Pembagian Sembako Dan Vaksinasi Muspika Kedungwaringin Didampingi Ormas Pejuang Siliwangi
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Ketua DPAC Pejuang Siliwangi Kedungwaringin, Yusup dampingi Polisi Sektor Kedungwaringin dan Camat daerah setempat bagikan sejumlah sembako kepada warga terdampak wabah Covid 19.
Selain itu, kata Kong Mpe sapaan akrabnya hal ini menjadi bukti bahwa Ormas Pejuang Siliwangi berperan aktip dalam membantu pemerintahan serta pengamanan demi mewujudkan sinergitas antara abdi negara dengan masyarakat.
“Sembako yang disalurkan langsung oleh Polsek Kedungwaringin ini semoga menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat ditengah-tengah PPKM Darurat ini,” ucap Kong Mpe.
Selain kegitan bantuan sembako, pihaknya juga ikut berpatisipasi dalam upaya pencegahan penularan coronavirus disease 2019 di Kabupaten Bekasi dengan menghimbau agar masyarakat mengikuti vaksinasi masal sebagai upaya pencegahan.
“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Ketua Forum BPD Kedungwaringin yang sudah mensuport upaya kami untuk kegiatan sosial,” ungkapnya.
Dia berharap hubungan baik Ormas Pejuang Siliwangi dengan pemerintah dan pihak kepolisian berjalan sesuai harapan.
“Kami akan terus berupaya melakukan sineegitas dengan baik sehingga menciptakan selogan kami Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Siliwangi,” pungkasnya.
Polsek Kedungwaringin Berikan Bantuan Kepada Masyarakat Yang Lakukan Isoman
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Jajaran Polres Metro Bekasi Polsek Kedungwaringin terus bergerak melakukan sosialisasi demi efektivnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di perpanjang atau yang di sebut dengan PPKM Darurat Level 4 untuk Jawa Bali. Hal itu di tunjukkan dengan melakukan operasi aman nusa 2 tahun 2021 di Kp. Pacing RT 04 RW 06, Desa Waringin Jaya, Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi. (Rabu, 28/07/2021).
Pelaksanaan tersebut di barengi kegiatan bakti sosial yang di pimpin langsung oleh AKP Bambang Tri Mulyono SH.,MM, selaku Kapolsek Kedungwaringin beserta 9 personil polsek Kedungwaringin dengan melibatkan aparatur Desa Waringin Jaya dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Pejuang Siliwangi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Kedungwaringin.
“Semoga masyarakat bisa terbantu dengan adanya bantuan ini, sasaran kita sendiri adalah masyarakat yang benar benar terdampak pandemi Covid-19, dan juga masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri karena aktivitasnya dibatasi, bagaimanapun orang yang sedang isolasi mandiri itu orang yang sedang berjuang melawan penyakitnya,”Ucap Kapolsek.
Pada kesempatan itu Kapolsek memberikan sembako berupa beras kepada warga masyarakat yang terdampak covid 19. Hal itu di lakukan guna memberikan efek penguatan mental kepada penderita yang sedang dalam masa isolasi mandiri. Dia menganggap orang yang sedang isolasi mandiri merupakan pejuang yang sedang berupaya memutus mata rantai covid dengan tidak menukarkan kepada yang lain.
Hal tersebut di benarkan oleh Yusuf Ketua PAC Pejuang Siliwangi. Yusuf sependapat dengan Kapolsek bahwa orang yang isolasi mandiri itu adalah seorang pejuang dan harus di dukung penuh perjuangannya dalam memutus mata rantai covid 19 dengan cara menopang pangan untuk kebutuhan sehari harinya.
“Saya setuju dan sangat berterimakasih sekali kepada bapak Kapolsek beserta jajaran yang membantu memberikan sembako kepada warga. Tentunya ini jadi pelajaran buat kita semua agar lebih menumbuhkan kesadaran sebagai dalam kehidupan sosial di masyarakat, jauhi dan hindari penyakitnya bukan orangnya,” terangnya pria yang akrab di sapa Kong Empe.
