Kemampuan meningkatkan Pembinaan Perlawanan Rakyat Wilayah Koramil 02/Tarumajaya
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Kemampuan meningkatkan pembinaan perlawanan Rakyat wilayah Koramil 02/ Tarumajaya, Dapat dipahami bahwa peran Babinsa Koramil 02/ Tarumajaya adalah mengaplikasikan 5 kemampuan teritorial,sebagai Babinsa diantara nya kemampuan, temu cepat, lapor cepat, kemampuan menejemen teritorial, kemampuan penguasaan wilayah, kemampuan meningkatkan pembinaan perlawanan rakyat dan kemampuan komsos. Senin 11/01/2021
Dalam hal ini Koramil 02/Tarumajaya yang diwakili peltu H.Asmat melaksanakan kemampuan pembinaan perlawanan rakyat dengan membina anak anak pramuka di wilayah koramil 02/Tarumajaya .
Bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bela negara kepada adik adik Pramuka sebagai generasi penerus bangsa. tegasnya
Peltu H.Asmat berpesan kepada adik adik Pramuka jangan gampang terpengaruh dengan gaya pergaulan bebas jaman sekarang karena itu yang dapat menghancurkan bangsa ini tetap terus tumbuhkan rasa cinta tanah air dan bela negara. ungkap Babinsa
Kades Karang Sari H.Umbara Beserta Jajaran Turun Langsung Lakukan Kegiatan Bersama Masyarakat.
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Kembali meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi Pemerintahan Desa Karang Sari Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Lakukan kegiatan sosial guna memutus penyebaran Covid-19.
Kegiatan ini juga bersinergi dengan setiap RT dan RW , bahkan semua warga antusias dalam pelaksanaan ini. Salah satu warga megatakan terima kasih banyak kepada pemerintahan Desa yang tidak bosan-bosannya selalu mengingatkan kami warga agar selalu melaksanakan prokes dilingkungan masing-masing.
Kegiatan yang berlangsung di kampung kalenderwak RT 03 RW 02 ini diantaranya penyemprotan disinfektan, serta pembagian masker kepada setiap warga. Senin 11/01/2021
Kegiatan ini merupakan rutinitas sebagai bhakti sosial Kepala Desa beserta jajarannya yang dimana harus selalu berperan aktif juga bertanggung jawab terhadap keluhan warga masyarakatnya.
“Kami akan terus konsisten melakukan kegiatan ini dan menjadi rutinitas sebagai bentuk bhakti kami serta turut dalam penanggulangan penyebaran covid-19”. ucap Kepala Desa H.Umbara.
Seperti yang sudah diketahui bahwa kegiatan ini sudah dilakukan dibeberapa tempat di wilayah Desa Karang Sari dan setiap kegiatan ini dipimpin langsung oleh H.Umbara selaku kepala desa dan ini juga sebagai bentuk menjalankan intruksi dari Bupati Bekasi.
H.Umbara juga mengatakan dan menjalankan himbauan dari Bupati Bekasi H.Eka Supria Atmaja SH untuk melakukan PSBB Proporsional yang sudah berlaku sejak hari ini (11/01/2021 sampai 25/01/2021) dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan selalu menjaga kesehatan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi
Bimaspol Polsek Cikarang Timur A. Rois disela-sela pelaksanaan manyampaikan kegiatan ini rutinitas dilakukan di wilayah Desa Karangsari, mengingat penyebaran covid-19 semakin meluas di Kab Bakasi, namun sebelum dilakukan penyemprotan disinfektan ke rumah- rumah warga, beliau menyarankan agar supaya ditanya dulu warga yang mau dilakukan penyemprotan ujarnya.
Babinsa Desa Setia Mulya Dampingi Pelaksanaan Swab Massal
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Dalam menjaga dan menularnya serta antisifasi Covid 19 kepada masyarakat khususnya warga Desa Setia Mulya puskesmas adakan test Swab kepada warga guna mengantisifasi berkembangnya penularan Covid 19 khususnya dilingkungan wilayah Desa Setia Mulya.
