Pekan Bekasi Bebas Banjir, Desa Sukarahayu Lakukan Gotong Royong Membersihkan Saluran Irigasi
GUE JABAR || Kab.Bekasi – Pekan Bekasi Bebas Banjir juga dilakukan Pemdes Sukarahayu dengan mengajak seluruh aparatur Desa dan masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan dan melakukan normalisasi saluran irigasi untuk memperlancar aliran air saat musim penghujan datang nanti.
Pencanangan Bekasi Bebas Banjir ini sudah diresmikan oleh bupati Bekasi H.Eka Supria Atmaja bersama Forkopimda.
Kegiatan ini untuk menjalankan program Bupati Bekasi Gotong Royong Pekan Bekasi Bebas Banjir, Kegiatan ini yang dipimpin langsung oleh kepala desa Sukarahayu H.Maryadi Susanto terlihat sekali antusias warga karena ini semua demi kebaikan bersama.
“Kegiatan Pekan Bekasi Bebas Banjir ini adalah program Bupati Bekasi yang mencanangkan untuk melakukan pembersihan sampah dan normalisasi tempat aliran air” ujar H.Maryadi
“Program ini juga menurut saya sangat bagus karena bupati sudah melakukan bersama maka saya sebagai kepala desa siap mendukung program Bekasi Bebas Banjir ini karena kegiatan ini sangat baik untuk masyarakat agar nanti musim penghujan tidak ada banjir di Bekasi.”tutup H.Maryadi
Terima Sertifikat PTSL, Salah Satu Warga Jatibening Bilang Begini
GUE JABAR || Bekasi – Badan Pertanahan Nasional dari Kantor Pertanahan Kota Bekasi, melaksanakan penyerahan Sertifikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) Tahun 2020 pada, Jumat (13/11/2020) Siang, di Tempat Kediaman Ketua Pokmas (Kelompok Masyarakat) Jatibening, Jl. Al Hidayah 2 No. 27, RT. 02/RW. 02, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok gede.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Ibu Titut Haryani sebagai Koordinator Tim Yuridis wilayah Jatibening di dampingi 3 orang rekan BPN Kota Bekasi lainnya, Jamaludin Lurah Jatibening, dan H. Abd. Rachman Nawawi (Oman) Ketua Pokmas (Kelompok Masyarakat) Kelurahan Jatibening, serta beberapa masyarakat yang akan menerima Sertifikat PTSL Tahun 2020.
Kepada media, H. Oman menjabarkan, kegiatan penyerahan Sertifikat PTSL yang dilakukan itu merupakan Tahap Pertama dari hasil proses pelengkapan berkas Tim Pokmas Kelurahan Jatibening. Berdasarkan keterangan dari Ketua Pokmas Jatibening, sebanyak 50 Sertifikat mulai dibagikan kepada masyarakat, dari total jumlah kuota yang dimiliki wilayah Kelurahan Jatibening mencapai 700 Sertifikat pada Tahun 2020.
Selama proses pembuatan Sertifikat, Ketua Pokmas PTSL Kelurahan Jatibening mengaku belum pernah menemukan masalah, “Kendala tidak ada. Cuma ketika warga melalui Pokmas mengajukan ke BPN, ada beberapa persyaratan-persyaratan yang belum lengkap, maka kami bersama Pokmas melengkapi, begitu aja,” ungkap H. Oman dihadapan wartawan.
Kekurangannya itu, lanjut Ketua Pokmas, “Semacam Utang Waris, terus Hibah, itu saja sih gak ada yang lain,” kata H. Oman menambahkan.
Namun Ketua Pokmas juga menyampaikan, setelah diberikan pemahaman terkait proses pelengkapan berkas PTSL, respon masyarakat cukup baik dan bisa mengerti. Sebagai Ketua Kelompok Masyarakat, H. Abd. Rachman Nawawi atau yang akrab disapa H. Oman ini berharap, seluruh jumlah kuota yang dimiliki Kelurahan Jatibening dapat diselesaikan sebelum akhir Tahun 2020.
