Home Blog Page 167

Terkait Polemik Balai Warga di Perum Sukaraya Berujung Mediasi

0

Terkait Polemik Balai Warga di Perum Sukaraya Berujung Mediasi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kasus polemik pembangunan balai warga di Blok AB RT 09 RW 07 Perum Sukaraya Indah, Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi dilakukan mediasi di Polres Metro Bekasi yang difasilitasi oleh pihak Kepolisian menghasilkan beberapa kesepakatan namun akan melakukan mediasi lanjutan di kantor Desa Sukaraya.

Dalam mediasi tersebut dihadiri para pengurus GASIBU, Kepala Desa Sukaraya Dano Sumarno, Anggota BPD Sukaraya dan kuasa hukum pihak pelapor.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris Gerakan Warga Sukaraya Indah Bersatu (GASIBU) Nurul yang mengatakan hasil dari musyarwah atau mediasi yang dilaksanakan di Mapolres Metro Bekasi memang tidak sesuai harapan dan nanti akan ada mediasi lanjutan di Kantor Desa Sukaraya pada Sabtu nanti 25/03/25.

“Menurut hasil mediasi tadi yang dilaksanakan di Polres Metro Bekasi masih jauh dari harapan kami yaitu untuk menghentikan kasus ini dan membebaskan ketua RW kami dari tuntutan atas laporan salah satu warga, namun nanti kita akan ada mediasi lanjutan pada hari sabtu mendatang di kantor Desa Sukaraya,” Terangnya.

Dirinya (Nurul-red), juga menjelaskan notulen atau hasil mediasi melalui pesan singkat di Whatsapp saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak kepolisian akan memfasilitasi terkait kedudukan tanah pelapor yaitu akan memanggil pihak terkait yaitu Depeloper, Dinas Tarkim Kabupaten Bekasi, Dinas PUPR Kabupaten Bekasi terkait ada lalai atau tidak terkait bangunan yang ada di Perum Suakaraya Indah.

Sedangkan Kepala Desa Sukaraya Dano Sumarno dalam notulen tersebut mengatakan akan bertanggung jawab atas perlindungan sebagai warga SKI kepada pelapor dan meminta segera berdamai sesuai dengan permintaan kuasa hukum pelapor.

“Kita sudah sampaikan kondisi warga sangat resah atas polemik yang sudah berjalan 2 tahun tak kunjung selesai, kita menginginkan segera terjadi perdamaian karena balai warga ini dibangun untuk kepentingan umum,” Terangnya.

(Erv)

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Polres Metro Bekasi Laksanakan Giat Cipkon dan OKJ

0

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Polres Metro Bekasi Laksanakan Giat Cipkon dan OKJ

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kombespol Twedi Aditya Bennyahdi pimpin apel gabungan bersama Polri, TNI, Satpol PP dan Pokdar Kamtibmas di halaman Mapolsek Cikarang Selatan, Sabtu malam 18/03/23.

Didampingi oleh Wakapolres AKBP Erick Frendiez dan Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Chalid Thayib dan PJU Polres Metro Bekasi Kapolres berikan arahan kepada seluruh anggota yang mengikuti giat apel tersebut.

Kapolres Kombespol Twedi Adiyta Bennyahdi pada saat memberikan intruksinya mengatakan bahwa kegiatan dibagi menjadi dua yaitu Cipta Kondisi dan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ).

“Yang pertama kita akan kembali melaksanakan cipta kondisi menjelang bulan Ramadhan, jangan sampai ada.yang melebihi jam.aktivitaa yang ditentukan,” Tegasnya.

“Kedua kita akan melanjutkan kegiatan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ), banyak info di media sosial sedikit sedikit informasi masuk, terlebih ini malam akhir pekan seperti rawan tawuran, balap liar dan juga begal,” Terangnya.

“Bekerja sesuai SOP dalam melakukan operasi dan jangan berlebihan, jaga keselamatan diri dan bekerja dengan ikhlas,” Tutupnya.