Dalam giat tersebut Sertu M.Sudirja anggota Koramil02/Tarumajaya, Kapuskes Desa setia mulya hadiri kegiatan pemeriksaan Swab Test Massal di Kantor Balai Desa Setia mulya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Senin (11/01/2021)
“Kegiatan pengambilan sweb test massal di pimpin oleh Siti Jubaedah SKM, Kapuskes Desa Setia Mulya merupakan bentuk tindakan cepat dari Pemerintah Daerah dalam memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19,” tutur Sertu M.Sudirja melalui Puskesmas
Adapun pengambilan Swab test massal sebanyak 38 orang warga yg hadir warga menyambut positif kegiatan ini karna dapat membantu dan mengantisifasi penularan penyakit Covid-19 yg sedang berkembang dinegara kita dan juga kegiatan di laksanakan sesuai dengan prokes Covid-19 tidak hanya Babinsa dan Pemdes Desa Setia Mulya, pendamping Sweb dari Puskesmas Murdhalitasari Dwi Hardiyanti, Eka Wulandari juga ikut hadir.
“Kegiatan tersebut dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Puskesmas Desa Setia Mulya untuk mengetahui penyebaran Covid 19 pada masyarakat, pemerintah, instansi swasta, karyawan toko, nelayan di wilayah Tarumajaya, khususnya Desa Suka mulya”.Ucap Sertu M.Sudirja
Babinsa Berikan Himbauan Kepada Masyarakat Untuk Mentaati Protokol Kesehetan Dan Terapkan 3M Dengan Baik
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – PSBB Proporsional (PPPKM) sudah berlaku sejak hari ini, Senin (11 hingga 25 Januari 2021) dan seluruh kegiatan masyarakat dibatasi, dan wajib mentaati protokol kesehatan serta menerapkan 3M dengan baik.
Anggota Koramil 13 Kedung Waringin, Babinsa yang bertugas di Desa Waringin Jaya Serma Anim lakukan sosialisasi terkait pentingnya menjaga protokol kesehatan dengan menerapkan 3M dengan baik yaitu, Memakai Masker Disaat Keluar Ruma
Serma Anim bersama Binmaspol Polsek Cikarang Selatan dan juga RT serta RW setempat lakukan Komsos berikan himbauan kepada masyarakat di Kampung Pacing RT 04 RW 06 Desa Waringin Jaya, Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, Senin (11/01/2021).
Silaturahmi dan komsos yang dilakukan oleh Babinsa bersama warga Pacing menghimbau atau penekanan kepada masyarakat supaya selalu memakai masker mencuci tangan pakai sabun dan jaga jarak untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 di wilayah.
Serma Anim mengatakan kepada awak media, “dengan adanya Komsos ini kita bisa memberikan pemahaman lebih terkait pandemi Covid-19 ini , karena sangat membahayakan apabila masyarakat tidak dapat menjaga protokol kesehatan dengan baik dan demi tidak adanya warga wilayah binaan yang terpapar kami jajaran Koramil 13 Kedung Waringin selalu menghimbau warga binaan agar terus terapkan 3M dengan baik dan benar”. Ujar Serma Anim
Waterboom Lippo Cikarang Disegel Dan Ditutup Sementara
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Setelah pada sabtu kemarin dibubarkan oleh pihak kepolisian karena menyebabkan kerumunan masyarakat pada wisata air di kawasan Lippo Cikarang, Kini Waterboom disegel oleh Satpol PP selaku penegak perda Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (11/01/2021).
Pihak pengelola Waterboom Lippo Cikarang dinyatakan bersalah pada kerumunan yang terjadi pada wisata air pada hari Sabtu (09/01/2021) yang dibubarkan oleh pihak kepolisian sektor Cikarang Selatan setelah mendapat laporan dan melihat langsung didalam wisata air tersebut.
