Home Blog Page 178

Jaya Marjaya Pindah ke Dapil 6 Kabupaten Bekasi, Ini Penjelasannya

0

Jaya Marjaya Pindah ke Dapil 6 Kabupaten Bekasi, Ini Penjelasannya

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Bacaleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H.Jaya Marjaya, SE.,SH., M.Si jelaskan terkait perpindahan Dapil nya yang setadinya akan maju di Dapil 7 kini di Dapil 6 Kabupaten Bekasi pada Pileg 2024 mendatang.

H.jaya (sapaan) menjelaskan bahwa kepindahan nya dari Dapil 7 ke Dapi 6 ini guna menjelaskan amanah partai yang diberikan kepadanya.

“Saya selaku anggota Partai terkait kepindahan saya ke Dapil 6 itu untuk menjalankan amanah partai, sebelumnya kan saya akan dicalonkan sebagai Bacaleg di Dapil 7, dan sekarang saya akan maju di Dapil 6,” Terangnya.

Dirinya (H.Jaya-red) mengatakan bahwa dirinya wajib untuk mematuhi amanah yang diberikan oleh partai dan itu harus di jalankan.

“Saya selaku anggota wajib dan harus menjalani apa yang ditentukan oleh Partai, dan saya harus siap memenangkan suara partai pada putaran nanti di tahun 2024,” Tambahnya.

Terkait kepindahan Dapil nya H.Jaya sangat merasa optimis dan percaya diri akan bisa mendongkrak suara partai dan bisa menambah jumlah kursi di DPRD Kabupaten Bekasi.

“Saya sangat merasa optimis akan mendongkrak suara partai dan akan menambah jumlah kursi di Dapil 6 ini,” Pungkasnya.

Jurpala Indonesia bersama Bader Management Lakukan Pemotongan Satu ekor Sapi kurban

0

Jurpala Indonesia bersama Bader Management Lakukan Pemotongan Satu ekor Sapi kurban

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Dalam memperingati hari raya Idul Adha atau yang biasa disebut hari kurban oleh masyarakat Indonesia Jurpala Indonesia bersama Bader Management lakukan pemotongan seekor sapi kurban yang dibagikan kepada masyarakat sekitar, Kamis 29/06/23.

Pemotongan sapi tersebut dilaksanakan di home base Jurpala Indonesia di Kp.Buni Asih RT 03 RW 03 Desa Karangbaru, Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

Asep Sofyan selaku sekretaris Jurpala Indonesia mengatakan ini kali pertama Jurpala Indonesia melaksanakan pemotongan kurban.

“Dalam memperingati hari raya Idul Adha atau hari kurban kami melakukan pemotongan seekor sapi dan ini pertama yang kita laksanakan,” Terang Asep Sofyan.

Pria yang biasa disapa Sofyan ini juga mengatakan bahwa pemotongan hewan kurban ini untuk masyarakat sekitar home base Jurpala Indonesia dan Bader Management, dan semoga kedeepanya bisa lebih banyak lagi.

“Daging hewan kurban ini kita bagikan untuk masyarakat sekitar home base Jurpala Indonesia dan Bader Managemen dan semoga bisa lebih banyak lagi kedepan nya bukan hanya satu ekor,” Ungkapnya.

Ditempat yang sama Cang Hedi selaku ketua Bader Management merasa sangat senang bisa melakukan pemotongan hewan kurban bersama Jurpala Indonesia.

“Alhamdulillah kita hari ini ikut berpartisipasi dalam melakukan pemotongan hewan kurban bersama Jurpala Indonesia dan semoga kedepannya kerja sama ini terus terjalin dengan baik,” Pungkasnya.

Tindakan Tegas, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegakan Integritas Kejaksaan RI

0

Tindakan Tegas, Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegakan Integritas Kejaksaan RI

GUE JABAR | JAKARTA – Bertempat di ruang kerja Jaksa Agung, dalam bincang ringan dengan Tim Media Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Selasa (27/6-2023) Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan pesan terkait dengan membangun citra dan marwah Kejaksaan RI.

