Home Blog Page 199

Penghargaan Kadivhumas Pada Saat Rakernis Humas Polri

0

Penghargaan Kadivhumas Pada Saat Rakernis Humas Polri

GUE JABAR | JAKARTA – Divisi Humas Polri melakukan penilaian terhadap Bidang Humas di Polda dan Polres seluruh Indonesia. Dari penilaian itu, diketahui Polda, Polres, serta personel yang paling aktif memproduksi dan paling mampu mengamplifikasi konten.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan selaku ketua panitia menjelaskan bahwa penilaian tersebut dilihat dari keaktifan Pengelolaan Medol dan Medsos, pengiriman berita pada SPIT dan Media Hub, serta amplifikasi terbanyak.

“Adapun pemenang keaktifan pengelolaan medol dan medsos Divhumas Polri diberikan kepada 30 pemenang dari Lima Zonasi, Kemudian kategori keaktifan pengiriman berita pada SPIT dan Media Hub jatuh pada Bidhumas Polda Jawa Barat dengan jumlah publikasi 448 berita,” ujar Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, Jumat (3/3/2023).

Keaktifan Bidhumas Polda Jawa Barat diikuti Bidhumas Polda Metro Jaya dengan publikasi sebanyak 340 berita. Kemudian di tempat ketiga kategori Polda ada Bidhumas Polda Jawa Timur dengan 239 publikasi.

Adapun keaktifan di tingkat Polres, jumlah tertinggi yakni Sihumas Polres Banyumas dengan 42 publikasi. Kemudian, diikuti Sihumas Polres Metro Jaktim dengan 29 publikasi dan Sihumas Polres Metro Jakut.

Penilaian juga dilakukan pada amplifikasi konten terbanyak. Dalam hal ini, penilaian dibagi ke lima zona, yakni Jawa Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur.

Di Zona Jawa Bali, penilaian amplifikasi tertinggi jatuh pada Bidhumas Polda Jatim. Kemudian di Zona Sumatera diraih oleh Bidhumas Polda Sumut. Sedangkan Zona Kalimantan dimenangkan oleh Bidhumas Polda Kaltim.

Pada Zona Sulawesi, amplifikasi tertinggi adalah Bidhumas Polda Sulsel. Sedangkan di Zona Indonesia Timur, tertinggi adalah Bidhumas Polda NTT.

“Penilaian ini dilakukan berdasarkan keaktifan produksi dan amplifikasi konten selama dua bulan terakhir, yakni Januari dan Februari 2023,” tutup Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan.

Brian Shakti Ketua GRPPH-RI DPW Jawa Barat Santuni Anak Anak Yatim

0

Brian Shakti Ketua GRPPH-RI DPW Jawa Barat Santuni Anak Anak Yatim

GUE JABAR – KABUPATEN BEKASI – Bertempat di Kediaman yang sekaligus kantor sekretariat Perum Grand Cikarang City Jalan Anggrek, Gang Melati 3 Kampung Kali ulu RT 002/001, Desa Karangraharja Kecamatan Cikarang Utara, Brian Shakti berikan santunan kepada anak anak yatim Jum’at 03/03/2023.

Brian Shakti yang merupakan Ketua Lembaga Gerakan Rakyat Peduli Penegakan Hukum Republik Indonnesia ( GRPPH-RI ) DPW Jawa Barat, berikan santunan kurang lebih 60 orang anak yatim di wilayah sekitar.

Ini sekedar bentuk kepedulian dan sedikit perhatian saya yang tidak sebarapa kepada mereka, saya merasa bahagia bisa membantu mereka, ujarnya kepada teman teman Media,”ujarnya.

Insya Allah sekiranya kedepan Tuhan memberikan rezki lebih dan kesehatan kepada saya dan keluarga, saya akan membagi rezki kepada anak anak yatim dan yang membutuhkan.

Ucapan terima kasih juga buat teman teman wartawan yang sudah berkenan hadir bersilaturahmi ke kediaman saya, semoga silaturahmi ini membawa keberkahan dan persaudaraan yang lebih erat lagi, “tutupnya.