Pengelola Waterboom dinyatakan melanggar sanksi administrasi Protokol Kesehatan Covid-19 yang menerangkan bahwa pada saat pandemi dilarang berkerumun dan wajib mematuhi protokol kesehatan pada sektor wisata.
Pada penyegelan wisata air Waterboom Lippo Cikarang turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi diantaranya, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, SH Selaku Ketua Gugus Tugas Kabupaten Bekasi, Kapolres Bekasi Kabupaten, Dandim 0509 Bekasi, Satpol PP Kab. Bekasi, Dinkes Kab. Bekasi, Unsur Polda Metro Jaya, Dinas Pariwisata, Pihak Pengelola Waterboom.
Setelah penyegelan dan seluruh pihak menanda tangai BAP yang dibuat dan atas kesepakatan bersama bahwa Waterboom Lippo Cikarang Disegel oleh Satpol PP selaku penegak Perda seluruhnya membubarkan diri dan proses penyegelan pun berjalan lancar dan kondusif.
Operasi Yustisi Gabungan Koramil dan Polsek Kedung Waringin, Berikan Efek Jera Kepada Pelanggar Prokes
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, dan sudah berlakunya PSBB Proporsional (PPPKM) sejak hari ini Koramil 13 Kedung Waringin bersama Polsek Kedung Waringin gelar operasi Yustisi gabungan di Wilayah. Senin 11/01/2021
Operasi Yustisi ini dilakukan di Perumahan Kedung Waringin RT 23 RW 04 Desa Kedung Waringin, Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, Jajaran Koramil 13 Kedung Waringin ikut serta untuk laksanakan giat tersebut dan Babinsa yang diterjunkan diantaranya Sertu Sardi dan Kopda Talim untuk lakukan Operasi Yustisi bersama Polsek Kedung Waringin.
Sertu Sardi bersama Kopda Talim bersama 7 personil anggota Polsek Kedung Waringin yang menggelar operasi yustisi untuk menegakan kepatuhan terhadap protokol kesehatan dengan mematuhi 3M dengan target masyarakat yang tidak menggunakan masker pada saat keluar rumah dan para pengguna jalan dan bagi para pelanggar yang kedapatan tidak menggunakan masker akan mendapatkan sanksi sosial yaitu “PUSH UP” bagi pelanggar laki – laki.
Dalam operasi Yustisi tersebut petugas mendapati masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker pada saat keluar rumah.
Sertu Sardi mengatakan “giat operasi yustisi ini tujuan supaya masyarakat selalu ingat menggunakan masker dan sanksi yang diberikan bisa menjadi efek jera bagi para pelanggar, dan membuat masyarakat sadar akan pentingnya prokes Covid-19, giat ini juga dalam rangka untuk mencegah penularan Covid-19″.Ujar Sertu Sardi
Sedangkan menurut keterangan dari Danramil Kapten Chb Agus Trijoko mengatakan bahwa giat ini bisa menjadikan masyarakat yang sadar akan kesehatanya sendiri karena pentingnya mentaati peraturan protokol kesehatan agar terbebas dari penyebaran Covid-19
“Dengan melakukan Operasi Yustisi ini salah satu kegiatan yang efektif agar memberi efek jera kepada masyarakat sehingga masyarakat sadar akan kesehatan dan menjaga dirinya dari penyebaran Covid-19 yang masih pandemi di Indonesia”.Tutup Danramil Kapten Chb Agus Trijoko
Babinsa Koramil 02/Tarumajaya Gelar Komsos Dengan Nelayan
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Babinsa Pelda Rahmat Koramil 02/Tarumajaya melaksanakan Komsos dengan para nelayan, Kampung Pal Rt 01/01 Desa Segarajaya Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi, Minggu (10/01/2021).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Babinsa untuk membahas pendapatan hasil nelayan selama Pandemi covid19 ini. ketika nelayan sedang beristirahat, berhubung cuaca saat ini tidak memungkinkan mereka untuk melaut sehingga kesempatan tersebut di manfaatkan oleh babinsa untuk melaksanakan komsos sambil bercengkrama bersama nelayan dipinggir pantai Desa Segarajaya.