Jaksa Agung menuturkan, bahwa kepercayaan publik tidak bisa hanya diraih dengan berbagai publikasi kinerja yang selama ini hanya menyoroti penanganan perkara tindak pidana umum, tindak pidana khusus, perdata dan tata usaha negara, serta pidana militer. Tetapi, meningkatnya kepercayaan publik juga sangat dipengaruhi dengan mendisiplinkan/menindak oknum insan Adhyaksa (Jaksa/pegawai TU) yang masih melakukan perbuatan tercela, menyalahgunakan kewenangan, arogan, dan sewenang-wenang, yang dapat mencederai kepercayaan publik.

“Saya selalu menegaskan dan menekankan bagaimana kita merespon secara cepat, tepat, dan akurat berbagai pengaduan/pelaporan masyarakat yang ditujukan kepada Kejaksaan, juga terkait pelaporan mengenai oknum Jaksa yang melakukan perbuatan tercela,” ujar Jaksa Agung.

Pada setiap kesempatan, Jaksa Agung selalu menyampaikan; “jangan menodai kepercayaan masyarakat”. Karena bila ada, pelanggaran dan penyalahgunaan oleh oknum-oknum Kejaksaan.

“Saya akan tindak tegas dan saya tidak segan-segan mempidanakan apabila terbukti ada kesalahan berat. Ini semata-mata untuk menjaga marwah Kejaksaan.” tegas Jaksa Agung lagi.

Tindakan tegas Jaksa Agung, dinilai berhasil menurunkan jumlah pelanggaran baik ringan, sedang, dan berat sepanjang tiga tahun terakhir, yakni 2021 (209 pelanggaran), 2022 (167 pelanggaran), dan 2023 (s/d Juni: 28 pelanggaran).

Ada penurunan signifikan jumlah pelanggaran, khususnya untuk pelanggaran berat yang berjumlah 13 orang pada 2023. Oleh karena dianggap sangat mencederai rasa keadilan, untuk pelanggaran berat yang diproses secara pidana sejumlah 7 orang Jaksa, yaitu 3 orang di wilayah Kejaksaan Tinggi Lampung, 1 orang di Kejaksaan Tinggi NTB, 1 orang di Kejaksaan Negeri Palu, 1 orang di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, dan 1 orang di Kejaksaan Negeri Pangkep, dimana rata-rata seluruhnya sudah pada tahap persidangan.

Bahkan di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Jaksa Agung ST Burhanuddin melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan telah menonaktifkan pejabat bintang 2 (mantan Kepala Kejaksaan Tinggi/Direktur). Tak cukup dengan itu, bahkan juga mencopot Jaksa yang bersangkutan menjadi tata usaha, sekaligus 2 orang pejabat eselon III Asisten Tindak Pidana Khusus dan 1 orang Koordinator diberikan sanksi yang sama, termasuk pegawai tata usaha yang turut melakukan perbuatan tercela juga mendapatkan sanksi tegas.

Tindakan tegas Jaksa Agung bukan saja merespon berbagai laporan/pengaduan masyarakat mengenai oknum Jaksa nakal di seluruh Indonesia, namun terhadap pemberitaan di berbagai media massa, media online, dan media sosial juga direspon sangat cepat. Hal ini dilakukan karena Jaksa Agung tidak ingin persoalan-persoalan yang ada, dapat mencederai rasa keadilan di masyarakat dan juga marwah institusi Kejaksaan. Untuk itu, Jaksa Agung akan menerapkan zero tolerance terhadap pelanggaran berat.

“Untuk hal ini, saya tegaskan kepada siapa saja, agar menjaga marwah Kejaksaan dengan selalu menegakkan sikap  profesionalisme dan integritas dimanapun kita bertugas dan apapun jabatan kita.” tandas Jaksa Agung.

(FC-Goest/Hum-KA)

Desa Karangsari Sinergi dengan Perusahaan Salurkan 12 Ekor Kambing Qurban

0

Desa Karangsari Sinergi dengan Perusahaan Salurkan 12 Ekor Kambing Qurban

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pemerintahan Desa Karangsari salurkan 12 ekor kambing qurban ke masjid yang ada di wilayah Desa Karangsari.

Kepala Desa Karangsari Umbara mengatakan bahwa ini sebagai bentuk sinergitas antara Desa Karangsari dengan perusahaan sekitar.

“Ini sebagai bentuk sinergitas antara Pemerintahan Desa Karangsari dengan PT Multi Strada Arah Sarana (Michelin) yang mempercayakan untuk penyaluran kambing qurban,” Terang Kades yang biasa disapa Lurah Bao, Selasa 27/06/23.