(Erv)

Malam Puncak Perayaan Hari Jadi Desa Mekarmukti Sangat Meriah, Kades : Untuk Desa Mekarmukti Bangkit dan Maju

0

Malam Puncak Perayaan Hari Jadi Desa Mekarmukti Sangat Meriah, Kades : Untuk Desa Mekarmukti Bangkit dan Maju

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Puncak perayaan hari jadi Desa Mekarmukti ke-41 berjalan dengan sangat meriah, yang diisi dengan Isra Mi’raj dan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan, Sabtu 18/03/23.

Kegiatan ini berlangsung setelah menjalani rangkaian demi rangkaian karena pada keberlangsunganya berjalan selama 7 minggu yang diisi dengan perlombaan islami untuk seluruh masyarakat Desa Mekarmukti.

Kepala Desa Mekarmukti Dede Sulaeman, S.Kom mengatakan dengan mengusung Tema “Bangkit Bersama Berkarya Untuk Desa Mekarmukti Maju Terus” dengan arti masyarakat Mekarmukti bangkit dari pandemi covid-19 dan bersama untuk kemajuan Desa Mekarmukti.

“Kita memiliki tema Bangkit Bersama Berkarya Untuk Desa Mekarmukti Terus Maju, dalam hal ini kita semua masyarakat Mekarmukti bangkit dari pandemi yang melanda selama 2 tahun lebih dan kita maju terus bersama membangun Desa Mekarmukti,” Ungkapnya.

Dede juga mengatakan bahwa kegiatan ini sangat dinantikan oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Mekarmukti dan untuk memberikan sedikit hiburan serta perlombaan islami untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat Mekarmukti.

“”Rangkaian demi Rangkaian kegiatan sudah kita laksanakan selama 7 minggu dalam hal ini diisi dengan perlombaan islami yang diikuti oleh masyarakat Mekarmukti dan sangat dinanti,” Tambahnya.

Kepala Desa Mekarmukti juga mengatakan bahwa ini adalah peringatan hari jadi Desa Mekarmukti yang ke-41 dan baru dilaksanakan selama dirinya menjabat sebagai kepala desa karena terhalang pandemi Covid-19 yang melanda selama 2 tahun lebih.

“Ini peringatan hari jadi yang ke-41 dan baru pertama kali kita laksanakan selama saya menjabat sebagai kepala desa Mekarmukti karena kita terhalang pandemi covid-19 dimana banyak kegiatan yang kita tiada kan selain penanganan covid-19,” Terangnya.

Dalam acara puncak ini juga diisi dengan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba dan terlihat sangat gembira menghadiri perayaan malam puncak hari jadi Desa Mekarmukti ke-41 ini.

(Erv)

Peringati Hari Air Sedunia, Sejumlah Komunitas Bersama Perusahaan Bersihkan Kali Cikarang

0

Peringati Hari Air Sedunia, Sejumlah Komunitas Bersama Perusahaan Bersihkan Kali Cikarang

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Rehab Kali Cikarang  Aksi bersih bersih sungai Cikarang  bersama komunitas dan relawan lingkungan hidup dalam rangka Hari Air Sedunia di Kp Pengkolan, RT 02/04 Desa Kalijaya, Cikarang Barat kabupaten Bekasi pada sabtu (18/3/2023).

Kegiatan ini adalah hari air sedunia yang bertemakan ” Merawat sungai untuk keberlangsungan hidup” merupakan program kami rehab Kali Cikarang untuk membersihkan Kali Cikarang. Kegiatan ini  juga bertujuan untuk mengkampanyekan perubahan perilaku masyarakat untuk lebih peduli lingkungan terutama kepada kualitas air sungai yang lebih baik.

“Adapun kegiatan ini kita libatkan anak anak agar mereka bisa memahami bagaimana membuang sampah yang benar” Ucap Muhammad Yahya ketua Rehab Kali Cikarang 

Adapun menurutnya,di belakang pemukiman  ini adanya penyumbatan penyumbatan saluran air, bahkan kami sudah bergerak hampir empat tahun belum selesai. 

“Empat taun kami begerak sampah di sini belum klar klar seperti sampah, pembuang oli, limbah cair berwarna ,padahal kami sudah share informasi ke beberapa media sosial” Ucapnya.