Pada kesempatan itu Yudi dan Rohadi serta Ahmadi beberapa Nelayan Desa Segarajaya mengatakan, bahwa tangkapan ikan yang mereka dapatkan saat ini sangat kurang karena faktor cuaca yang tidak mendukung, seperti badai dan ombak besar.
Selain membahas hasil tangkapan ikan untuk tarap hidup bagi mereka cukup lumayan untuk keseharian nya, akan tetapi Babinsa slalu mengingatkan akan hidup bersih dari segala penyakit, kaitanya Pandemi Covid 19 belum berakhir supaya tetap selalu mematuhi Protokol Kesehatan memakai masker, cuci tangan dan jauhi kerumunan. tegas nya
“Kami selaku nelayan mengucapkan terima kasih atas kedatangan bapak Babinsa Koramil 02/Tarumajaya ketempat kami,” ujar Yudi salah satu dari nelayan Segarajaya.
Wujudkan Lingkungan Bersih, Koramil 02/Tarumajaya, Bersama Perangkat Desa Bergotong – Royong
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Dalam rangka menciptakan lingkungan Kantor Desa yang sehat, di masaa Pandemi Covid-19 ini, Babinsa Koramil 02/Tarumajaya, Serda Permadi bersama masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan di Desa Setia mulya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Minggu (10/01/2021).
Menurutnya, kebersihan lingkungan Desa adalah fasilitas pelayanan publik mempunyai peranan yang sangat penting dan tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Menjaga kebersihan lingkungan sama artinya menciptakan lingkungan yang sehat, bebas dari kotoran, sampah dan bau tak sedap.
“Dengan lingkungan yang sehat, kita tidak akan mudah terserang penyakit,” katanya.
Lebih lanjut Serda Permadi mengatakan, menjaga lingkungan sekitar adalah tanggung jawab bersama setiap warga. Kondisi lingkungan yang bersih merupakan cerminan hati yang bersih yang diterjemahkan dalam tingkah laku. Karena itu, dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan sekitar, salah satu upaya yang bisa dilakukan warga adalah peduli dengan lingkungan sekitar, membuang sampah pada tempatnya dan ikut serta membersihkan lingkungan.
“Tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan tidak selalu dibebankan kepada petugas kebersihan lingkungan. Sebab mereka hanya bertugas sesuai jadwal dan areanya masing-masing,” tegasnya.
Lingkungan yang bersih dan sehat tentu tak akan tercipta bila warga tidak berperan aktif, masa bodoh dan hanya mengandalkan petugas kebersihan. “Semoga Desa Setia mulya kita semakin bersih dan nyaman bagi masyarakat, Kebersihan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, dan keasrian lingkungan agar kita semua terhindar dari penyakit,” pungkas Permadi.
Serda Parmadi Berharap, selain desa binaannya menjadi bersih dan asri.
“Dirinya sangat apresiasi kepada warga masyarakat yang sudah kompak dan antusias malaksanan kerja bakti ini , karena kalau desa kita bersih kita juga yang bangga” tegas Serda Parmadi.
Dalam kegiatan kerja bakti tersebut selain Serda Parmadi dan warga masyarakat turut hadir PJ.Kepala Desa Setia Mulya Bapak Suseno.Spd. di dampingi para Kaur dan Kadus . sangat berterima kasih, gotong royong ini bisa terlaksana berkat bantuan dari babinsa yang berperan serta aktif peduli akan lingkungan desa setiamulya ini. ungkap kadus
Babinsa Koramil 13 Kedung Waringin Aktif Lakukan Komsos Kepada Masyarakat Guna Sosialisai Pentingnya Mematuhi 3M
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Babinsa yang bertigas di Desa Karang Harum selalu aktif lakukan Komsos guna sosialisasikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dengan lakukan 3M denga n dengan baik diantaranya pentingnya memakai masker disaat keluar rumah.