Sementara Jamaludin, yang mengaku baru saja menjabat sebagai Lurah Jatibening berharap agar setiap prosesya bisa selalu berjalan dengan lancar, tidak ada kendala, dan masyarakat juga ikut merasa senang. Selain itu dengan adanya program PTSL tersebut, Jamaludin menilai ada pengaruh luar biasa dalam hal meningkatkan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) di wilayah.
Sebagai Lurah, Jamaludin menyampaikan dirinya merasa bangga dan senang. Pasalnya ketika ada warga yang mau membuat surat secara sah, dengan adanya program PTSL ini dapat terbantukan tanpa harus merogoh kocek begitu besar.
Hal tersebut pun sempat diucapkan oleh salah satu warga yang telah menerima Sertifikat PTSL saat itu seperti, Bapak Engkos Darsoni, warga RT. 07/RW. 03 menyatakan bahwa dirinya telah merasa dibantu dengan proses yang begitu lancar, “Nggak (red – Dipersulit), prosesnya gampang. Alhamdulillah urusan apa saja dipermudah pemerintahan sekarang ini. Terima kasih juga kepada pemerintahan Presiden Jokowi ya, urusan apa saja dipermudah, terkait pengurusan Sertifikat apalagi,” tutup Engkos Darsoni, yang telah menemani sang istri, Ibu Siti Aminah, untuk menerima Sertifikat PTSL saat itu.
Kegiatan penyerahan Sertifikat PTSL diketahui berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Bila pemilik yang namanya tercantum di dalam Sertifikat berhalangan untuk hadir, penyerahan Sertifikat PTSL boleh diwakilkan dengan melengkapi data diri seperti, Surat Kuasa dan fotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk) dari nama si Pemilik. (Lman)
Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Jawa Barat Apresiasi Wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas
GUE JABAR || Kab.Bekasi – Pada kunjungan kerja dinas pariwisata dan kebudayaan provinsi jawa barat yang dihadiri langsung oleh sekertaris dinas pariwisata dan kebudayaan provinsi jawa barat Bapak. Ir Andres Wijanto, MT. berkesempatan mengunjungi wisata kawung tilu bojong rangkas yang berada di Kp. Ciranggon, Ds. Cipayung, Kec. Cikarang Timur, Kab. Bekasi.
Sekertaris dinas pariwisata provinsi jawa barat berulang kali menyampaikan apresiasi kepada pengelola wisata kawung tilu bojong rangkas, yang sangat baik dalam pengelolaannya sehingga mampu bersaing bahkan mampu bertahan dimasa pandemi Covid-19.
“Tentunya kami sangat mengapresiasi wisata kawung tilu bojong rangkas, mulai dari pengelolaan, kebersihan dan destinasi-destinasi yang berada di dalamnya dan yang paling kami banggakan wisata ini mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat setempat” tuturnya
Bukan tanpa alasan wisata ini mampu bertahan dimasa pandemi.
“Wisata ini menerapkan protokol kesehatan dengan baik mulai dari adanya cek suhu dan tempat cuci tangan, ditambah pula dengan adanya tim gugus tugas Covid-19 Sektor wisata yang selalu mengingatkan pengunjung agar selalu menggunakan masker saat berkunjung”. Tambahnya
Disisi lain Gunawan selaku pengelola/owner wisata kawung tilu bojong rangkas juga menyampaikan harapannya.