Sementara itu perwakilan tim CSR   dari pihak Perusahaan PT FajarPaper Kurniawan mengatakan bahwa kami mendukung atas inisiasi rehab Kali Cikarang yang melakukan hari air sedunia 

“Kami terpanggil untuk Aksi giat ini, di undang oleh rehab Kali Cikarang. Maka ini wujud kepedulian kami dari pihak perusahaan  secara sosial terkait sungai yang ada di Cikarang ” Ujarnya

Di akuinya menurut dia, sungai ini sendiri yang saya dengar jauh berbeda di banding beberapa tahun yang lalu,di banding masa sekarang yang sudah cukup parah, dia berharap mudah-mudahan kita dengan niat yang ikhlas dan kerjasama dengan temen temen rehab dan masyarakat sekitar kita dapat mengembalikan, minimal tatanan bisa agak lebih baik, syukur bisa seperti dulu lagi yang asri dan nyaman.

Pihak Kecamatan Cikarang Barat yang di wakili oleh Kasie Trantib  Supriadi menjelaskan bahwa kami atas nama pemerintahan kecamatan Cikarang Barat sangat mendukung kegiatan ini yaitu hari air sedunia.

” Atas inisiasi rehab Kali Cikarang dan temen temen komunitas sudah melaksakan giat ini, apalagi sudah banyak membantu kegiatan positif di wilayah Kecamatan kami terutama edukasi pada anak anak sekolah tentang lingkungan, khususnya tentang  sungai yang berkaitan dengan kehidupan” Tuturnya. 

Mudah-mudahan kedepannya, Supriadi berharap agar kegiatan ini terus berkesinambungan.

Ahmad bin Olim sebagai tokoh masyarakat Cikarang Barat yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan, jika di lihat keadaan sekarang, saat ini bahwa sungai yang ada di Cikarang sudah terlihat parah, jauh di banding beberapa waktu sekitar lima belas tahun silam.

” Saya klo boleh berpendapat sedih melihat sungai sekarang ,banyak sampah, pohon tumbang ke sungai sehingga kurang nyaman di lihat dan di rasakan, jauh bnget bang perbandingannya” Ucap Ahmad.

Keinginannya berharap mudah-mudahan atas keterlibatan serta  dukungan aktif temen temen rehab Kali Cikarang dan komunitas lingkungan hidup, sungai bisa menjadi baik jangan semakin jorok dan parah.

 ” Saya juga berharap pada masyarakat sekitar atau dimana saja berada, cobalah jaga lingkungan kita atau sungai kita biar bersih ,jangan buang sampah semaunya ,sungai  bening kaya dulu bagus liatnya” Tuturnya Ahmad

Kegiatan hari air seduniapun di  lakukan penanaman pohon , tebar benih ikan patin dan baung, Pemungutan  sampah di sungai dan bantaran  sungai  serta penampungan sampah dalam karung yang di angkut ke tempat pembuangan sampah akhir serta di adakannya mancing bersama sebagai pelepas  lelah sehabis melaksakan giat Aksi bersih bersih sampah.

(Tim)

Pembangunan Balai Warga Menjadi Polemik, Seorang Ketua RW Dilaporkan ke Polisi

0

Pembangunan Balai Warga Menjadi Polemik, Seorang Ketua RW Dilaporkan ke Polisi

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Balai warga menjadi salah satu tempat yang diharapkan semua kalangan sebagai tempat yang bisa dipergunakan demi kepentingan umum ataupun warga dalam segala hal.

Sama hal nya yang dibangun di Perum Sukaraya Indah di Blok AB RT 09 RW 07 Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, yang dibangun di sebuah lahan Fasos Fasum (RTH) yang berada di lahan milik develover perum tersebut.

Namun ternyata pembangunan balai warga tersebut menjadi polemik setelah adanya salah seorang warga yang meng klaim bahwa tanah tersebut merupakan miliknya yang dibeli dari pihak pengembang dan melalui kuasa hukumnya melayangkan surat somasi serta melaporkan ketua RW ke Polisi.

Bahwa atas kasus tersebut warga merasa terganggu, karena kasus pelaporan ke polisi sudah berlangsung sejak 23 Maret 2022 sejak didirikan nya balai RW Agustus 2021.

