Home Blog Page 407

Sejumlah Pemuda Diamankan Polisi, Diduga Pelaku Kerusuhan Saat Aksi Buruh Di Cikarang Barat.

0

Sejumlah Pemuda Diamankan Polisi, Diduga Pelaku Kerusuhan Saat Aksi Buruh Di Cikarang Barat.

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Aksi buruh di cikarang barat dinodai oleh oknum yang melakukan anarkis dengan melakukan penyerangan terhadap petugas kepolisian yang berjaga – jaga.

Aksi buruh yang semula berjalan dengan damai terprovokasi dengan dibakarnya 1 (satu) mobil komando oleh oknum yang belum diketahui identitasnya.

Keadaan menjadi ricuh dan semakin mencekam dari mulai sore hingga malam hari karena banyak yang masih melakukan perlawanan kepada pihak kepolisian sehingga membuat keadaan semakin mencekam.

Pihak kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Hendra Gunawan S.Ik,M.Si berhasil mendorong mundur para demonstran dari warung bongkok hingga terminal kalijaya cikarang barat kabupaten Bekasi.

Masa lakukan anarkis dengan membakar ban di tengah jalan dan sebagian meja milik para pedagang di pinggir jalan kemudian menaruhnya di tengah jalan, para demonstran juga melempari batu dan botol kaca serta petasan kearah petugas kepolisian.

Disaat terdesak masa akhirnya membubarkan diri dan ada beberapa yang diamankan oleh pihak kepolisian, dan semuanya ternyata bukan dari pihak buruh, melainkan beberapa diantaranya masih berstatus pelajar.

Seluruh pemuda yang diamankan kini sudah dibawa ke Mapolres Metro Bekasi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (Red)

LBH Marginal Bersama Karang Taruna Ciktim Tunjukan Rasa Solidaritasnya Kepada Buruh Dengan Membagikan Konsumsi Peserta Aksi

0

LBH Marginal Bersama Karang Taruna Ciktim Tunjukan Rasa Solidaritasnya Kepada Buruh Dengan Membagikan Konsumsi Peserta Aksi

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Sebagai bentuk kepedulian dan mendukung aksi buruh yang melakukan demo untuk menyatakan sikap penolakan terhadap pengesahan RUU Cipta Kerja, Lembaga Bantuan Hukum Marginal dan Karang Taruna Cikarang Timur tunjukan solidaritasnya memberikan bantuan dengan mendistribusikan konsumsi dan membagikan air mineral.

Pendistribusian juga bukan hanya kepada kaum buruh para petugas pun diberikan karena mereka adalah satu kesatuan dari anak bangsa Indonesia yang sama sama terjun dalam aksi ini.

Dalam aksi solidaritas ini ketua LBH Marginal Awin Sonjaya SH turun langsung dan membagikan snack dan air mineral kepada buruh yang sedang melakukan aksinya di Jalan Fatahilah Cikarang Barat.

Awin Sonjaya SH mengatakan “ini semua bentuk kepedulian dan solidsritas dari kami karena perjuangan buruh yang sangat luar biasa”.

Lanjut Ali Umar selaku ketua Karang Taruna Ciktim “Perjuangan buruh ini adalah salah satu bentuk perwakilan untuk masyarakat indonesia karena perjuangan buruh ini kami lihat sangat kompak dan serentak seluruh Indonesia bukan hanya disini saja.pungkasnya (Red)

Ormas XTC Turun Untuk Tunjukan Solidaritasnya Dengan Gelar Aksi Damai Untuk Tolak RUU Cipta Kerja.

0

Ormas XTC Turun Untuk Tunjukan Solidaritasnya Dengan Gelar Aksi Damai Untuk Tolak RUU Cipta Kerja.

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Omnibus Law UU Cipta Kerja Kembali menuai protes Dari Organisasi Masyarakat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) XTC Indonesia Kab.Bekasi gelar aksi damai di lingkungan DPRD Kab.Bekasi dengan berjumlah massa aksi Ratusan anggota XTC. Kamis (08/10/2020).