“Wisata kawung tilu sudah menjadi tempat banyak orang menggantungkan hidupnya mulai dari pedagang maupun pekerjaan wisata yang semuanya merupakan warga setempat, maka itu saya selaku pengelola/owner wisata kawung tilu selalu semangat merawat dan menjaganya, namun disisi lain kami butuh perhatian pemerintah provinsi jawa barat dalam menjaga teritorial wisata yang semakin lama habis terisir oleh abrasi sungai cibe’et, hal ini yang sangat kami harapkan menjadi hal penting yang ikut dipikirkan oleh pemerintah provinsi jawa barat maupun oleh pemerintah daerah kabupaten bekasi” ucapnya (Red)
Pemda Purwakarta Gelar Turnamen Catur Piala Bupati Tingkat Pelajar Ditengah Pandemi
GUE JABAR || Purwakarta – Pemerintah Kabupaten Purwakarta memberikan hadiah kepada pemenang Piala Bupati Purwakarta dalam kejuaraan catur pelajar yang dilakukan secara online dan diikuti mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK.
Penyerahaan piala pun diwakili oleh Sekda Purwakarta, Iyus Permana di Kantor Pemda, Kamis (12/11/2020). Menurut Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, kegiatan semacam ini merupakan salah satu wujud kecintaan terhadap dunia olahraga khususnya catur. Dia pun berterima kasih kepada panitia kejuaraan ini yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Sekda Purwakarta Iyus Permana
“Terima kasih pada seluruh pelatih, guru, dan orangtua yang dalam pelaksanaan kejuaraan ini telah ikut partisipasi mendukung juga membantu jalannya pertandingan atlet-atlet pelajar catur Purwakarta,” ujarnya.
Meskipun situasi dan kondisi yang tengah diguncang Covid-19, kata dia, tak tampak terlihat surut tekad para atlet catur pelajar ini untuk terus berkompetisi dan berprestasi.
“Alhamdulillah hasil-hasilnya memuaskan dan kami mendapatkan atlet-atlet junior terbaik di bidang catur. Kami sangat apresiasi langkah baik Pengcab Percasi Purwakarta untuk menyelenggarakan kejuaraan catur pelajar dalam upaya mencari bibit- bibit atlet junior,” katanya.
Ke depan, Anne berharap dari pembinaan atlet-atlet junior ini lahir atlet senior yang handal dan dapat mewakili tim Percasi Purwakarta di ajang yang bergengsi yakni Pekan Olahraga Daerah Provinsi Jabar di tahun berikutnya.
“Catur ini memiliki filosofi dan karakteristik yang menggambarkan jalannya kehidupan. Tercermin pada setiap bidak yang miliki peran berbeda-beda. Jadi, setiap keputusan dan pilihan langkah akan memiliki konsekuensi tersendiri, sehingga perlu adanya strategi dan kolaborasi yang baik agar tujuan kemenangan sesuai harapan,” ucapnya.
Anne Ratna mengajak semuanya berjuang, bekerja, dan melangkah antara Pengcab Percasi dengan Pemkab Purwakarta dalam meningkatkan pola seleksi dan pola pembinaan sampai dengan pelaksanaan kejuaraan, sehingga atlet yang dihasilkan mampu bersaing dan berkompetisi di tingkat regional, nasional bahkan Internasional. (*Jhon Piter Tamba)
Ini Cara Bupati Bekasi Menghormati Pahlawan Nasional
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Memperingati Hari Pahlawan 10 November, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja bersama Forkopimda melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional KH. Noer Ali, di Komplek Ponpes At Taqwa Putri, Kp. Ujung Harapan, Desa Bahagia Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, Selasa (10/11/20).
Pada kegiatan itu Eka Supria Atmaja didampingi putra KH Noer Ali, KH Amin Noer, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, Kajari Kabupaten Bekasi, Raden Rara Mahayu Dian Suryandari serta Dandim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Kav Tofan Tri Anggoro.
“Saya berpesan agar warga Kabupaten Bekasi dapat menauladani para pahlawan yang telah berjuang, dengan menjadikan semangat untuk kita semua dalam membangun Kabupaten Bekasi dan meneruskan perjuangan para pahlawan kita,” ucap Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, (10/11).