Dayat

Di Rakornas BNPB, Kapolri Bicara Langkah Konkret Manajemen Risiko Bencana

0

Di Rakornas BNPB, Kapolri Bicara Langkah Konkret Manajemen Risiko Bencana

GUE JABAR | Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal pentingnya untuk menguatkan manajemen risiko bencana alam di Indonesia, sebagaimana instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada TNI, Polri, dan seluruh stakeholder terkait lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolri saat menjadi salah satu Pemateri pada Rakornas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis, 2 Maret 2023.

“Harapan Pak Presiden Kita memiliki manajemen risiko yang baik pada saat tahapan pra, pada saat tanggap darurat dan pasca-bencana juga akan semakin baik. Pak Presiden juga sudah menyampaikan bagaimana masalah bencana akibat climate change (perubahan iklim),” kata Sigit di awal pemaparan materinya.

Manajemen risiko, kata Sigit, menjadi penting lantaran Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki historis bencana alam yang cukup besar. Seperti, tsunami Aceh, gempa bumi di Cianjur, bencana gunung merapi, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Faktor kerap terjadinya bencana alam di Indonesia juga salah satunya disebabkan terjadinya pergeseran sesar di wilayah tertentu seperti sesar Sumatera, sesar Palu-Koro, sesar Matano, sesar Cimandiri, sesar Opak, sesar Gorontalo, sesar Sorong, sesar Tarera Aiduna dan sesar Yapen.

Tak hanya itu, kondisi geografis Indonesia yang berada di lingkaran api menjadi salah satu faktor terjadinya bencana alam. Kemudian, pada tiap tahunnya juga kerap terjadi fenomena El Nino dan La Nina.

“Jadi ini adalah wilayah-wilayah di Indonesia yang tentunya kita harus memiliki kesiapan lebih. Karena yang namanya bencana terjadi sewaktu-waktu, namun yang paling penting bagaimana upaya kita melakukan persiapan. Sehingga pada saat terjadi, dampaknya bisa kita mitigasi seminimal mungkin,” ujar Sigit.

Dalam penanganan bencana alam, Sigit mengungkapkan bahwa, seluruh pihak terkait dapat mengadopsi rumus yang dikeluarkan oleh, UN Disaster Risk Reduction (UNDRR), untuk mengurangi dampak yang disebabkan dari bencana alam.

“Tentunya menjadi salah satu yang perlu kita pahami bahwa ada rumus terkait bagaimana kita bisa mengurangi potensi dampak bencana rumusnya itu risiko (Risk), sama dengan (=), Hazard atau ancaman bencana, dan disitu dikalikan (x) vulnerability atau kerentanan masyarakat, dibagi (÷) capacity atau kemampuan mengatasi bencana,” ucap Sigit.

“Artinya kalau kerentanan masyarakat bisa kita perkecil dan capacity bisa ditingkatkan maka risiko terjadi akibat dampak bencana bisa kita kurangi,” Sigit menambahkan.

Oleh karena itu, Sigit menegaskan bahwa, dalam penanganan bencana alam, diperlukan penguatan sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah, TNI, Polri, BNPB, BMKG, Basarnas dan stakeholder masyarakat lainnya.

“Yang paling utama adalah menguatkan sinergitas kolaborasi seluruh stakeholder, TNI, Polri, Pemerintah, BMKG, BNPB, Basarnas untuk menyatukan kemampuan dan kekuatan. Sehingga kita bisa mempersiapkan dan memperkuat apa yang menjadi kebijakan Pak Presiden terkait dengan kemampuan melakukan manajemen risiko, memiliki resiliensi yang kuat dalam menghadapi bencana,” papar Sigit.

Lebih dalam, ditegaskan Sigit, sejak awal Polri telah memasukan kebijakan penanganan bencana alam ke dalam strategi konsep transformasi menuju Polri yang Presisi, yang dituangkan dalam, transformasi operasional.

Dengan adanya hal tersebut, Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk terus melakukan upaya-upaya manajemen risiko bencana alam mulai dari pencegahan, sosialisasi, penyuluhan, edukasi, memberikan panduan, Quick Response bersama stakeholder terkait.

Menurut Sigit, dengan kesiapan dan cepatnya respon jajaran Polri di wilayah bencana, itu merupakan bentuk representasi hadirnya negara di tengah masyarakat.