Umbara juga menjelaskan bahwa ada sebanyak 12 ekor kambing yang diterima dan akan diserahkan ke 9 masjid yang ada di Desa Karangsari dan sisa nya akan disalurkan di mushola sekitar perusahaan.

“Nantinya kambing qurban ini akan kami salurkan ke 9 Masjid yang ada di Desa Karangsari dan beberapa mushola yang dekat dengan perusahaan,” Tambahnya.

“Saya selaku kepala desa Karangsari mengucapkan terima kasih kepada PT Multi Strada Arah Sarana yang sudah mau bekerja sama dengan pemerintahan desa Karangsari dan semoga kerja sama ini bisa terus terjalin,” Pungkasnya.

(Erv)

Partai Gerindra DPC Kabupaten Bekasi Lakukan Konsolidasi di Dapil VII Untuk Penguatan Kader Hingga Anak Ranting

0

Partai Gerindra DPC Kabupaten Bekasi Lakukan Konsolidasi Untuk Penguatan Kader Hingga Anak Ranting

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Bekasi, bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra mengadakan acara Konsolidasi 2500 orang kader Partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) VII Kecamatan Cikarang Utara, Cikarang Selatan dan Cikarang Timur.

Acara ini bertujuan untuk memperkuat suara Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden (Capres) Republik Indonesia dari Partai Gerindra di Kabupaten Bekasi. Acara ini dihadiri oleh seluruh kader pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten, pengurus DPD, pengurus DPP Partai Gerindra. Acara ini digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Cikarang Selatan yang terletak di JL.Serang – Setu, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Pada Minggu (25/06/23).

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha mengatakan, kegiatan hari ini adalah konsolidasi kader Partai Gerindra Dapil VII yang mencangkup tiga kecamatan yaitu, Kecamatan Cikarang Utara, Kecamatan Cikarang Timur, Kecamatan Cikarang Selatan. Tentu saja acara ini juga sebelumnya sudah dilakukan di Dapil VI beberapa waktu lalu.

“Konsolidasi ini sudah kita lakukan di dua Dapil yaitu Dapil VI dan sekarang di Dapil VII. Dan rencananya kita akan melakukan konsolidasi ini di VII Dapil di Kabupaten Bekasi,” ujar Aria seusai acara dilaksanakan kepada para wartawan, pada Minggu (25/06/23).

Aria mengungkapkan, konsolidasi ini tentunya bertujuan untuk memperkuat suara pak Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2024 dan menguatkan ikatan kader Partai Gerindra Kabupaten Bekasi serta menghangatkan suhu semangat kader Partai Gerindra Kabupaten Bekasi menuju Pilpres dan Pileg 2024.

“Kami mengapresiasi kepada seluruh kader serta pengurus dari tingkat DPC, DPD sampai DPP dan para seluruh Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Bekasi, Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat dan Caleg DPR RI yang telah mensukseskan konsolidasi ini,” kata pria yang akrab disapa Ketua Ari ini.

Ari menjelaskan, konsolidasi kader ini dihadiri sebanyak 2.500 kader Partai Gerindra se-Dapil 7 dan para Pimpinan DPC, DPD dan DPP Partai Gerindra.

“Kami berharap dalam konsolidasi ini semoga seluruh kader Partai Gerindra langsung terjun ke masyarakat, membawa suara Pak Pravowo Subianto menjadi Presiden Republik Indonesia 2024 dan memenangkan Partai Gerindra di Kabupaten Bekasi maupun Skala Nasional. Adapun target yang handak di capai adalah Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia, DPRD Kabupaten Bekasi 14 Kursi, DPRD Provinsi 3 Kursi dan DPR RI 4 Kursi,” pungkasnya.

(Tim)

FajarPaper, Produsen Kertas Kemasan Daur Ulang Mendapat Kunjungan Menteri KLHK di Festival Peduli Sampah Nasional 2023

0

FajarPaper, Produsen Kertas Kemasan Daur Ulang Mendapat Kunjungan Menteri KLHK di Festival Peduli Sampah Nasional 2023

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI, 22 Juni 2023 – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), produsen kertas kemasan terkemuka yang merupakan anggota dari SCGP di Indonesia, ikut memeriahkan Festival Peduli Sampah Nasional (FSPN) 2023 dengan menggelar booth pameran yang berlangsung di selama 4 hari (13 – 16 Juni 2023) di Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Jakarta.

