Home Blog Page 322

Mall SGC Akan Menggelar Vaksinasi Selama 14 Hari, Dimulai Besok

0

Mall SGC Akan Menggelar Vaksinasi Selama 14 Hari, Dimulai Besok

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Guna menyukseskan vaksinasi di Kabupaten Bekasi, Mall Sentral Grosir Cikarang yang berada di Jl Martadinata Cikarang bekerjasama Sat Intelkam Polres Metro Bekasi menyelenggarakan Vaksinasi tahap pertama di halaman Mall SGC yang dimulai pada Rabu (1/09/21).

Menurut Ridwan Arifin selaku pengelola SGC mengatakan, Vaksinasi tersebut dimulai besok dengan kuota 150 orang perhari dengan target pedagang dan pengunjung Mall SGC, Selasa (31/08/21).

“Vaksin yang digunakan Sinovak dan berlangsung selama 14 hari kedepan. ” Ujar Ridwan

Dia menambahkan dalam kegiatan vaksinasi tersebut cukup dengan membawa KTP untuk para pedagang dan pengunjung, serta warga sekitar Mall SGC.

“Kita bekerja sama Sat Intelkam Polres untuk mensukseskan vaksinasi di Kabupaten Bekasi, Semoga dengan Vaksinasi tersebut kembali menormalkan kegiatan jual beli di SGC Cikarang. ” Kata Ridwan arifin Pengelola SGC Cikarang.

Mall SGC sendiri baru dibuka sekitar dua minggu yang lalu dengan persyaratan pengunjung dan pedagang yang sudah di vaksin, selain itu para pengunjung dan pedagang harus mengaktifkan aplikasi peduli lindungi,agar bisa keluar masuk Mall sebagai persyaratan utama yang berlaku di SGC Cikarang.

“Kita siapkan petugas di pintu keluar masuk, untuk memverifikasi dan membarcode di aplikasi peduli lindungi dan jika sudah terverifikasi, pengunjung dan pedagang dibolehkan masuk Mall.Keluar Mall pun sama harus memverifikasi di aplikasi peduli lindungi”tutup Ridwan.

(red)

Gerai Vaksinasi Tahap II Polsek Kedungwaringin, Sediakan Sebanyak 350 Dosis Vaksin

0

Gerai Vaksinasi Tahap II Polsek Kedungwaringin, Sediakan Sebanyak 350 Dosis Vaksin

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Polsek Kedungwaringin gelar vaksinasi tahap II di Mapolsek Kedungwaringin dengan jumlah vaksin sebanyak 350 dosis, Selasa (31/08/2021).

Warga sangat antusias dan tertib mengikuti vaksinasi tahap II ini, sejumlah aparat kepolisian melakukan woro woro dan mengatur protokol agar tetap berjalan dan tidak terjadi kerumunan.

Vaksinasi tahap II ini khusus untuk warga Desa Bojongsari dan warga yang ada di wilayah Kedungwaringin yang sudah terlewat untuk lakukan vaksinasi tahap II menurut keterangan Kapolsek Kedungwaringin AKP Bambang,SH.,MH.

“Ya vaksinasi kali ini untuk warga Bojongsari dan warga wilayah Kedungwaringin yang terlewat untuk lakukan vaksinasi tahap II, jumlah dosis sendiri yang disediakan sebanyak 350 dosis,”Ucapnya.

AKP Bambang juga menegaskan bahwa untuk wilayah Kedungwaringin sendiri sudah mengalami penurunan dan status sendiri Zero atau Nihil dalam penyebaran Covid-19 dan berharap semoga wilayah Kecamatan Kedungwaringin menjadi zona hijau karena sampai sekarang masih dalam zona kuning.

“Alhamdulillah untuk wilayah Kedungwaringin sudah Zero atau Nihil dalam penyebaran Covid-19, dan saya berharap semoga dengan adanya percepatan vaksinasi ini, Kedungwaringin secepatnya menjadi zona hijau karena sampai saat ini wilayah Kedungwaringin masih dalam zona kuning,”Harapnya.