“Sekitar lima ratus massa hari ini kita aksi untuk menolak Omnibuslaw UU Cipta kerja dengan aksi damai”kata Rully Ketua XTC Kab.bekasi saat ditemui.

Masih kata Rulli,Pihaknya berharap mendapatkan dukungan dari legislatif dan eksekutif di kabupaten bekasi untuk menolak omnibuslaw dari daerah.

“Bahwasan nya kita minta pemerintah daerah pun menolak omnibuslawuu cipta kerja ini,yang sangat kontroversial di masyarakat”bebernya

Berikut tuntutan dari rilisannya Ormas XTC Indonesia Kabupaten Bekasi :

menyatakan MOSI TIDAK PERCAYA dan mendesak DPR RI dan pemerintah pusat membatalkan UU Omnibus Law Cipta Kerja.
Sikap kami sebagai berikut :

  1. Bahwa kami mengirimkan Mosi Tidak Percaya kepada DPR dan Pemerintah. Rakyat Menuntut Hentikan Pembahasan dan Batalkan UU Omnibus Law Cipta Kerja. Karena didasari dengan:
    a. Keputusan disahkannya UU ini tidak tepat karena penolakan dari masyarakat bersifat masif dari berbagai kalangan masyarakat dan pekerja multi sektor. Begitu juga bagaiman UU ini dengan menyengsarakan rakyat kecil dan kelas pekerja.
    b. Rakyat rela untuk turun ke jalan menolak UU ini walaupum keadaan pandemic semakin kian memburuk.
     
  2. Pemerintah dan Parlemen yang telah melakukan pengkhianatan kepada masyarakat. Begitu tidak etisnya DPR-RI mengesahkan UU yang kontroversi di tengah pandemi dan memicu kemarahan kami untuk turun ke jalan.
     
  3. Bahwa kami mengecam keras kepada seluruh institusi APARAT KEAMANAN. Kami menuntut dihentikannya berbagai bentuk kriminalisasi kepada buruh dan rakyat yang akan melakukan mogok serta demonstrasi menolak Omnibus Law Cipta Kerja.(Ysp)

Beberapa Alisansi Mahasiswa Bekasi Bersatu Untuk Menyuarakan Pembatalan RUU Cipta Kerja Dan Berujung Ricuh

0

Beberapa Alisansi Mahasiswa Bekasi Bersatu Untuk Menyuarakan Pembatalan RUU Cipta Kerja Dan Berujung Ricuh

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dibeberapa aliasi turun ke jalan untuk menyuarakan dan memberikan rasa solidaritasnya kepada kaum buruh di Indonesia dan untuk menuntut pembatalanya RUU Cipta Kerja yang sudah di sahkan oleh DPR RI.

Aliasni mahasiswa yang terdiri dari HMI, GMNI, PMII, dan BEM dari kampus Pelita Bangsa, Aksi ini yang dilakukan untuk menolak keras RUU Cipta Kerja dan berharap adanya pembatalan RUU Cipta Kerja tersebut.

Suhendar yang menjadi korlap aksi ini mengatakan, “Kami mahasiswa yang tergabung dari beberapa aliasni ingin adanya pembatalan Omnibuslaw karena Kami menilai adanya penzoliman terhadap kaum buruh dari klausulnya RUU tersebut”

Dalam aksi mahasiswa ini dikawal ketat oleh petugas kepolisian jajaran Polres Metro Bekasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Hendra Gunawan S.Ik,M.Si dengan mengerahkan ratusan personil kepolisian.

Mahasiswa yang bergerak sejak pagi hari dan titik kumpul di Universitas Pelita Bangsa melakukan Long March mulai dari kampus menuju kawasan industri Jababeka dan sempat menyampaikan orasinya di bundaran Jababeka 2 lalu dilanjutkan menuju kawasan industri Jababeka 1 yang dikawal oleh kepolisian.