Festival Peduli Sampah Nasional 2023 merupakan rangkaian dari kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dilaksanakan untuk ketiga kalinya. Pelaksanaan festival pada tahun ini menjadi istimewa karena sebagaimana tema hari Lingkungan Hidup Sedunia yakni ‘Solusi untuk Polusi Plastik/Solution to Plastic Polution’ dengan mengusung kampanye #beatplasticsolution.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar turut hadir dan membuka Festival Peduli Sampah 2023 secara langsung. Dalam sambutannya, Menteri Siti mengungkapkan “Kita, Indonesia, terus mengikuti perkembangan tentang semakin pentingnya masalah kesampahan secara nasional dan internasional dengan berbagai langkah dan kebijakan yang diambil pemerintah, serta langkah kerja-kerja lapangan yang digerakan oleh masyarakat, para tokoh, aktivis, dan dunia usaha dan pelaku kerja persampahan di lapangan. Usaha yang sejak tahun 2015 hingga saat ini, yang tidak mudah kita lakukan.”

Pada kesempatan ini, Menteri Siti juga mengungkapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mengatasi permasalah sampah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk bisnis leaders. Terima kasih atas kerja keras semua sehingga kita sampai pada fase yang sekarang ini, Indonesia tidak tertinggal dibandingkan dengan kegiatan di negara-negara lain. Kita berjalan dan terus bekerja.”

Menteri Siti juga mengatakan bahwa tingkat polusi plastik meningkat cepat, hal ini merupakan masalah lingkungan global yang serius. Pada sektor limbah sampah, Indonesia menargetkan penurunan tingkat emisi gas rumah kaca dengan mendalami dan memperluas strategi reduce, reuse, recycle mengunakan skema pengelolaan sampah, mengoptimalkan rantai nilai pengolaan sampah di sumber dengan penerapan ekonomi sirkular, dan membangun industrialisasi penanganan sampah melalui pemanfaatan teknologi dan peningkatan pengelolaan sampah yang dikelola secara professional dan terintegrasi, diorientasikan untuk sampah plastik menjadi pendekatan reuse, recycle, reorient, dan diversity.

“Ekonomi sirkular tidak hanya sekedar daur ulang sampah, tetapi merupakan konsep memaksimalkan penggunaan suatu produk dan komponennya secara berulang, sehingga tidak ada sumber daya yang terbuang (resource efficient)” ungkap Menteri Siti.

Rosa Vivien Ratnawati selaku Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (B3) mengungkapkan “Festival Peduli Sampah Nasional diharapkan dapat menjadi platform dan forum bersama dalam memberikan solusi dalam rangka pelaksanaan aksi untuk mencapai target nasional penurunan emisi gas rumah kaca dan menuntaskan persoalan sampah di Indonesia yang tentunya polusi plastik. Memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia, serta manifestasi dan salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan yaitu waste to resource melalui cara kerja ekonomi sirkular dan sampah menjadi sumber energi, menjadi babak baru zero waste, zero emission.”

FajarPaper mengambil bagian dalam Festival Peduli Sampah Nasional 2023 untuk menampilkan sampel hasil produksi kertas kemasan dari bahan baku daur ulang, pellet plastic, serta menampilkan profil perusahaan dan kegiatan CSR yang dilakukan oleh FajarPaper. Menteri KLHK Siti Nurbaya berkesempatan mengunjungi booth FajarPaper dan mendapatkan penjelasan mengenai produk serta pellet plastic oleh tim FajarPaper. Seperti diketahui, FajarPaper merupakan salah satu produsen kertas kemasan dengan proses daur ulang sebagai proses produksinya, serta menggunakan 100% kertas daur ulang sebagai bahan baku produksi. Sebagai upaya untuk mengoptimalkan pengolaan sampah, FajarPaper mengolah limbah plastik yang berasal dari sisa bahan baku produksi dan menghasilkan pellet plastic.

