Tokoh dan Ulama Bekasi, H.Nasim Siap Maju Mencalonkan Diri Sebagai Bupati Bekasi 2024-2029
Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Ulama Bekasi yang juga dari kalangan pesantren sekaligus Pimpinan Yayasan Ismul A’zhom H.Nasim Surahman, M.Pd.I., menegaskan kesiapan untuk maju di Pilkada 2024 – 2029 sebagai calon Bupati Bekasi, Minggu (5/9/2021).
Putra kelahiran dan asli Bekasi ini mengutarakan keseriusan dan pernyataan sikapnya dikancah dunia politik untuk maju di pilkada 2024 mendatang dari kalangan ulama.
H.Nasim Surahman, M.Pd.I., menegaskan, siap membawa Bekasi menjadi Agamais, Humanis, Hebat Bermartabat, Berbudaya, Ramah, Aman, Berdaya saing, Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan, Pengembangan Agribisnis, Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Berkeadilan.
” Jika saya dikehendaki Allah SWT serta direstui masyarakat Bekasi, saya siap mencalonkan diri sebagai calon Bupati Bekasi Tahun 2024-2029″, terangnya.
Ulama ini juga menjelaskan, perihal majunya sebagai calon pemimpin Bupati Bekasi, tidak lain untuk mengabdikan diri sebagai putra daerah secara ikhlas untuk bekerja demi masyarakat secara keseluruhan.
” Melalui program – program yang akan membawa perubahan menuju masyarakat sejahtera”, jelasnya.
H.Nasim pun berharap, Pilbup di Kabupaten Bekasi harus berjalan sesuai dengan harapan semua pihak, aman, lancar dan sukses.
Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Sejumlah warga yang tergolong belum menjani Vaksin yang berada di RW 14 Perumahan Graha Melasti Desa Sumberjaya Kacamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi hari ini mengikut vaksinasi, Sabtu (4/09/2021) pagi.
Menyikapi hal tersebut, Kadus Moh Maka ” sebagai kepala dusun dan Sadikun Wakil Kadus, bersama Ketua RW14 Awang Gunawan terlihat juga berada dilokasi yang merupakan tempat berlangsungnya penyuntikan vaksin tersebut.
Secara humanis, Kadus Maka terlihat ini terlibat langsung untuk melayani para Peserta Vaksinasi yang sedang menunggu antrean untuk disuntik.
Sesekali, Kadus Moh Maka dan Wakil Kadus Sadikun ” mereka juga mengimbau kepada peserta vaksin agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 ikuti antrian dan menjaga jarak selama rangkaian vaksinasi ini berlangsung jangan ada kerumunan “tutur Kadus Moh Maka
Bahkan tidak hanya sampai disitu saja,Ketua RW Awang Gunawan mereka tidak ragu untuk memberikan Himbauan dan para peserta yang menunggu antrean saat di jumpai awak media Wakadus menyampaikan bahwa “Syukur Alhamdulillah, saya selaku Wakadus yang mewakili pak Kadus dan Ketua RW 14 merasa bersyukur atas antusiasme masyarakat untuk mendukung program vaksinasi pemerintah,” kata Sadikun
“Semoga ini awal yang baik untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Tetapi, warga yang sudah divaksin agar tetap mempedomani Protokol Kesehatan Covid-19 ketika beraktivitas,” pungkasnya.
Tidak hanya Petugas Desa Bersama sejumlah nakes dan Linmas desa turut membantu kegiatan Vaksinasi tersebut,adapun untuk target 500 Peserta vaksin dengan jenis Pfizer selama kegiatan berjalan lancar dan mematuhi Protokol Kesehatan “tutupnya.
Gerai Vaksin Merdeka Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi, Antusias Masyarakat Sangat Tinggi
Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Satlantas Polres Metro Bekasi gelar vaksinasi massal dalam gerai vaksin merdeka di halaman Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi, Jln Raya Kalimalang, Desa Wangun Harja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu (04/09/2021).