Bupati berharap dalam situasi pandemi sekarang ini tidak mematahkan semangat warga Kabupaten Bekasi untuk membangun Kabupaten Bekasi menjadi dua kali tambah baik.
“Dengan adanya pandemi ini, saya berharap warga Kabupaten Bekasi tidak putus semangat dan terus semangat dalam menjadikan Kabupaten Bekasi dua kali tambah baik,” ujarnya.
Mengenai pembangunan museum wisata religi, Bupati menyampaikan saat ini masih dalam tahap diskusi dengan keluarga K.H Noer Ali.
“Sampai saat ini kami dalam tahap berdiskusi dengan pihak keluarga K.H Noer Ali mengenai pembangunan museum K.H Noer Ali, saya berhadap nantinya museum ini bisa dikunjungi oleh warga Kabupaten dan mengenang jasa pahlawan.” jelasnya.
Kegiatan peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 dirangkaikan juga dengan upacara tabur bunga di makam Pahlawan Nasional asal Kabupaten Bekasi KH. Noer Ali. (Bis)
Akibat Saling Ejek Berujung Tawuran, 1 Korban Mengalami Luka Tusuk
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi . Unit Reskrim Polsek Setu – polres Metro Bekasi Berasil Mengamankan pelaku kekerasan terhadap orang secara bersama sama dan penyerangan , di jalan MT Haryono kampung Awirarangan RT 002/002 Desa Tamansari Kecamatan Setu Kabupaten Bekasi .
Kapolsek Setu AKP Dr . Dedi Herdiana mengatakan” Mereka berawal sudah saling ejek akhir nya mereka terpancing dan janjian untuk saling bertemu di tempat yang sudah di janjikan , para pelaku yang sudah setambay di tempat bascam nya , sebelum berangkat Sdr Ipang (DPO) memberitahukan kepada DH alias Termos ” FUTSAL GAK JADI , JADINYA RIBUT AJA” , dan para tersangka pun bersiap siap dan mengambil sebuah celurit yang di simpan di tumpukan genteng .”ucap Kapolsek AKP dr.dedi saat pers release di mapolsek Setu .Senin (9/11/2020)
Selanjut nya , DH dan kawan kawan nya berangkat menggunakan 7 (tujuh) unit sepeda motor menuju lokasi , di perjalanan korban yang berboncengan 3(tiga) orang berpapasan dengan pelaku , akhir nya saling ejek dan para pelaku mengacungkan sajam nya ke arah lawan nya dan tawuran pun terjadi antara kedua nya .”papar Kapolsek
Dengan saling serang yang tidak seimbang akhir nya , korban yang masih di bawa umur , MA alias Eka (16) warga kp.serang RT 001/002 desa tamanrahayu kec.setu , mengalami luka bacok yang serius di bagian tangan dan badan nya akibat bacokan senjata tajam , sehingga korban pun di larikan ke rumah sakit Setu dan ada nya kejadian tersebut pihak korban melaporkan nya ke mapolsek Setu .
“Dengan ada nya laporan tersebut , pihak Reskrim Polsek Setu bergegas ke TKP . Tidak selang beberapa lama para pelaku , SM (13) , M alias Dion ((15) , R alias Iwan (14) , DH alias Termos (14) , berasil di amankan pihak kepolisian sektor Setu , dari hasil pemeriksaan para pelaku masih di bawa umur .
Dan 13 orang lain nya masih DPO di antara : nya , R (joki) , Gojali (eksekutor) , Ipang (joki) , F , R(joki), H, U (joki) , M.H (eksekutor) ,F (joki) , S ,A ,Al ,E , dan barang bukti yang di amankan pihak Polsek Setu ,12 bilah clurit , 3(tiga)buah sweater , 1(satu) unit sepeda motor Honda Supra x125 , Vidio rekaman , 1(satu) pakaian korban , dan 2(dua) Hendphone .” Tutup nya (Red)
BPPKB Banten Memperingati Maulid Nabi Santunan Anak Yatim Dan Penyerahan SK Pengurus
GUE JABAR || Jakarta Timur – Ormas BPPKB Banten Unit KIP (Kawasan Industri Pulo Gadung), Silahturahmi akbar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan memberikan santunan anak yatim dan pengukuhan pengurus BPPKB Banten unit KIP (Kawasan Industri Pulo Gadung). Minggu, (08/11/2020).