Pada saat pembagian sembako itulah Kapolsek beserta jajaran dan seluruh yang terlibat berkesempatan sekaligus memberikan himbaunya kepada masyarakat agar senantiasa selalu menjalankan atau menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker saat beraktivitas, agar tidak berkerumun dan selalu menjaga jafak, mencuci tangan dengan sabun serta tentunya istirahat yang cukup agar imun tetap terjaga. Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan dengan aman dan tertib juga terlihat ada kehangatan antara warga dan petugas tanpa ketegangan sebagaimana biasanya.
PT Sumber Alfaria (Alfamart) yang berdomisili di Desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi salurkan CSR (Bantuan) kepada warga Pasirsari yang terdampak Covid-19, Selasa (27/07/2021).
Sebanyak 200 Paket sembako diserahkan kepada pemerintahan desa untuk dibagikan kepada masyarakat yang tidak mampu yang terdampak Covid-19.
Bantuan tersebut diterima langsung secara simbolis oleh kepala desa Pasirsari H.Suparta di Halaman Kantor Desa Pasirsari.
Saat dikonfirmasi perwakilan dari pihak Alfamart yaitu Bapak Reza yang bertindak sebagai Corporate Comunication memaparkan kepada awak media bahwa bantuan tersebut adalah CSR dan untuk masyarakat yang kurang mampu dan terdampak Covid-19.
H.Suparta Saat Menerima Bantuan Paket Sembako Secara Simbolis
“Bantuan ini kami berikan untuk masyarakat sekitar perusahaan yang kurang mampu yang terdampak Covid-19 yang menyebabkan perekonomianya semakin susah,” Ucap Reza.
Masih kata Reza “Kami disini memberikan bantuan untuk wilayah terdekat dahulu, salah satunya ini Desa Pasirsari karena kami kan berdomisili di Desa Pasirsari, maka lebih kita dahulukan untuk warga Desa Pasirsari,” Tutupnya.
Ditempat yang sama Kepala Desa Pasirsari H.Suparta mengatakan bantuan ini nantinya akan dibagikan setiap RT nya dan sudah ada datanya, jadi bisa lebih terkoordinir untuk penyaluranya sendiri.
“Nanti tiap RT membawa data dan RT yang akan membagikan bantuan ini, saya juga ucapkan terima kasih kepada pihak Alfamart yang sudah mau memberikan bantuan kepada warga kami yang kurang mampu dan terdampak Covid-19, dengan adanya bantuan ini warga pasirsari yang kurang mampu merasa sangat terbantu sekali,” Pungkasnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Syahrir SE., M.Ipol bersama Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menghadiri kegiatan Sentra Vaksinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar di Komplek Stadion Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, Selasa (27/7/2021).
Menurut Syahrir, ditengah tingginya penyebaran Covid 19, pihaknya mendorong sekaligus mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat gencar melakukan vaksinasi massal yang sangat dibutuhkan masyarakat Jawa Barat saat ini.
“Saya mengapresiasi kegiatan vaksinasi massal ini sebagai upaya pencegahan yang lebih meluas lagi dikalangan masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.
Bahkan, lanjutnya, vaksinasi Covid 19 di Jawa Barat masih terbilang rendah. Karena itu, perlu gerakan vaksinasi yang masive untuk memaksimalkan vaksinasi disemua sektor instansi dilingkungan Pemprov Jabar. Hal itu harus diperhatikan secara serius, mengingat peningkatan yang signifikan khususnya di daerah Kabupaten Bekasi sebagai penyangga ibu kota DKI Jakarta. Seperti yang diketahui Jakarta dinyatakan sebagai episentrum penyebaran Covid 19.
“Harus ada inisiasi dari masing-masing instansi agar membantu program pemerintah dalam penyelenggaraan vaksinasi massal,” katanya.
Dirinya berharap agar masyarakat Jawa Barat juga turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan vaksinasi didaerahnya. Tentu semua pihak menginginkan pandemi dapat segera berakhir. Terlebih dalam masa PPKM level tertentu yang berbeda-beda di setiap daerah.