Dalam vaksinasi ini terlihat antusias masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi dan terlihat antrian yang cukup banyak, karena vaksinasi ini untuk masyarakat umum.
Suaip salah satu peserta vaksinasi di Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi mengatakan bahwa vaksinasi ini sangat membantu karena dia (suaip-red) sudah mendaftar vaksin dan selalu kehabisan kuota untuk vaksinasi, begitu mendengar adanya gerai vaksin yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Metro Bekasi di Unit Laka Lantas Kalimalang langsung mendatangi dan mendaftar.
“Alhamdulillah akhirnya saya bisa lakukan vaksin, karena saya sudah mencoba daftar dimana mana selalu kehabisan kuota,”Ucapnya.
“Saya tau dari temen saya bahwa disini ada gerai vaksin, dan saya datang lebih awal untuk mendaftar, alhamdulillah saya sangat senang sudah bisa lakukan vaksinasi di gerai merdeka Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi,”Tambahnya.
Saat dikonfirmasi pelaksaan vaksinasi ini sudah dilaksanakan mulai dari tanggal 1 September 2021 dan pelaksanaan sendiri hingga tanggal 14 September 2021 dengan jumlah kuota setiap harinya 200 Dosis dan vaksin sendiri yang digunakan Sinovac tegas Panit Laka Lantas selaku Paping gerai vaksin 68 Iptu Carmin.
“Vaksinasi ini dilaksanakan serentak selama 14 hari dimulai sejak tangal 1 hingga 14 september 2021, Vaksinasi ini untuk umum dengan jumlah kuota yang disediakan sebanyak 200 dosis setiap hari nya, vaksinasi ini menggunakan vaksin Sinovac,”Ucapnya.
Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Pimpinan Partai di Kabupaten Bekasi mendadak melakukan pertemuan Silaturahmi Kebangsaan, pada Jumat (3/9/2021) di Hotel Ayola Cikarang, Kecamatan Cikarang Selatan, pukul 19.00 WIB. Namun, dalam pertemuan itu tidak mengundang Partai Nasdem.
Adapun, pertemuan tersebut di hadiri ketua dan sekretaris partai, antara lain Partai Golongan Karya (Golkar), PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Perindo dan Partai Hanura.
Informasi dihimpun, pertemuan tertutup tersebut disinyalir adanya kurang puas di masyarakat atas kinerja para Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, untuk menuntaskan masalah Pandemi Covid-19 dan arah pembangunan Kabupaten Bekasi, yang kurang arah tujuan.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman saat di konfirmasi wartawan, hanya membalas singkat hasil pertemuan tertutup tersebut. Dirinya menjelaskan, pertemuan itu hanya sebatas berdiskusi untuk penyelesaian masalah Pandemi Covid-19.
“Pertemuannya hanya sebatas Silaturahmi Kebangsaan dan pembahasan penyelesaian masalah Pandemi Covid-19,” ucap Soleman.
Sementara itu, Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Tuti Nurcholifah Yasin menyampaikan, pertemuan pimpinan partai, untuk pembahasan pembangunan Kabupaten Bekasi, agar lebih baik lagi.
“Kita pimpinan partai biasa kumpul-kumpul. Bahas pembangunan Kabupaten Bekasi. Termasuk ada persoalan P2APBD,” ujar Tuti dengan singkat.
Terpisah, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Nugraha Hamdan mengatakan, sangat dinantikan pertemuan antar pimpinan partai. Apalagi, pembahasan arah pembangunan Kabupaten Bekasi, yang sempat ada kekosongan jabatan di Eksekutif.
“Kami dari Gerindra juga sebagai pemenang pemilu di Bekasi, memohon maaf kepada masyarakat, bila di Legislatif ada kekurangan. Tapi tadi, kita pimpinan partai solid untuk membangun bersama. Apalagi, Kabupaten Bekasi tak hentinya zona merah selama Pandemi Covid-19,” ucapnya.