Sempat terjadi bentrokan antara mahasiswa dan petugas kepolisian akibat kesalah pahaman tepatnya di Jalan Jababeka Raya Kawasan Industri Jababeka 1 dan memakan beberapa korban luka akibat betrokan ini.

Situasi berakhir kondusif setelah kapolres menyampaikan dan berdiskusi dengan beberapa pimpinan aksi dari mahasiswa ini.

Aksi inipun berakhir damai setelah ada diskusi antara Kapolres dan Dandim beserta beberapa perwakilan pimpinan aksi sehingga aksi pun berakhir.

Buruh Subang Bergerak Untuk Menolak RUU Cipta Kerja Dengan Melakukan Aksi Di Ruas Jalan Pantura

0

Buruh Subang Bergerak Untuk Menolak RUU Cipta Kerja Dengan Melakukan Aksi Di Ruas Jalan Pantura

GUE JABAR || Subang – Aksi buruh di kabupaten Subang yang diketua oleh Irwan yang juga Ketua serikat FSPMI untuk menyatakan sikap dengan menolak UU Cipta Kerja (OMNIBUSLAW) yang di Sahkan Oleh DPR Kemarin.

“Sebagai bentuk penolakan dari kaum buruh yang bekerja di kabupaten Subang dan sebagai anggota dari serikat pekerja dan juga sebagai bentuk solidaritas sesama kaum buruh akan menunjukan rasa solidaritas dan satu komando untuk menolak hasil keputusan DPR RI yang sudah mengesahkan RUU Cipta Kerja tersebut”.

“Karna UU tersebut akan merugikan buruh dikarenakan berat sebelah ke Pengusaha” ujar Endang yg Bekerja disalah satu perusahaan yang ada dikabupaten Subang, Karna UU tersebut akan menguntungkan Pihak pengusaha”.

“Seyogyanya Kami dari Buruh Akan Terus Beraksi Selagi UU Cipta Kerja Tersebut Belum dicabut” Ujar Iwan,kami dari unsur berbagai elemen Buruh akan terus melancarkan aksi dipantura dan berakhir di DPRD Kabupaten Subang. (Eps)

Tolak UU Cipta Kerja Ribuan Buruh Unjuk Rasa Depan Kantor DPRD Purwakarta

0

Tolak UU Cipta Kerja Ribuan Buruh Unjuk Rasa Depan Kantor DPRD Purwakarta

GUE JABAR || Purwakarta-Ribuan buruh tergabung dalam serikat pekerja di Kabupaten Purwakarta melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD setempat, Selasa (6/10/2020).

Kedatangan mereka ke DPRD Purwakarta adalah untuk menyuarakan penolakan UU cipta kerja yang dinilai akan merugikan para buruh.

Salah satu pimpinan serikat pekerja dari PC KEP Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PURWAKARTA, Ira Laila Budiman mengatakan, seperti diketahui bersama dengan diundangkannya UU cipta kerja tiga jaminan yang didapat pekerja tetap yaitu jaminan kepastian upah, jaminan kepastian kerja dan jaminan kepastian sosial itu sudah hilang.

Kemudian, dengan dibuka lebarnya kesempatan tenaga kerja asing (TKA) itu juga menjadi tuntutan semua bahwa UU cipta kerja adalah dalih untuk investasi.

“Kita ketahui semua berarti mereka hanya membuka lapangan kerja untuk TKA,” ujar dia ditemui pada sela-sela aksi.

Bahkan, lanjut dia perubahan status hubungan kerja dari pekerja tetap hilang dan menjadi pekerja kontrak, outsourcing dan pekerja satuan waktu maupun borongan.

Menurutnya, dengan hilangnya status pekerja tetap maka tiga point tadi hilang. 

Untuk itu, dirinya bersama ribuan buruh lain secara tegas menolak RUU cita kerja karena sangat merugikan dan tidak sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945.

“Jelas sangat merugikan, dan kami menolak,” tegas Ira.