Bahwa warga ingin kasus ini cepat selesai, dan akhirnya warga sukaraya sebanyak 2400KK dari RT021 sampe RT 10 melakukan petisi yang tergabung dalam Gerakan warga Sukaraya indah bersatu (GASIBU) yang di kuasakan kuasakan kepada Edi Wahyono (ketua 1), Miswanto (ketua 2), M. Indrawan (ketua 3), Nurul Huda (Sekjen) dan Nur Ari (wasekjen).

Bawha warga dari RT 01 sampe RT 010 akan melakukan Aksi damai pada hari Minggu 19 Maret 2023 sampe Rabu 22 Maret 2023

Yang tuntutannya:

  1. Hentikan /cabut pelaporan perihal pembangunan balai RW oleh pihak pelapor, Karena telah membuat kegaduhan warga masyarakat sukaraya indah.

Tapi sebelum terjadinya aksi pihak Gerakan Warga Sukaraya Indah Bersatu ( GASIBU) terbuka untuk mediasi, dan Upaya itu sudah di lakukan atas inisiatif Lurah setempat pada hari Jum’at tgl 17 Maret 2023 tetapi pihak pelapor tidak hadir.

Indrawan selaku ketua 3 yang tinggal di Perum tersebut mengatakan bahwa sebelum dibangun nya balai warga tersebut sudah melalui beberapa proses seperti musyawarah warga dan warga sepakat untuk membangun balai warga tersebut.

“Bahwa pada Tanggal 31 Juli 2021, dilaksanakan rapat bersama di blok AB RT 09 yang dihadiri khususnya oleh seluruh warga blok AB, dengan agenda sosialisasi tentang rencana pembangunan sebuBahwa hasil rapat tersebut adalah sebuah kebulatan suara untuk mendukung secara moril dan materil atas rencana pembangunan sebuah Balai di tanah kosong di blok AB Balai masyarakat RW. 07 tersebut,” Terang Indrawan

Indrawan juga menjelaskan bahwa pembangunan balai warga tersebut juga diawali dengan kerja bakti dan disitu turut hadir seluruh warga pada saat peletakan batu pertama.

“”Bahwa pada tanggal 15 Agustus 2021, secara bersama-sama seluruh pengurus lingkungan RT, RW & DKM dan warga menghadiri agenda kerja bakti dan doa bersama guna mengawali pembangunan Balai RW 07 tersebut,” Tambahnya.

Namun pada saat balai warga tersebut telah selesai dibangun seorang warga melalui kuasa hukumnya melayangkan surat somasi kepada ketua RW dan melaporkan kepada polisi dengan dugaan pengrusakan barang secara bersama sama yaitu sebuah pagar miliknya yang berdiri di atas lahan RTH tersebut.

Kasus ini kini tengah ditangani oleh pihak Kepolisian Polres Metro Bekasi setelah adanya laporan dari salah satu warga perum tersebut.

(Erv)

Polda Metro Jaya Berikan Himbauan P4GN dan Jam Operasional THM Jelang Bulan Suci Ramadhan

0

Polda Metro Jaya Berikan Himbauan P4GN dan Jam Operasional THM Jelang Bulan Suci Ramadhan

GUE JABAR | JAKARTA – Menjelang bulan suci Ramadhan 1444 H, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di tempat hiburan malam, Sabtu (18/3) dini hari.

Tak hanya itu, Polda Metro Jaya juga memberikan himbauan terkait batas jam operasional kepada tempat hiburan malam di wilayah Jakarta Selatan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa bersama Wadir Resnarkoba, Kasubdit 1 ,2 dan 3 Ditresnarkoba serta melibatkan anggota Provost, Paminal dan Biddokkes Polda Metro Jaya.

Mukti mengatakan, kegiatan patroli tersebut di bagi menjadi tiga titik lokasi yaitu di daerah SCBD, Senopati dan Kemang, Jakarta Selatan.

“Di lokasi pertama kami menemukan Cafe yang masih beroperasi, kami memberikan himbauan kepada para pengunjung untuk segera kembali ke rumah masing-masing,” katanya di wilayah SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (18/3/2023) dini hari.