Sebagai industri yang menggunakan kertas bekas sebagai bahan baku utamanya, FajarPaper telah menggunaan teknologi Drum Pulper untuk memisahkan serat kertas yang diperlukan dengan bahan lain yang terbawa dibahan baku, namun  barang tersebut tidak dikehendaki, seperti plastik dan kaleng. Untuk serat kertas yang dipisahkan dari ini langsung diolah dijadikan kertas di Paper Machine, sedangkan untuk barang yang tidak dikehendaki, khususnya plastik-plastik yang terbawa, dikelola dengan baik dengan beberapa cara. Sebagian dibakar di insinerator dengan panas hasil pembakaran dimanfaatkan sebagai penghasil uap untuk keperluan mesin produksi. Sedangkan sebagian lain dikelola menjadi pellet plastic yang dapat dijadikan berbagai bahan baku produk plastik daur ulang di industri plastik dan sebagian dijadikan granular sebagai subtitusi bahan bakar di boiler batu bara. Tahapan yang cukup rumit ini merupakan upaya Fajar Paper untuk tetap menerapkan proses produksi yang berwawasan lingkungan.

(Erv)

Ratusan Kasus TPPO Diungkap Polri, Modus Terbanyak Jadi PMI Ilegal hingga PSK

0

Ratusan Kasus TPPO Diungkap Polri, Modus Terbanyak Jadi PMI Ilegal hingga PSK


GUE JABAR | JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri dan Polda jajaran yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terus melakukan penindakan terhadap para pelaku TPPO.

Hingga per tanggal 22 Juni, Satgas telah menangani sebanyak 494 Laporan Polisi (LP). Dari ratusan LP tersebut, sebanyak 580 tersangka telah dibekuk.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, berbagai macam modus para tersangka menjerat para korban TPPO.

“Terbanyak yakni mengiming-imingi korban bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Pekerja Rumah Tangga (PRT). Modus ini tercatat ada 375 kasus,” kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/6/2023).

Salah satunya kasus yang diungkap oleh Polda Kepri. Dua orang korban yang akan dijadikan PMI diamankan oleh Polsek Batu Ampar, Polresta Barelang, Polda Kepri. Dalam pengakuannya, korban yang masih di bawah umur diimingi kerja di tempat biliard di Malaysia dengan gaji Rp 10 juta per 10 hari.

Lalu ada lagi kasus yang diungkap Polsek Kualuh Hili, Polres Labuhanbatu, Polda Sumatera Utara. Dalam kasus ini, aparat mengamankan beberapa TKI yang pulang dari Malaysia tidak sesuai prosedur.

Bahkan, untuk kepulangan ke Indonesia, para TKI ini harus dengan cara masuk ke dalam air laut untuk menuju perahu motor. Tak hanya di situ, para korban setelah berangkat naik perahu motor ditempatkan ke pinggir pantai yang banyak semak-semak, sebelum dijemput menggunakan motor.

Modus lainnya yang terbanyak yakni para korban dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK). Angka dalam kasus ini yakni sebanyak 132. Modus ini mempekerjakan korban wanita bahkan ada yang di bawah umur sebagai PSK melalui telepon atau aplikasi Online.

Salah satu kasus yang diungkap terjadi Bengkulu. Satgas TPPO Polda Bengkulu mengamankan pelaku yang sedang mengeksploitasi seksual terhadap anak yang masih berumur 14 tahun.

Ada juga kasus yang diungkap Polres Kutai Timur, Polda Kalimantan Timur yang menangkap seorang pria yang mempekerjakan wanita dengan modus open BO di salah satu tempat hiburan malam (THM) dengan tarit mencapai jutaan rupiah.

Dua modus lainnya TPPO ini yakni mempekerjakan korban sebagai Anak Buah Kapal (ABK) dengan 6 kasus dan eksploitasi anak sebanyak 32 kasus.

“Dari ratusan kasus yang ditangani Satgas TPPO Bareskrim Polri dan Polda jajaran, telah menyelamatkan korban sebanyak 1.671,” kata Ramadhan.

Dari ribuan korban tersebut, Ramadhan merinci ada 762 korban perempuan dewasa dan 96 perempuan anak. Kemudian untuk korban laki-laki dewasa ada 764 dan laki-laki anak ada 49 orang.

Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan, dari ratusan kasus yang diungkap, saat ini perkembangannya 92 kasus masuk tahap penyelidikan. Kemudian 375 di tahap penyidikan dan berkas sudah lengkap atau P21 ada satu kasus.