Selain itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi, Romli juga mengatakan sangat singkat atas pertemuan pimpinan partai, yang sangat jarang terjadi. Meskipun, dirinya juga menegaskan tidak ada keadaan darurat atas pertemuan itu.
“Ini pertemuan biasa. Tidak ada pertemuan mendesak. Dan tidak ada yang lagi darurat. Kita bahas pembangunan Kabupaten Bekasi,” jelas dia.
Terpisah, Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustofa mengatakan, ada sedikit pembahasan pertemuan antar pimpinan partai tersebut. Pertemuan itu dilakukan salah satunya, agar DPRD Kabupaten Bekasi juga mengontrol Pemkab Bekasi, dalam pembangunan.
“Bisa saja pembangunan Kabupaten Bekasi ini ada kendala. Nah, kendala ini yang kita bahas,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PKB Kabupaten Bekasi, Abdul Kholik dan Ketua Hanura Agus Hermawan serta Ketua Perindo Kabupaten Bekasi, Budiono, kompak menjelaskan pertemuan pimpinan partai, membahas kendala pembangunan Kabupaten Bekasi, salahsatunya juga kekosongan jabatan.
Selain itu, Pengurus DPD PAN Kabupaten Bekasi, Suryo menegaskan, penyerapan anggaran juga menjadi kendala untuk penyelesaian Pandemi Covid-19 dan Silpa APBD membuat terhambatnya pembangunan.
“Pertemuan apa?. Pertemuan pimpinan partai biasa aja. Jangan tegang-tegang. Kita cuma bahas pembangunan Kabupaten Bekasi. Udah itu aja,” tandasnya.
Belajar Tatap Muka Akan Segera Dibuka, Orang Tua Murid Menyambut Dengan Senang
Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah di Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi dimulai Senin (07/09/2021).
Sejumlah orang tua murid di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi salah satu sekolah yang melaksanakan PTM, mengaku senang dengan pelaksanaan PTM, walaupun murid tidak belajar seperti biasanya sebelum adanya pandemi ini.
Orang Tua murid yang tidak mau disebutkan namanya merasa senang dengan diadakannya lagi belajar tatap muka.
“Senang sih anak saya bisa belajar tatap muka, waktu yang sangat ditunggu-tunggu dan anak saya juga merasa senang dan bahagia bisa bertemu teman-temannya disekolah, walaupun tidak semuanya masuk secara bersama-sama, karena harus bergiliran dan hanya 1 jam 30 menit proses belajar, dan hanya tiga kali pertemuan dalam seminggu” tuturnya.
Hal ini juga berdasarkan apa yang disampaikan Dinas Pendidikan untuk jenjang sekolah PAUD maksimal 33 persen, Kemudian, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah lanjutan tingkat Pertama (SLTP) kapasitas belajarnya maksimal 50 persen, maksimal kegiatan belajarnya.
Camat Cikarang Selatan Drs. Agus Dahlan. MM, juga menyampaikan dalam Rapat Minggoan yang digelar pada 1 September 2021, “Hampir semua sekolah di Cikarang Selatan sudah siap. Dan Mengenai pemberlakukan kegiatan belajar sebagaimana disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, berdasarkan hasil rapat dengan Forkopimda, kegiatan belajar akan mulai dilaksanakan pada tanggal 6 september 2021” tutur Agus, Rabu (2/9).
Laka Lantas Motor dan Truk Tronton, 2 Korban Mengalami Luka dan Dilarikan Ke Rumah Sakit
Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Telah terjadi kecelakaan yang melibatkan 2 kendaraan antara mobil truk tronton berNopol B9807UIU dengan sebuah motor honda beat berNopol B4056FUW di Jln.Cikarang – Cibarusah, Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan tepatnya di depan Santika Hotel, Rabu (01/09/2021), Sekira Pukul 17.30 Wib.
Kecelakaan ini mengakibatkan 2 orang mengalami luka luka dan kini sudah dievakuasi ke RS Medirrosa Cikarang untuk mendapatkan penanganan medis.