(red)

Heboh, Seorang Pengamen Bertato Dianiaya Hingga Tewas (Dibunuh)

0

Heboh, Seorang Pengamen Bertato Dianiaya Hingga Tewas (Dibunuh)

Guejabar.com || Bekasi Kota – Seorang pria bertato yang diketahui berprofesi sebagai pengamen tewas bersimbah darah setelah dianiaya tetangganya sendiri di Kampung Karang Kitri, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur Bekasi Kota, Senin malam (30/08/2021).

Korban yang diketahui bernama Kristianto tewas kehabisan darah akibat dianiaya dengan menggunakan sajam, disekujur tubuh mulai dari bagian kepala hingga bagian tubuh lainya.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, korban sempat cekcok dengan “S” (Pelaku) sebelum korban dianiaya dengan menggunakan sajam oleh pelaku, disaat korban bersimbah darah korban berusaha mencari pertolongan ke sebuah rumah makan milik Wanto.

pelaku terus mengejar korban dengan sebilah golok hingga korbanpun tewas di tempat bersimbah darah dengan beberapa luka bacokan disekujur tubuhnya di rumah makan tersebut.

setelah pelaku melakukan penusukan dan pembacokan berkali kali pada tubuh korban pelaku kemudian langsung kabur melarikan diri usai menghabisi korbannya dan belum diketahui motif dari penyebab pembunuhan.

Pelaku melarikan diri setelah melakukan penganiayaan terhadap korban, dan kini masih dalam pengejaran petugas kepolisian Polres Metro Bekasi Kota.

Pada saat kejadian warga sempat banyak yang menyaksikan namun tidak berani menolong korban karena pelaku mambawa sajam dan mengancam warga.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi TKP untuk melakukan identifikasi dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Kota Bekasi.

Kasus penganiayaan yang menyebabkan korbanya tewas (Pembunuhan) ini sudah ditangani jajaran Polres Metro Bekasi Kota.

(Red)

UPTD Puskesmas Sukatenang Gelar Vaksinasi AstraZeneca Tahap Pertama

0

UPTD Puskesmas Sukatenang Gelar Vaksinasi AstraZeneca Tahap Pertama

Guejabar || Kabupaten Bekasi – UPTD Puskesmas Sukatenang kembali melakukan vaksinasi kepada masyarakat Desa Sukawangi Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,Senin (30/8/2021).

Selain di Desa Sukateng kegiatan vaksinasi perdana dengan jenis vaksin Astrazeneca itu digelar di beberapa tempat yang berada di wilayah kecamatan sukawangi.

Dalam kegiatan vaksinasi di hadiri Kades Sukawangi Sekam Asmawijaya personil polsek Tambelang,Ipda Ranto SH, Aiptu SAPAN (KA.BKPM Sukatenang) Babinsa Desa Sukawangi Sertu Aris, Aparatur Desa Sukawangi dan tim relawan satgas Covid-19 Desa Sukawangi.

Tampak ratusan warga Desa Sukawangi telah memenuhi halaman gedung sejak pagi, Mereka mengantri menunggu giliran untuk dipanggil dan disuntik vaksin.

Kapus UPTD Sukatenang H.Didi Syahrodi mengatakan, Personil Polsek Tambelang, Babinsa Desa Sukawangi, Aparatur Desa Sukawangi dan team relawan satgas covid-19 Desa Sukawangi sudah bekerja keras mengatur warga yang akan menjalani suntik vaksin agar tertib dan mematuhi protokol kesehatan supaya tidak terjadi kerumunan saat antrean.

“Para petugas bekerja sama untuk menerapkan protokol kesehatan terutama agar tidak terjadi kerumunan,”Katanya.

“Petugas memanggil satu persatu warga untuk diskrining riwayat kesehatan dan pemeriksaan tensi darah. Setelah dinilai layak untuk menerima vaksin, peserta diarahkan ke meja penyuntikan vaksin Astrazeneca oleh tim medis dari puskesmas sukatenang”ucap H.Didi Syahrodi

Lanjut H.Didi Syahrodi “meski sudah diatur jadwal kedatangan, namun masyarakat sepertinya sudah tak sabar untuk antrean skrining dan pemeriksaan tensi darah, Namun petugas puskesmas sukatenang segera mengingatkan warga agar tidak berkerumun dan berdesakan,” kata H Didi Suahrodi

Menurut H Didi Syahrodi dilihat segi manfaat, vaksin Astrazeneca sama-sama untuk meningkatkan antibodi dan imunitas atau ketahanan tubuh dari paparan virus Corona.Covid-19.