“Sejauh ini antusiasme dan kesadaran masyarakat cukup tinggi, sehingga dalam setiap penyelenggaraan vaksinasi selalu melebihi target,” ucapnya.
Pemdes Pasirsari Terus Gencar Lakukan Vaksinasi Bersama Polsek Cikarang Selatan
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Pemdes Pasirsari bersama Polsek Cikarang Selatan kembali melaksanakan kegiatan Vaksin gratis untuk masyarakat. Kegiatan sendiri dilaksanakan di RW 006 Desa Pasirsari Kecamatan Cikarang Selatan Bekasi.
Kegiatan kali ini seperti biasa ditinjau langsung oleh Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Sutrisno. Dalam keterangannya kepada awak media Kompol Sutrisno mengatakan ,” Kegiatan ini merupakan perintah dari Polres Metro Bekasi ke jajaran Polsek-Polsek.
Kita mendukung percepatan program vaksinasi sehingga segera tercapai Herd Imunity di masyarakat, dan untuk kegiatan kali ini disediakan sebanyak 500 Vaksin dan akan terus bertambah sehingga seruruh masyarakat tervaksin, tapi sementara disesuaikan dengan ketersediaan Vaksin” ujarnya.
Berbeda dengan sebelumnya kegiatan Vaksin kali ini melibatkan perusahaan Swasta yang ada diwilayah setempat. Untuk kali ini yang mendapat kesempatan adalah PT. Pahala Bahari Nusantara yaitu sebuah perusahaan pengolahan ikan tuna.
Menurut Kompol Sutrisno sesuai arahan pemerintah untuk melibatkan perusahan-perusahaan swasta agar memberikan CSR nya agar bisa segera tercapai percepatan Vaksinasi.
Sementara itu Ibu Iis Darliah Staf HRD PT. Pahala Bahari Nusantara menerangkan bahwa adanya kerjasama Vaksinasi ini perusahaan sangat terbantu karena karyawan bisa mendapatkan akses Vaksin yang mudah dan lokasinya tidak jauh. “
Saat ini karyawan ada sekitar 2.000an orang dan yang sekarang di Vaksin sekitar 300 orang, kami berharap terus terjalin kerjasama dengan pemeritahan desa dan intansi terkait agar seluruh karyawan bisa di Vaksin”.
Menurut pantauan awak media untuk kegiatan Vaksin kali ini antusias dari warga sedikit menurun dibanding kegiatan-kegiatan Vaksin sebelumnya. Menurut H. Rifa Yusrizal, SE Pimpinan Relawan Siaga Desa Pasirsari, Hal ini terjadi karena kurangnya waktu untuk sosialisasi kepada masyarakat.
H. Rifa Yusrizal, SE berharap kedepannya agar kegiatan vaksinasi ini direncanakan dan diberi waktu sosialisasi yang cukup sehingga bisa maksimal. “Kami kali ini masih menjadi Fasilitator untuk kegiatan Vaksin, kalaupun harus jadi operator, kami siap karena sudah mempunyai relawan dan petugas entry data yang sudah cukup terlatih” ujarnya.
Berkat kesigapan panitia dan Relawan Siaga desa Pasirsari, kegiatan berjalan aman dan lancar sesuai protokol kesehatan.
Hari Ketiga Menjabat PJ Bupati Bekasi, Dr.Dani Ramdan Salurkan Bantuan Dari Pemprov di Desa Mekarmukti
Guejabar.com-Kabupaten Bekasi
Dihari ke-3 menjabat sebagai PJ Bupati Bekasi, Dr.H.Dani Ramdan MT, lakukan kunjungan dan serahkan bantuan dari Provinsi Jawa Barat di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Sebanyak 300 Paket sembako diberikan kepada warga Desa Mekarmukti yang terdampak Covid-19 dan yang melakukan Isolasi Mandiri.