Babinsa Koramil 13 Kedung Waringin yang bertugas di Desa Karang Harum Sertu Kholiq lakukan komsos kepada masyarakat guna memberikan sosialisasi tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan dengan lakukan 3M dengan baik diantaranya pentingnya memakai masker pada saat keluar rumah.
Karena di Kabupaten Bekasi ini kasua penyebaran Covid-19 kini sedang meningkat dan masyarakat wajib menjaga kesehatan demi keselamatan bersama agar tidak ada yang terpapar Covid-19, Sertu kholiq lakukan komsos ini di kampung Rawakuda RT 02 RW 01 Desa Karang Harum, Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi. Minggu (10/01/2021)
Komsos ini dilakukan guna masyarakat sadar dan paham agar tetap menjaga protokol kesehatan dan selalu menjaga kesehatan sehari – hari dan selalu gunakan masker pada saat keluar rumah.
Sertu Kholiq berikan himbauan kepada masyarakat diantaranya Bapak Enyah, Bapak Okah Lesamana dan Bapak Kasmin di wilayah binaan Koramil 13 Kedung Waringin.
“Dengan lakukan Komsos ini saya berharap masyarakat bisa memahami pentingnya memakai masker pada saat keluar rumah guna mematuhi protokol kesehatan dan menjaga masyarakat agar tidak terpapar Covid-19”. Ujar Sertu Kholiq
Danramil Koramil 13 Kedung Waringin Kapten Chb Agus Trijoko sendiri mengatakan “Saya selalu menghimbau kepada seluruh Babinsa yang turun langsung ke wilayah agar selalu sosialisasikan pentingnya menjaga protokol kesehatan dengan baik”. Pungkasnya
Boy Rafli Amar, sosoknya Mirip Jenderal Hoegeng, Kapolri Jujur dan Teladan Bhayangkara
GUE JABAR || Jenderal Hoegeng merupakan sosok Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang dikenal tegas dan teguh menjaga kehormatan serta citra Polri. Integritasnya yang tinggi terhadap bangsa dan negara mengundang guyonan Presiden Republik Indonesia keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam sebuah diskusi di Bentara Budaya Jakarta, bahwa hanya ada tiga polisi jujur di Indonesia: polisi tidur, patung polisi, dan Jenderal Hoegeng.
Dalam guyonan itu, Gus Dur menyinggung upaya pemberantasan korupsi pasca-Reformasi 1998 yang dilakukan Polri sebagai salah satu institusi yang diharapkan dapat segera berbenah guna menghadirkan citra Polri yang lebih baik di masyarakat.
Guyonan Gus Dur terhadap sosok Hoegeng dinilai sejumlah kalangan cukup pantas. Kejujuran dan integritas yang melekat dalam diri Hoegeng selama menjalani tugas sebagai seorang polisi terkenal jauh sebelum ia menyandang bintang empat di korps tribrata. Saking jujurnya Hoegeng, ia bahkan pernah disantet oleh seorang polisi korup saat memimpin Badan Reserse dan Kriminal di Kepolisian Sumatera Utara.
Kisahnya terjadi saat Hoegeng sering menangani kasus perjudian dan penyelundupan barang-barang mewah dari Singapura ke Indonesia berupa radio, tape recorder, dan arloji serta penyelundupan barang-barang dari Indonesia ke Singapura berupa minyak nilam dan karet.
Kabarnya, para penyelundup mendapat perlindungan dari aparat kepolisian yang korup.
Oknum polisi itu dendam dengan sikap Hoegeng. Ia lantas menyantet Hoegeng dengan meminta bantuan dari seorang dukun.
Saat dikirim santet, Hoegeng pasrah menerimanya. Hingga suatu hari datang seseorang mengaku dukun yang telah menyantetnya. Di hadapan Hoegeng, dukun itu mengaku bahwa dirinyalah yang telah menyantet Hoegeng atas permintaan polisi korup tersebut. Sang dukun mengaku menyesal dan meminta maaf kepada Hoegeng. Ia pun lalu mengobati Hoegeng.