H Didi Syahrodi menuturkan, vaksinasi hari ini 147 orang yang disuntik vaksin Astrazeneca. Mereka berasal dari masyarakat umum khusus Desa Sukawangi.

“Pada kegiatan tersebut saya memberi himbauan kepada masyarakat untuk selalu mentaati Prokes Covid – 19 dan selalu disiplin dalam menjalankan 5 M (Menggunakan Masker dengan benar, Mencuci Tangan dg sabun, Membatasi mobilitas di tempat umum, Menjaga jarak 1,5 M dan Mejauhi kerumunan atau keramaian,”Pungkasnya.

(Misnan)

Polsek Kedungwaringin Lakukan Vaksinasi Untuk Pelajar Tahap I

0

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Polsek Kedungwaringin lakukan giat program percepatan Vaksinasi terhadap pelajar di SMUN 1 Kedungwaringin, Kampung Kedunggede, Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi, sebanyak 346 Pelajar, Dengan menghabiskan sebanyak 35 Vial Vaksin Phyzer, Senin (30/08/2021).

Kegiatan ini juga dipimpin langsung oleh Kapolsek Kedungwaringin AKP Bambang Trimulyo, SH.,MH dan Kepala Puskesmas Kedungwaringin dr.H.Ahmad Hidayat, S.Kep sebagai penanggung jawab.

Dalam acara itu selain melibatkan anggota polsek juga melibatkan tenaga kesehatan dan sejumlah unsur muspika Kecamatan Kedungwaringin, Pihak sekolah SMUN 1 Kedungwaringin dan anggota koramil 13/Kedungwaringin.

Kapolsek Kedungwaringin AKP Bambang Tri Mulyo menyebutkan, kegiatan vaksinasi tersebut diharapkan dapat melindungi masyarakat dan pelajar dari penyebaran wabah Covid-19.

“Kami akan terus menekankan dan program ini guna percepatan vaksinasi terhadap pelajar yang ada di wilayah kedungwaringin,” tegasnya.

Sebelum pelaksanaan vaksinasi pelajar ini Kapolsek AKP Bambang juga mengecek kesiapan diantaranya protokol kesehatan yang diutamakan dan menghimbau agar tetap menerapkan 5M.

“Sebelum pelaksanaan saya mengecek kesiapan protokol kesehatanya dan saya juga menghimbau agar para peserta tetap mematuhi 5M yaitu masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak membatasi serta membatasi mobilitas,” ungkapnya.

Sebelum peserta dilakukan vaksinasi akan di cek dulu kesehatanya agar dipastikan bahwa tidak memiliki riwayat penyakit diantaranya, pernah menderita Covid-19, mengalami gejala infeksi saluran pernapasan atau (ISPA) seperti batuk, pilek, dan sesak napas dalam 7 hari terakhir lalu sedang mendapatkan terapi jangka panjang terhadap kelainan darah, gagal jantung atau jantung koroner, auto imun seismik seperti SLE/Lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya.

Kemudian, penyakit kronis sedang menjalani hemodialisis, dialisis peritoneal, transplantasi ginjal, sindroma nefrotik dengan kortikosteroid, menderita Reumatik Auto imun atau Rheumatoid Arthritis, penyakit saluran pencernaan kronis, penyakit hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun, penyakit, kelainan darah, Imunokompromais atau defisiensi imun dan atau atau penerima produk darah atau transfusi.

(Red)

MWC NU Cikarang Timur Turut Hadir Dalam Vaksinasi “Door To Door” Pemdes Karangsari Bersama BIN

0

MWC NU Cikarang Timur Turut Hadir Dalam Vaksinasi “Door To Door” Pemdes Karangsari Bersama BIN

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Giat vaksinasi tahap kedua di Desa Karangsari yang dilakukan bersama BIN dengan cara “Door To Door ” yang dilaksanakan pada Senin (30/08/2021), dan ratusan warga lakukan vaksinasi.

Dalam kegiatan vaksinasi ini juga bisa terselenggara berkat kerjasama seluruh unsur yang ada di Desa Karangsari Kecamatan Cikarang Timur, salah satunya MWC NU Cikarang Timur.