Dalam acara Silahturahmi akbar guna memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Ormas BPPKB Banten melaksanakan pengukuhan kepengurusan, yang berlokasi di Kawasan Industri Pulo Gadung, turut hadir dalam acara, Perwakilan DPP BPPKB Banten (Badrudin) beserta jajaran, Dirut PT Sumber Kembang (Bambang Sudarsono), Ketua DPC BPPKB Banten (Jeremy Kalalo, S.E.,) beserta jajaran, Ketua DPC BPPKB Banten Jakarta Barat (H. Haer Kangsreng), Ketua DPC Jakarta Selatan (H. Apit), tokoh sesepuh (H. Dul Mukti), tokoh masyarakat (H. Jayadi), tokoh agama (K.H. Muhammad Machdum), para jajaran pengurus, para seluruh anggota BPPKB Banten dan masyarakat.
Adapun ringkasan isi acara antara lain, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan pembacaan tahlil dan tahmid serta santunan anak yatim, serah terima SK BPPKB unit Kawasan Industri Pulo Gadung (KIP) yang diberikan oleh ketua DPC Jakarta Timur, sosialisasi protokol kesehatan.
Saat di temui awak media, ketua terpilih BPPKB Banten unit KIP (Ridwan Sopandi) menuturkan, ” Alhamdulillah acara berjalan lancar, dan kita tetap mematuhi protokol kesehatan dengan membagikan masker, dan mensiapkan tempat cuci tangan, dengan terpilihnya saya sebagai Ketua BPPKB Banten, saya akan menjaga marwah BPPKB Banten, menjaga nama baik BPPKB Banten, menggali potensi, dan selalu menjaga hubungan sesama dengan siapapun dan ormas manapun “.
Masih dilokasi yang sama, Badrudin perwakilan DPP BPPKB Banten mengatakan, ” semoga dengan adanya acara ini di KIP semakin kondusif, hadirnya BPPKB Banten KIP dapat bermanfaat untuk semua pihak, karena BPPKB Banten mempunyai motto yang sesuai dengan AD/ART Organisasi yaitu Berjuang, Beramal, dan Berakhlakul karimah. berjuang dengan beramal, berakhlaklul karima, semoga ketua Ridwan dan jajaran bisa membina hubungan baik dengan semua pihak, khususnya yang ada di KIP.
” Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk semua pihak yang sudah membantu kelancaran acara ini, dan saya mohon maaf untuk segala kekurangannya “.(Lmn)
Ormas MJN Tampil Berbeda Di Acara Sosialisasi Edukasi UMKM Dan Di Hadiri Ketua DPRD Kabupaten Bekasi
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Ketua DPRD Kabupaten Bekasi HM. BN Holik Qodratullah, SE, MSI., menghadiri acara sosialisasi dan edukasi UMKM yang diselenggarakan oleh Ormas Maung Jagat Nusantara (MJN), yang berlokasi di Jalan. M. Kasum, RT. 001, RW. 005, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Minggu, (08/11/2020).
Dalam acara sosialisasi dan edukasi UMKM yang diselenggarakan oleh Ormas MJN, turut hadir, Ketua Umum MJN (Husni Zul), Sri Sugiarti (Bunda Sugih) motivator UMKM Kabupaten. Bekasi dan sebagai pengelolah GBS (Gerai Bunda Sugih), Ketua MJN Kabupaten Bogor, Wakil BPD Desa Burangkeng (Ismuri), tokoh agama, perwakilan RW sekitar, perwakilan RT, para pengurus MJN Kabupaten. Bekasi dan anggota MJN.