Terkait mendatangi Kantor DPRD Purwakarta, ia menyebut karena ini merupakan rumah seluruh rakyat. Rumah dimana perwakilan rakyat harus memperjuangkan rakyat.

“Kamis sudah mendengar bahwa di dalam tidak ada anggota dewan tapi kami tetap ingin menyuarakan aksi kami. Kami ingin tetap melaksanakan tanggal 6 dan 7 stop produksi dan tanggal 8 kami akan ke Jakarta. Kenapa kami stop produksi agar negara tahu bahwa negara membutuhkan pekerja tetapi perlindungan terhadap pekerja abai,” ujar ira.(Maman)

Di Hari HUT TNI Kapolsek Bekasi Kota mendatangi Koramil 01 Kranji

0

Di Hari HUT TNI Kapolsek Bekasi Kota mendatangi Koramil 01 Kranji

GUE JABAR || Bekasi Kota – Pemberian tumpeng Polsek Bekasi Kota yang diserahkan oleh Kapolsek Bekasi Kota (Kompol Armayni, S.H,. M.H.) kepada Perwakilan TNI yang diterima oleh WADAN RAMIL 01 Kranji (Kapten Inf Tomi), yang berlokasi di Jl. Jend. Sudirman No.19A, RT.001 RW.007, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Senin (05/10/2020).

”Pemberian tumpeng ini sebagai simbolis kami dalam merayakan HUT TNI yang ke 75, selain merayakan HUT TNI, ini menjadi ajang silahturahmi kami kepada koramil 01 Kranji, acara perayaan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh WADAN RAMIL 01 Kranji dan diserahkan kepada Kapolsek Bekasi Kota “, Tutur Kapolsek Bekasi Kota (Kompol Armayni).

” Selanjutnya kami juga mengadakan makan bersama personil Polsek Bekasi Kota dan anggota TNI koramil 01 Kranji, untuk mempererat tali silahturahmi, ramah tamah pun terjalin dengan penuh rasa kekeluargaan dan kekompakan “, Tambahnya.

” Semoga TNI semakin jaya, semakin dicintai masyarakat, TNI -Polri semakin solid dan bersenergi untuk rakyat “, Tutup Kompol Armayni. (Lman)

Ketua DPD Kabupaten Bekasi Dan Ketua Rayon Cikarang Utara Warga Jaya Indonesia Jalin Silaturahmi Bersama Subrayon Ormas Warga Jaya Indonesia.

0

Ketua DPD Kabupaten Bekasi Dan Ketua Rayon Cikarang Utara Warga Jaya Indonesia Jalin Silaturahmi Bersama Subrayon Ormas Warga Jaya Indonesia.

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Ormas Warga Jaya Indonesia menggelar acara silahturahim dan makan malam, bersama Ketua DPD Ormas Warga Jaya Indonesia H. Apud Saepudin, hadir pula ketua Rayon Cikarang Utara H. Abdul Malik, Dan Ketua Rayon Karang Bahagia Ketua Hasan, yang bertempat di Bascamp atau posko salah satu Sub Rayon Warga Jaya Indonesia (WJI) dikampung Alhuda Rt 02/ Rw 02, Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (04/9/2020)

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD Kabupaten Bekasi H. Apud Saepudin, dan Sekertaris Jendral Warga Jaya Indonesia Rayon Cikarang Utara H. Badar. Hadir pula Tokoh kampung Alhuda RK Tatang Jaenudin selaku Aparatur desa waluya dan Para tokoh pemuda dan beberapa penasehat Warga Jaya Indonesia Beserta jajaran anggota Rayon Kecamatan Cikarang Utara dan rayon kecamatan Karang Bahagia ,Bersama jajaran lain nya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPD Kabupaten Bekasi H. Apud Saepudin, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh Anggota Ormas Warga Jaya Indonesia yang telah datang hadir dan berkumpul untuk ajang silahturahim dan kami bisa mengenal satu-persatu anggota Rayon Maupun Sub Rayon Ormas Warga Jaya Indonesia (WJI).