Dalam kesempatan ini, Ramadhan mengimbau kepada masyarakat untuk tak mudah tergiur dengan tawaran bekerja dengan gaji tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. Ia meminta masyarakat memastikan apakah perusahaan penyalur tenaga kerja ini resmi. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan hak-hak perlindungan sosial, kesejahteraan dan hukum.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di acara ASEAN Senior Officials Meeting on Transnational Crime (SOMTC) Leaders di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa, 20 Juni 2023.

Mantan Kabareskrim Polri ini menuturkan, pada pertemuan SOMTC salah satu yang akan dibahas yakni Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurutnya, pembahasan TPPO ini sejalan dengan kesepakatan antara Presiden Jokowi dengan beberapa pemimpin negara, yang akan memberantas segala bentuk TPPO. Ia pun berjanji akan melindungi dan menjaga WNI dari korban TPPO.

Sumber Humas Polri

Satu Pelajar Tewas Dalam Aksi Tawuran, 3 Pelajar Ditetapkan Sebagai Anak Yang Berhadapan dengan Hukum

0

Satu Pelajar Tewas Dalam Aksi Tawuran, 3 Pelajar Ditetapkan Sebagai Anak Yang Berhadapan dengan Hukum

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Satu orang pelajar SMK Tewas dalam aksi tawuran yang terjadi di Jalan Kodam Jaya Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Senin 13/06/23.

Kapolres Metro Bekasi dalam konferensi pers nya mengatakan bahwa korban merupakan salah satu pelaku tawuran yang tertinggal dan menjadi bulan bulanan lawan nya.

“Korban tertinggal oleh kawan kawan nya dalam aksi tawuran tersebut dan menjadi bulan bulanan lawan nya sehingga terkena pukulan hingga sabetan sajam,” Terangnya.

“Para pelaku tawuran tersebut merupakan pelajar dari 2 Sekolahan di Cikarang Pusat dan Cikarang Selatan yang melakukan janjian di media sosial dan akhirnya bertemu di jalan namun bukan di tempat yang di janjikan,” Tambahnya.

“Dari hasil keterangan yang dikumpulkan oleh kepolisian ada 3 pelajar atau anak yang berhadapan dengan hukum yang merupakan melakukan kekerasan terhadap korban,” Ungkap Kapolres.

“Karena kejadian ini diluar sekolah dan diluar jam pelajaran kita tidak bisa menyalahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah, namun kita sudah melakukan himbauan ke sekolah sekolah oleh para Kapolsek bahkan sebelum kejadian ini terjadi,”.

“Kami juga meminta kepada masyarakat agar bisa lebih memberikan pengawasan kepada anaknya agar tidak menjadi korban ataupun pelaku tawuran terlebih yang memiliki anak remaja,” Himbau nya.

“Dari kepolisian sendiri sudah melakukan penjagaan serta pengawasan di jam dan termpat rawan terjadi nya tawuran,” Pungkasnya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti beberapa senjata tajam dengan berbagai ukuran, stik golf dan alat pemukul atau tongkat baseball yang dipakai para pelajar tersebut untuk melakukan tawuran.

Ketiga anak yang berhadapan dengan hukum diancam dengan pasal 170 ayat 3 KUHPidana dan atau 351 ayat 2 ke 3 KUHPidana Jo pasal 55 Jo pasal 56 KUHpidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

(Erv)

Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Karang Taruna, Bung Leo Diminta Tingkatkan Jiwa Entrepreneur Anggota

0

Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua Karang Taruna, Bung Leo Diminta Tingkatkan Jiwa Entrepreneur Anggota

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Acep Juandi terpilih secara aklamasi dalam kegiatan Temu Karya  sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi periode 2023-2028 yang dilaksanakan di Hotel Sahid Lippo Cikarang, Kamis (15/6).

Ketua Steering Committee (SC) Pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bekasi, Arif Rahman Hakim menjelaskan Acep terpilih secara aklamasi usai satu calon bernama Ahmad Hasan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan khusus.

“Pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten berjalan dengan lancar. Seperti diketahui kita juga melakukan penjaringan temen-temen panitia pengarah, kurang lebih 29 hari. Mulai dari pengumuman, penjaringan, masa pendaftaran, verifikasi berkas sampai terakhir verifikasi berkas khusus,”kata Arif.

Arif yang juga Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bekasi ini berpesan agar Acep sebagai ketua terpilih dapat membuat terobosan baru didalam kepengurusan baru.

“Yang pertama kita belum sosialisasi, itu menjadi pr kita, dimana kepengurusan desa ketika peralihan kepengurusan belum sesuai aturan-aturan organisasi di Karang Taruna,”paparnya.