Kemudian, kata Mukti, di lokasi ke-dua di sekitar Gunawarman, Jakarta Selatan ada salah satu Cafe yang sudah tutup saat didatangi pihak Kepolisian.

“Ada salah satu Cafe sudah tutup saat kami mendatangi untuk memberikan himbauan kepada tempat hiburan malam,” ujarnya.

“Di lokasi ke tiga, kami juga mendapati beberapa tempat hiburan malam yang masih beroperasi, selanjutnya kami arahkan kepada pengunjung untuk segera pulang,” kata Mukti.

Mukti menjelaskan, kegiatan tersebut dalam rangka menghormati jelang bulan suci Ramadhan dan sesuai peraturan yang berlaku terkait batas jam operasional tempat hiburan malam di DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Kami akan terus melakukan patroli rutin saat bulan ramadhan agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” ujarnya.

“Kami juga akan menindak tegas bagi pelaku tempat hiburan malam yang masih nekat buka hingga batas jam operasional yang ditentukan pemerintah daerah,” tegas Mukti.

(titik)

Sumber Humas Polri

Lapas Kelas IIA Cikarang Laksanakan Giat Bersih – Bersih Dalam Rangka Masa Bakti Pemasyarakatan ke-59

0

Lapas Kelas IIA Cikarang Laksanakan Giat Bersih – Bersih Dalam Rangka Masa Bakti Pemasyarakatan ke-59

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang laksanakan bersih – bersih pada blok hunian para warga binaan, kegiatan tersebut dalam rangka peringati masa bakti pemasyarakatan ke-59, Kamis malam (16/03/23).

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang Veri Johannes menerangkan bahwa kegiatan ini sebenarnya sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan oleh petugas Lapas kelas IIa Cikarang.

“Kegiatan malam ini dalam rangka masa bakti pemasyarakatan ke-59 yaitu bersih – bersih untuk merazia barang – barang yang dilarang dimiliki oleh para warga binaan,” Terangnya.

“Kegiatan ini sebenarnya sudah menjadi agenda rutin yang dilakukan petugas Lapas kelas IIa Cikarang dan kali ini kebetulan bersamaan dengan dalam rangka masa bakti pemasyarakatan ke-59,” Tambahnya.

Veri juga menjelaskan bahwa petugas telah melakukan pencegahan agar barang yang dilarang namun banyak akal yang dilakukan oleh para penghuni lapas dalam hal ini warga binaan yang ada di Lapas Cikarang dengan modus memanfaatkan kelengahan petugas, namun kami terus komitmen melakukan pencegahan agar barang seperti ini tidak masuk ke dalam blok hunian para warga binaan.

“Kita sudah melakukan upaya upaya pencegahan untuk masuknya barang barang yang dilarang masuk, Pencegahan pencegahan barang seperti ini melalui pemeriksaan pemeriksaan yang sudah dilaksanakan oleh para petugas baik pemeriksaan diluar ruang lingkup Lapas,” Ungkap Kalapas Cikarang Veri Johannes.

Kalapas juga menjelaskan untuk warga yang kedapatan secara langsung akan mendapatkan langsung dan akan menerima hukuman atau hal yang merugikan bagi warga binaan itu sendiri.

“Untuk warga yang kedapatan memiliki barang seperti ini secara langsung konsekuensinya tidak mendapat remisi dan yang lainya,” Pungkasnya.

(Erv)

FORDEM UIN Bandung Gelar Aksi di Kampus, Kritisi UKT, Fasilitas, Hingga Kekerasan Seksual

0

FORDEM UIN Bandung Gelar Aksi di Kampus, Kritisi UKT, Fasilitas, Hingga Kekerasan Seksual

GUE JABAR | BANDUNG – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Demokrasi Mahasiswa (Fordem) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Rektorat UIN Bandung, pada Kamis 16 Maret 2023. Aksi tersebut digelar dan dimulai dari kampus 2 di Depan Gedung Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, kemudian dilanjutkan dengan Longmarch ke kampus 1 melakukan unjuk rasa ke setiap Gedung Fakultas hingga berakhir di Gedung Rektorat.