“Adapun tujuan kegiatan ajang silahturahim adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara Ketua DPD dengan pengurus Rayon dan Subrayon WArga Jaya Indonesia beserta jajaran Anggota lainnya. Saya yakin seluruh Pengurus Rayon maupun Subrayon Ormas WJI bisa bekerja sama dengan baik, dalam menjaga kerukunan serta kebersamaan Organisasi Warga Jaya Indonesia ” ujarnya

Masih kata Apud Saepudin, WJI adalah Ormas yang hadir untuk kepentingan masyarakat luas, melalui masing-masing pengurus DPD, Rayon, maupun Subrayon kami juga memastikanWJI akan membantu masyarakat maupun kegiatan kepemerintahan setempat.”pungkasnya

Sementara, Ketua Rayon H. Abdul Malik dan Sekertaris Jendral Rayon Cikarang Utara mengapresiasi terselenggaranya acara silaturahmi dengan penuh kesederhanaan dan menghasilkan energi positif untuk kepentingan organisasi yang lebih baik kedepannya di bawah kepemimpinan Ketua DPD Dan Ketua Rayon, Subrayon dan jajaran lainya.

Untuk itu saya berharap kepada sseluruhAnggota Jajaran Warga Jaya Indonesia khususnya di Wilayah Subrayon Waluya Dan Rayon Cikarang Utara dan Anggota Rayon dan Subrayon lainnya harus konsisten dengan tetap menjaga amanah dan Marwah Ormas Warga Jaya Indonesia dan hindari perilaku yang tidak sejalan dengan prinsip dasar garis perjuangan Warga Jaya Indonesia.

“Saya apresiasi atas terselenggaranya acara silaturahmi bersama pak ketua DPD, semoga saran, masukan dan gagasan yang telah di berikan kepada kita dapat menjadi energi positif untuk kepentingan kita dan masyarakat secara umum. Kita Semua yang merasa Anggota Warga Jaya Indonesia harus konsisten dan konsekuen menjaga Marwah WJI,” tutupnya”

Tiga Pilar Kelurahan Kayuringin Jaya Mengadakan Giat Sosialisasi Dan Edukasi Kepada Masyarakat Tentang Kepatuhan Protokol Kesehatan

0

Tiga Pilar Kelurahan Kayuringin Jaya Mengadakan Giat Sosialisasi Dan Edukasi Kepada Masyarakat Tentang Kepatuhan Protokol Kesehatan

GUE JABAR || Bekasi Kota – Dalam menjalankan maklumat Walikota Bekasi selama 7 hari dimulai dari tanggal 01 Oktober 2020 sampai 07 Oktober 2020, Kelurahan Kayuringin Jaya di Jl. Letnan Arsyad, No.1, Kecamatan Bekasi selatan, Kota Bekasi. Mengadakan giat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat setempat. Sabtu,(03/10/2020).

“Kelurahan Kayuringin Jaya melakukan giat sosialisasi dan edukasi ke masyarakat dengan berkeliling wilayah Kelurahan Kayurungin untuk menjalankan maklumat Walikota Bekasi No. 440/6068/Setda.Tu, yang salah satunya adalah memberikan himbauan secara persuasif kepada masyarakat tentang operasional jam malam untuk para pelaku usaha yang ada di wilayah kami, bersama perwakilan dari Polsek Bekasi selatan Aipda Yugo Ad (Bhinmaspol Kelurahan Kayuringin Jaya), Koramil Bekasi Selatan yang diwakil kan oleh Bripka Darjo (Bhabinsa Kelurahan Kayuringin Jaya), dibantu oleh Kopdar Kamtibmas Kelurahan Kayuringin Jaya dan Kasi Trantib Kelurahan Kayuringin Jaya “, Tutur Agus Makmun (Sekertaris Kelurahan Kayuringun Jaya).