Dalam kunjunganya ini PJ Bupati Bekasi Dr.H.Dani Ramdan, MT, memperkenalkan dirinya sebagai PJ Bupati Bekasi menggantikan Bupati Definitif yaitu Alm H.Eka Supria Atmaja SH, dikarenakan kekosongan Wakil Bupati dan Sekda sendiri masih PLH dan Definitifnya Dr.H.Dani Ramdan adalah Kadis BPBD Provinsi Jawa Barat.
Bantuan ini difokuskan kepada masyarakat yang sedang melakukan Isoman dan masyarakat yang ekonomi nya sangat rendah akibat terdampak pandemi Covid-19.
“Bantuan ini dikhususkan kepada masyarakat yang sedang melakukan Isoman dan kedua yang ekonominya sangat rendah akibat terdampak Covid-19,” Ucap Dani Ramdan.
“Kita semua berharap semoga pandemi ini secepatnya berakhir agar warga yang sulit untuk berusaha, dapat kembali bekerja secara normal,” Tambahnya.
Kepala Desa Mekarmukti mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan kepada warganya.
“Saya selaku kepala desa Mekarmukti ucapkan terima kasih atas bantuan untuk warga kami yang terdampak Covid-19 dan yang sedang melakukan isolasi mandiri, bantuan ini juga diserahkan langsung kepada warga, kami pihak pemerintahan desa mendampingi penyaluran bantuan tersebut,” Ucap Kepala Desa Mekarmukti Dede Sulaeman, S.Kom.
BST Tahap Lanjutan Sudah Terealisasi Untuk Warga Pasirsari
Guejabar.com – Kabupaten Bekasi
Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga yang terdampak Covid19 kini sudah dicairkan kembali oleh Kementrian Sosial RI, dan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
Dan sekarang sudah disalurkan ke beberapa desa diantaranya Desa Pasirsari, Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Minggu 25/07/2021.
Sebanyak 322 KK menerima bantuan BST tersebut, dan disalurkan oleh PT Pos Indonesia dengan didampingi PSM Desa Pasirsari (Erna).
Erna PSM Desa Pasirsari mengatakan kepada awak media, “Pembagian ini baru terealisasi untuk bulan mei dan juni sedangkan bulan juli belum dicairkan, dan pembagian kali ini sangat menurun sangat dratis sekali dari yang sebelumnya, mungkin karena validasi data,” Ucap Erna.
Kepala Desa Pasirsari H.Suparta saat dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan “Dengan adanya bantuan ini masyarakat yang menerima BST ini sangat merasa terbantu dan saya berpesan bantuan ini dipergunakan sebagai mana mestinya, seperti yang kita ketahui pandemi ini sangat membuat masyarakat merasa kesulitan terutama dalam hal ekonomi,” Pungkas Kades H.Suparta.
Penyaluran bantuan BST ini juga dibagi setiap dusun dan dibagikan di masing masing RT nya, dan dikawal ketat oleh Relawan Pasirsari Siaga, Binmaspol dan Karang Taruna.
Pemerintah Kabupaten Bekasi baru saja memiliki Pj Bupati Bekasi Dr. H. Dani Ramdan, MT yang telah resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj.) Bupati Bekasi yang berlangsung di Kantor BPBD, Bandung, Jawa Barat. Pengangkatan itu tertuang dalam Keputusan Mendagri Nomor 131.32-1374 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Bekasi, yang ditetapkan di Jakarta, 21 Juli 2021.
Setelah resmi Dr H.Dani Ramdan sebagai Pj Bupati Bekasi, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mendatangi Kompleks Pemda Kabupaten Bekasi, pada Jumat (23/7/2021).
Kedatangannya itu untuk memberikan arahan Dani Ramdan usai dilantik sebagai Penjabat Bupati Bekasi.Selain memberi arahan kepada Pj Bupati Bekasi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan,terkait tidak kunjung dilantiknya Wakil Bupati Bekasi.