Adapun isi acara antara lain, menyanyikan lagu Indinesia raya, lagu Mars MJN, sambutan dari Ketua DPC MJN (Mada Suhendra), sambutan dari Ketum MJN (Husni Zul HZ), sambutan dari Ketua DPRD, sambutan dari Bunda Sugih, doa penutup dan edukasi olahan minyak jelanta menjadi sabun.
Didalam sambutannya Mada Suhendra menjelaskan, ” Maung Jagat Nusantara ingin tampil berbeda, di sini Maung Jagat Nusantara akan menggali potensi-potensi yang ada dengan menggalakan program UMKM kepada seluruh anggota, kita adalah Ormas yang elegan yang selalu berinovasi dan berkreasi untuk membangun Kab. Bekasi, dan Maung Jagat Nusantara akan mencetak generasi-generasi penerus yang cerdas, dengan menjalankan seluruh program-program UMKM yang ada.
Dilokasi yang sama, dalam sambutannya Ketua DPRD Kab. Bekasi menerangkan, ” Saya khususnya sebagai bagian dari pemerintah Kab. Bekasi, memberikan karpet merah untuk lembaga dan organisasi yang ada, untuk menjadi bagian dari seni demokrasi di alam jagat raya ini, saya selaku ketua DPRD Kab. Bekasi sangat terbuka dan menerima adanya organisasi, tapi menurut saya Maung Jagat Nusantara ini lain dari pada yang lain, karena ada sifat ukhrowinya, bukan saja hanya duniawi, selalu ada takbir, disini jelas Maung Jagat ini diisi dengan orang-orang pilihan, saya harap setelah ini Maung Jagat Nusantara diurus secara benar, Maung Jagat Nusantara bisa berkiprah ditengah-tengah masyarakat, bisa menjadi garda terdepan untuk pembangunan Kab. Bekasi dan bermanfaat untuk masyarakat.
Bunda Sugih motivator UMKM juga menambahkan, ” Prempuan Kab. Bekasi harus bisa mandiri, apa lagi di Kab. Bekasi ini sangat banyak peluang, ada sekitar 14 ribu perusahaan, ada 7 kawasan, dan saat ini baru GBS saja yang menyiapkan pusat oleh-oleh khas Kab. Bekasi, sedangkan pendatang di Kab. Bekasi sangat banyak, jadi disini kita prempuan Kab. Bekasi harus bisa menciptakan produk sendiri, untuk mensejahterakan perekonomian kita “, menutup pembicaraan. (Lman)
Anggaran 2,8 Milyar Jembatan Gantung Yang Terletak Di Hutan Bambu Terkesan Asal Asalan.
GUE JABAR || Bekasi Kota – Jembatan gantung di Wisata Hutan bambu yang baru di buat dengan anggaran dana APBN Tahun 2019 yang bernilai 2,8 milyar sudah mengalami kerusakan dan retak, jembatan yang berdimensi lebar sekitar 1,8 meter, panjang 60 meter, tinggi 3 meter serta angkur 7 meter, itu menghubungi RW 01 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi selatan maupun di RW 26 Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur Sabtu (07/11/2020)
Jembatan yang di peruntukan untuk dilintasi orang dan motor roda dua para pengunjung wisata Hutan bambu sudah mengalami keretakan, dan jalan yang menuju hutan bambu juga berbelok tidak di ambil lurus sehingga mempersulit bila membawa motor akan menikung tidak sesuai spek,
Pembangunan jembatan gantung dengan ukuran panjang sekitar 60 meter itu menghabiskan anggaran dana APBN lebih dari Rp 2,8 miliar, proyek jembatan gantung tersebut merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bekasi Abdul. Muin. Hafiedz, menjelaskan melalui via WhatsApp, dan telpon “masih kita proses, baru nanti akan kita komplain kalau memang itu gak sesuai dengan aturannya, itukan yang memperkerjakan dari kementerian dan saya nggak tahu nama PT-nya, tapi kita bisa lewat aspirasi untuk komplain bila tidak sesuai “.