“Dari 26 RW yang ada di Kelurahan Kayuringin Jaya dan sekitar 194 RT, masyarakat kami mempunyai karakter yang berbeda-beda, maka dari itu kami dari tiga pilar berkomitmen selalu memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyebaran virus covid 19 Corona “, Tambah Agus Makmun.

” Di hari ketiga maklumat Walikota, kita juga masih menemukan beberapa masyarakat yang masih melakukan aktifitas kegiatan diluar rumah yang salah satunya adalah usaha, untuk sekarang kita masih melakukan tindakan persuasif dengan memberikan peringatan, nanti kita akan berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk tindakan apa yang akan diberikan kalau pelaku usaha masih membandel melakukan pelanggaran maklumat Walikota Bekasi tersebut”, Lanjutnya.

“Kita juga tidak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan peraturan pemerintah, dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, kita juga berharap kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan tersebut, demi untuk kesehatan kita bersama “, Tutup Agus Makmun
(Lman).

Pelanggar Prokes Di Wilayah Desa Karang Asih Akan Diberi Sanksi Unik, “Tidak Dikasi Uang Belanja Bulanan”

0

Pelanggar Prokes Di Wilayah Desa Karang Asih Akan Diberi Sanksi Unik, “Tidak Dikasi Uang Belanja Bulanan”

GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Penegakan Protokol Kesehatan Covid 19 dengan sasaran yang tidak Menggunakan masker terus di galakan jajaran Satgas Desa Karang Asih di setiap gang diwilayah Desa karang Asih kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Sabtu (03/10/2020).

Kali ini petugas Satgas Covid-19 bersama Kepala Desa Karang Asih melakukan Operasi Yustisi Pelanggar Prokes di setiap gang di antaranya warung tempat berkumpulnya masyarakat yang khususnya di wilayah Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

Dalam Operasi prokes tersebut petugas Satgas Covid-19 Desa Karang Asih sedikitnya belasan warga yang sedang berkumpul dan kedapatan tidak menggunakan masker, selanjutnya oleh petugas langsung diberikan teguran dan diminta untuk mematuhi protokol kesehatan serta dikasih peringatan,
khususnya untuk Ibu-ibu seperti berjanji untuk kemudian hari bila kembali melakukan pelanggaran akan di berikan sangsi tidak di kasih uang belanja selama satu bulan oleh suami.

Dan Inilah isi sumpah yang di berikan petugas Satgas Covid-19 Desa Karang Asih kepada pelanggar “Saya bersumpah jika melanggar tidak memakai masker saya tidak di kasih uang belanja dengan suami saya selama satu bulan”!.

Setelah di kasih peringatan seperti itu oleh petugas Satgas Covid 19 Desa Karang Asih ibu – ibu tertawa terbahak bahak, dan ada juga yang protes sambil tertawa adanya sanksi seperti itu.

“Masa saya kalo engga pake masker pelanggarannya saya engga dikasih duit belanja entar anak saya makan apa, Bagen kalo saya engga di kasih duit belanja sebulan entar laki saya suru nyuci masak sendiri”kata Naemah sambil tertawa.

Sementara itu Kepala Desa Karang Asih Samsu Dawam yang mendampingi kegiatan ini mengatakan “Dalam hal mengadakan operasi yustisi ke masyarakat, yang ada di wilayah pedalaman yang masuk ke wilayah, supaya masyarakat tersentuh semua hari ini desa karang asih melaksanakan operasi yustisi karena Kabupaten Bekasi saat ini sudah masuk zona merah”.tegasnya

“jadi saya rasa hari ini kita penting untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat mengerti dan tahu bahwa semua wajib melakukan 3M di mencuci tangan,memakai masker dan menjaga jarak,sampai saat ini kita koordinasi dengan RT dan RW di wilayah kita sudah melaksanakan 60% RT kita sudah melaksanakan kegiatan ini dan masing-masing para RT RW membawa masker” .ujarnya (Ade)