MWC NU Cikarang Timur turut serta hadir dan membantu kegiatan vaksinasi yang dilakukan di wilayah Cikarang Timur.

Ketua Tanfidiyah MWC NU Cikarang Timur H.Jaya Marjaya, SE.,M.Si, mengatakan kepada awak media bahwa NU akan selalu hadir dalam setiap kegiatan di masyarakat dan akan selalu mendukung kegiatan kegiatan yang positif di masyarakat.

“Kami MWC NU Cikarang Timur akan selalu hadir disetiap kegiatan masyarakat dan akan selalu mendukung setiap kegiatan positif apalagi ini sangat bermanfaat untuk masyarakat, karena vaksinasi ini untuk menjaga dan meningkatkan imun masyarakat (Herd Imunity),”Ucap Ketua MWC NU Cikarang Timur.

“Dalam kegiatan vaksinasi ini sendiri kami turun mulai dari awal vaksinai tahap pertama dan kali ini juga kami hadir di vaksinasi tahap kedua, untuk membantu proses vaksinasi agar berjalan dengan baik aman dan tetap bisa menjaga protokol kesehatan,”Tutup H.Jaya Marjaya SE.,M.Si.

(Redaksi)

Pemdes Karangsari Gelar Vaksinasi “Door To Door” Bersama BIN

0

Pemdes Karangsari Gelar Vaksinasi “Door To Door” Bersama BIN

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Badan Intelejen Negara (BIN) RI kembali gelar vaksinasi tahap II di Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Senin (30/08/2021).

Dengan adanya vaksinasi dari rumah ke rumah (Door To Door) ini pemdes Karangsari bersama BIN mendatangi ke rumah warga untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat.

Kepala Desa Karangsari Bao Umbara menyambut baik program yang dilakukan BIN di wilayahnya dan sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada BIN yang sudah peduli kepada warga kami, dan ini tahap II, sebelumnya juga sudah dilakukan tahap I pada awal bulan,”Ucap Kades Umbara.

Koordinator Vaksin dari BIN  menuturkan, tujuan BIN menggelar vaksinasi door to door yaitu untuk menjaring masyarakat yang belum sempat datang ke lokasi vaksin karena berbagai hal.

Di antaranya karena belum ada kesempatan mendaftar, tidak memiliki sarana angkutan untuk menuju lokasi vaksinasi, serta takut datang ke lokasi vaksinasi karena khawatir terjadi kerumunan.

“Ada juga warga yang sudah lanjut usia dan instanilitas serta masyarakat yang memang sama sekali belum mendapatkan kesempatan vaksinasi,” jelasnya.

Kegiatan vaksin Door To Door ini dilakukan di Kapmung Kalenderwak RT 02 RW 02 Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Husen (45) warga yang melakukan vaksin sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sudah berusaha mencari tempat vaksin sebelumnya dan kini sudah melakukan vaksinasi tahap II yang dilakukan dirumahnya sendiri tanpa harus mencari gerai vaksin.

“Alhamdulillah saya tidak usah mencari gerai vaksin untuk tahap II karena pak lurah datang langsung ke rumah saya bersama BIN untuk memberikan vaksinasi tahap II, Saya sendiri sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Pemdes Karangsari dan BIN ini,”Imbuhnya.

Kegiatan ini juga melibatkan Polsek Cikarang Timur yang diwakili Bhabinkamtibmas, Koramil 08/Lemah Abang yang diwakili Babinsa, BPD, Karang Taruna Cikarang Timur, Karang Taruna Desa Karangsari, dan MWC NU Cikarang Timur.

(Red)

Badan Intelejen Negara (BIN), Kembali Gelar Vaksinasi Tahap II Dengan Cara “Door To Door”

0

Badan Intelejen Negara (BIN), Kembali Gelar Vaksinasi Tahap II Dengan Cara “Door To Door”

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Badan Intelijen Negara (BIN) kembali melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melakukan vaksinasi lanjutan.

Program vaksinasi door to door yang pernah  digelar pada Minggu, (1/8/2021)  dan menyasar sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi, Senin (30/08/21) digelar kembali vaksin door to door tahap ke II.  BIN menyiapkan sebanyak 2.000 dosis vaksin untuk tahap I dan II.