Saya coba kordinasi dulu, kalau kerusakan itukan ranah Kementrian PUPR, mungkin nanti bisa mempertanyakan langsung ke Kementrian PUPR, kalau saya secara pribadi sangat menyayangkan dengan kerusakan ini yg belum lama, kita bisa mempertanyakan Kementrian PUPR dan mengusut kepada pemborong yang melaksanakan proyek ini.
Saat awak media meminta komentar kepada pak Sanam (ketua RW. 026), via telpon dan WhatsApp beliau tidak bisa memberi komentarnya dan hanya mengucap, “sudah di survei “, dan saya tidak paham teknis nya pembangunan jembatan gantung seperti apa. Ternyata diproyek tersebut juga tidak memiliki papan proyek. (Lman)
Pembinaan dan Pembekalan Relawan Pasirsari Siaga Oleh Binmas Polsek Cikarang Selatan
GUE JABAR || Kabupaten Bekasi – Hadirnya Relawan Pasirsari Siaga guna menjaga kondusifitas lingkungan yang dibentuk oleh pemerintahan Desa Pasirsari kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi.
Relawan pasirsari siaga dibentuk untuk menegakan kedisiplinan di masyarakat saat protokol kesehatan diberlakukan oleh pemerintah pusat dan daerah yang menyarankan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan dengan baik saat pandemi Covid-19 melanda.
Relawan Pasirsari menjadi salah satu contoh untuk seluruh Desa yang ada di kecamatan Cikarang Selatan karena baru Desa Pasirsari saja yang membentuk Relawan lingkungan guna menjaga kondusifitas lingkungan yang selalu bergerak dan sudah berjalan selama beberapa bulan.
Hadirnya Relawan Pasirsari yang diketuai oleh H.Rifa Yusrizal SE dan Kepala Desa Pasirsari H.Suparta sebagai pembina mendapat perhatian dari Kanit Binmas Polsek Cikarang Selatan AKP Kliwon yang datang langsung ke posko Relawan diwilayah RT 17 RW 06 tepatnya dilapangan Pandan FC untuk memberikan pembekalan dan pembinaan kepada Relawan Pasirsari Siaga. 06/11/2020 Jum’at malam
Kanit Binmas Polsek Cikarang Selatan mengapresiasi pergerakan Relawan Pasirsari Siaga karena mampu menjaga kondusifitas serta keamanan diwilayah yang bergerak secara cepat dan tepat dalam melakukan setiap giat dan kompak untuk menjaga kondusifitas lingkungan.
“Saya mewakili Kapolsek beserta jajaran Polsek Cikarang Selatan sangat mengapresiasi dan acungkan jempol untuk Relawan Pasirsari karena sudah mampu membantu tugas dari kepolisian untuk menjaga keamanan, saya sangat mendukung dan siap bersinergi bersama Relawan dan Bimaspol Desa Pasirsari Aiptu Sunaryo untuk menjaga kondusifitas lingkungan”.
Lanjut Bimaspol menegaskan bahwa angka kriminalitas menurun di wilayah Desa Pasirsari semenjak dibentuknya Relawan Pasirsari Siaga.
“Saya juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada Relawan karena setelah adanya Relawan Kenamanan meningkat dan tingkat kriminalitas menurun karena Relawan sangat cepat dalam merespon setiap laporan dan sudah banyak membantu dalam memecahkan setiap permaslahan yang ada diwilayah D esa Pasirsari”.
Dalam giat kali ini juga diisi tanya jawab antara Relawan dan Binmas Polsek Cikarang Selatan untuk lebih menambah pengetahuan terkait menjaga keamanan di lingkungan.(Oman/Yamin)