Sebelumnya, setelah lengsernya Bupati Bekasi Sebelumnya Neneng Hasanah Yasin tersandung kasus Korupsi, Posisi Bupati Bekasi digantikan oleh H. Eka Supri atmaja yang pada saat itu menjabat sebagai Wakil Bupati mendampingi Neneng Hasanah Yasin & Kursi Wakil Bupati Kosong.
Kosongnya kursi Wakil Bupati,melalui Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Pemilihan Wabup Bekasi Sisa Masa Jabatan 2017-2022 18 Maret 2020 lalu.
Agenda pemilihan tersebut dihadiri 40 anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari total 50 anggota DPRD Bekasi dan diikuti dua calon wakil bupati, yakni Akhmad Marjuki dan Tuti Nurcholifah Yasin dengan perolehan 40 suara untuk Akhmad Marjuki dan 0 suara untuk Tuti Nurcholifah Yasin.Unggulnya Akhmad Marjuki dalam pemilihan Wakil Bupati tak kunjung dilantik sampai saat ini.
Menanggapi hal itu Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menjelaskan, tak kunjung dilantiknya Wakil Bupati Bekasi lantaran adanya prosedur yang tidak sesuai dengan aturan, khususnya dalam pelaksanaan pemilihan kala itu.
Menurutnya masalah wakil itu memang ada persoalan mengenai prosedur. Saat proses berlangsung, provinsi menyarankan tidak dilantik atau diulang kembali sehingga kami memutuskan menolak hasil pemilihan tersebut.
“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, dalam rekomendasi dua nama yang diajukan partai koalisi haruslah dua sama. Namun dalam pelaksanaannya, ada perbedaan nama yang direkomendasikan partai koalisi.” Terang Tito
Dirinya menambahkan,Di tingkat partai ada yang menarik dukungan, keluar surat yang baru lagi, keluar nama lain.
Kemudian berdasarkan aturan yang sama, pengusulan nama calon kandidat Wakil Bupati Bekasi kepada DPRD seharusnya diserahkan partai koalisi kepada Bupati Bekasi.
“Menurut (almarhum) bupati saat itu pengusulan melalui DPRD, jadi bukan melalui beliau,” ucapnya.
Seandainya saat itu seluruh partai koalisi menyepakati usulan nama calon yang sama, kata Tito, pihaknya dapat segwra memproses setelah ada pengajuan kepada Gubernur Jawa Barat.
“Asal mereka menyetujui tetapi jika masih banyak yang mempermasalahkan dan meminta diulang, kita kaji lagi aturannya,” ucapnya.
Tito berpendapat, jika kini DPRD Kabupaten Bekasi kembali mengusulkan nama yang sama untuk dilantik menjadi Wakil Bupati Bekasi kemungkinannya kecil. Mengingat masa jabatan yang akan diemban sudah tidak memenuhi persayaratan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Nanti kita kaji lagi apakah ada celah hukum yang memungkinkan itu. Seharusnya 18 bulan sebelum akhir masa jabatan tidak bisa diganti lagi karena kita juga ingin ada pimpinan yang kuat dan legitimed,” tandasnya.
Mengantisipasi dampak di perpanjangnya PPKM level 4,dan imbas covid 19, satuan reksrim polres metro Bekasi, membagikan dua ratus sembako kepada warga tidak mampu yang tinggal di pemukiman kumuh, pengemis jalan,pemulung,tukang ojek para pedagang kecil yang memang terdampak wabah covid 19 (Jumat/23/7).
Dengan sistem menelusuri jalan yang berada di jalan raya pasir Gombong, jalan raya RE Martadinata dan beberapa jalan raya lainnya, petugas Satreskrim Polres metro bekasi satu persatu mendatangi warga untuk memberikan bantuan sembako yang berbentuk beras,mie instan, beberapa makanan siapa saji dan masker untuk langsung di berikan kepada warga masyarakat kabupaten Bekasi.
Di beberapa lokasi jalan tersebut, petugas satreskrim polres metro Bekasi memprioritaskan bantuan kepada warga yang bener – benar terdampak akibat perpanjangan massa PPKM Level Empat dan Imbas pamdemi covid 19.