Aksi yang digelar kali ini mempertanyakan soal pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Fordem UIN Bandung menilai kategorisasi UKT yang dibebankan kepada mahasiswa seringkali tidak sesuai dengan latar belakang ekonomi keluarga mahasiswa apalagi ditengah kondisi ekonomi orangtua mahasiswa yang tidak bisa di prediksi setiap waktunya karena situasi krisis.

“Hal yang paling substansial adalah soal Uang
Kuliah Tunggal yang secara pengkategorian nya ini seringkali tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi mahasiswa,” kata Ketua Fordem Jalaludin Iqbal kepada wartawan Kamis, 16 Maret 2023.

“Apalagi ditambah kondisi ekonomi orangtua mahasiswa yang tidak bisa di prediksi setiap waktunya dan tentunya ini harus menjadi pertimbangan Rektorat UIN Bandung dibawah kepempinpinan Rektor Mahmud,” kata Iqbal.

Menurut Iqbal sistem pembayarn UKT ini tidak sejalan dengan amanat UU bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara, tanpa memandang status ekonomi.

Selain itu Fordem UIN Bandung juga menyoroti terkait pengelolaan anggaran UKT yang tidak transparan oleh pihak kampus.

“UKT yang seharusnya diperuntukkan menunjang pembelajaran dan pemberdayaan mahasiswa dari tatanan HMJ sampai DEMA-U/SEMA-U sebagai ruang aktualisasi pendidikan politik bagi mahasiswa menjadi terhambat akibat terdapat dugaan kurangnya transparansi birokrasi kampus dalam memberikan informasi pengelolaan keuangan dari UKT kepada mahasiswa,” ujar Iqbal.

Selain itu isu lain yang disorot dalam aksi Fordem kali ini adalah terkait fasilitas kampus yang kurang memadai terutama soal lahan parkir dan ruang publik mahasiswa.

Selanjutnya terkait masalah kebijakan mengenai penanganan dan pencegahan kekerasan seksual sesuai SK Dirjen Pendis no. 5494 atau terkait SK rektor mengenai draft pedoman pencegahan dan penanganan kekerasan seksual yang mana belum sepenuhnya diimplementasikan.

Sementara itu, Kordinator Lapangan (Korlap) aksi mengatakan Aksi hari ini merupakan puncak kekecewaan kita terhadap birokrasi kampus yang sampai akhir periode kepemimpinan Rektor Mahmud dinilai gagal dalam memprioritaskan kemaslahatan mahasiswa.

“Tentu birokrasi bukan hanya sekedar pelaksana administratif dan teknis perkuliahan, lebih dari itu harus kemudian memastikan kualitas pembelajaran (teaching quality) dan serapan lulusan (graduate employability) ini terealisasikan dengan baik,” kata Rojak

“Padahal kampus UIN Bandung merupakan kampus PTKIN terbaik no 1 di Indonesia, tetap pada kenyataan nya banyak yang mesti di evaluasi,” pungkas Rojak

Adapun tuntutan aksi Fordem UIN Bandung kali ini adalah:

  1. Menuntut Birokrasi untuk menyelesaikan fasilitas kampus yang belum tersedia
  2. Menuntut Birokrasi untuk memberikan Transparansi pada Dana UKT Mahasiswa
  3. Menuntut Birokrasi Transparan dalam Anggaran Penyelenggaraan Pesona PTKIN yang Diduga adanya penyelewengan Administratif
  4. Tolak Kapitalisasi Pendidikan di Ruang Akademik
  5. Realisasikan pembentukan Satgas PPKS dan libatkan mahasiswa dalam pembentukan Satgas PPKS.

(Novian)

Dalam Kurun Waktu 3 Bulan 16 Kasus Curanmor Berhasil Diungkap Polda Metro Jaya

0

Dalam Kurun Waktu 3 Bulan 16 Kasus Curanmor Berhasil Diungkap Polda Metro Jaya

GUE JABAR | JAKARTA – Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 16 kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dalam kurun waktu tiga bulan dari Januari hingga Maret 2023.

