tindak pidana 3C dan kejahatan lain,”.

Untuk berikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat OKJ juga dilaksanakan secara serentak di seluruh Polsek jajaran.

“OKJ ini guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sehingga kehadiran kita bisa membuat masyarakat tenang dalam beristirahat di malam hari,” Tambahnya.

“OKJ secara berkelompok, apabila di tempat ramai anghota yang mwnggunakan seragam, apabila di tempat yang sepi saling melengkapi baik yang memantau atau yang sedang beristirahat pada malam hari,”.

(Erv)

Sambut HUT RI ke 78, Pemdes Pasirsari Gelar Turnamen Sepakbola Antar RW

0

Sambut HUT RI ke 78, Pemdes Pasirsari Gelar Turnamen Sepakbola Antar RW

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Dalam rangka menyambut HUT RI ke 78, Pemerintahan Desa Pasirsari gelar turnamen sepakbola antar RW di Pandan Stadium, Kampung Pasirkonci, Desa Pasirsari Cikarang Selatan Bekasi.

Acara turnamen tersebut dibuka dengan penampilan pencak silat jurus cibarusahan yang merupakan asuhan Karang Taruna Desa Pasirsari pada Sabtu 8/7/2023.

H.Suparta selaku kepala desa Pasirsari mengatakan bahwa turnamen tersebut mempertandingkan terdiri dari 8 klub yang pelaksanaan nya setiap hari sabtu dan minggu.

“Total ada 8 klub yang akan bertanding dan pertandingan nya sendiri di setiap hari sabtu dan minggu,” Terangnya.

Masih kata H.Suparta, “kita sudah lakukan kegiatan ini setiap tahun nya dalam rangka menyambut HUT RI,” Terangnya.

H.Suparta juga menambahkan bahwa kegiatan ini bekerja sama dan suport penuh dari ketua Karang Taruna Desa Pasirsari H.Rifa Yusrizal beserta jajaran selaku panitia.

“Alhamdulillah kegiatan ini kita bekerja sama dan di suport penuh oleh ketua Karang Taruna Desa Pasirsari beserta jajaran yang juga bertindak sebagai panitia,” Ungkapnya.

Terkait pembagian hadiah sendiri H.Suparta mengatakan bahwa akan diberikan nanti pada saat perayaan HUT RI ke 78 di tempat yang sama sekaligus dengan perlombaan yang lain, karena bukan hanya sepakbola saja yang dipertandingkan namun ada turnamen lainya.

“Kita juga ada turnamen yang lainya dan pembagian hadiah sendiri nanti dibagikan secara bersamaan pada perayaan hari kemerdekaan atau HUT RI ke 78 di tempat yang sama,” Pungkasnya.

(Erv)