Menurut keterangan saksi Risman motor berjalan dari arah bersamaan dengan mobil truk tronton namun motor yang awalnya berjalan dari sebelah kiri langsung ke arah kanan sehingga kecelakaan pun tidak dapat dihindarkan.
“Jalanya satu arah pak, motor dari kiri trus ke kanan nah mobil itu baru ngegas trus motor masuk ke kolong mobil dan terseret,”Ujarnya.
“Mobil baru jalan dan motor langsung ambil kanan soalnya kan macet juga banyak kendaraan yang berjalan ke arah fly over,”Tambah Risman
Unit Laka Lantas Polres Metro Bekasi setelah mendapatkan laporan adanya kecelakaan langsung mendatangi TKP untuk mengecek dan lakukan olah TKP.
Pemdes Pasirsari Buka Gerai Vaksin Selama 14 Hari, Kades : Untuk Warga Pasirsari Saja
Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Terus gencar lakukan vaksinasi, Pemdes Pasirsari buka gerai vaksinasi untuk masyarakat selama 14 hari di halaman kantor Desa Pasirsari mulai Rabu (01/09/2021).
Menurut keterangan kepala desa Pasirsari H.Suparta, Vaksinasi tersebut dengan kuota 150 orang perhari di halaman kantor desa dan hanya untuk warga pasirsari.
“Vaksin yang digunakan Sinovak dan berlangsung selama 14 hari kedepan, hanya untuk warga pasirsari saja,”Ujar Kades H.Suparta.
Dia menambahkan dalam kegiatan vaksinasi tersebut cukup dengan membawa KTP untuk para masyarakat yang sudah mendaftar dan antrian menurut dari no pendaftaran.
“Untuk masyarakat yang sudah mendaftar melalui google vaksin pasirsari cukup hanya membawa KTP saja, dan sesuai dengan no pendaftaran, untuk hari ini hanya untuk masyarakat yang sudah mendaftar dari no urut 1 hingga 150, dan no antrian diatasnya bisa lakukan vaksin dihari hari berikutnya, dan nanti akan diberitahukan melalui RT masing masing,”Jelasnya.
“Kita bekerja sama dengan Nakes dan Polsek Cikarang Selatan untuk mensukseskan vaksinasi di Kabupaten Bekasi, Semoga dengan vaksinasi tersebut masyarakat dapat bertambah imun nya dan memiliki kekebalan tubuh dan aman dari wabah corona,” Tutupnya.
Mall SGC Akan Menggelar Vaksinasi Selama 14 Hari, Dimulai Besok
Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Guna menyukseskan vaksinasi di Kabupaten Bekasi, Mall Sentral Grosir Cikarang yang berada di Jl Martadinata Cikarang bekerjasama Sat Intelkam Polres Metro Bekasi menyelenggarakan Vaksinasi tahap pertama di halaman Mall SGC yang dimulai pada Rabu (1/09/21).
Menurut Ridwan Arifin selaku pengelola SGC mengatakan, Vaksinasi tersebut dimulai besok dengan kuota 150 orang perhari dengan target pedagang dan pengunjung Mall SGC, Selasa (31/08/21).
“Vaksin yang digunakan Sinovak dan berlangsung selama 14 hari kedepan. ” Ujar Ridwan
Dia menambahkan dalam kegiatan vaksinasi tersebut cukup dengan membawa KTP untuk para pedagang dan pengunjung, serta warga sekitar Mall SGC.
“Kita bekerja sama Sat Intelkam Polres untuk mensukseskan vaksinasi di Kabupaten Bekasi, Semoga dengan Vaksinasi tersebut kembali menormalkan kegiatan jual beli di SGC Cikarang. ” Kata Ridwan arifin Pengelola SGC Cikarang.
Mall SGC sendiri baru dibuka sekitar dua minggu yang lalu dengan persyaratan pengunjung dan pedagang yang sudah di vaksin, selain itu para pengunjung dan pedagang harus mengaktifkan aplikasi peduli lindungi,agar bisa keluar masuk Mall sebagai persyaratan utama yang berlaku di SGC Cikarang.