Selain pernah disantet karena ketegasannya, Hoegeng juga pernah difitnah rekan sejawatnya di kepolisian.
Dilansir dari buku Hoegeng: Polisi dan Menteri Teladan karya Suhartono (2013), Hoegeng dipanggil Presiden Soekarno.
Saat itu, Presiden ingin menanyakan kebenaran kabar yang menyebut Hoegeng ingin menggulingkan atasannya, Soetjipto Joedodihardjo yang menjabat sebagai Kapolri sekaligus Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian (Pangak).
Ketika ditanya Presiden, Hoegeng terkejut lantas bertanya,”Siapa yang bilang?”.
Presiden Soekarno lantas menyebut satu nama. Hoegeng lalu minta agar dirinya dikonfrontasi dengan orang tersebut.
Presiden setuju dan menjadwalkan pertemuan dengan orang yang bersangkutan untuk mengkonfrontasi tuduhan itu.
Saat dikonfrontasi dengan orang tersebut, Hoegeng membawa buku besar yang menjadi catatan hariannya. Di hadapan Presiden, Hoegeng membenarkan bahwa dirinya memang didatangi oleh yang bersangkutan di kantor dan di rumahnya.
Secara rinci Hoegeng menyebutkan tanggal dan pertemuannya, serta isi detail pembicaraannya. Hoegeng juga membeberkan jawabannya setelah diajak yang bersangkutan untuk menggulingkan Menteri/Pangak Jenderal Pol Soetjipto.
Dalam pertemuan itu, Hoegeng memang diajak untuk ikut menggulingkan Menpagak. Namun, di catatan buku itu, Hoegeng menyatakan tak bersedia ikut mendongkel Menteri/Pangak. Selama Pak Tjipto adalah atasan Hoegeng, Hoegeng tidak mau mendongkelnya. Apapun alasannya.
“Jadi sampeyan jangan memutarbalikkan fakta begitu, Wong sampeyan sendiri yang mengajak untuk mendongkel pak Tjipto, mengapa saya yang kemudian dituduh?” jelas Hoegeng sambil membacakan dan menunjukkan catatan Kepada Presiden dan orang yang bersangkutan.
Akhirnya, Presiden bertanya kepada polisi yang memfitnah Hoegeng. “Apakah yang diceritakan Hoegeng itu benar?” tanya Soekarno.
Polisi itu lalu menjawab “Inggih Kasinggian (ya betul),” jawab polisi itu.
Tak lama, seusai jabatan Soetjipto Joedodihardjo sebagai Kapolri berakhir, Hoegeng ditunjuk untuk menggantikan nya menjadi Kapolri ke- 5 sejak 1968 hingga 1971.
Polisi sederhana
Sederhana”, kata itulah yang juga melekat dalam sosok Hoegeng. Cerita kesederhanaan ini tidak hanya diperlihatkan Hoegeng saat menjabat Kapolri, melainkan juga saat menjabat Menteri/Sekretaris Presidium Kabinet pada Maret 1966-Juli 1966, dua tahun sebelum dilantik sebagai Kapolri.
Diketahui, selaku Menteri/Sekretaris Presidium Kabinet, Hoegeng menolak pengawalan pribadi baik di kantor dan di rumahnya. Kepada sekretarisnya saat itu, Soedharto Martopoespito, Hoegeng beralasan, dia tetap bisa bekerja dengan baik meskipun tanpa pengawalan yang diberikan oleh negara.
Hoegeng juga menolak tawaran pengawalan di depan rumah yang menurutnya akan membuat teman-temannya tak berani berkunjung ke rumah.
Kebiasaan itu berlanjut ketika Hoegeng ditunjuk menjadi Wakil Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian (Pangak) dan Menteri/Pangak sebelum berubah nama menjadi Kapolri.
Hanya ada dua ajudan dinas yang bergantian bertugas saat hari kerja dan staf ajudan yang membantunya sehari-hari.
