Home Blog Page 358

Membludaknya Pengunjung di Mall SGC Mendapat Perhatian Dari Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi

0

Membludaknya Pengunjung di Mall SGC Mendapat Perhatian Dari Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi

Guejabar.com || Kab.Bekasi – Menjaga dan juga antisipasi terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 akibat membludaknya masyarakat yang menyerang pasar – pasar tradisional serta beberapa pusat perbelanjaan di Kabupaten Bekasi.

Salah satunya Mall terbesar di Kabupaten Bekasi (SGC) yang tak luput dari perhatian Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 akibat membludaknya masyarakat di pasar dan pusat perbelanjaan, Satgas Covid-19 melakukan antisipasi dan pemantauan di setiap pasar dan pusat perbelanjaan.

Diantaranya yang dilakukan oleh satgas adalah melakukan Rapid Tes Antigen, dan pembatasan jumlah pengunjung di Mall SGC.

Ini demi menjaga masyarakat agar tetap agar tidak terpapar dari virus corona dan tidak terjadinya klaster terbaru menjelang lebaran di Kabupaten Bekasi.

Mall SGC adalah salah satu tempat yang selalu dituju oleh masyarakat Cikarang dan pasti akan dituju pada hari – hari seperti sekarang ini menjelang lebaran.

Sebelum dibukanya mall, pengelola Swalayan bekerjasama dengan satgas Covid 19 Kabupaten Bekasi bersama Polres Metro Bekasi perketat Protokol Kesehatan terhadap karyawan dan pengunjung dengan melakukan swab antigen gratis dan jaga jarak bagi para pengunjung yang akan memasuki pusat perbelanjaan SGC Cikarang.

Ridwan Arifin atau yang biasa dipanggil bang iwang selaku pengelola mall mengatakan,Pembatasan pengunjung sebanyak 2.345 Pengunjung secara bertahap dan kontroling.

“Kita akan mematikan lampu mall jika ada pelanggaran dan kontroling,tidak ada yang nongkrong-nongkrong di dalam mall.Pengunjung produktif kita utamakan ” Tutur Ridwan.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan Menuturkan terkait ramainya pengunjung mall di SGC Cikarang,Satgas Covid 19 dan Polres Metro Bekasi bersama pengelola mall melakukan peneriban dan memperketat Prokes untuk mengantisipasi klaster baru penyebaran Covid 19 yang ada di Kabupaten Bekasi.

” Ini agenda rutin menjelang idulfitri, pasti akan ada ledakan pengunjung di pusat perbelanjaan dan Kami akan terus memperketat Protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19.” Ungkap kapolres.

(Redaksi)

KOTI Mahatidana MPC PP Kabupaten Bekasi Peduli Yatim Piatu, Santuni 300 Yatim Piatu dan Buka Puasa Bersama Yatim Piatu Dan Dhuafa

0

KOTI Mahatidana MPC PP Kabupaten Bekasi Peduli Yatim Piatu, Santuni 300 Yatim Piatu dan Buka Puasa Bersama Yatim Piatu Dan Dhuafa

Guejabar.com || Kab.Bekasi – Mengangkat tema jadikan Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah Penuh kebaikan dan ajang berbagi kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa, Komando Inti (KOTI) Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Bekasi gelar santunan dan buka puasa bersama di Rumah Makan Saung Abah Cianjur di Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia

“Hadir dalam acara tersebut Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi H. Apuk Idris, Sekertaris Iwan Setiawan (Iwan Lentik), Para Ketua Bidang diantaranya Ketua Bidang Hukum dan Ham Rendra, ketua Bidang kaderisasi Abdul Rojak (Bang Jack), Bidang Media Massa dan Humas, Ketua DPC Srikandi Miftahul Jannah, Para pengurus PAC, Pengurus Rating dan tidak luput pula menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Cegah Penularan Corona virus (COVID-19)