“Kita siapkan petugas di pintu keluar masuk, untuk memverifikasi dan membarcode di aplikasi peduli lindungi dan jika sudah terverifikasi, pengunjung dan pedagang dibolehkan masuk Mall.Keluar Mall pun sama harus memverifikasi di aplikasi peduli lindungi”tutup Ridwan.
Gerai Vaksinasi Tahap II Polsek Kedungwaringin, Sediakan Sebanyak 350 Dosis Vaksin
Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Polsek Kedungwaringin gelar vaksinasi tahap II di Mapolsek Kedungwaringin dengan jumlah vaksin sebanyak 350 dosis, Selasa (31/08/2021).
Warga sangat antusias dan tertib mengikuti vaksinasi tahap II ini, sejumlah aparat kepolisian melakukan woro woro dan mengatur protokol agar tetap berjalan dan tidak terjadi kerumunan.
Vaksinasi tahap II ini khusus untuk warga Desa Bojongsari dan warga yang ada di wilayah Kedungwaringin yang sudah terlewat untuk lakukan vaksinasi tahap II menurut keterangan Kapolsek Kedungwaringin AKP Bambang,SH.,MH.
“Ya vaksinasi kali ini untuk warga Bojongsari dan warga wilayah Kedungwaringin yang terlewat untuk lakukan vaksinasi tahap II, jumlah dosis sendiri yang disediakan sebanyak 350 dosis,”Ucapnya.
AKP Bambang juga menegaskan bahwa untuk wilayah Kedungwaringin sendiri sudah mengalami penurunan dan status sendiri Zero atau Nihil dalam penyebaran Covid-19 dan berharap semoga wilayah Kecamatan Kedungwaringin menjadi zona hijau karena sampai sekarang masih dalam zona kuning.
“Alhamdulillah untuk wilayah Kedungwaringin sudah Zero atau Nihil dalam penyebaran Covid-19, dan saya berharap semoga dengan adanya percepatan vaksinasi ini, Kedungwaringin secepatnya menjadi zona hijau karena sampai saat ini wilayah Kedungwaringin masih dalam zona kuning,”Harapnya.
Heboh, Seorang Pengamen Bertato Dianiaya Hingga Tewas (Dibunuh)
Guejabar.com || Bekasi Kota – Seorang pria bertato yang diketahui berprofesi sebagai pengamen tewas bersimbah darah setelah dianiaya tetangganya sendiri di Kampung Karang Kitri, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur Bekasi Kota, Senin malam (30/08/2021).
Korban yang diketahui bernama Kristianto tewas kehabisan darah akibat dianiaya dengan menggunakan sajam, disekujur tubuh mulai dari bagian kepala hingga bagian tubuh lainya.
Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, korban sempat cekcok dengan “S” (Pelaku) sebelum korban dianiaya dengan menggunakan sajam oleh pelaku, disaat korban bersimbah darah korban berusaha mencari pertolongan ke sebuah rumah makan milik Wanto.
pelaku terus mengejar korban dengan sebilah golok hingga korbanpun tewas di tempat bersimbah darah dengan beberapa luka bacokan disekujur tubuhnya di rumah makan tersebut.
setelah pelaku melakukan penusukan dan pembacokan berkali kali pada tubuh korban pelaku kemudian langsung kabur melarikan diri usai menghabisi korbannya dan belum diketahui motif dari penyebab pembunuhan.
Pelaku melarikan diri setelah melakukan penganiayaan terhadap korban, dan kini masih dalam pengejaran petugas kepolisian Polres Metro Bekasi Kota.
Pada saat kejadian warga sempat banyak yang menyaksikan namun tidak berani menolong korban karena pelaku mambawa sajam dan mengancam warga.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi TKP untuk melakukan identifikasi dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Kota Bekasi.
Kasus penganiayaan yang menyebabkan korbanya tewas (Pembunuhan) ini sudah ditangani jajaran Polres Metro Bekasi Kota.