“Sehingga masyarakat merasakan negara hadir disitu. Ini harus dilakukan dan dipersiapkan khususnya di wilayah yang memang rentan terjadi bencana. Tolong dicek begitu ada peristiwa bagaimana rekan-rekan simulasi, melatih secepatnya bisa datang dan SOP yang disiapkan dan apa saja yang kita lakukan,” tutur Sigit.

Dalam penanganan bencana alam, Sigit menyatakan, personel kepolisian harus mampu berperan baik sebelum terjadinya bencana, ketika terjadi, dan setelah bencana terjadi. Ketika masa tanggap darurat, Polri harus menyiapkan personel terbaiknya untuk melakukan penyelamatan, evakuasi, identifikasi melalui DVI, membuat tenda darurat, dapur lapangan hingga menyiapkan sarana dan prasarana penunjang.

Kemudian, sambung Sigit, setelah pasca-bencana, jajaran Polri harus menyiapkan langkah konkret seperti psikologi sosial, trauma healing, layanan kesehatan, dan menggelar patroli di wilayah tersebut.

Untuk di tahap pra-bencana atau sebelum kejadian, Sigit mengatakan, harus dilakukan upaya edukasi, bisa melalui konten video, bekerjasama dengan media, dan penguatan peran Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat.

Disisi lain, Sigit menuturkan bahwa, pihaknya bersama stakeholder terkait juga harus memanfaatkan perkembangan teknologi informasi (TI). Dalam hal ini, dikatakan Sigit, Polri telah membentuk 91 Command Center yang bisa diadopsi oleh seluruh Polda jajaran.

“Terkait dengan karhutla kembangkan terus aplikasi ASAP Digital Nasional. Karena ini menjadi penting didalamnya kita memiliki CCTV Live Auto Monitoring yang bisa memonitor jarak 8 kilo, berputar 360 derajat, ada sensor, bisa menampilkan suhu udara. Dan kita bisa dapatkan update titik api selama lima menit. Yang paling penting adalah posisi pergerakan personel dilapangan bisa termonitor,” kata Sigit.

Sebelum mengakhiri pemaparannya, Sigit menegaskan bahwa, seluruh stakeholder harus memiliki kesamaan visi dan misi terkait menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi soal melakukan manajemen risiko bencana alam. Sigit pun melantunkan pantun untuk mengakhiri paparannya.

“Hujan gerimis tiada henti, paling enak minum cokelat. Mari bersinergi untuk melindungi, menghadirkan negara di tengah rakyat,” tutup Sigit.

Sumber Humas Polri

Paguyuban Pemuda Gandamerkar Gelar Aksi Dikantor BPD, Minta Pecat Salah Satu Oknum Anggota

0

Paguyuban Pemuda Gandamerkar Gelar Aksi Dikantor BPD, Minta Pecat Salah Satu Oknum Anggota

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Paguyuban Pemuda Gandamekar melakukan Aksi Damai (Demo) di Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gandamekar, yang terletak di Kampung Rawajulang Jalan H.Nilam No.1, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Pada Kamis (02/03/23).

Dalam aksinya, Paguyuban Pemuda Gandamekar menuntut kepada Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk memberikan sangsi kepada oknum anggota BPD sodara (JS) yang diduga melakukan kegaduhan dengan mengajukan proposal untuk mementingkan kepentingan pribadi disejumlah perusahaan di Kawasan MM 2100 yang ada diwilayah Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Kordinator Aksi Demo, Paguyuban Pemuda Gandamekar, M.Jaya mengatakan, tuntutan pihaknya kepada BPD jangan sampai ada oknum anggota-anggota BPD yang melakukan kegaduhan.

“Karena kami juga sebagai masyarakat Gandamekar butuh makan, selagi masih bisa kita diskusikan ayo kita diskusikan barsama. Artinya sebelum oknum BPD tersebut melakukan tindakan seharusnya bertanya dulu di perusahaan-perusahaan tersebut ada siapa saja masyarakat yang sudah bekerjasama dengan perusahaan, kebetulan warga kami Gandamekar ada disitu, kita butuh makan dan tiba-tiba dia mau ambil bakul nasinya itu bagaimana,” katanya. (02/03/23)

M.Jaya menyampaikan, dalam hal ini mestinya pihak BPD menjaga hubungan baik dengan saling menghargai satu sama lain. Intinya Paguyuban Pemuda Gandamekar menggelar aksi damai.