Dankoti Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi, Hasan Basri atau akrab disapa Ketua Agil (45) di dampingi oleh sekertaris nya
Moral Arziko (42) mengatakan, kegiatan tersebut biasa dilaksankan oleh pihaknya di setiap bulan ramadhan tiba

“Bukan hanya bulan suci ramadhan taun ini saja, kegiatan santunan untuk anak yatim piatu dan buka puasa bersama kaum dhuafa kami adakan, kegiatan sosial seperti ini rutin kami lakukan di setiap tahun nya,” Kata Agil Minggu (02/05/2021)

“Alhmadulillah, hari ini kami berbagi kebaikan kepada 300 anak yatim piatu dan buka puasa ramadhan bersama kaum dhuafa, sengaja kita undang agar di tengah pandemi covid-19 secara ekonomi sedang kesulitan bisa terbantu dan merasakan kebahagian bersama kita di bulan suci ramadhan ini,” ungkapnya

“Agil Berharap, Semoga atas apa yang di lakukannya hari ini menjadi kebaikan untuk semua, khusunya untuk Komando Inti Mahatidana umumnya untuk seluruh Kader Pemuda Pancasila Majelis Pimpinan Cabang kabupaten Bekasi

“Masih Kata Agil,” Inilah cara Kader Pemuda Pancasila dibawah Komando Ketua MPC Kabupaten Bekasi, Bapak H. Apuk Idris yang selalu meningkatkan kepedulian kepada masyarakat. Indahnya, berbagi kebaikan di bulan Suci Ramadhan kepada adik-adik kita ini dan terasa nikmatnya buka puasa bersama dengan kaum dhuafa,”Ucapnya

“Ditempat yang sama”, Ketua MPC PP Kabupaten Bekasi, H. Apuk Idris, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Komando Inti Mahatidana beserta jajarannya.

”Kami sangat apresiasi kegiatan berbagi di bulan Suci Ramdhan yang dilakukan oleh Komando Inti Mahatidana Kabupaten Bekasi ini. Dengan berbagi, menunjukkan kita peduli sesama dan rasa kepedulian itu harus dipupuk dikalangan kader PP,” ujar H. Apuk.

Pemuda Pancasila lanjut H. Apuk, selalu hadir untuk kepetingan masyarakat, bangsa dan negara. Disaat masyarakat butuh bantuan, PP senantiasa hadir dan selalu tanggap ditengah masyarakat untuk mengabdi.

H. Apuk menyebut, bukan hanya di bulan suci ramadhan saja PP Kabupaten Bekasi melakukan kegiatan bakti sosial kepada masyarakat, baik membantu warga masyarakat yang nasibnya masih kurang beruntung maupun yang terdampak banjir dan kegiatan sosial ditengah masyarakat lainnya.

“Kegiatan bhakti sosial peduli sesama di bulan Suci Ramadhan dan membantu warga masyarakat yang terdampak bencana banjir dan kegiatan sosial lainya sudah menjadi agenda kerja tahunan MPC PP Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.

“Semoga atas apa yang telah dilakukan organisasi kami, baik dari Pengurus MPC, Komando Inti Mahatidana, PAC, DPC Srikandi dan Pengurus Ranting, dapat diterima dan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan juga bisa menjadi magnet untuk semua.

“Kita berharap dalam nuansa bulan penuh rahmat dan ampunan ini, semua warga khususnya ummat muslim, merasakan kebahagiaan yang sama seperti yang lainnya,” harap H. Apuk.

H. Apuk Idris kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) untuk mencegah Covid-19.

“Kami harap masyarakat selalu menjaga Prokes juga kebaikan dan silahturahmi dalam menunaikan ibadah puasa Ramadhan di masa pandemi ini, agar bisa menjadi momentum untuk kita lebih peduli kepada sesama dan saling membantu,” pungkasnya.