BIN  mendatangi masyarakat yang berada di Kampung Harapan Baru RT 05 RW 12 dan RT 01 RW 06, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Selain itu, vaksinasi juga menyasar masyarakat di Kampung Kalenderwak RT 01 RW 02, Desa Karang Sari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Koordinator Vaksin dari BIN  menuturkan, tujuan BIN menggelar vaksinasi door to door yaitu untuk menjaring masyarakat yang belum sempat datang ke lokasi vaksin karena berbagai hal.

Di antaranya karena belum ada kesempatan mendaftar, tidak memiliki sarana angkutan untuk menuju lokasi vaksinasi, serta takut datang ke lokasi vaksinasi karena khawatir terjadi kerumunan.

“Ada juga warga yang sudah lanjut usia dan instanilitas serta masyarakat yang memang sama sekali belum mendapatkan kesempatan vaksinasi,” jelasnya.

Kegiatan Vaksinasi yang digelar oleh BIN ini merupakan upaya mensukseskan program pemerintah dalam upaya mencapai herd immunity sebesar 70 persen serta progran vaksinasi 3 juta orang perharinya.

Ditambahkannya, sebelum mengikuti vaksinasi, masyarakat terlebih dahulu mengikuti prosedur yang ditetapkan yakni menjalani swab antigen.

Pada kegiatan awal vaksin tahap I BIN mendatangkan sarana swab antigen dan PCR dengan menggunakan mobil PCR langsung ke lokasi. Namun, pada tahap II warga yang akan melaksanakan vaksin door to door hanya melakukan prokes dan screening ketat.

Sementara itu, Husen (45) salah seorang warga Kampung Kalenderwak RT 01 RW 02, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur menyambut baik kegiatan vaksinasi  tersebut apa yang dilalukkan oleh BIN, karena selama ini dia berusaha mencari dan mendapatkan vaksinasi di Wilayahnya, tapi belum pernah berhasil. Tapi hari ini dia berhasil mendapatkan vaksinasi yang digelar oleh BIN dan  petugasnya datang langsung ke rumahnya, ujarnya.

(Red)

WADUH, Tukang Kayu Hamili 1 Bidan dan 5 Janda Serta Jadi Polisi Gadungan

0
Foto Ilustrasi dan Sumber dari CNN

Guejabar.com || Masamba – Berprofesi sebagai seorang polisi tentu menjadi idaman wanita. Banyak wanita yang klepek-klepek saat seseorang berpangkat sebagai polisi.

Itulah yang dilakukan oleh Masriadi alias Adi ini untuk menaklukan hati wanita. Pasalnya Adi yang sebenarnya berprofesi sebagai tukang kayu, saat ini sedang menjadi buronan polisi lantaran aksi bejat yang dilakukannya.

Bagaimana tidak? Adi telah menipu banyak wanita dan melakukan perbuatan asusila terhadap wanita yang telah ditipunya.

Terungkapnya kelakuan bejat Adi bermula dari adik seorang bidan yang sudah dihamili Adi.

Adi (38 Tahun), tukang kayu atau tukang chainshaw, warga Desa Sumillin, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara itu dilaporkan ke Polsek Masamba, karena tidak mau bertanggungjawab usai menghamili HR (39 Tahun) yang berprofesi sebagai bidan, warga Desa Bosso Timur, Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu.

Adik kandung HR, Rudding melaporkan kasus tersebut dengan dugaan tindak pidana persetubuhan.

Sebenarnya, sebelum melaporkan Adi ke Polsek Masamba, pihak keluarga sudah meminta pertanggungjawaban Adi.

“Hanya saja Adi ini tidak mau bertanggungjawab, makanya kami melapor persoalan ini ke Polisi karena kakak saya sudah hamil 5 bulan,” paparnya.

Untuk itu, Rudding berharap kepada aparat Kepolisian agar memproses laporan tersebut hingga tuntas.

“Kami minta diproses secepatnya,” harapnya, ungkapnya kepada media beberapa waktu lalu.

Kanit Reskrim Polsek Masamba, Ipda Mirwan Herlambang di konfirmasi media ini melalui via jejaring WhatsApp. Pada hari Minggu mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dugaan persetubuhan atas nama Rudding (pelapor) terhadap Adi (terlapor).