“Mudah-mudahan aspirasi kita ini tersampaikan dan ditindak lanjuti oleh Ketua dan Wakil Ketua BPD Gandamekar kepada anggotanya, biar mereka (Ketua dan Wakil Ketua BPD) yang menegur anggota nya,” harapnya.

Saat dikompirmasi terkait kesalahan apa saja yang dilakukan oleh oknum BPD tersebut, M.Jaya mengungkapkan, contoh kecilnya ada sebuah perusahaan yang sudah bekerjasama dengan warga dan disitulah kesalahan oknum BPD (JS) memasukan proposal yang mengatas namakan Pribadi kepada perusahaan.

“Karena menurut saya itu sudah diluar jalur tugas dan fungsi sebagai BPD, kita disini melakukan aksi damai memberikan efek jera terhadap BPD dan jangan sampai ada hal-hal seperti itu lagi, kita mesti saling mengerti dan saling memahami dengan satu wilayah,” tandasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Wakil Ketua BPD Desa Gandamekar, H.Usman mengatakan, pihak BPD sebetulnya tidak tahu persoalan ini. Pasalnya, pihaknya baru tahu satu jam sebelum aksi demo dengan menerima surat. Dalam mediasi antara perwakilan BPD dengan perwakilan Paguyuban Pemuda Gandamekar, mereka (Paguyuban Pemuda Gandamekar) tuntutan dari aksi demo diduga ada oknum anggota BPD yang melanggar tata tertib peraturan dari tupoksi sebagai BPD. Dalam hal ini diduga ada salah satu oknum anggota BPD bergesekan dengan warga atau anak-anak muda Desa Gandamekar di Kawasan MM 2100.

“Ya saya juga tidak tahu ada hal ini, karena saya jarang ke lapangan. Karena tugas saya sebagai Wakil Ketua BPD Gandamekar tugasnya hanya rapat-rapat dan rapat, justru saya tahu setelah Ketua BPD telepon, kata ketua saya kalau ada apa-apa atau permasalahan tolong ditekel (tangani), disini saya ditugaskan ketua untuk mewakili ketua, selanjutnya akan saya laporkan ke ketua, karena ketua saya sedang pulang kampung, saya juga disini gak tau ada permasalahan apa, kok tiba-tiba ada Demo, sebetulnya saya satu jam sebelum demo menerima surat akan ada aksi demo, saya baru tau disitu,” ujarnya.

Lanjut dia, kalau memang didugaan tersebut benar ada aturan yang sudah diatur di Permendagri. Itu sudah ada aturan dan undang-undangnya.

“Kalau anggota BPD benar melanggar kami akan berikan surat teguran 1 2 dan 3, gak serta merta langsung dipecat. Dan dari itu semua kita mengacu kepada undang-undang. Insyaallah kedepannya kita akan benahi anggota-anggota kita agar jangan sampai berbenturan lagi dengan masyarakat,” pungkasnya.

(Dayat)

AMPG Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir di Cikarang Utara

0

AMPG Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kepada Korban Banjir di Cikarang Utara

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi Bpk H.Marjuki bersama dengan ketua AMPG Kabupaten Bekasi Bpk Ustad Nawawi Al-Aksi, ketua Harian AMPG Kabupaten Bekasi Bpk Gunawan,calon Dewan Dapil 7 sekaligus sekjen AMPG kabupaten Bekasi Bpk Rudy Rafly beserta calon-calon pengurus AMPG Kecamatan Cikarang Utara melakukan agenda kemanusiaan dengan mendatangi masyarakat korban banjir diwilayah Cikarang Utara. Diantaranya adalah Desa Karang Raharja dan Desa Tanjung Sari,kamis (02/03/2023).

Bantuan diberikan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak banjir berupa makanan, obat-obatan,air minum mineral dan lain-lain.
Ada juga bantuan diberikan lewat Karang Taruna Kecamatan Cikarang Utara bpk Agil sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Utara sebagai bentuk Kerjasama membantu untuk kelancaran kegiatan kemanusiaan tersebut.