“Sementara itu, KH Nawawi Al Aksi usai membawakan tausiyahnya, dengan penuh haru mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya atas kepedulian Komando Inti Mahatidana Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi yang telah membantu dengan menyantuni anak yatim piatu dan menggelar buka puasa ramadhan bersama kaum dhuafa ditengah- tengah Pandemi Covid-19.

“Kami berdoa semoga Bapak Hasan Basri Agil Dankoti Mahatidana beserta jajaran, Bapak H. Apuk Idris Selaku Ketua MPC Kabupaten Bekasi dan juga seluruh keluarga besar Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi selalu diberikan kesehatan dan keselamatan serta rejeki yang melimpah dan kita semua berharap semoga situasi akan segera normal seperti semula,”Ucapnya

(Redaksi)

GMBI Cabut Dukungan Terhadap Bupati Bekasi, Ini Kata Sekdis Samsudin

0

GMBI Cabut Dukungan Terhadap Bupati Bekasi, Ini Kata Sekdis Samsudin

Guejabar.com || Kab.Bekasi – LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Kabupaten Bekasi dengan tegas menyatakan sikap mencabut dukungan terhadap Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja yang dinilai tidak memberikan kemajuan untuk daerah justru sebaliknya menuai banyak permasalahan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sekretaris LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Samsudin mengatakan, mewakili Ketua Distrik LSM GMBI, Kabupaten Bekasi, H. Rahmat Gunasin atau biasa disapa H. Boksu menyatakan, mencabut dukungan terhadap Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja yang dinilai telah banyak melakukan penindasan dan tidak pro rakyat.

“Kami menempatkan diri sebagai oposisi, karena kami menilai Bupati Bekasi sudah banyak melakukan penindasan dan kezholiman terhadap masyarakat. Salah satunya, terkait nasib para Guru Honorer atau GTK Non ASN yang belakangan ini ramai,” tegas Samsudin, Minggu (2/5/2021).

Selain itu, berbagai kasus lainya yakni, kasus proyek Toilet Sultan yang menelan anggaran yang pantastis puluhan miliar yang tidak masuk akal yang sudah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang hingga kini belum ada kejelasan meski semua elemen di Kabupaten Bekasi mendesak, termasuk proyek infrasetruktur dengan system e-Katalog

“Masih banyak persoalan lain di Kabupaten Bekasi selama dibawah kepemimpinan Bupati, Eka Supria Atmaja. Setelah, kami LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi menyatakan sikap cabut dukungan maka kami LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, mulai bergerak untuk Kabupaten Bekasi Bersih, Kabupaten Bekasi Maju,” ungkapnya.

Ditambahkan, Samsudin, keputusan sikap LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejalan dengan hasil keputusan musyawarah dengan Ketua Umum Pusat DPP LSM GMBI, Fauzan Rahman, SE yang mendukung langkah atau sikap LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Sikap kami LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sejalan dengan hasil musyawarah dengan Ketua Umum Pusat DPP LSM GMBI yang menempatkan diri masuk kedalam bagian dari oposisi, karena sikap Bupati Bekasi tidak membawa perubahan yang lebih baik untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,” pungkasnya.

(Redaksi)

Ebong Hermawan Apresiasi Langkah GMBI Cabut Dukungan Terhadap Bupati Bekasi

0

Ebong Hermawan Apresiasi Langkah GMBI Cabut Dukungan Terhadap Bupati Bekasi

Guejabar.com || Kab.Bekasi – Masyarakat Bekasi dan tokoh serta beberapa Ormas juga LSM di Kabupaten Bekasi di kejutkan dengan adanya statment LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Kabupaten Bekasi dengan tegas menyatakan sikap mencabut dukungan terhadap Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja yang dinilai tidak pro Rakyat Bekasi bahkan banyaknya permasalahan yang ada di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Salah satu Ormas Putra Pejuang Singa Bekasi,Wakil ketua DPP PPSB Ebong Hermawan, yang akrab di sapa Ebong, Orang yang pertama memberikan Apresiasi kepada Sekretaris Distrik GMBI Kabupaten Bekasi (LSM GMBI), Terkait statment nya yang menarik dukungan kepada Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja yang di nilai kurang kepedulian untuk membangun Bekasi.Minggu (02/05/2021).