“Kami sudah terima laporannya dan sementara dalam pengejaran,” ujarnya.

Setelah didatangi pihak Polsek di rumahnya desa Sumillin, namun Adi tidak ada di sana, diduga ia telah melarikan diri.

“Orang tua Adi dan saudaranya untuk sementara kami amankan di Polsek Masamba, agar Adi segera menyerahkan diri,” ungkap Mirwan.

Polisi pun menginterogasi keluarga Adi.

Menurut Mirwan, ternyata Adi sehari-hari bekerja sebagai tukang chainsaw alias tukang kayu. Berdasarkan informasi yang didapat, rupanya Adi sudah memiliki istri

“Istrinya ada” katanya

Ayah Adi, Abbas mengatakan bahwa putranya tersebut sudah 6 kali menikah.

“Dua kali di Kalimantan dan empat kali di Masamba” ujar Abbas, dilansir dari Tribunnews.

Di Mapolsek Masamba, Abbas mengaku bahwa wanita yang pernah menikah dengan Adi pada umunya sudah hamil duluan sebelumn menikah.

“Sekarang saya tidak tau dia dimana” kata Abbas yang diamankan personel Polsek Masamba agar Adi segera menyerahkan diri.

Cerita soal kelakuan Adi, walau hanya berprofesi sebagia tukang kayu, namun ia mampu memperdayai korbannya.

Alih-alih menaklukan hati wanita, rupanya Adi mengaku berprofesi sebagai seorang polisi.

“Katanya ia selalu mengaku aparat. Itu berdasarkan keterangan keluarga korban” ungjap Mirwan.

Oleh sebab itulah wanita klepek-klepek dengan Adi. Kini Adi menjadi buronan polisi. Supaya Adi mau menyerahkan diri dan bertanggung jawab, Abbas, ayah Adi untuk sementara diamankan di Mapolsek Masamba.

“Kita harap dia cepat menyerahkan diri” katanya.

Sumber Palopopos .co.id

Dimasa Pandemi Pemuda Pasirkonci Santuni Yatim Piatu dan Dhuafa

0

Dimasa Pandemi Pemuda Pasirkonci Santuni Yatim Piatu dan Dhuafa

Guejabar.com || Kabupaten Bekasi – Dalam rangka menyambut pergantian tahun baru Muharram pemuda Pasirkonci lakukan santunan yatim piatu dengan tema “Meraih Berkah Dalam Indahnya Berbagi”, di halaman Masjid Jami AT-TAQWA Kampung Pasirkonci RT 16 RW 06 Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Minggu 29/08/2021.

Kegiatan dalam menyambut tahun baru Muharam pemuda pasirkonci biasanya selalu mengadakan pawai obor dan perlombaan, namun saat ini ditiadakan semenjak pandemi, Tetapi Allhamdulillah kegiatan santunan yatim piatu dan dhuafa bisa dilaksanakan, Ucap Ketua panitia yang juga sebagai sekretaris NU Ranting Pasirsari Padillah Sos.

“Kegiatan tahun ini kami rangkum sesederhana mungkin tidak seperti tahun lalu, karena biasanya dalam menyambut tahun baru islam (Muharram-red), kami pemuda Pasirkonci Remaja Masjid At-Taqwa mengadakan pawai obor dan Tabligh Akbar, serta perlombaan islami,”Ucap Padillah.

Masih Padillah, “Sudah dua tahun ini kami hanya melakukan santunan Yatim Piatu dan Dhuafa saja, tanpa ada kegiatan yang lainya karena harus menuruti peraturan pemerintah ditambah ini masih dalam masa PPKM Darurat, jdi kami hanya lakukan santunan namun tidak mengurangi makna dan khidmatnya,” Tambahnya.

Kegiatan ini diadakan Pemuda Pasirkonci Remaja Masjid Jami At-Taqwa bersama Saung Yatim Piatu dan Dhuafa didukung DKM Masjid Jami At-Taqwa Ust.Adang Firdaus serta seksi sosial kemasyarakatan Masjid At-Taqwa Ust.Adang Jaenudin dengan menerapkan protokol kesehatan.

(oman)