” Calon Dewan Dapil 7 Bpk Rudy Rafly menyampaikan rasa prihatin atas bencana banjir yang menimpa sebagian besar diwilayah Cikarang Utara Kabupaten Bekasi yang semakin menambah kesusahan masyarakat.

” Realita kehidupan yang ada di sekitar kita,bahwa masih banyak masyarakat kita yang membutuhkan uluran tangan,maka dari itu Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Cikarang Utara kabupaten Bekasi berada disinih atas kepedulian masyarakat”. ungkapnya

Dikatakan pula bang Saipul kepada bang Rudy Rafly semoga bantuan yang diberikan oleh bang Rudy bersama dengan rekan-rekan lainnya mendapatkan Ridhonya Allah SWT dan diberikan keberkahan kemudahan serta dilancarkan dalam segala urusannya.

( Saipul Azis)

PAC Satria Karang Bahagia Buka Dapur Umum untuk Bantu Korban Banjir di Vila Kencana

0

PAC Satria Karang Bahagia Buka Dapur Umum untuk Bantu Korban Banjir di Vila Kencana

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Peduli kepada korban banjir di Perum Vila Kencana Pengurus Anak Cabang Satuan Relawan Indonesia Raya (PAC Satria) Karang Bahagia buka dapur umum, Rabu (1/3/23).

Budi Tio mengatakan bahwa dirinya selaku ketua PAC Satria bersama seluruh pengurus ikut prihatin karena banjir di Vila Kencana ini sudah berjalan selama 5 hari dan kegiatan ini arahan dari Ketua PC Satria Kabupaten Bekasi H.Junaedi,S.,Sos atau yang biasa disapa H.Ajuk.

“Saya bersama pengurus PAC Satria Karang Bahagia turut prihatin karena banjir di Vila Kencana ini sudah berlangsung 5 hari dan warga banyak mengungsi dan tidak bisa beraktivitas seperti biasanya,” Terangnya.

“Kegiatan ini merupakan arahan langsung dari ketua PC Satria Kabupaten Bekasi untuk membantu korban banjir dengan membuka dapur umum dan berikan makanan kepada para korban banjir, serta relawan yang sedang bertugas membantu korban banjir di Vila Kencana,” Tambahnya.

Budi Tio juga mengatakab bahwa sebanyak 300 bungkus nasi yang didistribusikan kepada para korban banjir di Vila Kencana hingga warga yang mengungsi di Puskesmas Karang Bahagia.

“Sebanyak ratusan nasi bungkus didistribusikan kepada msayarakat yang terdampak dan mengungsi di puskesmas karang bahagia,” Tandas Budi Tio.

Budi juga mengatakan semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan bermanfaat serta sedikit membantu para korban banjir di Vila Kencana ini.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban korban banjir yang sudah berlangsung 5 hari,” Harapnya.

“Kita sebagai Relawan dan sayap dari Partai Gerindra terus turun dan akan membantu kepada para korban bencana khususnya di Kabupaten Bekasi, sesuai dengan yang terdekat dari wilayah kita,” Pungkasnya.

Ketua RT 01 RW 01 Perum Vila Kencana Ahmad mengatakan dan Ucapkan terima kasihnya kepada PC Satria Kabupaten Bekasi khusunya PAC Karang Bahagia dan mengatakan bahwa baru ini mendapatkan bantuan.

“Alhamdulillah saya ucapin terima kasih kepada PAC Satria Karang Bahagia yang sudah peduli dengan membuat dapur umum untuk memberikan kepada kami para korban banjir di Vila Kencana, jujur baru kali ini kami mendapatkan bantuan, karena kami belum mendapatkan bantuan dari mana pun,” Ungkapnya.

Pendistribusian bantuan tersebut juga turut hadir pengurus dari PAC Partai Gerindra Karang Bahagia yang turut serta membantu korban banjir di Vila Kencana.

(Erv)

PT.DBC (Djabesmen Co) Berikan Bantuan ke Warga Korban Banjir di Desa Jayalaksana

0

PT.DBC (Djabesmen Co) Berikan Bantuan ke Warga Korban Banjir di Desa Jayalaksana

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Tingginya intensitas curah hujan di Kabupaten Bekasi bardampak banjir di beberapa wilayah Desa dan kecamatan Kabupaten Bekasi. Salah satunya Desa Jayalaksana Kecamatan Cabangbungin Kabupaten Bekasi.