“Dikatakan nya ebong,melalui pesan singkat kepada Samsudin, Saya salut dengan statment Sekjen LSM GMBI Kabupaten Bekasi, memang sudah seharusnya kita melepaskan diri dari kekuasaan dalam hal ini Bupati Bekasi,Ucapnya ebong.

“Lanjutnya ebong, LSM GMBI sama dengan Singa KPMP Pejuang Siliwangi dan GMB Koalisi Ormas yang dulu pernah mendukung Neneng-Eka, Tapi malah di abaikan.

“Mencabut dukungan terhadap Bupati Bekasi dalam posisi hari ini menurut saya sangat tepat, LSM GMBI harus kebali kepada rakyat, Karena fungsi LSM itu adalah sosial kontrol, dan saya apresiasi langkah Sekjen (LSM GMBI) untuk menyikapi persoalan-persoalan dan kebobrokan juga penyimpangan, Terkait E-Katalog,Wc dan Guru Honor juga yang lainnya,Kata dia.

“Kepemimpinan Eka hari ini menurut saya pantas di kritisi dalam membangun Bekasi ke arah yang lebih baik, Kita sebagai masyarakat dan juga sebagai sosial kontrol dalam hal ini harus ikut bertanggung jawab soal Bekasi yang sudah sangat memprihatinkan, Kita ingin kedepan ada pemimpin yang memang peduli terhadap Bekasi.Pungkasnya dia.

(Redaksi)

KAPEMASI Siap Menggawangi Kemajuan Bekasi

0

KAPEMASI Siap Menggawangi Kemajuan Bekasi

Guejabar.com || Kab.Bekasi – Keluarga Pelajar & Mahasiswa Bekasi (Kapemasi) Bandung terus eksis dalam menggawangi kemajuan Bekasi.

14 April 2021 adalah Milad kapemasi yang ke 53 tahun dengan rangkaian-rangkaian acara yang bermanfaat untuk memajukan SDM bekasi & kepedulian terhadap masyarakat Bekasi.

“Diawali tanggal 6 April dengan Sayembara logo milad Kapemasi, lalu dilanjutkan dengan Lomba karya tulis ilmiah Se-Bekasi dalam rentang waktu 13 sd 20 April, kemudian dilanjutkan dengan Webinar Nasional pada 16/04, dan ditutup dengan Bukber dan santunan anak yatim dikediaman Mpo Yanti, alumni Kapemasi, di MI Tanwirul Islam 02, Desa Sukamanah, Kec. Sukatani. Di samping itu, kita juga mengadakan agenda sosial berbagi takjil dengan nama Yu Berbagi”, Ujar Ahmad Akmal atau yang biasa dikenal Bang Amay selaku ketua OC Milad Kapemasi ini.

“Kapemasi adalah organisasi yang kini telah berusia 53 tahun.Umur yang menegaskan bahwa KAPEMASI lahir, tumbuh dan berkembang telah menjadi bagian dari sejarah bekasi yang tidak bisa di pisahkan,  dan sekaligus telah menjadi anak kandung daerah bekasi. Didirikan oleh H. Utin Supena Dkk di haur pancur pada 14 April 1968 yang latar belakangnya adalah mahasiswa dan pelajar yang berasal dari bekasi. Membuat organisasi kita lekat dengan semangat kekeluargaan dan kebekasian”, ucap Hildan Aulia Rahma Selaku Ketua Umum Kapemasi Bandung.

“Salah satu yang membuat KAPEMASI tetap bertahan hingga kini adalah karena adanya seperangkat nilai dan gagasan yang telah terbentuk dan terpatri sejak lama. KAPEMASI dibentuk berlandaskan tiga unsur kekeluargaan, kelimuan dan kebekasian.