Dari pengungkapan 16 kasus atau Laporan Polisi (LP) yang ditangani Subdit Ranmor, sebanyak 25 tersangka berhasil ditangkap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus yang menonjol salah satunya pencurian kendaraan bermotor di wilayah Jadetabek.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat dari 16 korban di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus curanmor dan curat,” kata Trunoyudo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/3/2023).

“Pengungkapan kasus ini diungkap dalam waktu tiga bulan terakhir, dari bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2023,” sambungnya.

Trunoyudo menyebut, dari pengungkapan tersebut pihaknya berhasil mengamankan barang bukti puluhan unit kendaraan roda dua dan satu unit mobil.

“Barang bukti yang diamankan 1 Unit MOBIL Suzuki XL 7415F GX (4X2) M/T tahun 2022 Warna Hitam Metalik, 30 unit sepeda motor, beberapa senjata tajam dan 1 pucuk Senpi Rakitan,” paparnya.

Kabid Humas menjelaskan kronologi dan modus yang dilakukan para tersangka dalam menjalankan aksinya.

“Mayoritas kejadian pencurian dilakukan oleh 2 (dua) tersangka dengan menggunakan kunci leter T pada waktu malam hari antara pukul 21.00 s.d 05.00 WIB, Adapun lokasi pencurian diantaranya kendaraan yang diparkir di garasi rumah, parkiran supermarket serta motor yang terparkir dipinggir jalan,” ungkapnya.

“Kemudian kejadian pelaku pencurian dengan kekerasan dilakukan oleh 2 (dua) orang atau lebih, yang mana target lokasi pencurian dengan kekerasan yaitu diantaranya jalan-jalan sepi dan dilakukan pada malam hari,” kata Trunoyudo.

Akibat perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan Pasal 365 KUHP, Pasal 363 KUHP, Pasal 365 KUHP, dengan ancaman pidananya di atas lima tahun penjara.

(tk)

Sumber Humas Polri

Pererat Tali Silahturahmi, Kapolres Metro Bekasi Kunjungi Cabang Bungin

0

Pererat Tali Silahturahmi, Kapolres Metro Bekasi Kunjungi Cabang Bungin

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi di dampingi para PJU kembali bersilaturahmi dengan Forkopimcam, Toga, Toda, dan Tomas Cabang Bungin yang bertempat di Aula Kecamatan Cabang Bungin, Kamis (16/03/2023).

“Alhamdulilah pada hari ini kita masih diberikan kesehatan untuk bersilahturahmi ditempat ini,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi.

Atas segala karunia Tuhan yang maha Esa Kita semua masih bisa berkumpul dan Bersilahturahmi, Terimakasih untuk Semuanya Stlakholder yang sudah hadir.

“Kegiatan ini ialah silahturahmi dengan memperkenalkan diri. Sebagai warga Baru yang Menjabat Sebagai Kapolres Saya mohon ijin untuk Berkenalan kepada Forkopimcam dan stlakholder Cabang Bungin,” Imbuhnya.

Dengan memperkenalkan diri sebagai warga yang baru di Kabupaten Bekasi, Kami Memohon Dukungan dan Support agar selalu tercipta suasana Kambtimas yang Kondusif.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini juga, Mohon kiranya. Perkenankan Saya menyampaikan ucapan Terimakasih Banyak atas penyambutan yang baik dan sudah terlaksananya Kegiatan Silahturahmi kepada seluruh jajaran,” tuturnya.

Terimakasih atas semua sambutan dan sudah terlaksananya kegiatan Silahturahmi ini. Semoga dapat bermanfaat untuk Cabang Bungin Kedepanya.

Selain itu, Camat Cabang Bungin Asep Buchori juga menyampaikan ucapan selamat datang Kepada Kapolres Metro Bekasi atas kunjungannya ke Wilayah Cabang Bungin.

“Mewakili Seluruh Warga saya ucapkan Selamat Datang, Ini merupakan acara pertama kalinya yang kiranya Bapak Kapolres Sebagai Pejabat yang Baru menginjakkan Kaki dengan melakukan Silahturahmi di Kecamatan ini,” Bebernya.

(Ky)