Acep juga diminta untuk meningkatkan jiwa entrepreneur anggota Karang Taruna. Pemuda harus bisa merubah pola pikir tidak hanya bekerja di dunia industri namun menjadi pelaku bisnis.

“Mendorong mereka (anggota Karang Taruna) menjadi wirausahawan baru di Kabupaten Bekasi, karena cita-cita kita yang  sampai saat belum tuntas. Bagaimana merubah mindset, tidak selalu berpikir disektor industri menjadi pekerja, kita harapkan mereka mau merubah diri menjadi wirausahawan,”tuturnya.

Dalam pemaparannya, Acep Juandi mengatakan Karang Taruna merupakan organisasi sosial yang menjadi kemitraan strategis pemerintah dalam permasalahan sosial.

Terkait upaya mendorong anggota menjadi entrepreneur, hal itu sudah menjadi visi-misi pria yang akrab disapa Leo ini. Ia ingin menumbuhkan kewirausahaan pemuda agar dapat berdiri dikaki sendiri.

“Ini bukan persaingan, ini bukan kontestasi. Cukup kita memperkuat kemampuan. Apa yang sudah ditinggalkan Ketua Karang Taruna Kabupaten terdahulu (Ahmad Taufik),”papar Leo.

(Tif)

Pemdes Pasirsari Gelar Sidang Itsbat Nikah, Kades : Ada 27 Pasang yang Mendaftar

0

Pemdes Pasirsari Gelar Sidang Itsbat Nikah, Kades : Ada 27 Pasang yang Mendaftar

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Pemerintahan Desa Pasirsari Bekerja sama dengan Pengadilan Agama Kabupaten Bekasi mengadakan kegiatan Sidang Itsbat Nikah Terpadu Pengadilan Agama Cikarang secara gratis kepada warganya yang belum menikah syah dan belum tercatat di Pengadilan Agama di kantor Desa Pasirsari, Kamis 15/06/23.

Dalam acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Cikarang Selatan H.Mohammad Said, Kepala Desa Pasirsari H.Suparta beserta jajaran.

H.Suparta Kepala Desa Pasirsari mengatakan,ini yang kedua kali Sidang Isbat Nikah Terpadu Pengadilan Agama Cikarang di adakan di Desa Pasirsari, sebanyak Dua Puluh Tujuh pasang peserta yang akan melakukan sidang itsbat dan sidang isbats ini tidak di pungut biaya.

“Total ada 27 Pasang yang mendaftarkan diri untuk mengikuti sidang isbats dan Kami tidak pungut biaya sepeser pun (gratis), kami peduli kepada saudara-saudari kami terkhusus yang berada di Desa Pasirsari yang tidak memiliki biaya untuk menikah resmi secara Pengadilan,”Ujarnya.

”Kami bekerjasama dengan Pengadilan Agama Cikarang,yang angaranya dari alokasi Dana Desa Tahap Satu tahun 2020, agar semua berjalan tertib dan lancar,kami terapkan Protokol Kesehatan yang dibantu oleh Relawan Pasirsari siaga, Semoga para pengantin langgeng dan bahagia,saya berharap kami bisa membuat acara seperti ini lagi di tahun-tahun yang akan datang.” Terang Kades Pasirsari.

Ditempat yang sama Camat Cikarang Selatan H.Mohammad Said mengatakan bahwa ini adalah tugas pemerintah untuk memberikan legal kepada warga salah satu nya memberikan legal dalam bentuk pernikahan.

“Sidang isbats ini merupakan tugas kami selaku pemerintahan untuk memberikan legal dalam hal ini legal dalam pernikahan yaitu surat nikah, karena tadi saya lihat sendiri banyak juga yang sudah usia lanjut bahkan sudah memiliki anak dan cucu,” Ungkap Camat Cikarang Selatan.

Camat juga mengatakan bahwa dalam pelaksanaan isbats nikah yang dilaksanakan di Desa Pasirsari ini bekerja sama langsung dengan Pengadilan Agama Kabupaten Bekasi

“Kita bekerja sama dengan Yang Pengadilan Agama Kabupaten Bekasi dan hari ini ada 27 Pasang yang mengikuti atau mendaftar dari target sebanyak 50,” Pungkasnya.

(Erv)