Yang ditekankan dalam Doktrin Trimatra KEILMUAN DALAM KEIMANAN, KEMANDIRIAN DALAM KEKELUARGAAN, dan KEBEKASIAN DALAM KONTEKS KEINDONESIAAN, secara praksis di topang oleh paradigma pergerakan yang menekankan cara pandang kritis, konstruktif dan visioner”, ujar Ketua Umum dari Organisasi ini.

Ia juga menambahkan “Kini setelah usia kapemasi ke 53 tahun banyak hal yang harus di revitalisasi, redefinisi, reaktualisasi dan reposisi. keterlibatan KAPEMASI dalam berbagai gerakan pemikiran dan pengembangan sumber daya manusia Bekasi merupakan penegasan akan kontribusi organisasi terhadap pembangunan daerah”.

“Dilain itu KAPEMASI harus menata kembali format gerakannya dalam beberapa hal. Terutama dalam strategi pengembangan kaderisasi. Dimana kita tau bahwa hari ini kita sudah punya 2 komisariat aktif dan itu harus lebih di kembangkan untuk merangkul anggota-anggota kapemasi diberbagai kampus.
Ada tiga unsur yang mesti dikita jelaskan kepada anggota-anggota baru, yaitu ke-Bekasian, ke-Kapemasian, dan ke-Indonesiaan.


Kemudian format gerakan kedaerahan, dimana tag line rebut bekasi menjadi visi besar kapemasi bandung haruslah benar-benar dapat terwujud. Dengan sinerginya antara alumni, pengurus, dan anggota saya rasa visi besar tersebut dapat tercapai. Tentunya untuk mencapai tujuan vesar tersebut haruslah kita mulai dengan langkah kongkret tidak hanya wacana belaka. Harus ada langkah kongkret yg dimulai dan menata step by stepnya”, ujarnya.

“Sekecil apapun peristiwa apalagi sejarah organisasi, itu harus di tulis.Siapa yang mampu menulis sejarahnya, dia tidak akan lekang dan sirna di makan zaman, sejarahnya akan terus menjadi warisan berharga bagi generasi berikutnya dan mewarnai kehidupan”, imbuhnya.

Sebagai catatan penutup, Hildan Aulia Rahma atau yg kerap disapa Bang Hildan ini mengatakan “bahwa KAPEMASI lahir dan berkembang bukan sebagai organisasi di persimpangan jalan, yang kebingungan dengan sikap kiri dan kanan. Tetapi KAPEMASI lahir dengan identitas yang jelas, sebagai jangkar perubahan sosial bagi masa depan bekasi. Perubahan adalah nyata dan akan terjadi pada setiap waktu”.

(Novian Ramadhan / Redaksi )

Optimis Bergerak Maju Membangun Ketangguhan Ekonomi Papua Sektor UMKM

0

Optimis Bergerak Maju Membangun Ketangguhan Ekonomi Papua Sektor UMKM

Guejabar.com || Jakarta — Tantangan mendasar yang Papua dan Papua Barat terbagi tiga bagian yaitu konteks global, konteks nasional dan konteks daerah. Pada konteks global badalah upaya mencapai target SDGs di tahun 2030 di Papua dan Papua Barat, isu lingkungan, perhatian masyarakat internasional terkait isu HAM. Konteks nasional belum terpadu ya kebijakan dan program K/L, dan berakhirnya dana otsus 2% DAU nasional pada tahun 2020. Sementara konteks daerah angka kemiskinan di Papua sesuai data BPS di tahun 2019 26,55% relatif tertinggi se-Indonesia dan Papua Barat 21,51%.