Banjir yang melanda 5 Rt di wilayah tersebut mendapat perhatian dari salah perusahaan yang berada di Cikarang PT. DBC (Djabesmen Co) dengan memberikan bantuan berupa mie instan dan air mineral.

Pemberian bantuan tersebut disalurkan dan diserah terimakan melalui Ketua GRPPH-RI DPW Jawa Barat Brian Shakti.

Selanjutnya bentuan tersebut diberikan kepada Kepala Desa Jayalaksana Irwansyah untuk di alokasikan dan diberikan kepada masyarakat yang terkena dan terdamapak banjir.

Kepala Desa Irwansyah megucapakan rasa terima kasihnya kepada pihak yang terlibat atas pemberian bantuan tersebut khususnya kepada pihak management perusahaan PT.DBC dan juga mengapresiasi kepada Lembaga GRPPH-RI DPW Jawa Barat yang di ketuai Brian Shakti akan kepedulian sosialnya,” ujar Irwansyah.

Sementara (Brian – red) menyampaikan “kalaulah bukan kita siapa lagi yang peduli akan kesusahan saudara saudara kita yang terkena musibah banjir. Saya hanya berusaha untuk membantu semampu saya melalui kolega kolega saya di perusahaan yang juga mempunyai rasa kepedulian terhadap saudara kita yang mengalami musibah banjir di Kabupaten Bekasi ini,” Ungkapnya.

“Saya berharap dan mengajak kepada masyarakat dari berbagai profesi dan kalangan, baik itu pengusaha, aktivis maupun pegiat sosial untuk membantu meringankan beban saudara saudara kita yang terdampak banjir,” tutupnya.

(Dayat)

Polsek Cikarang Selatan Temukan dan Kembalikan Motor Ojol yang Hilang Dicuri

0

Polsek Cikarang Selatan Temukan dan Kembalikan Motor Ojol yang Hilang Dicuri

GUE JABAR | KABUPATEN BEKASI – Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Chaled Thayib serahkan sebuah motor yang didapat dari pencuri yang diketahui motor tersrbut milik salah seorang pengemudi ojek online yang biasa mangkal di sekitaran wilayah Cikarang Selatan.

Diketahui pengemudi ojek online tersebut bernama Tedy warga Sukadami yang berprofesi sebagai ojek online yang kehilangan motor saat sedang beristirahat setelah mengojek di pangkalan Desa Sukaresmi pada Rabu (22/2/23) dan diketemukan pada Sabtu 25/2/23 dan dikembalikan kepada korban pada Senin 27/2/23.

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Chaled Thayib mengatakan bahwa peristiwa hilangnya sebuah motor milik pengemudi ojek online tersebut berawal saat si pengemudi sedang beristirahat dan saat hendak di pakai motor tersebut sudah tidak ada.

“Korban kehilangan motornya saat sedang beristirahat setelah mengojek dan sadar bahwa motornya hilang setelah akan menggunakan motornya kembali,” Terang Kapolsek Cikarang Selatan, Selasa 28/2/23.

“Atas kejadian tersebut pengemudi ojek online tersebut melaporkan kejadian itu ke petugas SPKT Polsek Cikarang Selatan, Kamis 23/2/23,” Tambahnya.

Kapolsek juga menjelaskan bahwa motor tersebut ditemukan setelah anggota akan menangkap pelaku curanmor yang tersangka nya kabur dan meninggalkan motor tersebut dan kedapatan identitas yang kemudian dihubungi oleh Polsek Cikarang Selatan dan diketahui nama tersebut merupakan pelapor atas kasus kehilangan kendaraan sepeda motor.

Tedy yang merupakan korban dan yang menerima langsung pengembalian motor tersebut mengungkapkan kegembiraan nya dengan penuh haru dan ucapkan rasa terima kasihnya kepada Jajaran Polsek Cikarang Selatan.

“Saya ucapin terima kasih kepada jajaran Polsek Cikarang Selatan atas pengembalian motor saya yang sudah hilang dan kini bisa kembali lagi,” Ungkapnya penuh haru hingga mengucurkan air mata.