Diantara bantuan sembako yang di berikan petugas satreskrim polres metro Bekasi yaitu warga yang tinggal di pemukiman kumuh, para tukang becak,pemulung,dan pedagang kaki lima, yang memang berhak mendapatkan bantuan.
Kasat reskrim polres metro bekasi AKBP Andi Oddang Riuh Hutomo yang memimpin langsung pembagian sembako pada warga tidak mampu mengaku, bantuan yang di berikan di prioritaskan kepada warga tidak mampu dan memang terdampak PPKM level 4 dan covid 19.
“hari ini sebanyak dua ratus paket sembako kita berikan kepada warga tidak mampu yang tinggal di tempat kumuh dan padat, tukang ojek,pemulung dan lainnya dengan sistem mobile di beberapa tempat di wilayah kabupaten Bekasi” ujar Kasat reskrim polres metro bekasi AKBP Andi Oddang Riuh Hutomo di sela pembagian sembako pada warga.
“Kami berharap dengan bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban warga selama ppkm level 4 dan pamdemi covid 19, kami juga akan terus melakukan kegiatan serupa agar warga dapat terbantu dan tidak kwatir dengan kondisi seperti saat ini” tandes Andi Oddang Riuh Hutomo
Kasat Reskrim Polres metro Bekasi juga meminta kepada warga masyarakat agar tidak mudah percaya dengan adanya informasi hoax dan informasi yang menjurus ke arah provokasi atas kebijakan yang di berlakukan oleh pemerintah saat ini.
Polisi Sektor Kedungwaringin terus berupaya melakukan pencegahan wabah Covid 19 dengan memberikan vaksinasi gratis kepada warga Desa Waringin Jaya, Kecamatan Kedungwaringin.
Kapolsek Kedungwaringin AKP Bambang Tri Mulyo menyebutkan, pemberian vaksin kali ini berjumlah 100 untuk warga perumahan Perum Bumi Waringin Indah 1 Blok D Rt 08/07 wilayah setempat.
“Vaksinasi Presisi ini dilakukan pada kegiatan Bhakti Kesehatan Bhayangkara untuk Negeri oleh Polsek Kedung Waringin guna mencegah penyebaran Covid 19,” ucapnya.
Pihaknya mengaku akan terus berupaya menekan laju penularan wabah Covid-19 yang belakangan terus mengalami peningkatan di Kabupaten Bekasi.
“Kami akan terus berupaya melakukan langkah-langkah konkret dalam menekan laju penyebaran virus tersebut diantaranya dengan melaksanakan kegiatan PPKM darurat dan pencegahan pencegahan sesuai anjuran pemerintah,” tegasnya.
Kalau bukan kita, kata dia yang sama-sama menjaga siapa lagi dan kalau tidak mulai dari sekarang kapan lagi, maka dari itu sayangi diri kita, sayangi keluarga kita dan sayangi sesama untuk terbebas dari ancaman Covid-19 ini.
“Saya menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi 5M yaitu masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak membatasi serta membatasi mobilitas,” ujarnya.
Adapun persyaratan untuk mendapatkan vaksin covid-19 ini dengan fotokopi KTP dan membuat pendaftaran terlebih dahulu.
Serta tidak memiliki riwayat penyakit diantaranya, pernah menderita Covid-19, mengalami gejala infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) seperti batuk, pilek, dan sesak napas dalam 7 hari terakhir lalu sedang mendapatkan terapi jangka panjang terhadap kelainan darah, gagal jantung atau jantung koroner, autoimun seismik seperti SLE/Lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya.
Kemudian, penyakit kronis, sedang menjalani hemodialisis, dialisis peritoneal, transplantasi ginjal, sindroma nefrotik dengan kortikosteroid, menderita Reumatik Autoimun atau Rheumatoid Arthritis, penyakit saluran pencernaan kronis, penyakit hipertiroid atau hipotiroid karena autoimun, penyakit, kelainan darah, Imunokompromais atau defisiensi imun dan atau atau penerima produk darah atau transfusi.