Terkait dengan arah kebijakan percepatan pembangunan kesejahteraan Papua, diarahkan dengan pendekatan budaya, dan pendekatan ekologi berbasiskan wilayah adat, ungkap John Wempi Wetipo, Wakil Menteri PUPR di Jakarta, Jumat (30/02/2021) di acara webinar yang diselenggarakan oleh Populis Indonesia dengan tema “Strategi Optimalisasi Pengembangan UMKM Papua di Masa Covid 19. Selain itu, John Wempi Wetipo menyampaikan arah pembangunan Papua dengan peningkatan pelayanan dasar, pelaksanaan Otonomi khusus, dan peningkatan konektivitas.

“Pemerintah Pusat dukung pembangunan infrastruktur di Papua untuk peningkatan ekonomi masyarakat karena tanpa pembangunan infrastruktur jalan penghubung tidak mungkin kita bangun apa yang kita harapkan, apakah membangkitkan potensi ekonomi yang ada,” ungkap John Wempi Wetipo, Wamen PUPR.

Asisten Deputi Koperasi dan UMKM Kemenko Perekonomian Iwan Faidi menyampaikan bahwa UMKM merupakan unjung tombak untuk mendukung perekonomian Indonesia dan untuk memenangkan persaingan di masa pandemi. Pelaku usaha termasuk UMKM perlu berinovasi dalam produksi barang dan jasa sesuai kebutuhan pasar. Selain itu, pelaku usah dapat mengembangkan gagasan baru dibidang kewirausahaan sosial untuk turut berkontribusi dalam memecahkan berbagai persoalan sosial ekonomi masyarakat akibat dari dampak pandemi.

Kita semua memiliki semangat yang sama untuk mengembangkan UMKM nasional. Oleh karena itu, pemerintah beserta stakeholder terkait turut membangun sinergi dan kolaborasi. Dalam hal ini masing-masing pihak memainkan peran dan fungsi sesuai tugas pekerjaan secara efektif, terintegrasi dan berkesinambungan. Sehingga, optimisme pengembangan UMKM di Papua bisa diwujudkan.

Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar menyampaikan bahwa proses coching dan mentoring adalah kunci mewujudkan pelaku usaha UMKM dan wirausaha Papua. Hal ini sangat didukung oleh pemerintah agar pelaku usaha tersebut bisa bersinergi dengan lembaga pemerintah dan stakeholder terkait.

Sementara Deputi Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya memaparkan strategi pengembangan ekonomi kreatif yaitu “Gercep” adalah bergerak cepat, “geber” adalah bergerak bersama-sama memanfaatkan semua potensi untuk membangkitkan dan mempertahankan industri pariwisata. Adapun “gaspol”, adalah menggarap semua potensi lapangan pekerjaan yang ada.

Untuk percepatan dan memperkuat pemasaran produk ekraf dilakukan program Beli Kreatif Lokal (Jabodetabek), Beli Produk Kreatif Danau Toba dan hal yang sama juga bisa dilakukan di Papua dengan menggandeng PT. Pos Indonesia untuk menekan biaya distribusi.

(Tim Redaksi)

Dibulan Suci Ramadhan ICMI Kota Bekasi Penyantunan Para Yatim Dan Dhuafa

0

Dibulan Suci Ramadhan ICMI Kota Bekasi Penyantunan Para Yatim Dan Dhuafa

Guejabar.com || Kota Bekasi – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kota Bekasi menggelar buka puasa dan santunan anak yatim piatu di kediaman Ketua ICMI Orda Kota Bekasi H.Marhaban Sigalingging pada Jumat (30/4/2021).

Acara yang didukung oleh Asuransi Tafakul Syariah tersebut juga dihadiri jajaran pengurus ICMI Orda Kota Bekasi dan puluhan anak yatim piatu.

Menurut Wakil Ketua ICMI Orda Kota Bekasi H. Sugeng Mulyanto, kegiatan tersebut merupakan aplikasi program sosial di tengah pandemi covid yang masih melanda bangsa Indonesia.