(Erv)

Respon Cepat Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Yang Terkena Banjir

0

Respon Cepat Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Yang Terkena Banjir

GUE JABAR | JAKARTA – Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya dipimpin Aiptu Epik beserta 10 personel lainnya melaksanakan kegiatan evakuasi warga yang terkena banjir didaerah Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur pada senin pagi (27/2/2023).

Intensitas hujan yang tinggi membuat air di kali ciliwung meluap hingga ke pemukiman warga dan mengakibatkan wilayah Kebon Pala mengalami banjir dengan ketinggian air ±50 cm.

Saat ini Tim SAR bersama dengan Anggota Ditsamapta Polda Metro Jaya masih terus melakukan penyisiran dan pengecekan kepada masyarakat di wilayah kebon pala.

Aiptu Epik juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap meluapnya air dan curah hujan yang masih tinggi agar mematikan aliran listrik yang masih hidup agar tidak terjadinya konsleting listrik.

“Kepada warga agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap meningkatnya debit air dan curah hujan yang masih tinggi,”

dihimbau kepada semua warga untuk selalu memperhatikan aliran listrik yang masih hidup untuk dimatikan selama banjir masih tinggi, untuk menghindari potensi terjadinya Konsleting listrik” ujarnya.

Sumber Humas Polri

Editor : Irwandi

Ratusan Warga di Bandung Barat Keracunan Diduga Usai Santap Hidangan Hajatan

0

Ratusan Warga di Bandung Barat Keracunan Diduga Usai Santap Hidangan Hajatan

GUE JABAR | BANDUNG – Ratusan orang warga Desa Wangunsari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat diduga keracunan makanan, usai menyantap hidangan dalam acara hajatan yang digelar oleh salah satu warga setempat, Senin 27/2/2023.

Informasi yang dihimpun, dugaan kuat keracunan massal ini berawal warga mendatangi pesta pernikahan yang digelar oleh salah seorang warga pada Sabtu 25 Februari 2023.

Awalnya, usai menyantap hidangan tersebut warga tidak merasakan efek apa-apa, tetapi mulai merasakan di hari Minggu dan Senin 27 Februari sekitar pukul 13:30 – 02:00 WIB.

Ketua RW 05 Ineu Rostianeu mengatakan, warga mulai keluhkan gejala keracunan seperti pusing, mual, muntah-muntah maupun buang air secara tidak normal.

“Dengan adanya aduan beberapa warga yang terindikasi keracunan makanan baik orang dewasa maupun anak-anak setelah dari acara pesta pernikahan di wilayah RW 05 Desa Wangunsari,” katanya kepada Triberita.com.

Ia menjelaskan, setelah mengetahui hal tersebut, pihaknya langsung mendatangkan petugas puskesmas Lembang untuk kemudian diadakan pengecekan makanan ke lokasi pesta pernikahan tersebut.

“Dan dilakukan pengambilan sampel makanan untuk di uji lab, sekarang kami semua menunggu hasil lab dari sampel makanan tersebut,” jelaasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wangunsari H. Diki Rohani menuturkan, warga mulai merasakan gejala mual, diare, dan muntah-muntah pada, Senin (27/2/2023) dan harus mendapat penanganan medis di beberapa tempat seperti di Masjid Jami Al-Hudaya, RSUD Lembang, dan rumah sakit swasta.

“Meningkatan kasus kejadian diare sampai pukul 22.00 WIB, di RW 05 Desa Wangunsari yang diduga akibat keracunan makanan (dari hajatan) petugas dan pihak pemerintahan desa menerima laporan adanya, peningkatan kasus keluhan BAB terus menerus, muntah mual pusing juga lemas,” bebernya.

Dijelaskannya kembali, tindakan yang sudah diambil yaitu Penyelidikan Epidemiologi dan pengambilan sampel makanan, jumlah sementara warga yg di tangani di posko darurat sebanyak 146 orang besar kemungkinan akan terus bertambah,

“Berobat ke klinik swasta sebanyak 31 orang, dirujuk ke RSUD Lembang 12 orang sedangkan yang dirawat 5 orang dan ada juga yang dirawat di Rumah Sakit Advent 1 orang, juga yang di Rumah Sakit Salamun 1 orang atas permintaan sendiri,” tandasnya.

Sumber : Triberita