Jenderal Hoegeng pun tak mengizinkan mereka mengenakan pakaian dinas kecuali ajudan dinas yang memang mendampinginya sehari-hari. Staf ajudan pun diminta hanya berpakaian preman.
Boy Rafli Amar
Cukup banyak kisah kejujuran, kesederhanaan dan keteladanan sosok Hoegeng. Saat ini hanya terhitung jari jumlah petinggi Polri yang keteladanannya semirip Hoegeng. Salah satunya adalah Komjen Pol Drs Boy Rafli Amar, yang diusulkan Kompolnas ke Presiden Republik Indonesia untuk menggantikan Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri.
Salah seorang CEO media, Doni Ardon membeberkan keteladanan Boy Rafli Amar saat meliput kejadian gempa berkekuatan 7,6 SR yang mengguncang Sumatera Barat dan daerah sekitarnya.
Menurut dia, gempa yang mengakibatkan 1.115 orang tewas dan 2.329 lainnya terluka, 279.000 bangunan mengalami kerusakan, serta berdampak pada 1.250.000 warga di kawasan mendapat perhatian serius dari Kombes Pol Drs. Boy Rafli Amar yang menjabat Kapoltabes Padang saat itu.
“Saya selalu ingat, pak Boy Rafli Amar tanpa ragu mempersilahkan kendaraan pribadinya digunakan komunitas relawan dan lembaga kemanusiaan yang terlibat dalam upaya bantuan kemanusiaan untuk Sumatera Barat”.
“Beliau juga menggalang kepedulian berbagai kalangan untuk meringankan beban para korban, membantu evakuasi dan mengajak insan media untuk menyajikan informasi informasi yang penting guna mempercepat penanganan gempa Padang,” ucapnya kepada rekan media di Bekasi, Minggu (10/01/2021) pagi.
Tak hanya itu, Kombes Boy Rafli Amar bahkan membiarkan rumah dinasnya dijadikan basecamp menginap para relawan dan insan media.
Sang mentor
Itulah sebutan pemuda Papua untuk Irjen Pol Boy Rafli Amar ketika menjabat sebagai Kapolda Papua. Boy Rafli Amar dinilai sosok jenderal yang tak pernah berjanji, tapi kinerjanya nyata dan dirasakan pemuda Papua.
Sang mentor pun tak pernah lelah membimbing pemuda Papua dengan cara memberikan nasihat, bimbingan, serta dukungan untuk kemajuan pemuda Papua.
“Bukan hanya itu saja, pelayanan dengan mengedepankan sikap humanis dan penuh kasih sayang selalu ditonjolkan oleh sang mentor untuk masyarakat Papua”.
“Kami sangat terharu. Beliau banyak mempertemukan saya dan teman-teman kepada pejabat Papua, bahkan membantu membuka jaringan, mempertemukan dengan sejumlah pihak pemangku kebijakan, baik di organisasi pemerintah maupun swasta,” kata Michael yang menjabat sebagai Direktur Cenderawasih Reading Center (CRC) kepada wartawan, belum lama ini di Papua.
Berani Jujur dan Hebat
Hal lain yang melekat pada sosok Boy Rafli Amar saat mengkampanyekan seluruh komponen bangsa untuk Berani Jujur dan Hebat. Brigjen Pol Boy Rafli Amar yang menjabat Karo Penmas Polri saat itu memasang spanduk raksasa ‘Berani Jujur Hebat’ pada akhir Desember 2012.
Pembentangan spanduk raksasa dilakukan Boy Rafli Amar untuk memberi efek pencegahan dan meminimalisir tindak pidana korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) di tubuh Polri serta untuk lebih meningkatkan keterbukaan dari para anggota Polri.
“Sejalan dengan tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini dan ke depan yang sangat kompleks, sangat tepat jika Presiden Republik Indonesia Ir H. Joko Widodo menunjuk dan memilih Komjen Pol Boy Rafli Amar untuk menggantikan Kapolri Idham Azis yang akan pensiun pada awal tahun ini,” komentar Ketua Umum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia, Moh. Fauzan Rahman.