“Ya sangat baik kegiatan ini untuk mengaplikasikan program sosial ICMI di saat bulan suci Romadhon ini, lebih-lebih dengan adanya pandemi covid 19 yang juga masih melanda kota Bekasi ini,”tutur pria mantan anggota DPRD Kota Bekasi periode 2014-2019 ini.

“Kita anggota ICMI di samping menyisihkan sebagian rizky nya untuk penyantunan para yatim dan dhuafa yang saat ini membutuhkan sekali. Minimal bisa mengurangi penderitaan masyarakat yang terdampak covid 19,”ujarnya.

Kegiatan ini, lanjut dia, dari anggota yang perduli dengan keberadaan yatim dan duafa. Kami sepakat akan menjadi program kegiatan rutin di saat bulan suci Romadhon,”tandasnya.

(Lmn)

Berharap Kakak Kembali Ke Indonesia, Salim Gelar Doa Bersama Yatim dan Dhuafa

0

Berharap Kakak Kembali Ke Indonesia, Salim Gelar Doa Bersama Yatim dan Dhuafa

Guejabar.com || Kab.Bekasi – Sekian lama tak pernah bertemu bahkan sempat tidak terjalin komunikasi antara keluarga dengan seorang Pejuang Devisa (TKI) yang bekerja di Arab Saudi (Uun) warga Kampung Jati Desa Cikarang Kota Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

Menurut pemaparan keluarga yaitu Salim Samsudin (Adik Uun) bahwa sang kakak sudah hampir 12 tahun keluar negeri untuk bekerja dan mengadu nasibnya di negeri orang (Arab Saudi) demi membantu perekonomian keluarga.

Namun selama bekerja Uun tidak pernah memberi kabar bahkan tidak ada komunikasi selama 10 tahun sehingga membuat keluarga pun sempat putus asa karena tidak pernah mendapatkan kabar dari Uun.

Harapan dan doa dari sang adik Salim Samsudin yang sudah rindu ingin bertemu dengan sang kakak pun mendapat titik terang setelah mendapat bantuan dari anggota DPRD Kab.Bekasi dan dapat menjalin komunikasi kembali dengan Uun.

“Alhamdulillah doa dan harapan saya selama ini sudah mendapat titik terang atas bantuan anggota DPRD DPRD Kab.Bekasi dari F-Gerindra, sehingga kami (keluarga) bisa berkomunikasi kembali dengan kakak saya (Uun),” Ucap Salim.

Dalam bentuk syukur Salim Samsudin pun menggelar Doa bersama dengan yatim piatu dan dhuafa dikediamanya Jumat (30/04/21), dengan harapan sang kakak bisa segera kembali dari perantauanya di luar negeri.

“Doa bersama ini adalah bentuk syukur saya karena bisa berkomunikasi kembali dengan kakak saya yang sudah lama sekali berada di luar negeri dan sempat tidak ada komunikasi sekian tahun lamanya,” tambah Salim.

Salim Samsudin yang diketahui sebagai Team Relawan Kesehatan Desa Pasirgombong ini juga berbagi kebahagian dengan melakukan santunan kepada yatim piatu dan dhuafa yang berada disekitar kediamanya itu.

“Ya Alhamdulillah ada sedikit rejeki untuk berbagi kepada yatim piatu dhuafa yang ada disekitar kediaman saya, yang juga ikut mendoakan untuk kepulangan kakak saya,” tutup Salim.

Dalam acara ini juga terlihat beberapa aparatur pemerintahan Desa Pasirgombong dan Team Relawan Kesehatan Desa Pasirgombong yang turut mensuport Salim.

(Redaksi)

Pemasangan Kabel Fiber Oftic Indihome Di Duga Tanpa Ijin Lingkungan

0

Pemasangan Kabel Fiber Oftic Indihome Di Duga Tanpa Ijin Lingkungan

Guejabar.com || Kota Bekasi – Zaman yang serbainternet ini, mendorong banyak perusaan provider masuk ke barbagai pelosok untuk memperluas jangkuan. Akibat, kabel fiber oftic kini bergelantungan di berbagai tempat perkampungan. Tak semuah warga setujuh dengan adanyan kabel – kabel tersebut, kerena kehadirannya banyak yang di duga tidak ijin lingkungan wilayah setempat. Perusaan provider seperti menghindar cost social yang lebih tinggi, dengan memasang langsung kabel sepanjang 700M tersebut tampa ijin lingkungan setempat yang ada di wilayah RW. 011, Kampung Pulo Gede, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Warga resah kerna keberadaan kabel yang bergelantungan tanpa tertata rapih sepanjang 700M, dan di duga pekerjaan kabel fiber optic tidak mengantongi ijin lingkungan setempat. Rabu (28/04/2021)

Terpantauan di Lokasi saat di konfirmasi Nawawi selaku pengawas lapangan pekerjaan kabel oftic Indihome, mengngaku, hanya dokumen surat surat ada di kantor dan saya hanya membawa surat perintah denah lokasi pekerjaan yang akan di pasang kabel sajah.kata dia

Saat awak media mempertanyakan no kantor nya dan menelusuri atas ijin pekerjaan tersebut, pihak pengawas hanya masih menunggu kordinasi atasan atau pimpinan perusahaan tersebut.

Sementara,ketua Rw Noerhadi setempat setibanya dilokasi pekerjaan tersebut, menanyakan surat ijin lingkungan kepada pengawas lapangan. namun pengawas tidak membuktikan apa yang di minta ketua Rw setempat.

Untuk sementara pekerjaan tersebut di stop lingkungan RW hingga menunggu surat surat ijin lingkungan tersebut.

(Lman)

Giat Pos Penyekatan Arus Mudik, Polisi, Dishud dan Satpol PP Lakukan Giat Bersama

0

Giat Pos Penyekatan Arus Mudik, Polisi, Dishud dan Satpol PP Lakukan Giat Bersama

Guejabar.com || Kab.Bekasi – Polres Metro Bekasi bersama jajarannya dan dibantu dishub dan satpol pp cikarang bekasi penjagaan atau pengecekan pengetatan di perbatasan bekasi dan karawang tepatnya di jalan kedung waringin kabupaten bekasi jawa barat, (29/4/2021).

pengecekan dan pengetatan yang arus mudik dari bekasi ke arah karawang di stop perjalanannya untuk di periksa, dari roda dua/sepeda motor dan roda empat/mobil pribadi maupun travel yang membawa penumpang mau mudik, untuk penumpang dan pengendara yang sudah memiliki kartu sweb antigen ataupun surat jalan dari dinkes, pengemudi sepeda motor maupun mobil di bolehkan jalan terus.

Hari ini kami melakukan pengecekan beberapa titik penyekatan dan saat ini kita berdiri di titik penyekatan tepatnya di jalan kedung waringin perbatasan kabupaten bekasi dengan kabupaten karawang di sini kami melakukan surat edaran prokes covid-19 pusat no 13 yang untuk melakukan pengecekan pengecekan baik terhadap kendaraan massal ataupun kendaraan orentasi dan kendaraan pribadi tujuannya adalah agar masyarakat yang mudik mendahului sebelum tanggal 6 di keluarkan tidak boleh di adakan mudik lagi itu di nyatakan sehat melalui tes sweb antigen gratis,

ini merupakan operasi kemanusiaan program dari kapolda metro jaya agar bener bener yang berangkat ke kampung halamannya sebelum tanggal 6 sebelum di larang itu sehat tidak terpapar virus covid-19, adapun di sini saat ini sasaran berkendaraan bermotor roda dua hari ini karena sampai tanggal 6 saat ini masih di perbolehkan untuk mudik, jadi mereka yang berkendaraan roda empat atau lebih itu masih menggunakan jalur tol karena tidak ada penyekatan, ucap Hendra Gunawan kapolres metro bekasi.

(Red)